Hi! I'm sorry been very busy with College lately ;_;
Warning: Beware of possible R-15/R-18 (Don't get your hope up though), press stepback icon while you can, click [X] close while it still safe, Shut it down for your innocent! Aah..who am I kidding...enjoy :v
Baru Beginner sama hal begini ;v;
" ...bicara..."
'...batin...'
Kepada Taufan-sama,
Selama ini aku selalu mengagumimu dari jauh
Ada yang ingin kukatakan padamu
Aku menyukaimu...
KRIIIIIIIIIIIIIING!
"Huwaaa!"
.
.
.
.
"Mimpi kah?" batin Taufan.
Haaah...sungguh ia sangat lelah. Mengapa katamu? Sudahlah kemarin ia diusili kedua 'Sahabat'nya yang sengaja menulis surat cinta padanya sampai-sampai dia menunggu lama. Juga teman sekelasnya yang jarang ia ajak berbicara mengatakan ia menyukainya.
'Boleh kusimpan surat cinta ini?'
'Aku Menyukaimu'
'E-eh?' mata Taufan terbelalak, terkejut mendengar Hali.
Seketika Hali membalikkan badannya lalu,
'Kau tidak perlu menjawabnya sekarang' dan ia pun pergi meninggalkan Taufan yang masih diam berdiri mencoba memproses apa yang baru saja terjadi.
Wajah Taufan langsung memerah seketika otaknya mengulang kembali event kemarin.
'Huwaaa! Aku mikir apa sih?!'
Ini salah Gopal dan Api. Sungguh, ia akan "mengajarkan" dua orang itu 'pelajaran berharga' kalo ketemu disekolah nanti.
'Tapi...saat itu juga pertama kalinya aku melihat wajahnya seperti itu...'
.
.
.
.
.
Eh..sekolah?
Taufan melirik ke jam alarmnya.
"AAAAAAAAAAH! SUDAH JAM 07.05?!AKU KETIDURAAAAN!"
Dengan sigap, cepat ia bangun dari tempat tidurnya.
I3u
Taufan berlari-lari menuju sekolah. Jam tangan sudah menunjukkan pukul 07.14
Sebenarnya ia SANGAT tidak mood datang ke sekolah meskipun seberapa pengennya ia 'menghajar' kedua teman vangke #ups dia itu dan juga bagaimana ia menghadapi Halilintar nanti kalo ketemu?! Salahkan hari ini ada Ulangan Fisika mana di jam pertama lagi! Ia gak mau kalo harus ulangan susulan sendiri. Entar siapa yang bisa ia contek?! (Heleeh...#authorditerjangangintopan)
"Yosh! Masih ada 1 menit sebelum gerbang ditutup!" Yaah..Untunglah dirinya bukan tipe orang yang berlama-lama di kamar mandi. Ia bisa bersiap-siap dan berangkat ke sekolah dengan kebut. Maklum, tukang telat #plak
Sampailah ia di SMA Pulau Rintis. Meski sebenarnya sekolah masuk jam 07.15 , Siswa SMA Pulau Rintis begitu disiplin harus sudah ada dikelas tepat jam 07.00 menunggu guru datang. Makanya lorong kelas sudah tampak sepi.
Waktu telah menunjukkan 07.15
'Semoga guru belum datang..' batin Taufan. Tiba-tiba dari kejauhan ia melihat seseorang.
'Yaya?!'
Yaya merupakan salah satu anggota seksi keamanan sekolah. Ia bertugas berpatroli di jam pagi, bila ada murid yang terlambat masuk sudah menjadi tanggung jawabnya karena dari sifatnya juga yang tidak suka akan keterlambatan. Meski ia kelas 1, ia merupakan anggota keamanan yang paling ditakuti bahkan senior pun ngalah sama dia! Dan Ia juga mendapat julukan "Demon Masterchef" karena masakannya yang luarbiasa membawa malapetaka bagi gerangan siapa saja yang memakannya! Rumor mengatakan bahwa ia menghukum siapa saja yang terlambat dengan menyantap sajian buatanya!
'Geh...Apa dewi fortuna sedang marah padaku ya..? Mati aku kalau ketahuan Yaya!' Ampuun..dia gak mau jadi korban penyiksaan Yaya! Taufan yang saat ini sedang sembunyi di balik tembok. Kelasnya masih berada di satu lantai lagi dan satu-satunya jalannya sedang 'di hadang' #ups
'Huwaa! Dia menuju kemari! Se-sembunyi..Sembunyi dimana tapi?!'
GREP
'Humph?!'
Seketika ada yang menarik Taufan
I3u
Entah situasi apa ini yang sedang ia hadapi sekarang. Dewi Fortunaaa...Apakah segitunya kamu benci sama Taufaaaaan...Siapa sih yang tiba-tiba 'grepe' dia?!Eeh..salah. Maksudnya tiba-tiba menarik dan membungkam mulutnya. Ditambah kayaknya ini ruangan petugas kebersihan, bisa dilihat dari kecilnya ruangan ini dan peralatan kebersihan seperti sapu,pel dan lainnya.
"Ssst..Yaya lagi kesini"
Suara itu?! Kayaknya ia kenal
Tapi ia berharap ia salah
Ia belum siap bertemu orang itu!
'Hali?!'
"Oke..dia udah pergi" Ucap hali sambil menghela napas.
"Hmmph!Uuungh!Mmmph!"
"Hm?Oh, Sorry..."Hali melepaskan tangannya dari Taufan.
"A-Apa yang kau lakukan?!"
"...Aku telat bangun hari ini"
"O,Ooh...Sama"
"Hm..."
...
'Kenapa harus orang ini yang ada dihadapan ku sekarang?' batin keduanya.
"A,Ah! Ulanganya pasti udah dimulai nih. Ayo keluar!" ucap Taufan memotong keheningan
Belum sempat keluar, terdengar suara dari luar.
Suara roda? Jangan-jangan petugas kebersihan?!
CKLEK
.
.
.
.
Tunggu, itu suara sesuatu dikunci kan?
.
.
.
.
.
'EEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEH?!'
Yak, sampai disini dulu aja ya~ :D
With heart, Mirezz :)
