"V? Neo..." belum sempat daehyun meneruskan kata-katanya, dengan seenak jidat taehyung menarik tangan daehyun dan mengajaknya masuk ke dalam rumah.

"yak! Daehyun-ah kenapa kau bisa ada di rumahku?" tanya v setelah mempersilahkan daehyun duduk.

"ah.. kebetulan aku yang baru saja pindah rumah disebelahmu ini. Ah iya, ini sedikit oleh-oleh dari busan." Daehyun menyerahkan bingkisan yang dia bawa tadi.

"OAAHHH DAEBAK! Jadi kau sekarang tetanggaku? Aish jinjja daebak!" ucap V sambil mengeluarkan makanan yang dibawa daehyun.

"eoh, V-ah, tadi aku melihat ada baekhyun sunbae."

"ah, dia nunaku." Daehyun yang baru mengetahui bahwa yeoja yang mendapati dirinya di kamar mandi tadi siang adalah nuna dari teman barunya ini.

"ye?" daehyun cengoh, pikirannya melayang membayangkan kejadian tadi siang.

Flashback

Daehyun berjalan dengan langkah gontai menyusuri lorong sekolah. Hampir 2 jam ia membersihkan halaman belakang sekolah. Langkahnya kemudian berbelok ke arah kamar mandi namja. Daehyun membuka kancing kemejanya, gerah dan ia ingin segera sampai rumah. Setelah melepas seragam atasnya terlihat dada bidang dan perut sixpacknya. Daehyun membasuh wajahnya dengan air, kemudian membasahi rambutnya dan sedikit ia acak-acak.

Drap..drap..drap..

Brak!

Daehyun yang kaget karena mendengar pintu kamar mandi yang tiba-tiba dibuka sontak menoleh dan mendapati seorang yeoja yang berdiri mematung dengan mata yang melebar.

"ba..baekhyun sunbae..." daehyun mencoba memecah keheningan, namun yeoja manis itu tetap tak bergeming dan hanya menatap horror ke arahnya. Daehyun kemudian mengikuti arah pandang baekhyun.

"OMO..!" dengan segera daehyun menyambar kemejanya dan menutupi tubuh bagian atasnya yang terekspos indah (?).

"AAAAAAAAAAAA!" baekhyun dengan refleks yang sangat lambat kemudian berteriak sambil menutup matanya dengan kedua tangan. Daehyun yang kaget kemudian menghampirinya.

"yak! Jangan mendekat!" ucap baekhyun dengan mengalihkan pandangannya ke samping, ia terlalu shock dengan apa yang baru saja ia lihat. Selama 18 tahun ia hidup di dunia baru kali ini ia melihat namja topless selain adiknya. Secepat kilat baekhyun berlari menjauh dari sana, tidak perduli dengan tujuan awalnya untuk buang air tadi, toh sekarang ia tidak ada niat untuk mencari toilet yeoja. Wajahnya memerah persis seperti tomat.

"aish jinjja kenapa bisa salah toilet!" runtuk baekhyun dalam hati. Sedangkan daehyun yang sudah membenahi kembali seragamnya bergegas meninggalkan sekolah dan pulang kembali ke rumah barunya. Sama seperti baekhyun, ia juga shock karena tiba-tiba ada yeoja yang masuk ke dalam toilet namja, apalagi saat itu dia tengah topless. "aiisshhh jinjja..." daehyun mengerang kecil seraya mengacak rambutnya frustasi.

"yak! Daehyun-ah, kenapa kau melamun?" Ucap V sambil menjentikkan jarinya di depan wajah daehyun.

"eoh? Ah, anniya, kalau begitu aku permisi dulu, sampai ketemu besok V-ah."

"eh, kenapa buru-buru? Oh, geurae, sampai bertemu besok daehyun-ah."

-at baekhyun rooms-

"aish jinjja eotokhae? Kenapa namja itu yang jadi tetangga baru kamiiii...!" baekhyun tengah bermonolog di kamarnya yang bernuansa baby blue... hmmm ngomong ngomong baby blue, nuansa kamar baekhyun sama dengan kamar namja tampan bernama daehyun bukan? Waahhh apakah ini artinya mereka berjodoh? /abaikan/

Baekhyun merebahkan tubuhnya di atas kasur, menghadap ke langit-langit kamarnya yang terdapat gambar awan awan dan malaikat yang terbang dengan membawa harpa. Pikirannya melayang mengingat kejadian tadi siang.

"kalau diperhatikan namja tadi tampan sekali, tubuhnya juga atletis, apalagi saat di kamar mandi tadi, melihat air yang mengalir dari kepalanya membasahi tubuh bagian atasnya, kenapa dia terlihat sangat menggoda? Berbeda saat dia di UKS tadi, wajahnya terlihat seperti anak kecil, polos dan manis, apalagi ketika aku memberitahunya tentang detensi, hahaha, hmmm, siapa tadi namanya? Dae.. hyun? Ah iya! Jung daehyun, eh... chakkamman, kenapa aku jadi memikirkan dia? Hoooo baekhyun yang cantik hentikan pikiranmu yang aneh aneh ituu! Anniya anniya anniya! Tidak boleh! Tidak boleh! Kau tidak boleh memikirkannya!" baekhyun yang semula tengah berbaring sontak mengubah posisinya menjadi duduk sambil mengacak rambutnya. (kompak banget sih sama sama ngacak-ngacak rambut /lirik daehyun/)

"aishh jinjja, aku mandi saja."

-at others room-

"ya jung daehyun! Sudah kau antar oleh-oleh dan kuenya nak?!" teriak ny. Jung yang berada di dapur kepada anaknya yang kini tengah berjalan kearahnya.

"tidak perlu berteriak-teriak umma, aku masih bisa mendengar dengan jelas. Lihat tanganku kosong kan, semua sudah kuantar." hanya mengangguk kemudian melanjutkan acara mari memasaknya tadi.

"umma sudah buatkan kopi untukmu, itu ada di atas meja." Daehyun segera menyambar secangkir kopi yang ada di atas meja makan kemudian bergegas menuju kamar barunya.

-at daehyun rooms-

Daehyun POV

Aku meniup-niup kopi yang ada ditanganku. Minum secangkir kopi di sore hari sudah menjadi kebiasaanku.

Cklek..

Kamar baru.. aku sedikit merindukan kamar lamaku yang ada di busan. Aku meletakkan cangkirku di atas nakas dan merebahkan tubuhku di kasur. Aku menggunakan kedua tanganku sebagai bantalan sambil menerawang langit –langit kamar. Kenapa kebetulan ini sesuatu sekali. Seharian ini aku berurusan dengan sunbae yang ternyata adalah tetangga baruku dan juga nuna dari sahabat baruku. Apaan tadi tiba-tiba menutup pintu padahal belum menyapaku, padahal ada tamu yang berkunjung. Baekhyun nuna memang aneh, tubuhnya kecil tapi tenaganya luar biasa dan kata-katanya sangat pedas. Seperti siang tadi saat aku menjalani detensi, ada seorang murid baru yang hanya berdiri dengan kedua tangan yang dilipat didadanya, baekhyun nuna menghampirinya kemudian bertanya kenapa dia tidak ikut membersihkan halaman seperti anak-anak yang lainnya.

Flashback

"hei nak, kenapa kau hanya berdiri disitu? Bergabunglah dengan teman-temanmu itu, bukankah kau juga mendapat detensi?" tanya baekhyun nuna kepada namja bername tag kim namjoon itu.

"untuk apa aku ikut melakukan pekerjaan rendahan seperti ini, apalagi dengan anak-anak baru ini. Cih. Harusnya kalian (OSIS) selektif memberikan detensi. Kalian tidak tahu siapa aku ha? Aku anak dari pemegang saham terbesar di sekolah ini. Aku bisa menyuruh ratusan maid untuk menyapu bersih halaman ini, kenapa harus aku sendiri yang turun tangan." Ucap namja itu dengan tatapan angkuhnya.

Tap..tap..tap..

BUK!

"akh!.. yak! Neo! Beraninya kau me.." namjoon memegangi perutnya yang dipukul secara tiba-tiba oleh baekhyun nuna.

"mwo? Kau mau bilang apa? Kau mau bilang bahwa aku lancang telah memukul anak dari pemegang saham terbesar di sekolah ini? Kau mau bilang begitu? Lalu kau akan mengadu kepada kedua orang tuamu dan mereka akan mengeluarkan aku dari sini? Kau mau bilang begitu? Ha? Disini tidak ada pembedaan antara mereka yang berasal dari kalangan atas tengan ataupun bawah. Disini semuanya sama, mereka mendapat hak dan prioritas yang sama. Termasuk ANAK DARI PEMEGANG SAHAM TER-BE-SAR DI SEKOLAH INI." Baekhyun nuna menekan kalimat terbesar sehingga membuat namjoon sedikit menggeram kesal.

"kau pikir kau siapa disini? Kau juga anak baru disini. Kalau kau bisa menyuruh ratusan maid untuk membersihkan halam ini kenapa kau tidak menyuruh maidmu untuk bersekolah bersamamu disini, jadi mereka bisa terus menjagamu... tuan muda." Ucapan baekhyun nuna menohok perasaan namjoon, bisa kulihat dari ekspresnya yang menahan amarah. Setelah berucap demikian, baekhyun nuna beranjak meninggalkan namjoon yang tengah mengepalkan tangannya.

"oh iya satu lagi." Baekhyun nuna menghentikan langkahnya kemudian berbalik ke arah namjoon.

"kalau kau adalah anak dari pemegang saham terbesar di sekolah ini, maka kuberitahu padamu bahwa kakekku adalah pemilik dari sekolah ini, ayahku adalah presdirnya dan ibuku adalah ketua komite di sini. Jadi... kalau kau masih berniat mengeluarkanku dari sekolah ini... kurasa kau harus menemui kedua orang tuaku dulu, ah! Atau mungkin kau mau langsung menemui kakekku?" ucapan telak dari baekhyun nuna membuat namjoon melonggarkan kepalan tangannya. Bibirnya seolah terkunci rapat. Setelah itu kulihat baekhyun nuna meninggalkan halaman belakang sekolah ini.

"ah... jinjja, yeoja itu sangat menarik." Aku bangkut dari posisiku berbaring dan duduk ditepi ranjang, perlahan aku bangkit menuju jendela kamarku, 'sret' kubuka tirai jendelaku, dan sinar mentari senja menerobos masuk ke dalam kamarku.

"eoh, bukankah itu baekhyun nuna?" aku melihat seorang yeoja tengah berbaring dikasur sambil menghadap langit-langit kamar. Tidak salah lagi itu memang baekhyun nuna. Jadi kamarku dan kamar baekhyun nuna bersebelahan? Woaaahhh daebak! Kulangkahkan kakiku menuju meja nakas dan meraih kopiku tadi.

"kenapa dia sedaritadi menatap langit langit kamar?" sesekali aku menyesap kopi soreku. Sedari tadi aku hanya mengamati baekhyun nuna dan sesekali menyesap kopi. Tiba-tiba baekhyun nuna mengubah posisinya menjadi duduk kemudian mengacak-acak rambutnya. Kalau seperti itu dia tidak terlihat seperti seorang senior yang dewasa seperti di sekolah tadi, dia terlihat lucu seperti anak kecil. Tanpa sadar bibir ini menyunggingkan seulas senyum melihat tingkah laku sunbae unik itu.

UHUK!

"MWOYAA!..."

Sreettt

"ige mwoya?!" refleks aku menutup tirai jendelaku. Pasalnya ketika tengah menyesap kopi tadi, baekhyun nuna yang awalnya duduk di atas tempat tidurnya tiba-tiba berdiri, kalau hanya berdiri saja sih tidak masalah. Yang jadi masalah adalah, tiba-tiba dia melepas kaosnya dan mengekspos kulit putihnya yang terlihat mulus itu.

"apa-apaan dia yang tiba-tiba melepas kaos dan menampakkan punggung putihnya itu. Aisshh jinjja!" aku menepuk celanaku yang terkena tumpahan kopi, ah panas.

"kurasa aku harus mandi lagi." Ah baekhyun nuna kau... aaahhh! Kau membuatku gila baekhyun.

TBC

Annyeong :D

Akhirnya aku kembali dengan membawa ff baru dan chara yang baru juga wkwkwkwk :v

Padahal ff closer belum update =='' maafkan aku yang tidak menemukan ide untuk cerita kelanjutan closer reader sekalian /bow/

Karena lagi kesengsem sama DAEBAEK kapel ini makanya pengen memperkaya ff daebaek :v semoga kalian betah ya baca ff ini.

Balesan ripiu:

ViviPExotic46: ini sudah next chapter chingu-ya :D tenaannggg tetep dilanjut kok, terimakasih ripiunya~

3K121418: hidup DaeBaekTae~ bener dah dua-duanya sama sama heboh sih, makanya aku jadiin sodara wks :v gatau tuh, gak sopan banget daehyunnya main ke rumah kok malah pintunya ditutup lagi sama si baek. Ini kelamaan gk updatenya chingu? ._. terimakasih ripiunyaaaa~

ssnowish: lho ini ff daebaek? ._. wkwkwk iya iya chingu, oke ini udah lanjut kan :)) terimakasih ripiunya~

Frea Hime Fujoshi: oke ini udah lanjuutt~ terimakasih ripunya~

AQuariisBlue: wkwkwkwk emang sengaja dibuat nanggung :v itu kesenangan tersendiri author /evil/ ini udah cepet belum? Terimakasih ripiunya~

rifdafairuzs: nah lo kok bisa kebetulan tetanggaan loo? Ini udah lanjut chingu :)) terimakasih ripiunya~

buat siders sekaliaaannn, ayo sumbangkan ketikan jari kalian di kolom rivew, karena satu kata itu lebih berarti dari pada diam saja :3

terakhir... annyeooonngg~ /pelukan sama daehyun/