Go to zodiac dimension

Author: hai semua…. Aku kembali laghii…!

Rinka : haii….! Minna…..!

Rento&rikuo : HAI.!

Rin : author sama charanya kok kompak

Len : entahlah rin

Author : oh langsung aja yaa..! RIN ,LEN BACA DISCLAIMER DAN WARNING *teriak pke toa*

Len : pelan kahh…

Author : truzzz…! Cpt sna baca..!

Len : iiii jhat ampe

Author: weee emangkok

Rinka : wee kam dua! .klo bertengkar jngn disini kach…

Len : ahhh sudah z mau pergi aja

Author : eittt bca dlu…

Len : malazzzz

Diniko : hiiihhh dri pada kam dua begitu, z gantikan len sdh kah…

Author : okey.. sma rin ya…

Rin : eeee sma aku, yeyyyy diniko diluan yaa

Diniko : baiklah….

disclaimer

Vocaloid bukan punya author, tp author mempunyai cerita ini selamat membaca~, happy reading~

Rin : sekarang giliran ku…

Warning : typo dimana –mana, gaje, aneh, abal ,pke bhs sendiri dll

~have a new friend~

Len pov

Hai namaku len kagamine umurku 14 aku loncat kelas dari sd, aku berada dikelas, semua teman ku membicarakan tentang anak baru yg akan datang dan umurnya beda satu tahun dan sepertinya namanya rin kagami ? Itu yg ku dengar…, ketika luka sensei datang ada siswi yg mengiikuti nya dari belakang, apakah itu anak barunya? Manis juga.

"yap tolong tenang..! kalian akan ada teman baru… yap silahkan pekenalkan dirimu.." kata luka sensei,dan aneh nya semua kelas langsung tenang

"watashi no namae wa yamada rin kagami deshu , yoroshku" katanya memperkenalkan diri dan setelah itu kelas riuh

" baiklah kau akan duduk bersama len kagamine. yg disamping jendela situ.., kagamine-san tolong ramah sama kagami -san ya..! " kata luka sensei sambil menunjuk disamping tempat dudukku

"baiklah sensei.." katanya sambil berjalan kearah bangku yg ditunjuk tadi.

"hn.." katanya ku dengan muka yg datar. Kenapa….. dia duduk di sebelahku sih…merepotkan saja huh biar sjalah…. Sudah takdir kok gak bisa ditolak..

Saat dimulai pelajaran aku tidak memperhatikan apa yg luka sensei bilang , mlazzzzz, dan aku agak terganggu dengan yg duduk di samping ku ini, dia melihatku teruzzz saat aku berbalik dia langsung melihat kearah lain dan pura -pura tidak tau, heh biar sajalah inikan bukan hal penting.

Kringg kringggg

Eh sudah bel baiklah aku ke sana atap dulu, aku ada janji…. . saat aku mau ke tangga ada seseorang memanggilku….!

"lennn… !" eh tunggu….. ituu rento…

"lenn… hosh…hosh…hoshhh kau jalan terlalu cepat lenn… "

"eh kau saja… kau yg terlalu lama…. "

"len kok jahat sih3"

"emang kok"

"ahh ke kelasmu saja yookkk kudengar ada anak baruuu di kelas mu… ayo kita kesana , oh yaa tentunya kakakku rinka mau juga kekelas mu…..! "

"hn"

"yeyyyy….. tapi kok jawabnya gitu sih…"omel rento . hehh dari pada dengarkan anak itu lebih baik pergi aja deh

"ehhh tunggu lennnn…!"

Sesampainya di kelas

Setelah aku membukakan pintu kelas, aku melihat rin melihatku dia kelihatannya bingung, tapi saat aku melihatnya dia langsung berbicara lagi dengan diniko

"Lenn mana anak barunya aku mau lihat….." seru rento dengan sikapnya yg uh… apa yaa

"tuh sna…"

"yg manaaaa…."

"yg bersama diniko….."

"diniko...!?"

"hn.."

" diniko-channnn !…." Dan rinto pun teriak didekat telingaku dan dia langsung berlari ke diniko dng cepat. Tadi itu suaranya nyaring padahal dia laki laki… tapi kok suaranya kok gitu….. mungkin dia pake toa…

"oh…ummm hai rento-kun, e…ehhhh " balas nya dengan nada yg lembut dan ringan tidak seperti disebelah ku ini. Tunggu apa yg dia lakukan

Rento pov

Uhhh dimana yaaaa anak baru itu habis dikelasnya len yg aku kenal Cuma len ajahh

"len mana anak barunya aku mau lihattt"

"tuh sna" kata len singkat aku tdk ngerti yg dimaksud len jadi yahhh Tanya lagi tohh

"yg manaaa"

"yg bersama diniko" ehh yg sma diniko…. !?, oh yaaa diniko aku lupa dia sahabatku juga waktu itu tapi semenjak kelas kita berbeda dia jadi merasa tidak bisa lagi bersamaku dan itu karena fans ku semakin banyak

"diniko!?"

"hn" aku melihat diniko dan dia agak berbeda mungkin rambutnya yg hitam sudah panjang. Uhh aku kangen dengan matanya yg coklat tua itu

"diniko channnn !" aku langsung berlari ke diniko dan

"oh umm hai rento-kun, e… ehhh" sapa balik diniko dan aku langsung memeluknya…. Dan semua yg ada di kelas langsung kaget…

"ehhhh rento-kun jangan memelukku didepan umumm"

"ehhh iya maaf" langsun aja aku melepaskannya karena aku juga sudah terlanjur malu dan sebagainya

"ehh diniko-chann kau tidak apa-apa.."kata orang yg disebelah nya diniko

"ummm yaa g gak apa – apa k kok rin- chan"

"umm baiklah klo gituch.."kata orang itu . tapii tunggu namanya rin kan... berarti dia anak barunya…

"kau sudah tau kan…."tiba-tiba len mengagetkan ku dari belakang….

"yaampun lennn jangan kasih kaget kach… hati gueee lemah tauuu "

"ihhh lebay" seru semua temanku kecuali diniko dan len

Rin pov

Lebay banget tuh orang, punya banyak fans tapi orangnya lebay abizzz. Tapi aku masih terkejut dengan apa yg dia lakukan td, dia memeluk diniko… apa mereka berdua ada hubungan..!?

"diniko…. Kau bisa bicara sebentar nanti" bisikku pada diniko

"umm yaa "

Kringggg kringgg 'bel masuk'

Setelah bel masuk aku duduk ditempatku dan diniko pun duduk di depanku ya memang dia duduk didepanku….

Pada saat di pertengahan pelajaran , datang seorang guru. Rambutnya blondy panjang diikat kesamping.

"maaf, mengganggu tapi apa aku boleh pinjam murid yg bernama len kagamine , rin kagami dan diniko yamada ?" kata guru itu dengan sopan, tapi kenapa aku dipanggil, lend an diniko dipanggil

"eh yaa" kata guru yg sedang memberi pelajaran tadi, setelah di beri izin aku keluar kelas bersama diniko dan len… kami dibawa ke laboratorium disitu ada orang dari kelas – yg berbeda yg kuketahui yg disini ada aku , len , diniko, rento dan kakaknya rento yaitu rinka , disampingnya rinka senpai ada laki laki.

"diniko "