Sambutan Author(?):
Yehehe, si Author nista bin abal abal ini.. apdeet! Bedewei saya baru nyadar kalo saya lupa bikin dis kele imer (baca:disclaimer) di Chapter 1. Oh god. Maklum saya sebagai murid KTSP generasi terakhir sebelum kepunahannya dan berlanjut ke K13 jadinya saya ya pikun gitu deh /GAKNYAMBUNGTHOR/. Yaudah disini aja.
.
.
.
.
.
DIS KELE IMER
Sengoku BASARA dan karakternya BUKAN milik saya maupun anda tetapi milik CAPCOM. Animenya milik I.G Production dan Telecom. Tapi yang jelas punya CAPCOM. Yang saya punya cuma ide gaje dari penpik ini dan hatinya abang Yukimura /ENGGAK
.
.
.
.
Best disclaimer ever ten outta ten baby~ /enggak
Oiya, saya udah ngikutin review dari senpai.. /lupanamanya/ buat misahin tiap adegan! makasih udah membantu saya berkembang! /apa
oke, selamat buang-buang waktu baca penpik abal saya!
Yukimura's POV
Kira-kira, sudah berapa lama ya aku berwujud seperti ini? Aku hanya bisa menghela nafas panjang. Menjadi wanita bukanlah hal yang pantas untuk dinikmati. Sama sekali. Aku menatap ke sekeliling ruangan berbentuk persegi empat ini. Ruangan ini cukup luas, tapi tidak cukup luas untuk tidak merasa bosan. Suara ketukan pintu mengalihkan perhatianku.
"masuk!" ucapku agak keras.
Pintu tergeser dan terbuka. Tampak sosok seseorang yang sangat familiar bagiku.
"Danna, kau sudah bangun?" ucap Sarutobi Sasuke, ninja yang melayaniku sejak aku kecil.
"Ya, baru saja, sih." Jawabku.
"ya, baguslah. Aku tidak usah repot-repot membangunkanmu." Ucapnya lalu menyodorkan sebuah nampan yang diatasnya terdapat makanan.
"silahkan, sarapan anda." Ucapnya lagi.
Aku menelan ludah. Yah, memang, aku merasa lapar sekali. Aku langsung menerima nampan itu dari Sasuke.
"Terima kasih, Sasuke!" aku tersenyum padanya.
"a-ah, iya."
Aku memperhatikan wajahnya. Aneh, wajahnya merah sekali. Jangan-jangan..
"Sasuke, wajahmu merah.. kau sakit ya?" aku menaruh nampan itu sejenak dan menyentuh dahinya.
"guwah! Kau panas se—"
"aku tidak apa-apa, danna." Ia meraih tanganku dan menyingkirkannya dari dahinya pelan. Wajahnya sudah tidak merah lagi..
"ah, kau yakin?"
"tentu saja. Saya sangat sehat, danna."
"baiklah.. kalau begitu, aku mau makan dulu! Selamat makan!" aku duduk lalu mulai memakan makanan yang diberikan Sasuke. Dia tersenyum kecil.
"Danna, kau harus belajar makan sebagai seorang wanita."
Aku meliriknya dan menelan makananku. "Aku ini Laki-laki, Sasuke!" gerutuku.
Dia tertawa kecil. "namun anda berada dalam tubuh seorang wanita."
"aku tetap laki-laki!" ucapku setengah berteriak. Suaraku terdengar tinggi dan nyaring. Benar-benar seperti perempuan. Aku tertunduk.
Entah kenapa, sampai sekarang pun, aku masih merasa malu..
Sasuke's POV
Aku memperhatikan danna melahap makanannya sampai habis dengan amat sangat tidak anggun. Berkebalikan dengan penampilannya yang amat sangat feminin, sifatnya sama sekali tidak seperti itu. Dia masih seperti danna yang biasa, lelaki berdarah panas, ceroboh, dan terkadang, jujur saja, bodoh.
"Terima kasih atas makanannya, Sasuke!"
Dia menyodorkan nampan yang sekarang diatasnya hanyalah ada mangkuk-mangkuk kosong. Aku mengambil nampan tersebut darinya.
"baiklah, saya permisi dulu."
Aku berbalik, membuka pintu dan mulai berjalan menaiki tangga. Tiba-tiba sesuatu melintas di pikirkanku.
"ah.."
"ada apa, Sasuke?"
"Tidak, aku hanya penasaran." Aku menoleh ke arahnya.
"kira-kira, apa yang sedang dilakukan Dokuganryuu sekarang ya? Apa dia sedang penasaran dan mencarimu?"
Wajah danna terlihat pucat seketika dan itu mengejutkanku. "ma-maaf danna, aku hanya—"
"AAKU HAMPIR LUPA SOAL MASAMUNE-DONO! ASTAGA, SASUKE, APA YANG HARUS KULAKUKAN?!"
Ia tampak panik. Aku menaruh nampan dan berjalan ke arahnya, lalu memeluknya.
"Jangan panik danna." Aku mengelus pundaknya.
"aku ada disini. Aku akan melindungi dan membantu danna."
"nng.. Saasukee.." kedua tangannya mencengkram punggungku.
Wajahku terasa panas lagi. Jantungku berdegup makin kencang. Tidak. Sasuke. Tenangkan dirimu. Bukankah kau sudah biasa memeluk danna-mu seperti ini? Meskipun sekarang ia berwujud seorang wanita, tidak ada bedanya bukan? Dia tetap seorang lelaki. Ya, laki-laki.
Namun, aku juga jadi khawatir. Apa yang harus aku lakukan ketika dokuganryuu datang?
tidak, lebih parahnya lagi.. bagaimana jika dia juga menjadi tertarik dengan danna, seperti aku sekarang ini? Ahh.. apa yang aku pikirkan?! Sasuke, itu tidak mungkin terjadi!
Sementara itu, tidak jauh dari sana..
Derap kuda terdengar. Tampak seorang pria ber-eyepatch di mata kanannya dengan helm ((a/n lagi:ayolah, itu namanya apa?)) berhiaskan bulan sabit duduk di atas kuda tersebut. Tangannya terlipat di depan dada.
"Masamune-sama!" ((lagi-lagi a/n:apa cuma saya disini yang langsung kebayang suaranya?))
Seorang pria gagah yang memiliki bekas luka di pipinya menyusulnya dari belakang. Tentu saja, dengan mengendarai kuda juga. Pria ber-eyepatch itu tidak menoleh ke arahnya dan hanya memandang lurus ke depan.
"Sebenarnya.. anda ingin pergi kemana?!"
"Isn't it obvious?"
Pria itu menoleh sedikit.
"aku akan menemui rival ku, Sanada Yukimura!"
Back to Sasuke's POV
Aku sedang berjalan dengan santainya, menyusuri lorong dengan santai.
"Lapor, tuan!"
Langkahku terhenti. Aku melirik ruangan Oyakata-sama yang kebetulan pintunya terbuka.
"Ada pasukan menuju kemari!"
"oh? Pasukan dari mana?"
"dilihat dari bendera mereka, itu adalah Pasukan Date yang dipimpin naga bermata satu, Date Masamune-sama!"
Aku tersentak. Oh sial. Apa yang ditakutkan danna (dan aku) benar-benar terjadi. Aku berbalik lalu berlari super cepat menuju kamarku, membuka 'pintu' dan menuruni tangga menuju 'ruang rahasia' tempat aku menyembunyikan danna. Aku mengetuk pintunya dengan keras.
"Danna, danna! Sanada-danna!"
Pintu tergeser dan menampakkan danna yang memasang wajah heran.
"ada apa, Sasuke? Kenapa kau panic begitu?"
"ah, uh.." entah kenapa, berat rasanya bagiku untuk mengatakannya.
"sayangnya, hal yang anda takuti terjadi. Dokuganryuu sedang menuju kemari."
Danna tampak terkejut. Aku membungkam mulutnya sebelum ia sempat berteriak.
"Tapi tenang saja, danna. Aku tahu apa yang harus kulakukan."
Aku melepaskan bungkamanku. Danna menatapku lekat-lekat.
"Sasuke, apa yang akan kau lakukan?"
Matanya seketika membelalak.
"tunggu, jangan bilang, kau akan..?"
"menyamar menjadi danna. Itu hal yang mudah bagiku."
"tunggu, Sasuke, jangan! Kau tidak akan bi—"
"lalu apa ada pilihan lain?"
Aku mencengkram pundak danna.
"ini satu-satunya cara. Kecuali jika kau mau muncul berwujud seperti ini."
"Sasuke, tung—"
Aku berbalik, keluar dari ruangan itu lalu menutup pintu.
"saasukee!"
Yukimura's POV
Aku tidak bisa tidak merasa khawatir. Sekarang aku sedang bersembunyi di balik pepohonan sambil memperhatikan Sasuke yang berhadapan dengan Masamune-dono.
"Ha! Long time no see, Sanada Yukimura. Ya' doin' okay?"
Ucap Masamune-dono pada'ku' yang sebenarnya Sasuke.
"…"
Sasuke diam saja. Ya, karena yang berubah hanyalah penampilannya, bukan suaranya.
"huh? Strange.. kenapa kau diam saja?"
"…"
"hah! Aku tidak peduli, maju, Sanada Yukimura!"
Aku hanya bisa menahan nafas. Sasuke, apa yang sudah kau lakukan?!
Entah sudah berapa lama Sasuke dan Masamune-dono berduel. Sasuke tampak kewalahan.
"ada apa denganmu? Segitu saja sudah kalah?"
Masamune-dono mulai berjalan mendekat kea rah Sasuke.
"membosankan. Kupikir kau lebih dari ini."
Masamune-dono menodong ketiga pedangnya pada Sasuke.
"kupikir kau rival yang pantas. Dugaanku salah. Cukup sampai di sini!"
Masamune-dono mengayunkan pedangnya. Tidak, aku tidak boleh membiarkan ini terjadi!
"maasamune-donoo!"
"ap—"
Aku berlari secepat mungkin dan berdiri di antara mereka berdua sambil merentangkan tangan.
"what the hell? Siapa kau?"
"ini aku!"
Ia memandangiku lekat-lekat dengan tatapan heran.
"tunggu, apa? lalu, itu si—"
"danna, sudah kubilang kau diam saja!" sasuke kembali ke wujud aslinya.
"apa—" masamune-dono tampak terkejut, tentu saja. Begitu juga Katakura-dono, yang sedari tadi berdiri di belakang masamune-dono.
"Sanada Yukimura.."
"kau seorang Wanita?!"
Author Note lagi
hyeahaha~~ abis, akhirnya. Dan jadinya nggak panjang-panjang amat. Orz. Oiyaa.. buat yang bingung gimana caranya Sasuke nyamar, Sasuke kan ninja jadi dia bisa berubah serupa sama orang lain. Inget OVA SenBasa yang episode ke-13 season 2 itu?
Nah, terima kasih karena sudah mau baca~ review/flame? :3
Salam lope-lope,
Auth. S
