Title: 2PM Story Junnick Ver.
Author: Bluedevil9293 a.k.a Dean Choi a.k.a Ayumu Sakurazawa.
Part: 1 / 14 + Epilog.
Main Cast: Lee Junho X Nichkhun Buck Horvejkul.
Rated: T (Sementara ini dulu bisa berubah kapan pun).
Genre: Romance, Comedy, Family.
Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo, Gaje, Alur kecepetan, EYD, M-Preg Don't Like Don't Read.
Summary: Hanya karena sebuah kejadian singkat di suatu malam yang berakibat fatal, Lee Junho dan Nickhun Buck horvejkul harus menangung semuanya akibatnya. Karena dibalik sebuah kejadian tak terduga pasti akan melahirkan sebuah kejadian tak terduga lainnya.
Note: Sebenarnya ini ff udah pernah aku publis sebelumnya di blog. Tapi sekarang aku publis lagi dengan menganti banyak adegan cerita di beberapa bagian. Jadi jangan heran kalau kalian pernah merasa membaca ff ini ya.
Author Pov
"Yack, apa yang kau lakukan?" Marah seorang namja saat memasuki sebuah kamar. Ia sedang mengejar seorang namja berwajah imut yang beberapa saat lalu baru saja menampar wajahnya tanpa alasan yang jelas. Padahal ia tak merasa punya salah pada namja itu.
"Kenapa diam saja? Kau aneh tiba-tiba mukul terus pergi begitu saja. Salahku padamu apa?" Tanya namja tadi dengan nada sedikit tinggi pada namja yang sedang berbaring di tempat tidur memungungginya.
"Banyak. Bahkan kalau kau gunakan seumur hidupmu untuk minta maaf padaku pun tak akan cukup" kata namja yang sedang berbaring tanpa melihat namja yang sedang berdiri dengan sebal memandanginya. Namja yang sedang berdiri itu berdecak kesal karena namja yang tengah memeungunginya.
"Kau" marah namja yang sedang berdiri sambil menunjuk sebal namja yang diajaknya berbicara. Kini ia benar-benar kesal akibat ulah namja didepannya itu.
"Yack! Yack!" masuk empat namja yang tak lain adalah Taejun couple dan Chanwoo couple melerai pertengkaran yang akan terjadi diantara dua namja yang sebelumnya sudah ada dalam ruangan itu.
"Kalian kenapa sih. Hobby sekali bertengkar. Apa kalian tak capek setiap bertemu udah kayak kucing dan tikus, bertengkar terus. Bahkan Tom and Jerry saja nggak seheboh kalian" Kata Junsu yang mewakili ke tiga namja lainnya. Junsu memandangi kedua namja yang sedang bertengkar itu secara bergantian.
"Benar kata Junsu Hyung. Kita kan satu Boyband jadi jangan berantem terus dong" Kata Taecyeon yang kini ambil bicara. Lama-lama dia mulai kesal juga melihat kedua namja itu yang tiada hari tanpa bertengkar. Membisankan….
"Memangnya aku mau seperti ini terus. Tanyakan saja pada dia 'kan aku korban di sini" kata Junho yang merupakan namja yang sedang berdiri. Ia juga sebenarnya lelah kalau setiap hari harus bertengkar, tapi bagaimana lagi. Namja yang tadi menamparnya selalu saja membuatnya kesal.
"Mwo… Kau bilang kau korban? Tak salah, akulah korbannya di sini" kata Nichkhun sambil membalikan badannya menghadap Junho. Nichkhun adalah namja yang baru saja menampar Junho tadi. Nichkhun memandang Junho dengan tatapan kesal bercampur marahnya. Tapi ternyata Junho santai-santai menerima tatapan Nichkhun itu bahkan kini ia malah membalas tatapan Nichkhun tadi dengan tatapan tajam miliknya. Dan terjadilah adu tatap menatap antara Nichkhun dan Junho membuat ke empat namja lainnya mengelengkan kepala mereka pelan.
"Kamu" Marah Junho yang akan mendekati Nichkhun dan balas memukul namja itu tapi langkah Junho keburu di tahan Taecyeon dan Chansung. Mereka tak mau terjadi baku hantam di ruangan tersebut.
"Junho tenang dulu" pinta Junsu yang merupakan member paling tua di antara mereka semua. Junho pun akhirnya menuruti kemauan Hyung-nya itu. Taecyeon dan Chansung yang tadi masih menahan Junho dengan tangan mereka kini melepas Junho. Junho berdecak kesal sambil menatap tajam Nichkhun.
"Hyung sebenarnya apa yang terjadi" Tanya Wooyoung sambil mendekati Nichkhun dan Junsu di tempat tidur. Ia menatap Nichkhun dengan tatapan penuh tanda Tanya.
"Ne…. Khunnie…. Apa yang terjadi jangan membuat kami semua binggung" pinta Junsu. Ia ingin semua kekacauan ini menjadi jelas. Dan ia juga ingin mengetahui siapa yang bersalah disini, Junho atau malah Nichkhun sendiri.
"Sebentar…" kata nichkun yang lalu berjalan menuju meja yang tak jauh dari tempat tidur. Entah apa yang sedang ia lakukan. Yang tampak hanya dia mengambil beberapa barang dari atas meja itu. Dan entah apa pula barang yang di ambil Nichkhun itu tak ada yang tahu kecuali Nichkhun sendiri. Kelima namja lainnya hanya bisa memandang namja imut itu dengan tatapan semakin heran. Terlebih-lebih Junho. Ia malah semakin kesal dengan ulah Nichkhun itu.
"Ini..!" Nichkhun memberikan beberapa barang yang tak jauh berbeda yang di ambilnya dari atas meja tadi. Junsu dan Wooyoung segera mengambil benda-benda itu dari tangan Nichkhun. Mereka lalu menatap benda-benda itu lekat-lekat.
"Apa ini" Tanya Wooyoung polos sambil melihat-lihat dengan teliti benda-benda yang ada di depannya. Ia membalik-balikan benda yang di tangannya. Dan sesekali ia membandingkan dengan benda lainnya yang tampak tak jauh berbeda.
"Kenapa semuanya ada tanda plusnya sih" Tanya Wooyoung lagi yang membuat semua orang semakin melihat ke arah benda-benda itu tak terkecuali dengan Junho. Taecyeon dan Chansung yang tadi melihat dari jauh jadi sedikit penasaran dan ingin melihat benda-benda itu dari dekat.
"Eh, Apa ini sebenarnya?" Tanya Chansung tak mau kalah. Ia mengambil benda yang ada di tangan Wooyoung lalu menatapnya lekat-lekat sambil membolk-balikan benda itu di tangannya.
"Ini, jangan-jangan kamu…." tanya Junsu tertahan pada Nichkhun yang tahu akan benda-benda itu. Junsu menatap Nichkhun dengan tatapan shock-nya.
"Ne, Hyung" anguk Nichkhun pelan yang mengerti arah pembicaraan Junsu, ia lalu menundukan kepalanya dalam-dalam. Ia tak mau melihat reaksi terkejut dari semua teman-teman seteamnya.
"Mwo" teriak Junsu yang membuat empat orang lainnya penasaran. Junsu memandang Nichkhun dengan tatapan yang semakin shock. Ia tak menyangka kalau yang ia pikirkan ternyata benar adanya.
"Emang itu apa Hyung" Tanya Taecyeon sambil menatap Junsu dan Nichkhun bergantian. Ia jadi penasaran akut sekarang.
"Ia ini apaan sih" kata Wooyoung sambil memperlihatkan benda tadi yang ada di tangannya. Sama halnya dengan Chansung, Wooyoung pun ingin mengetahui semuanya. Yups, kini semua orang minus Junsu dan Nichkhun penasaran dengan benda tadi dan tatapan Junsu pada Nichkhun tak terkecuali dengan Junho.
"Jangan-jangan itu….. Milik Junho" Tanya Junsu pada Nichkhun tanpa menjawab pertanyaan Taecyeon dan Wooyoung yang semakin penasaran akan obrolan ke dua orang itu seolah-olah mereka berdua dan dua orang lain tak ada di sana.
"Ne…. Hyung. Itu punya Junho" kata Nichkhun pelan masih menundukan kepalanya. Kata-kata Nichkhun tadi malah membuat Junho semakin heran karena ia benar-benar tak tau apa-apa disini. Junho menatap Junsu dan Nichkhun dengan tatapan penuh tanda Tanya.
"Mwo..!" Teriak Junsu nyaring lalu menatap Junho tajam. Junho yang mendapat tatapan tajam dari Junsu semakin bingung dibuatnya. Ia tak tahu menahu dengan semua ini. Malah kini ia semakin bingung dan heran.
"Yack! Yack! Sebenarnya apa yang kalian bicarakan? Dan kau Hyung. Kenapa kau menatapku seperti penjahat begitu?" Tanya Junho yang mendapat tatapan tajam dari semua orang. Ia jadi risih dengan tatapan tajam Junsu yang seolah-olah tak suka padanya itu. Tumben sekali hyung tertuanya itu berprilaku seperti itu pikir Junho.
"Kau juga khunnie. Apa-apaan bilang kalau benda-benda ini milikku" kata Junho sambil menunjuk benda yang sedang di mainkan Wooyoung. "Aku kan tak tahu menahu dengan benda-benda itu" sambung Junho. Lalu memandang Nichkhun sebal. Ia kesal pada namja imut itu yang menuduhnya sembarangan. Padahal ia benar-benar tak tahu menahu dengan semau yang terjadi sekarang.
"KAMU HARUS TANGGUNG JAWAB JUNHO" teriak Junsu sebal. Ia menatap Junho tajam. Dan Junho pun ikut-ikutan menatap Junsu tajam pula. Junho tak terima bila di persalahkan. Dan sia juga tak mau bertanggung jawab dengan masalah yang bahkan dirinya sendiri tak tahu apa itu.
"Tanggung jawab apa Hyung. Aku tak mengerti dengan semua kata-kata dan tatapanmu itu" kata Junho membela diri. Junho kembali berdecak kesal lalu memalingkan pandangannya dari tatapan tajam Junsu Taecyeon dan Chanwoo menatap keduanya bergantian, penasaran denga apa yang telah terjadi. Sedangkan Nichkhun hanya bisa terduduk lemas di tempat tidur. Nichkhun mulai merasa sedikit lega, karena akhirnya dia bisa juga mengatakan semua masalah yang sedang terjadi. Walau belum dengan sangat jelas tentunya. Tapi setidaknya Junsu kini sudah mengetahui semuanya. Dan ia yakin secepatnya pasti yang lain juga akan segera mengetahui semuannya.
"Sebenarnya apa sih yang terjadi" Tanya Wooyoung sambil menatap Nichkhun dan Junsu bergantian. Ia jadi semakin heran terlebih lagi saat ia mendengar teriakan Junsu yang sempat membuatnya terlonjak kaget.
"Hyung ngomong yang jelas dong biar kita juga ngerti. Jangan kaya gini" pinta Chansung pada Hyung-Hyungnya itu. Ia sudah sangat geregetan dangan Junsu dan Nichkhun karena mereka saja yang mengetahuinya sedangkan dirinya dan ketiga namja lainnya hanya bisa bengong tak tahu apa-apa.
"Hufh, Baiklah. Mau aku yang bilang atau kau sendiri yang akan mengatakannya Khunnie?" Tanya Junsu pada Nichkhun yang terus menundukan kepalanya. Nichkhun mengangkat kepalanya dan menatap Junsu yang masih menunggu jawaban darinya.
"Hyung saja yang mengatakannya pada yang lain" kata Nichkhun pelan dan kembali menundukan kepalanya pasrah. Junsu mengangukan kepalanya pelan menangapi kata-kata Nichkhun tadi.
"Baiklah, dengar baik-baik oke. Benda-benda ini namanya test pack" kata Junsu memulain penjelasanya sambil memperlihatkan benda yang ia maksud pada yang lain.
"Test pack?" heran Wooyoung. Sepertinya namja berwajah sangat imut ini baru saja mendengat nama benda tersebut. Wooyoung kembali menatap benda yang ada di tangannya.
"Ne, benda itu yang biasanya di pakai oleh yeoja untuk mengetahui dia hamil atau tidak. Dan Khunnie baru saja menggunakannya" jelas Junsu, keempat namja disana masih sibuk mendengarkan dengan seksama penjelasan Junsu.
"Lalu?" Tanya Chansung semakin penasaran. Ia sudah tak sabaran mengetahui semua faktanya ternyata.
"Kalian lihat tanda positif di sana" semua orang menganggukkan kepala kecuali Junsu dan Nichkhun tentunya.
"Itu tandanya Khunnie positif hamil" kata Junsu akhirnya. Keempat namja yang dari tadi mengangukan kepalanya pelan seolah-olah mereka mengerti dengan semua yang dikatakan Junsu.
"Mwo..!" teriak Junho, Taecyeon dan Chanwoo berbarengan. Mereka pun akhirnya tersadar juga dan bisa menyerap kata-kata Junsu barusan.
"HHamil, bagaimana bisa?" heran Chansung. Nichkhun kan seorang namja sama seperti dirinya. Dan yang namanya namja itu tak mungkin bisa mengandung kalau tak ada sebuah keajaiban.
Tak ada yang menjawab pertanyaan Chansung tadi. Semua orang masih bergelut dalam pikiran mereka masing-masing. Hanya hening yang tercipta.
"Junho, kau harus bertanggung jawab" kata Junsu memecahkan keheningan. Junsu menatap Junho tajam.
"Mwo..! Kenapa aku?" heran Junho. Kenapa Nichkhun yang hamil dan dia yang harus bertanggung jawab pikir Junho.
"Karena bayi itu milikmu Junho" sebal Junsu. Junho shock mendengar kata-kata Junsu itu. Bagaimana bisa Nichkhun mengandung anaknya. Padahal jelas-jelas semua orang tahu kalau hubungannya dengan Nichkhun itu tak pernah baik. Selalu saja ada pertengkaran diantara mereka.
"Mwo..! Bayinya milik Junho?" kata Wooyoung heran bercampur shock. Ia memandangi Junho tak percaya. Bagaimana bisa dua orang yang sudah seperti langit dan bumi itu berhubungan intim. Membayangkannya saja Wooyoung jadi geli sendiri.
"Kapan kalian melakukannya?" Tanya Taecyeon yang tak kalah heran dari yang lainnya. Ck, dasar Taecyeon. Bisa-bisanya dia semakin merusak suasana dengan pertanyaannya barusan.
"Bagaimana bisa bayi itu jadi miliku?" Tanya Junho yang tak kalah heran pula. Ia tak menghiraukan pertanyaan Wooyoung dan Taecyeon barusan. Kini pikirannya sudah kacau akibat semua kata-kata Junsu.
"Tentu saja bayi ini milikmu karena kamu satu-satunya namja yang pernah tidur denganku" kata Nichkhun pada Junho. Ia memberanikan dirinya untuk menatap Junho tajam.
"Mwo..! Kapan? Aku tak pernah melakukannya. Melihatmu saja aku sudah eneg bagaimana bisa aku melakukannya padamu" kata Junho berkilah. Ia memang benar-benar merasa tak pernah berhubungan intim dengan namja yang sering ia ajak bertengkar itu.
"Kamu" Nichkhun mulai marah. Ia benar-benar tak terima Junho menyangkal semua yang pernah namja itu lakukan pada dirinya. Bisa-bisanya Junho melupakan peristiwa di malam itu. Di malam saat mereka melakukannya.
"Tenang Khunnie. Ingat bayi dalam perutmu" kata Junsu menahan amarah Nichkhun. Nichkhun menuruti kata-kata Hyungnya itu. Ia mulai menenangkan dirinya. Namun tatapan matanya masih mengisyaratkan ketidak sukaan pada Junho.
"Aku tak akan bertanggung jawab. Itukan bukan anakku" kata Junho tiba-tiba. Semua orang menatap Junho. Terlebih Junsu dan Nichkhun yang kini tengah menatap Junho dengan tatapan sebal mereka.
"JUNHO…." Teriak Taejun dan Chanwoo berbarengan. Mereka sudah kesal dengan Junho yang terus berkilah.
"Apa sih. Jangan teriak-teriak bisa nggak" kata Junho sambil menutup telinganya gara-gara teriakan keras empat namja tadi. Taejun dan Chanwoo menatap Junho tajam. Junho jadi risih di tatap seperti itu.
"Kalian kenapa?" Tanya Junho yang ngeri dengan tatapan Hyung dan dongsaengnya itu.
"Taecyeon, Chansung….. Bawa ia pergi. Ku serahkan dia pada kalian berdua" perintah Junsu pada dua namja yang tadi ia sebutkan namanya itu.
"Baik!" seru Taecyeon dan Chansung berbarengan.
"Yack! Yack! Aku mau di bawa kemana?" ronta Junho saat Taecyeon dan Chansung menarik paksa ia dari ruangan itu. Entah kemana dua namja itu membawa pergi Junho dan mengintrogasinya.
"Hyung sabar ya" kata Wooyoung sambil mendekati Nichkhun dan memeluknya. Nichkhun menganggukan kepalanya pelan lalu membalas pelukan Wooyoung.
"Kamu tenang saja Khunnie, mereka berdua pasti bisa membuat Junho ingat dengan semua perbuatanya padamu" kata Junsu dengan sangat yakin. Nichkhun yang baru melepaskan dekapan Wooyoung hanya mengangukan kepalanya pelan.
"Akan aku pastikan kalau Junho pasti akan bertanggung jawab" kata Junsu lagi dengan penuh semangat.
"Hyung, memangnya kau pernah berbuat 'itu' dengan Junho?" Tanya Wooyoung polos. Sontak saja suasana di ruangan itu jadi tidak menyenangkan.
"Wooyoung" Junsu menatap Wooyoung tajam.
"Mian Hyung" Wooyoung menundukan wajahnya takut menatap Junsu yang sedang menyeramkan seperti saat ini.
"Berapa umur kandunganmu sekarang" Tanya Junsu yang mencoba mengembalikan suasana seperti semula.
"Mungkin tiga bulan Hyung. Karena kami melakukannya sudah tiga bulan yang lalu" kata Nichkhun malu. Bisa-bisanya dia mengatakan kapan ia melakukan 'itu' bersama Junho.
"Kalau sudah tiga bulan kenapa baru ketahuan sekarang?" Tanya Wooyoung heran.
"Sebenarnya aku sudah merasakan tanda-tanda kehamilan sejak sebulan yang lalu. Tapi aku baru berani sekarang untuk memastikannya. Dan ternyata…." Kata Nichkhun terhenti. Wajahnya mengisyaratkan kesedihan membuat Junsu dan Wooyoung jadi tak enak hati.
"Sudahlah. Semua sudah terjadi" kata Junsu bijak sambil memeluk tubuh Nichkhun. Nichkhun pun membalas pelukan hyung-nya itu. Wooyoung yang tak mau kalah jadi ikut-ikutan memeluk Junsu dan Nichkhun.
Sedangkan di tempat lain…..
"Yack! Yack! Lepaskan aku" Junho terus meronta-ronta saat di seret oleh Taecyeon dan Chansung ke ruang tamu. Ia kesal mendapat perlakuan seperti tadi dari kedua temannya itu.
"Sakit tahu" kata Junho lagi saat kedua orang yang menyeret lalu mendorong tubuhnya ke atas sofa Taecyeon dan Chansung menatap tajam Junho.
"Kalian kenapa?" Tanya Junho yang risih di tatap seperti itu terus.
"Hyung harus tanggung jawab dengan kehamilan Khunnie Hyung" kata Chansung ngotot.
"Mwo..! Nggak mau. Itu kan bukan anakku. Kenapa aku yang harus bertanggung jawab" kata Junho ogah-ogahan.
"Yakin itu bukan anakmu?" Taecyeon mendekati Junho dengan tatapan Lucifer-nya.
Gleg
Gleg
Dengan susah payah Junho menelan ludahnya saat ia sudah terpojokan oleh dua namja menyeramkan itu.
"Kamu yakin, coba ingat-ingat lagi" kata Taecyeon. Karena terus dipojokkan Junho berusaha mengingat apa yang telah terjadi sebelumnya.
~Flashback~
Tiga bulan yang lalu.
^_^ TBC Again ^_^
Hahahaha #ngakak ala Lucifer, d hajar reader#
Pada penasaran ya?
D tunggu aja chap depan.a, ga akan lama" kok.
Please RnR oke…
Bocoran nih, chap depan NC.
Replay Riview
Chacha Heenim: hai… ternyata kamu juga suka baca" ff d sini ya. Yups, q posting Junnick deluan. Ff yang lain juga q posting d sini kok. Termasuk bbrp ff yang blm pernah q posting d mna pun. Q udh sdkit mls posting d note / bolg.
Pipit-SungminniELFishy: ia ff 2PM emg hampir ga prnh ad yg buat hehhe. N q skrng buat biar ga bosan dg ff yg pair.a it' aja. Kn q buat ff all pair dri all BB. Yg kemarin it masih prolog maka.a pendek. Kl yg ini bru chap 1.a. tebakan u bnr, yg nmpar emg nichkhun. Suka wooyoung ya mkn.a teriak" wooyoung gitu?
elfrainyui: yang nampar nichkhun saeng #udh tw# ia dia shock saeng maka.a diam aja it msa gara" semua alat test kehamilannya positif #udh tw juga#
gomawo udah RnR ya…
