LET'S READ!
AWAKENING
Didunia nyata
"uuggh" lenguh Naruto yang baru bangun untuk pertama kalinya. "ehm, dimana ini? seperti dikamar, tapi kamar siapa?" baru naruto mau bangun dari tempat tidur tiba-tiba pintu kamar terbuka 'cklek' nampaklah duo orang berambut merah bedanya hanya sedikit lebih tua dan muda. Orang tersebut adalah Sirzechs dan ayahnya, Naruto yang melihat orang masuk langsung bersikap waspada, dia melihat sekeliling dan menatap katana, lebih tepatnya kusanagi disampingnya 'i-itu kan milik sasuke' batin naruto, tanpa basa-basi langsung menyambar kusanagi tersebut dan bangun, dari tempat tidurnya, dan "hiraishin" ucap naruto pelan meninggalkan kilatan kuning.
"siapa kalian? apa mau kalian?" ucap naruto dibelakang duo rambut merah. Sedang mereka masih shock dengan kilatan naruto, 'c-cepat sekali' batin duo merah. "uhum, apakah itu sambutan untuk orang yang sudah menolongmu anaak muda?" ucap ayah Sirzechs yang telah sadar dari shock nya, "benarkah? Tapi aku merasa kalian bukan manusia" tanya dan selidik Naruto dengan perlahan mengaktifkan sharingan nya. 'bagaimana dia bisa tau' batin Sirzechs, 'm-mata apa itu' batin duo merah bersamaan. "hem, baiklah.. kami adalah Iblis" ucap Sirzechs santai walaupun dalam hatinya dia berkata 'aura kekuatanya benar-benar besar' sementara ayahnya hanya bisa berkeringat dingin dan mematung melihat mata dan aura naruto.
"Iblis? Apa maksudmu?" tanya naruto sambil perlahan menurunkan pedang kusanaginya. "huh, lebih baik kita kebawah dulu, sudah saatnya makan siang, nanti akan kujelaskan" kata Sirzechs mengurangi ketegangan. "baiklah.." pasrah naruto, sementara ayah sirzechs bisa menghela nafas lega saat naruto mau mendengar penjelasanya.
Sesaat setelah makan siang mereka mulai berbincang "ehem jadi, perkenalkan namaku Sirzechs Gremory dan yang disampingku ini adalah istriku Grayfia Gremory, dan Otou-sama ku Lucius Gremory dan Okaa-sama Venelana Gremory dan kami semua adalah iblis" ucap Sirzechs mengenalkan diri, "Salam kenal namaku Uzumaki Naruto, dan aku adalah shi... ehm manusia biasa" kata naruto cepat setelah merasa akan keceplosan mengucapkan jati dirinya. "Benarkah Naruto-san manusia biasa? Tapi aku merasa aura yang sangat kuat dari tubuh dan pancaran matamu.." balas Lucius, karena merasa naruto menyembunyikan sesuatu yang besar dari dirinya."umm.. bisa dibilang aku manusia biasa, ya manusia biasa yang mungkin mempunyai sedikit kekuatan.." balas naruto sambil tersenyum. "Sedikit Kekuatan ya? Tapi aku rasa kekuatanmu jauh diatasku, mungkin jika aku bertarung denganmu tidak akan bertahan 1 menit" kata Sirzechs santai tapi serius, mereka yang ada disana diam mematung, kalut dalam pikiran masing-masing mengenai aura yang dipancarkan naruto. "ehem... hahaha Anda bisa saja, aku ini hanya manusia biasa Sirzechs-san" ucap naruto memecah kesunyian.
"oh iya? Ngomong-ngomong Naruto-san berasal dari mana? Dan kenapa bisa sampai di dunia bawah ini" kata Sirzechs memulai pembicaraan lagi. "Dunia bawah?" tanya naruto bingung. "Jadi seperti yang saya bilang tadi, kami adalah Iblis" kata Sirzechs sambil menunjukan sayap iblisnya bersama dengan istri, ayah dan ibunya. Sementara itu naruto hanya mengangguk tanda paham. "dan ini adalah didunia bawah, atau dunia para iblis" tambah sirzechs. "oh jadi begitu ya? Kenapa kalian mirip manusia? Apakah didunia ini tidak ada manusia?" tanya naruto penasaran. " wujud iblis memang seperti manusia Naruto-san, hanya saja kami punya sayap seperti kelelawar dan kekuatan, ya bisa dibilang begitu. Dan untuk pertanyaan kedua, ya disini tidak ada manusia, manusia berada di dunia manusia sendiri meskipun ada iblis, malaikat dan malaikat jatuh yang membaur didunia manusia." Jawab sirzechs. "malaikat, malaikat jatuh? Maksud sirzechs-san?" timpal dari naruto.
"Begini Naruto-san, Dulu dunia ini hanya ada 3 makhluk yaitu manusia, iblis dan malaikat. Mereka semua hidup damai, sampai ada beberapa malaikat yang melanggar dan membangkang perintah Tuhan, para malaikat tersebut diusir keluar surga oleh Tuhan, dan mereka menetap didunia manusia dan sebagian dunia bawah, karena merasa sedikit lebih inggi derajatnya, mereka mencoba memperluas area dunia bawah yang dihuninya, pada akhirnya kami para iblis pun mencoba mempertahankan dunia kami, karena tidak ada yang mau mengalah, akhirnya perang pun tejadi, perang tersebut pada awalnya hanya antara iblis dan malaikat jatuh, tapi karena ada korban dari manusia Tuhan pun menyuruh para malaikat untuk menjaga manusia, karena ada beberapa malaikat jatuh dan iblis yang membangkang mereka mencoba menyerang malaikat yang pada dasarnya dipihak netral.. dan kau bisa tau sendiri kan akhirnya Naruto-san, ketiga pihak tersebut berperang hanya untuk hal yang bisa dibilang sepele" cerita sirzechs sambil menghela nafas.
"dan dari perang tersebut banyak dari ketiga belah pihak yang mati, dari pihal iblis banyak darah keturunan murni iblis yang mati, dari malaikat jatuh hampir ¾ mereka musnah, dan yang paling mencengangkan dari malaikat, dimana sang pemimpin atau Tuhan mati." Kata sirzechs menyelesaikan ceritanya. Sementara itu Naruto masih bingung dengan pernyataan sirzechs yang terakhir. "Maksudmu Tuhan Mati itu bagaimana?" tanya naruto. Sirzechs menghela nafas dan berkata"Ya, Tuhan mati karena kekuatan yang diciptakannya pada makhluknya, dan kekuatan tersebut bernama Sacred Gear. Ya Sacred Gear, bahkan ada sacred gear yang bisa membunuh Tuhan itu sendiri, memang membingungkan jika Tuhan sang penguasa malah menciptakan kekuatan yang mampu membunuhnya, dan ya akhirnya Tuhan pun terbunuh karena kekuatan ciptaannya."
'jadi begitu rupanya, tidak didunia shinobi saja yang ada peperangan' batin naruto. "ehem, ngomong-ngomong bagaimana denganmu naruto-san? Sepertinya jika dilihat anda bukan dari dunia ini?" tanya sirzechs. Naruto sempat kaget tapi dia dengan cepat menutupinya. "Sebenarnya saya tidak dari dunia ini, atau lebih tepatnya dimensi ini. didunia ku hanya ada manusia dan Kami-sama yang kami anggap sebagai Tuhan. Dan sama seperti didunia ini, didunia kami juga terjadi peperangan. Memang pada awalnya memang hanya permusuhan antara kakak dan adik tapi lama kelamaan, semua itu meliputi keluarga, desa bahkan negara, ya seperti yang anda tau, peperangan pun tak ter elakan. Hingga akhirnya ada yang mencoba untuk berdamai, tapi banyak juga yang ingin mengobarkan api peperangan. Dari hal itulah Guruku mencoba untuk membangun perdamaian, ya walaupun itu hanya lewat buku, tapi dalam perjalananya membangun perdamaian dia harus mati ditangan muridnya sendiri, murid yang bisa dibilang senpai ku." Ucap naruto yang kalut dalam kegelapan hatinya secara tak sadar melepaskan 50% kekuatannya hingga tanah yang dipijaknya mulai bergetar. Dan itu pun sukses membuat keempat orang yang ada disekitarnya mulai menalan ludah dan berkeringat dingin. 'k-kekuatan macam apa ini?' batin mereka berempat. 'jadi benar dia berada jauh diatasku' batin sirzechs yang merasa dirinya tidak lebih dari semut yang berhadapan dengan gajah. Naruto yang mulai sadar atas kecerobohannya dan melihat reaksi keempat orang tesebut kembali menekan kekuatanya. " maaf, saya terbawa suasana." Kata naruto sambil mencoba menenangkan suasana.
Naruto pun melanjutkan ceritanya "hingga pada akhirnya kami semua sadar bahwa sebenarnya hanya dipermainkan oleh seseorang untuk menumpulkan kekuatan, kami pun beraliansi untuk melawan orang tersebut, dan pada akhirnya bisa anda lihat, kami gagal, hanya aku yang tersisa dari dimensiku, semua orang yang kusayangi mati, Tou-san, Jiji, Ba-chan, teman-temanku, bahkan orang yang kuncintai." Dan kembali secara tidak sadar, kali ini mata sharingan naruto lepas kendali, mata yang mulanya hitam perlahan berwarna merah dan ada 3 tomoe yang berputar didalamnya hinggan membentuk shuriken berkaki 3 (sharingan Itachi). Dan kembali lagi mereka berempat terpaksa menelan ludahnya kembali, pasalnya mata yang awalnya terlihat biasa tersebut kini berwarna merah darah yang menakutkan dan auranya memancarkan kekuatan yang tiada batas. 'm-mata apa itu?' kembali lagi mereka membatin bersamaan. 'mata yang menakutkan, jika begini aku.. tidak, bahkan semua fraksi akan musnah jika berhadapan dengannya' batin sirzechs mulai panik dalam hatinya. Ketegangan pun berakhir saat naruto menonaktifkan sharingan nya dan kembali memulai perbincangan. " ehem.. sirzechs-san adakah tempat kosong buat saya melatih pedang, saya sudah lama tidak berlatih" tanya naruto sambil tersenyum. Sirzechs yang sudah kembali dari rasa shock nya pun memberitau tempat latihan untuk naruto.
Tidak jauh dari mansion keluarga gremory terdapat sebuah tanah lapang yang dikelilingi pohon-pohon yang rindang. Ya ditempat tersebut kini sudah ada naruto yang sedang berlatih bersama para bunshin yang setia dan siap menemani latihanya. "baiklah, sekarang kita bagi per kelompok 6 orang, mulai belatih semua jutsu yang berada dimemory kita" ucap naruto yang asli dengan wajah datar tanpa ekspresi. "Yosh... err ngomong-ngomong kau tidak ceria lagi seperti dulu bos" ucap beberapa bunshin bersamaan, 'twitch' mucul perempatan didahi naruto yang asli, "urusai! Atau kau mau ku bakar dengan amaterasu?" ancam naruto. "go-gomen boss, kami gak bermaksud menyindir boss" kata beberapa bunshin sambil sujud-sujud dibawah naruto. Sementara maruto hanya bisa menghela nafasnya. "baiklah kalian tim pertama latihan saringan sampai eternal mangekyou sharingan, dan kalian berlatih jutsu dari nidaime, selanjutnya kalian jutsu shodaime, kalian jutsu Tou-san dan Jiji, kalian pelajari ninjutsu medis dari Ba-chan dan sakura, dan kalian berlima ikut denganku kita akan mempelajari rinnengan dan jutsu-jutsu dari para biju dan jinchuiriki nya yang terdahulu." Perintah naruto pada bunshin nya yang dijawab dengan "Yosh" serempak mereka semua.
Sudah 3 hari semenjak naruto berlatih bersama bunshin-bunshin nya tak jauh dari mansion untuk berjaga-jaga naruto memasang kekkai dan genjutsu agar tidak menimbulkan masalah dan agar latihanya tidak terganggu. "baiklah hari ini kita akan menyempurnakan latihan jutsu-jutsu yang kita pelajari, bisa dibilang ini tahap akhir latihan kita, jadi kalian harus tetap berkonsentrasi, mengerti!" ucap naruto dan kembali "Yosh" balas para bunshin. Sebenarnya naruto sebelumnya tidak akan berlatih, karena menganggap sudah tidak ada yang perlu adanya pelindung didunia ini sampai dia menerima penjelasan dari sirzechs.
Flashback on
"Naruto-san?" panggil sirzechs dari dalam rumah ketika naruto akan pergi ketempat latihan yang diberitau sirzechs setelah makan siang tadi. Sebenarnya naruto tidak ingin berlatih hanya saja dia ingin beristirahat ditempat yang tenang dan sepi agar tidak ada yang mengganggu nya. "ada apa sirzechs-san?" tanya naruto. "begini naruto-san, apakah kau mau membantu kami dalam perdamaian didunia kami ini?" tanya sirzechs. "kenapa harus aku?" timbal balik naruto. " seperti yang anda tau, anda mempunyai pengalaman tentang perang dan perdamaian, dan lagi pula jika terus berperang akan makin banyak manusia tak bersalah yang menjadi korban, jadi kumohon anda mau mempertimbangkanya dan mau menjadi wakil dari umat manusia ketika ada pertemuan 3 fraksi, umm maksudku 4 fraksi nanti sekitar 4 bulan lagi." Permintaan sirzechs pada naruto. "umm mungkin aku akan berpikir lebih dahulu, nanti malam akan kuberi tau" ucap naruto seraya pergi ketempat latihan ...err maksudnya ketempat bersantai.
Saat sampai ditempat lapang yang dikelilingi pohon rindang naruto langung memejamkan matanya untuk pergi ke alam bawah sadarnya dan bertanya dengan para biju.
Mindscape
"Hey, Shukaku, Matatabi, Isobu, Son Goku, Kokuo, Saiken, Chomei, Gyuki, Kurama apa yang harus kuperbuat? Haruskah aku membantu mereka dan melindungi manusia?" tanya naruto pada 9 biju dialam bawah sadarnya. "Grrrr, kau bodoh gaki! Apa kau sudah lupa pesan Ayah, kakek dan mereka semua?" geram kurama pada naruto. "apa maksudmu rubah bodoh?" balas kesal naruto. "Kalian berdua hentikan" lerai Son. 'Hmmmhh' kurama dan naruto membuang muka secara bersamaan, dan sukses membuat 8 biju lainnya geleng-geleng kepala. 'bagaimana mereka dulu bisa jadi partner jika kedua nya sama-sama keras kepala' batin ke8 biju bersamaan. Dan akhirnya pun Son Goku kembali angkat bicara "naruto? Bukankah ayahmu dan mereka semua ingin kau menjaga manusia, mendamaikan manusia?" dan naruto pun masih membuang mukanya. 'ini akan sulit' batin Son. "naruto bukankah jika ke3 fraksi berperang itu artinya akan makin banyak manusia tak bersalah yang mati bukan? Dan kau tau.. itu akan menimbulkan rantai kebencian yang baru, dan terus menerus tanpa henti sampai semuanya musnah dari muka bumi ini. apakah kau mau itu terjadi? Dan bagaimana janjimu pada ayahmu?" jelas Son pada Naruto. Dan naruto pun ingat kata-kata gurunya.
Aku harap dimasa depan akan datang,
hari dimana semua orang akan saling mengerti satu sama lain
jika aku belum mengetahui jawabanya
aku percayakan semuanya padamu naruto untuk mengetau jawabanya
kau memang hebat naruto, kau adalah muridku
"aku percaya padamu.."
"aku percaya padamu karena, kau adalah anaku.."
Ucap Yondaime a.k.a Minato
"kami percayakan semuanya padamu naruto.."
Ucap para kage dan semua aliansi shinobi
"tetaplah hidup naruto-kun.. aku percaya padamu"
Ucap hinata
Naruto kembali tersenyum mengingat apa yang dipercayakan guru, ayah, teman, dan orang yang disayanginya tersebut. Dia pun menatap kearah Son "baiklah sudah kuputuskan, aku akan melindungi umat manusia!" ucap naruto dengan wajah datar tapi sedikit terlihat senyum diwajahnya. Son yang melihat itu juga ikut tersenyum diikuti 7 biju lainya. Sedangkan kurama masih setia dengan membuang mukanya. Son yang melihat kurama tetap keras kepala hanya bisa menghela nafas. "hey rubah cengeng, harusnya kau ikut tersenyum melihat partnermu tersenyum, bukankah kalian sudah lebih lama kenal?" sindir Shukaku, "cih, diam kau rakun payah! Aku hanya malas melihatnya dengan muka datarnya, mengingatkanku pada duo Uciha sialan itu!" balas kurama. Dan lagi-lagi ke8 biju hanya bisa menghela nafas. "yaah, terserah padamu rubah cengeng!" ucap shukaku.
"Naruto? Ayo kita lakukan toss.." ucap kurama. Naruto yang tidak tau maksud kurama hanya menatap bingung dan memiringkan kepalanya. "huh, katanya kau mau membantu umat manusia? Kau butuh cakra kan untuk latihan, lagi pula masih banyak jurus yang belum kau kuasai" jelas kurama. Naruto yang mulai mengerti mengepalkan tanganya dan toss dengan kurama, sampai tiba-tiba ke8 biju juga ikut toss. "hey kau pikir hanya kau partner naruto? Kami juga partnernya sekarang, lebih tepatnya team" pernyataan shukaku dan di beri anggukan oleh biju yang lain. "baiklah, aku percaya pada kalian semua, kita akan menghapus rantai kebencian didunia ini" ucap naruto dengan senyum yang mengembang. 'terimakasih kurama' batin naruto 'dan kalian semua' tambahnya.
Dunia Nyata
Naruto mulai mebuka matanya setelah berdiskusi dengan para biju. "baiklah saatnya latihan... Tajuu Kagebunshin no Jutsu!" 'Poooff''Poooff''Poooff''Poooff' muncul banyak bunshin disekitar naruto.
"Baiklah hari ini sudah selesai, sudah waktunya istirahat, terimakasih kalina semua" ucap naruto dan melepas bunshinya 'Poooff''Poooff''Poooff''Poooff'. Naruto pun pulang ke mansion Gremory. Disana dia disambut sirzechs yang langsung mengajaknya untuk makan malam.
"ehem.. mengenai yang tadi aku menerimanya sirzechs-san" kata naruto membuka percakapan setelah selesai makan. "terimakasih banyak naruto-san, ngomong-ngomong boleh aku minta sesuatu padamu?" tanya Sirzechs. " apa itu sirzechs-san? Selama aku bisa akan kubantu. Sekaligus sebagai tanda terima kasihku padamu karena telah menolongku" balas naruto. "umm.. tunggu 3 bulan lagi naruto-san" naruto yang tidak mengerti ucapan sirzechs hanya menatap bingung dan kemudian kembali ke ekspresi biasanya. "oh, ya naruto-san, aku memberi mu sesuatu, aku telah menyiapkan rumah didunia manusia dan minngu depan juga kau akan bersekolah didunia manusia" kata sirzechs yang dibalas tatapan bingung oleh naruto. " begini naruto-san karena kau akan menjadi wakil manusia dalam pertemuan, aku sudah menyiapkan rumah dan sekolah didunia manusia agar kau bisa membaur dengan manusia disana. Dan juga untuk mengetahui keadaan didunia tersebut, sekaligus untuk menjaga manusia dari iblis liar dan malaikat jatuh" jelas sirzechs. Naruto pun hanya mengangguk tanda mengerti. "dan.. 3 hari lagi bersiaplah. Aku akan membawamu kedunia manusia, sekaligus kerumah barumu" naruto hanya tersenyum kecil untuk mengiyakan sirzechs.
Flashback off
Pagi harinya, Sirzechs dan Naruto bersiap ke dunia manusia untuk mengantar naruto kerumah barunya. "kau sudah siap naruto-san?" ucap sirzechs dijawab anggukan oleh naruto. "baiklah kita berangkat" seru sirzechs dan muncul lingkaran sihir di bawah kaki mereka, dan perlahan mereka berdua ditelan lingkaran sihir tersebut.
DI DUNIA MANUSIA
Disebuah rumah bergaya jepang kuno yang lumayan besar, atau bisa dibilang besar bagi manusia, tapi tidak jika itu bagi iblis. Terdapat dua orang pemuda yang satu berambut merah rapi, dan yang satunya berambut kuning jabrik, tengah memperhatikan rumah baru milik si pirang a.k.a Naruto. "anda terlalu berlebihan sirzechs-san?" sirzechs hanya tersenyum atas reaksi naruto. "tidak naruto-san saya pikir ini belum cukup untuk orang yang mau membantu saya membangun perdamaian" jawab sirzechs sambil tersenyum. "Baiklah naruto-san, saya harus pergi. Masih banyak hal yang harus saya selesaikan. Untuk makanan dan uang sudah kupersiapkan didalam rumah, selamat menikmati rumah barumu naruto-san. Dan selamat siang" ucap sirzechs dan menghilang dilingkaran sihir. 'huh, merepotkan' bstin naruto memasuki rumah barunya tersebut.
Baru saja mau beristirahat, bell pintu rumah sudah berbunyi 'ting tong'. "sebentar aku segera kebawah" balas naruto dari kamar.
'ckek'
"ada perlu ap-" pertanyaan naruto terhenti saat melihat orang-orang didepanya
TBC
Tak henti-hentinya saya memohon bantuan nya untuk membuat fic ini jauh lebih baik. Umm salam kenal.
Untuk pertanyaan-pertanyaan yang diajukan reviewer, saya akan jawab. Untuk pertanyaan madara muncul kembali dan bergabung degan khaos bridge, jawabanya YA, Soal versi lain dari fic lost in another dimension jawabanya juga YA banget menurut saya fic itu potensi nya besar, sangat besar untuk membuat para reader "keep in interest" dengan membacanya saja. Namun sayang menurut saya updatenya lama, jadi karena saya lumayan suka mengarang saya coba versi saya. Kalo untuk pairing, saya masih cukup bingung, mau sama siapa naruto kelak. Jutsu-jutsu nya saya buat sebisa mungkin ORIginal Naruto, dan untuk edo dan rinnei gak ada penambahan kualitas jurus alias tetap sama kelemahan dan kelebihannya. Khusus untuk hinata ini cukup menguras otak saya, antara dihidupkan kembali atau tetap mati, ya coba kita lihat saja nanti. Untuk kerangka cerita sudah setengah jalan tinggal pengembangannya menjadi chapter-chapter. Ya saya pikir itu saja, terimakasih...
