DISCLAIMER:
NARUTO © MASASHI KISHIMOTO
HIGH SCHOOL DXD © ICHIEI ISHIBUMI
Saya minta izin untuk memakai karakter-karakter tokohnya ya. ^^
.
.
.
Cerita versi baru dari "The Guardian of Sacred Book". Cerita khusus permintaan Arata K
Pairing:
Naruto x Asia (pairing utama)
Naruto x harem
Genre: Supranatural/romance/action/humor
Setting: AU (Kota fiktif yang bernama Uzuka. Dunia gaib yang dipenuhi kawasan kerajaan-kerajaan besar dan kecil. Kehidupan tak biasa antara para remaja yang duduk di bangku SMA)
Rating: M (rating berubah karena konflik cerita ini cukup berat. Saya rasa begitu.)
Note: semua kekuatan atau kemampuan supranatural karakter-karakter tokoh di fic ini dibuat berdasarkan hasil imajinasi author dan ada juga diambil dari kekuatan asli dari canon-nya. Semua kekuatan sudah dipelajari dari hasil observasi tentang unsur-unsur elemen melalui google. Jadi, semoga dapat dimengerti dan masuk akal bagi para reader semuanya.
Selamat membaca!
Minggu, 11 Oktober 2015
.
.
.
Soundtrack this story: Hitamku by Andra and The Backbone
Lagu yang dipakai untuk menghidupkan suasana dalam cerita ini. Jika mau coba, silakan membaca cerita ini sambil mendengar lagu tersebut. Pasti akan dapat feel-nya.
.
.
.
THE SACRED BOOK
By Hikari Syarahmia
.
.
.
Chapter 2: Mengintai
.
.
.
Chapter sebelumnya:
SYAAAAT!
Seseorang itu bergerak seperti kilat. Ia pun menghilang dari sana. Dia mengikuti langkah Naruto. Naruto sendiri tidak merasa diikuti. Saat ini, di pikirannya hanya ada satu tujuan yaitu tidur.
.
.
.
Di atap sekolah di bawah sinar mentari yang menyengat dan menerpa laki-laki berambut pirang itu. Naruto yang sedang merebahkan badannya di lantai atap sekolah. Kedua tangannya dilipatkan dan dijadikan sanggahan sebagai bantal untuk meletakkan kepalanya. Memandang awan-awan putih yang berjalan berdampingan di langit biru yang sewarna dengan matanya. Terasa damai di saat-saat jam pelajaran yang masih berlangsung.
Ya, Naruto diusir oleh guru dari kelas karena kedapatan tertidur saat pelajaran berlangsung. Jadi, dia memutuskan untuk melanjutkan tidurnya yang sempat terganggu tadi di atap sekolah.
Sesaat kedua mata laki-laki itu menutup secara perlahan-lahan. Merasakan belaian angin yang mulai menyentuh kulit coklat eksotiknya. Sehingga membuat rambut dan pakaiannya ikut melambai-lambai karena ditiup angin sepoi-sepoi.
WHUUUUSH!
Terdengar desiran angin yang menerpa tempat itu. Melelapkan Naruto yang mulai masuk ke alam mimpi.
SREK!
Di balik tangki air yang berukuran besar, terletak di samping pintu atap sekolah tersebut. Tampak seseorang yang tengah memperhatikan Naruto.
Seseorang itu adalah gadis. Seorang gadis berambut panjang hitam diikat ponytail. Bermata ungu. Memiliki postur tubuh yang sempurna. Berpakaian aneh serba hitam. Memiliki sepasang sayap kelelawar di punggungnya.
Dilihat dari segi penampilan dan wujudnya, gadis itu berasal dari bangsa vampire. Bangsa vampire hitam.
Di dunia gaib, terdapat lima kerajaan besar yaitu kerajaan hantu, kerajaan vampire hitam, kerajaan vampire merah, kerajaan werewolf dan kerajaan yokai. Lima kerajaan gaib yang saling bersaing untuk merebut buku bertuah itu. Setiap Raja atau Ratu dari masing-masing kerajaan gaib, mengirim salah satu utusan untuk pergi ke dunia manusia demi mendapatkan buku bertuah yang tersegel di dalam tubuh musang berekor sembilan yaitu Kyuubi. Sebab, siapa saja yang berhasil mengalahkan Kyuubi maka buku bertuah dapat diambil setelah Kyuubi kalah. Berarti lagi jika dari salah satu utusan kerajaan gaib berhasil merebut buku bertuah itu, maka kerajaan gaib itu akan menjadi kerajaan penguasa yang terbesar dan berhak menjadikan kerajaan-kerajaan gaib lainnya tunduk di bawah pemerintahannya. Jadi, buku bertuah akan dijadikan simbol pertahanan dan kekuatan yang sangat besar bagi kerajaan gaib yang berhasil mendapatkannya.
Begitulah keadaan yang terjadi di dunia gaib saat ini.
Namun, itu bukan hal yang gampang karena para Guardian selalu melindungi Kyuubi sehingga para makhluk halus tidak dapat mendekati Kyuubi. Kyuubi yang hanya muncul di setiap malam tiba. Hanya pada saat itulah, para makhluk halus mulai menyerang Uzuka Gakuen dan mengejar Kyuubi.
Maka para makhluk halus harus berhadapan dengan Naruto dan Asia. Karena Naruto dan Asia adalah Guardian yang bertugas untuk melindungi Kyuubi dan memusnahkan para makhluk halus yang ingin mengincar buku bertuah itu. Naruto dan Asia adalah pasangan emas yang sangat sulit dikalahkan. Sudah banyak makhluk halus yang dimusnahkan oleh mereka.
Oleh sebab itu, para utusan dari masing-masing kerajaan gaib itu melakukan rencana lain untuk mengalahkan dua Guardian itu. Ada beberapa di antara mereka menyamar sebagai murid di Uzuka Gakuen. Bahkan ada juga yang menyamar sebagai guru. Untuk menyelidiki keberadaan Kyuubi yang bersemayam di dalam Uzuka Gakuen itu.
Keberadaan Kyuubi yang entah di mana tinggalnya selama di Uzuka Gakuen. Karena itu, para makhluk halus mencari tempat bersemayam Kyuubi itu melalui penyamaran menjadi murid dan guru di Uzuka Gakuen. Jika tempat bersemayam Kyuubi berhasil ditemukan, maka para makhluk halus bisa mendapatkan kesempatan emas untuk bertarung melawan Kyuubi. Jika Kyuubi berhasil dikalahkan, buku bertuah bisa didapatkan dengan mudah.
Begitulah, rencana selanjutnya yang dijalankan oleh beberapa utusan kerajaan gaib tersebut adalah mendekati Naruto dan Asia. Mendekati dalam arti tertentu yaitu menjadi teman selama bersekolah di Uzuka Gakuen atau menjadi guru yang baik. Itulah yang sedang dilakukan oleh para utusan dari lima kerajaan gaib itu.
Namun, ada beberapa gadis yang merupakan utusan dari lima kerajaan tersebut, justru jatuh cinta kepada Naruto. Sebab tertarik karena Naruto memiliki kekuatan energi api merah yang diturunkan dari Ayahnya. Ayah Naruto adalah mantan vampire merah, yang kini menjadi manusia biasa berkat buku bertuah. Karena itu, Naruto mempunyai kekuatan supranatural vampire merah yang menarik perhatian beberapa gadis dunia gaib itu.
Salah satunya gadis vampire yang kini sedang memperhatikan Naruto. Dia sangat mengagumi Naruto karena Naruto itu kuat dan bersemangat. Kekuatan Naruto yang hebat menarik perhatiannya. Sehingga kekaguman itu menimbulkan cinta di hatinya.
Gadis itu bernama Himejima Akeno. Utusan sekaligus putri Raja yang memimpin kerajaan vampire hitam.
Dia terus memperhatikan Naruto begitu lama. Wajahnya sedikit memerah.
"Namikaze Naruto, aku tidak sabar ingin mendekati kamu. Aku ingin kamu menjadi pacarku. Karena kamu adalah laki-laki yang sangat menarik perhatianku," gumam Akeno pelan."Bagaimana caranya ya agar aku bisa berkenalan dengan Guardian manis itu?"
Akeno terus berpikir sambil menyandarkan dirinya di tangki air itu. Ia berpikir keras bagaimana caranya agar dia bisa dekat dengan Naruto.
WHUUUSH!
Angin terus bertiup kencang menerpa tempat itu. Membuat rambut dan pakaian Akeno berkibar-kibar.
Hening.
Tempat itu menjadi hening.
SRIIING!
Tiba-tiba muncul seseorang di hadapan Akeno. Seorang gadis cantik disertai asap yang mengepul di sekitar tubuhnya.
Akeno menyadarinya.
Tampaklah seorang gadis berambut panjang merah melewati paha. Bermata biru kehijauan. Berpakaian khas kerajaan gaib yaitu yokai. Namanya Gremory Rias.
Akeno mengenalnya. Sebab Rias adalah utusan yang berasal dari kerajaan yokai. Rias adalah siluman rubah merah dan merupakan putri dari Raja yang memimpin kerajaan yokai.
"Ternyata kamu juga ada di sini, Akeno," ujar Rias tersenyum lembut.
Akeno menatap Rias dengan tajam.
"Ternyata kamu juga ada di sini, Rias."
Rias tetap tersenyum.
"Karena aku sedang diutus untuk mengejar buku bertuah itu. Makanya aku juga ada di sini," Rias melihat ke arah Naruto yang sedang tertidur dari kejauhan."Jadi, kamu datang ke dunia manusia hanya ingin memperhatikan Namikaze Naruto itu."
Gadis berambut hitam itu tersentak. Buru-buru dia memalingkan wajahnya yang mulai kemerahan dari hadapan Rias.
"Itu bukan urusanmu," tukas Akeno ketus.
Rias melirik ke arah Akeno lagi.
"Hm, bisa aku lihat begitu. Tapi, jangan melupakan tugasmu untuk mendapatkan buku bertuah itu. Kalau tidak, kerajaan yang dipimpin oleh Ayahmu itu akan menjadi kerajaan yang terbawah dalam pemerintahan kerajaan yokai. Karena aku yakin aku bisa mendapatkan buku bertuah itu. Kerajaan yokai yang berhak memiliki buku simbol kekuatan besar itu. Jadi, bersiap-siaplah bersaing denganku untuk mengejar Kyuubi mulai hari ini, Akeno. Aku akan mengalahkan kerajaan vampire hitam."
Mendengar perkataan Rias itu, membuat hati Akeno menjadi panas. Akeno menatap Rias dengan tajam.
"Aku tidak akan membiarkanmu merebut buku bertuah itu. Karena buku bertuah hanya berhak didapatkan oleh kerajaan vampire hitam. Jadi, aku akan mengalahkan kerajaan yokai itu."
Timbullah aura persaingan yang ketat antara vampire hitam dan siluman rubah merah. Akeno dan Rias adalah dua gadis gaib yang sangat bertentangan antara satu sama lainnya. Dua putri kerajaan yang sangat disukai hampir seluruh laki-laki di dunia gaib. Bahkan ada beberapa pangeran dari kerajaan kecil di dunia gaib tersebut, melamar mereka. Namun, Akeno dan Rias menolak semua pinangan itu mentah-mentah.
Pikiran mereka hanya fokus untuk memajukan kerajaan masing-masing. Karena itu buku bertuah adalah tujuan utama mereka. Buku bertuah merupakan buku suci sang dewa.
Dua gadis itu saling menatap dengan sinis. Sehingga membuat Naruto terbangun karena merasakan aura negatif yang dipancarkan oleh dua gadis itu.
'Hm, ada dua aura negatif yang berbeda. Satu aura vampire hitam dan satu lagi adalah aura yokai. Siapa mereka itu?' batin Naruto langsung bangkit berdiri dari acara tidurnya.
Secara langsung tangan Naruto menguarkan energi biru sehingga membentuk putaran cakram es. Lalu ditembakkannya dengan cepat ke arah tangki air tersebut.
DHUAAAASH!
Serangan peringatan itu mengenai tangki air. Membuat Akeno dan Rias kaget.
"Eh? Ada serangan?" seru Akeno membelalakkan matanya.
Rias juga membelalakkan kedua matanya.
"Guardian itu menyadari keberadaan energi negatif kita," Rias kelihatan panik."Ayo, kabur dari sini!"
SYAAAAT!
Tapi, terlambat. Naruto sudah berada tepat di hadapan Rias dan Akeno. Dua gadis itu terperanjat.
Naruto memandang ke arah dua gadis dengan tajam.
"HEI, SIAPA KALIAN BERDUA?" seru Naruto dengan keras.
Rias dan Akeno kelihatan panik. Naruto telah mengetahui keberadaan mereka.
"Gawat! Bagaimana ini? Aku tidak mau melawan Naruto," tukas Akeno yang berwajah kusut.
"Aku juga. Aku tidak mau melawan Guardian itu. Karena dia itu sangat kuat," kata Rias yang juga berwajah kusut.
Rias segera menggerakkan tangannya dengan cepat ke atas.
SREK! SYAAAAT!
Muncul putaran cahaya hitam yang bergerak spiral dalam garis lurus tangan Rias yang mengarah ke atas.
Naruto memperhatikannya dengan seksama.
Lalu Rias menghentakkan tangannya ke bawah dengan cepat.
WHUUUUSH!
Putaran cahaya hitam bergerak cepat ke arah Naruto.
PAAATS!
Terjadilah ledakan cahaya yang berada tepat di depan mata Naruto. Ledakan yang menyilaukan mata Naruto. Sehingga membuat Naruto tidak dapat melihat saking silaunya.
'Apa ini? Cahayanya sangat menyilaukan mataku,' gumam Naruto melindungi matanya dengan tangannya. Tapi, dia tidak merasakan dampak apa-apa setelah serangan Rias itu mengenai dirinya.
Itulah kekuatan cahaya hitam pengalih perhatian yang digunakan Rias untuk kabur dari tempat itu. Rias dan Akeno segera menghilangkan diri mereka saat bersamaan terjadi ledakan cahaya tadi.
FYUUUSH!
Ledakan cahaya itu menghilang. Sehingga membuat pandangan Naruto kembali jelas lagi.
Tapi, dua gadis itu sudah menghilang. Mereka sudah kabur.
Naruto terperanjat. Dia menggeram kesal.
"Sial, mereka kabur!" umpat Naruto yang mengepalkan tangannya."Tapi, gadis berambut merah tadi. Dia yang pingsan tadi itu, kan? Hm ... Aku penasaran siapa mereka sebenarnya. Apa dua gadis gaib tadi juga ingin mengejar Kyuubi? Sepertinya keadaan mulai gawat. Aku harus lebih waspada terhadap pergerakan para utusan dari lima kerajaan gaib itu. Jangan sampai mereka menyentuh Kyuubi sedikitpun atau mereka harus berhadapan langsung denganku. Hoaaah ..."
Naruto malah menguap. Dia mengantuk sekali.
"Aaah, daripada pusing memikirkan itu, lebih baik aku melanjutkan tidurku! Aaaaah, sangat melelahkan menjadi Guardian itu!" sambung Naruto yang mulai berjalan dengan gontai. Beberapa kali dia menguap saking mengantuknya.
Maka pikirannya ditujukan untuk melanjutkan tidur siangnya di atap sekolah itu. Bersama sang angin yang menjadi temannya dalam kesendiriannya.
Saatnya tidur. Dasar, Naruto memang tukang tidur nomor dua setelah Shikamaru.
.
.
.
BRUK!
Naruto ambruk di atas ranjangnya sendiri. Ia benar-benar kelelahan. Ia baru saja pulang dari sekolah.
Hari masih menunjukkan pukul dua siang. Suasana di rumah sederhana bertingkat dua itu, sungguh sunyi dan sepi. Sebab, orang tua Naruto belum pulang. Mereka sedang bekerja.
Ayah Naruto yaitu Minato, adalah direktur yang memimpin perusahaan properti. Sedangkan Ibu Naruto yaitu Kushina, adalah dosen yang mengajar di Universitas Uzuka. Orang tua Naruto adalah pekerja keras yang sangat sibuk dan kadang-kadang pulang saat malam tiba.
Biarpun orang tuanya sangat sibuk, tapi tidak membuat Naruto kehilangan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Orang tuanya masih sempat mengatur waktu untuk selalu memperhatikannya. Seperti Kushina yang selalu menyiapkan sarapan buat Naruto sebelum berangkat mengajar ke kampus. Sang Ibu yang selalu memperhatikannya walaupun sibuk sekali.
Namun, kadang-kadang sang Ayah yang pulang duluan daripada Ibunya. Sering juga sang Ayah memperhatikan Naruto dan mengajaknya untuk bercengkerama bersama di ruang keluarga. Sembari menonton televisi atau bermain catur. Ya, sambil mengisi waktu luang sebelum malam tiba.
Kini Ayah dan Ibu belum juga pulang. Tapi, itu tidak masalah bagi Naruto. Dia tidak merasa kesepian ataupun sendiri. Masih ada seekor makhluk gaib yang kini menemaninya.
Naruto yang asyik mendengkur halus dalam keadaan tengkurap di atas kasur yang empuk. Dia masih berpakaian seragam sekolah. Tas sekolahnya tergeletak tak berdaya di atas sofa yang berada tepat di jendela kamarnya. Naruto benar-benar tukang tidur yang sejati.
Sesaat kalung berbentuk kristal biru batangan yang menyembul dari balik kerah baju seragam Naruto itu, bersinar terang dengan cahaya putih.
SRIIIING!
Cahaya putih yang bersinar itu membentuk rupa wujud yang sebenarnya menjadi seekor anjing putih. Bermata kuning yang tajam. Ada semacam rosary berwarna ungu melingkari lehernya. Namanya Madarao.
Madarao adalah anjing hantu penjaga kalung yukianesa yang dipakai oleh Naruto. Dia juga adalah parnert yang menemani Naruto saat berpatroli di Uzuka Gakuen. Dia adalah anjing hantu yang sangat patuh tapi keras kepala dan suka mengatur Naruto.
Melihat majikannya yang sedang tertidur dengan damainya, membuat Madarao sewot.
Segera saja dia membangunkan Naruto.
"HEI, NARUTO! BANGUN! BANGUN!" seru Madarao menggigit lengan baju seragam Naruto dengan kasar.
Naruto pun terbangun karena digoyang-goyang oleh Madarao. Ia mengucek-ucek kedua matanya yang masih sayu.
"Hm ... Ada apa? Madarao, kenapa kamu membangunkan aku?" tanya Naruto melihat ke arah Madarao yang melayang-layang di udara.
Wajah Madarao masih sewot.
"Kamu tidak boleh kelihatan lemah begini. Bagaimana sih? Masa Guardian itu kerjanya tidur terus? Kamu harus rajin berolahraga dan banyak bergerak. Kalau tidur terus seperti ini, akan membuat tubuhmu sakit dan kaku jika bergerak. Kamu harus bangun. AKU TIDAK MAU TAHU!"
Madarao mengoceh panjang sambil terus menggigit lengan baju seragam Naruto dengan beringas. Naruto yang masih berkutat dengan posisinya. Kembali memejamkan kedua matanya.
"Biarin. Jangan ganggu aku, anjing yang menyebalkan!" sahut Naruto dengan nada yang juga malas.
"GRRRRR, KAMU HARUS BANGUN, NARUTO! KAMU HARUS SEGAR BUGAR! AYO, LATIHAN DAN BEROLAHRAGA SUPAYA RASA KANTUKMU ITU MENGHILANG!" Madarao menggeram dan menarik Naruto sekuat tenaga.
BRAAAAK! GEDUBRAAAAAK!
Terjadilah gempa bumi yang dahsyat menimpa tempat itu. Naruto jatuh terjerembab dalam posisi yang mencium lantai akibat ditarik paksa oleh Madarao.
Madarao pun tertawa ngakak melihat Naruto jatuh dalam keadaan yang tidak elit.
"HAHAHA, NARUTO JATUH! RASAKAN ITU!"
"Aduuuh ...," Naruto mengadu kesakitan pada wajahnya yang sudah memerah."MADARAO! APA YANG KAMU LAKUKAN, HAH?"
Si Namikaze menjadi kesal setengah mati. Urat perempatan muncul di kepalanya. Dia menatap Madarao dengan geramnya.
"HAHAHA!" Madarao tetap tertawa dengan riangnya.
Segera saja Naruto bangkit dari acara terkaparnya. Kekesalannya sudah meningkat sampai ke ubun-ubun.
"MADA, AWAS YA KAMU!" sembur Naruto mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat. Wajahnya memerah padam.
Ia pun melompat untuk menangkap Madarao. Madarao terperanjat.
"WUAAAAH!" Madarao segera menghindar dari tangkapan Naruto.
SYAAT! DRAP! DRAP! DRAP!
Terjadilah aksi kejar-kejaran yang mengitari sekeliling kamar bernuansa kuning dan jingga itu. Madarao kewalahan saat dikejar habis-habisan oleh Naruto.
"WUAAAAH! JANGAN KEJAR AKU, NARUTO! MAAF!" ucap Madarao yang sangat panik.
"AKU TIDAK AKAN MEMAAFKAN KAMU, MADA! KAMU SUDAH MENGGANGGU TIDUR SIANGKU!"
"WUAAAAAAAAH! AMPUN! AMPUN AKUUUU, NARUTO!"
Madarao segera menembus tembok saat Naruto nyaris menangkap ekornya.
BRAAAK!
Akibatnya dahi Naruto sukses menabrak tembok dengan keras.
SYUUUT! BRUK!
Naruto pun terkapar di lantai dengan dahi yang telah mengeluarkan benjolan sebesar bola kasti. Ia merasa pusing tujuh keliling sekarang.
"Aduuuh, sakit rasanya!" keluh Naruto memegang dahinya yang sakit.
Muncul Madarao yang menyembulkan kepalanya di balik tembok. Ia menyeringai lebar sehingga gigi-giginya yang putih terlihat dari dalam mulutnya.
"Hahaha, rasakan itu! Memangnya enak?" ledek Madarao.
Membuat Naruto bertambah kesal mendengarnya. Wajahnya memerah padam lagi.
"BERISIK! DASAR, ANJING HANTU YANG MENYEBALKAN!"
"HAHAHA! HAHAHA! HAHAHA!"
Madarao masih saja tertawa. Lalu ia pun menembus tembok lagi dan meninggalkan Naruto yang mengamuk sendiri.
"MADA! AKAN AKU HAJAR KAU!"
.
.
.
Sementara itu, Asia sedang menyapu halaman depan kuil yang dipenuhi oleh daun-daun kering. Daun-daun yang jatuh dari pohon-pohon yang tumbuh di sepanjang sisi halaman kuil. Halaman kuil yang terbuat dari pengerasan batu-batu.
Suasana kuil sangat sepi dan hening. Karena hanya Asia yang tinggal sendirian di sana. Sang Ayah sedang bepergian keluar kota untuk melaksanakan tugasnya sebagai pendeta yang harus membantu para warga dari gangguan makhluk halus. Jadi, Asia ditugaskan oleh Ayahnya untuk menjaga kuil ini.
Tapi, ada juga makhluk halus yang menemani Asia selama di kuil. Makhluk gaib yang menjadi parnert Asia untuk menemaninya berpatroli bersama Naruto di Uzuka Gakuen.
Makhluk gaib yang berwujud anjing hantu. Seekor anjing berwarna hitam dan bermata biru. Ada semacam rosary berwarna hijau yang melingkari lehernya. Namanya Hakubi. Sang penjaga pedang cahaya suci keturunan klan Gremory. Pedang cahaya suci yang disebut Hikarasu. Pedang tersebut berbentuk kalung dengan bandul hijau yang melingkari leher Asia.
Asia tetap asyik menyapu halaman dengan perasaan yang senang. Ia terus menfokuskan diri dalam mengerjakan tugasnya sebagai penjaga kuil. Kuil yang merupakan rumahnya sendiri.
SET!
Tiba-tiba di luar pagar yang membatasi kuil tersebut, tampak seseorang yang tengah mengintai Asia. Seseorang itu sedang bersembunyi di dekat pagar batu kuil. Dia tidak dapat masuk ke dalam kuil karena ada pelindung gaib yang mengelilingi kuil. Pelindung gaib yang menolak kekuatan makhluk gaib, baik itu positif maupun negatif. Pelindung gaib yang dibentuk oleh Ayah Asia agar tidak ada makhluk gaib apapun yang mendekati Asia. Sebab Ayah Asia juga seorang Guardian. Jadi, dia membuat pelindung gaib itu agar Asia aman selama tinggal di kuil. Kuil yang juga bersebelahan dengan rumah Naruto.
Entah siapa seseorang yang mengintai Asia itu. Namun, yang pasti dia bukanlah manusia biasa. Tapi, makhluk gaib dan merupakan utusan dari salah satu kerajaan gaib itu.
Seseorang itu adalah laki-laki. Laki-laki yang sangat tampan dan berkharisma yang sangat mempesona. Berambut pirang mengkilat. Bermata biru seindah langit. Dia berpakaian warna abu-abu serba berbulu putih. Dia adalah makhluk gaib yang berasal dari kerajaan werewolf. Seorang pangeran serigala abu-abu dan anak satu-satunya dari Ratu yang memimpin kerajaan werewolf tersebut.
Nama pangeran serigala abu-abu itu adalah Kiba Yuuto. Biasa dipanggil dengan sebutan pangeran Yuuto. Yuuto adalah manusia serigala abu-abu.
Kelihatannya pangeran serigala ini selalu memperhatikan dan mengikuti kemanapun Asia pergi. Sebab dia sangat tertarik pada Asia. Dalam arti tertentu, dia menyimpan rasa untuk Asia. Rasa kekaguman yang berubah menjadi cinta.
Ya, sama seperti Naruto, Asia juga disukai oleh dua atau tiga laki-laki dari utusan lima kerajaan gaib itu. Termasuk Yuuto sendiri.
Mengapa bisa begitu?
Karena Asia adalah Guardian yang polos, sederhana dan bersikap lembut saat menghadapi para makhluk halus yang berenergi aura positif. Dia tidak pernah curiga terhadap para makhluk halus yang berhadapan dengannya. Berbeda jauh dari Naruto. Naruto yang selalu curiga, berprasangka buruk dan suka menyerang duluan jika menemukan keberadaan makhluk halus yang baik ataupun jahat. Naruto yang tidak mempunyai belas kasihan saat berhadapan dengan para makhluk halus.
Yuuto pernah memperhatikan aksi dua Guardian itu saat berhadapan dengan para manusia serigala yang dikirim oleh Yuuto sendiri. Hal tersebut Yuuto lakukan untuk mempelajari sejauh mana kemampuan supranatural di antara Naruto dan Asia. Yuuto sendiri bersembunyi dan mengamati pergerakan dua Guardian itu dari kejauhan. Hingga membuat Yuuto terpesona dengan aksi pertarungan yang dilakukan Asia.
Yuuto mempunyai tipe gadis yang disukainya. Tipe gadis itu adalah kuat, lembut, sederhana dan menarik hati. Itulah tipe gadis yang ingin dia dapatkan dan akan diperkenalkan kepada sang Ibu.
Jadi, hatinya terpaut dan tertancap pada gadis berambut pirang itu. Dia menyukai Asia. Sungguh-sungguh suka.
Dia ingin masuk ke dalam kuil dan berkenalan dengan Asia. Tapi, pelindung gaib itu sangat kuat dan membuat dirinya merasa kepanasan walaupun berenergi aura positif.
Jadi, dia hanya memilih untuk memandang Asia dari balik pagar batu. Wajahnya sangat kusut.
"Asia ... Gadis itu sangat polos dan sederhana. Aku ingin sekali berkenalan dan dekat dengannya," ujar Yuuto menghelakan napasnya sejenak."Bagaimana caranya ya agar aku bisa berkenalan dengannya?"
Yuuto memegang dagunya untuk berpikir. Sesekali tangannya membenarkan letak topi berbulu khas werewolf yang menutupi rambut pirangnya.
Tempat itu sungguh hening sekali. Jalanan pengerasan yang cukup kecil di sekitar rumah Naruto dan kuil itu. Jalan yang jarang dilalui oleh kendaraan. Karena tempat ini adalah kawasan perumahan warga cukup elit yang bernama Uzuka Housing. Kawasan perumahan yang tak jauh dari Uzuka Gakuen. Masih dalam kawasan yang sama.
WHUUUUSH!
Mendadak angin berdesir dan bertiup menerpa tempat itu.
Yuuto masih saja berdiri di dekat pagar batu kuil itu. Dia masih sibuk berpikir. Sedangkan Asia masih sibuk menyapu halaman yang dipenuhi daun-daun kering. Ia tidak menyadari keberadaan hawa manusia serigala itu.
Karena angin bertiup kencang, membuat pohon-pohon di sekitar kuil menari-nari. Sehingga daun-daun emas berguguran lagi dan terjun ke bawah. Halaman kembali kotor dipenuhi daun-daun kering yang membandel.
Asia pun menghelakan napasnya.
"Haaah, lagi-lagi begini. Jadi, harus menyapu lagi deh," ucap Asia mulai lagi dari awal.
Asia menyapu lagi dari arah pagar depan. Dia berjalan menuju pintu gerbang kuil yang terbuat dari besi.
HIAAAT! DHUAAAASH! PRAK! PAAAATS! BLAAAAAR!
Tiba-tiba, terdengar suara yang sangat ribut. Suara orang yang saling bertarung disertai suara ledakan cahaya yang cukup menyilaukan mata.
Asia menyadarinya.
"Eh, apa itu ya?" lantas Asia menjatuhkan sapu lidi itu begitu saja ke tanah dan segera membuka pintu gerbang untuk melihat apa yang telah terjadi.
KRIIIIET!
Pintu terbuka. Asia pun keluar. Dia sungguh kaget saat melihat dua orang yang saling bertarung antara satu sama lainnya.
"Eh? Gadis itu?!" Asia membulatkan kedua matanya ketika memandang seorang gadis yang sedang melawan seorang laki-laki berpakaian serba berbulu putih. Sebab Asia mengenal gadis yang berpakaian kasual itu. Gadis yang merupakan teman sekelasnya. Gadis imut yang berprofesi sebagai pemburu manusia serigala.
Gadis imut dan kecil. Berambut putih model bob. Bermata kuning menyala. Memiliki kekuatan supranatural sebagai manusia setengah nekomata. Kekuatan supranatural yang sangat gelap. Dia juga pengguna elemen tanah. Dialah yang bernama Toujou Koneko, sang pemburu manusia serigala yang dikenal sebagai "Wolfman Hunter". Gadis yang tinggal di sekitar kompleks yang sama dengan Naruto dan Asia.
Terjadilah pertarungan di depan kuil itu. Antara Yuuto dan Koneko. Juga Asia yang menyaksikannya.
Setelah itu, apa yang akan terjadi selanjutnya?
.
.
.
BERSAMBUNG
.
.
.
MY NOTE:
Chapter 2 update nih!
Halo, semuanya. Apa kabar? Saya kembali lagi dari hiatus saya yang telah lama sekali. Jadi, saya kembali aktif sekian lama bertapa di tengah kabut asap yang melanda kota di mana saya tinggal. Tapi, syukurlah kabut asapnya mulai menipis dan saya udah bisa bernapas dengan leganya. Haaaah ...?!
Oke, abaikan aja di atas sana ya.
Jadi, beginilah kelanjutan cerita tentang Guardian versi baru ini. Bagaimana agak berbedakan dengan versi sebelumnya?
Untuk para musuh yang dihadapi Naruto dan Asia adalah para utusan yang dikirim oleh Raja atau Ratu yang memimpin lima kerajaan gaib. Jadi, di cerita ini masih ada sistem kerajaan gaibnya, tapi lebih menfokuskan ke arah pertarungan, perebutan buku bertuah, dan persaingan merebut cinta dua Guardian itu yaitu Naruto dan Asia.
Madarao dan Hakubi. Dua anjing hantu di anime kekkaishi, saya masukkan menjadi parnert Naruto dan Asia. Persis seperti di cerita anime kekkaishi tersebut. Gimana menurut kalian?
Hm, beginilah yang bisa saya jelaskan. Jadi, kerajaan gaib itu terbagi menjadi lima kerajaan besar yaitu kerajaan yokai, kerajaan vampire hitam, kerajaan vampire merah, kerajaan hantu dan kerajaan werewolf. Terus ada beberapa kerajaan kecil yang tersebar di dunia gaib. Masing-masing dari kerajaan besar telah mengirim beberapa utusan untuk merebut buku bertuah. Karena di dunia gaib, buku bertuah dianggap sebagai simbol pertahanan dan kekuatan yang sangat besar bagi kerajaan yang memegangnya. Buku sang dewa yang dahulunya juga dipakai sebagai simbol dan pertahanan bagi kerajaan besar yang menguasai kota Uzuka. Buku yang sakral, bukan hanya untuk mengabulkan segala permintaan dan menyimpan kekuatan yang terlarang. Juga sebagai simbol dan ciri khas kekuatan besar dari kerajaan tersebut. Jadi, beginilah tentang buku bertuah di cerita ini.
Chapter kali ini pendek ya? Lain kali bakal saya perpanjang, itupun jika ada yang minta cerita ini diperpanjang.
Oke, bagaimana pendapatmu tentang chapter kali ini? Berminat mereview?
Salam dari saya.
Hikari Syarahmia ...
Senin, 12 Oktober 2015
