Flashback On

"(wake me up) wake me up inside (I can't wake up) wake me up inside (save me) call my name and save me from the dark"

" Moshi moshi"

"Naruto cepatlah turun aku didepan rumahmu !"

"kenapa tidak langsung ketuk pintu ? kenapa harus menelpon ?"

"cepatlah nanti kita terlambat, acaranya sebentar lagi dimulai"

Tut Tut Tut

"dasar sasuke menyebalkan !"

"rambut oke, baju oke, sepatu oke" gumam naruto melihat pantulan dirinya dicermin

"malam ini tidak ada yang mengalahkan ketampanan mu Uzumaki Naruto" ucap naruto lantang bergegas turun menemui sasuke

#-#-#

Suasana meriah di malam perayaan siswa baru di Konoha High School, setelah 6 hari melewati masa orientasi siswa yang begitu melelahkan dan sedikit menyebalkan. Kini siswa baru diberikan kesempatan untuk melepaskan penat untuk merayakan keberhasilan mereka menjadi siswa di sekolah ternama di Konoha. Terutama Naruto dan sahabatnya Sasuke yang mulai mengeluarkan aura playboynya.

"kamu bohong Sasuke !" keluh Naruto yang mulai terlihat bosan dengan acara perayaan

"sabarlah sedikit Naruto" ucap Sasuke sambil memberikan minuman untuk Naruto

"kalau tau seperti ini aku tidak akan mau sekolah disini" Naruto mulai kesal dan mengambil minuman yang diberikan Sasuke

"dari tadi aku perhatikan tidak ada satupun gadis yang menarik seperti kata mu waktu itu" tambah naruto

"sekarang baru jam 19.00 Naruto, baru sebagian siswi KHS yang datang" jawab Sasuke bergegas meninggalkan Naruto sendiri

"Hoi Sasuke mau kemana"

"aku melihat sesuatu yang menarik, kamu tunggulah sampai ada yang menarik perhatianmu"

"dasar Sasuke seenaknya saja meninggalkan aku, lebih baik aku pulang saja" saat Naruto berbalik hampir saja terjatuh karena kehilangan keseimbangannya saat melihat sesuatu yang mengganggu penglihatannya.

"apa itu"gumam Naruto sambil berpegangan ke meja didekatnya

/backsong\

Saat ku jumpa dirinya

disuatu suasana

terasa getaran dalam dada

\stop/

"kenapa ini, jantungku berdetak lebih cepat padahal aku sedang tidak olahraga" gumam Naruto sambil memegang dada kirinya

/backsong\

Kucoba mendekatinya

kutatap dirinya oh dia sungguh mempesona

\stop/

"Sasuke ternyata memang berbohong, ini sama sekali tidak menarik tapi sangat mempesona" meneguk minumannya sampai habis. Naruto mencoba untuk menetralkan detak jantungnya dan berusaha melangkahkan kakinya mendekati objek yang mengunci perhatiannya

/backsong\

Ingin aku menyapanya

menyapa dirinya

Bercanda tawa dengan dirinya

\stop/

"ini sedikit berbeda dari gadis – gadis yang selama ini bersamaku, tenanglah Uzumaki Naruto ini hal yang mudah" tersenyum kaku masih tetap memperhatikan objek yang menganggu penglihatannya

/backsong\

Namun apa yang kurasa

Aku tak kuasa

Aku tak tau harus berkata apa

\stop/

" Hai !" ucap Naruto sedikit berteriak membuat gadis yang mencuri perhatiannya tersentak kaget mendengar suara Naruto yang cukup keras

"ada apa"balas gadis yang disapa Naruto

Namun Naruto hanya terdiam membisu tak mampu mengucapkan kata – kata andalannya saat berhadapan dengan gadis yang menurutnya mempesona tersebut

"hei, ada apa denganmu. Kenapa menatap ku seperti itu" ucap gadis itu yang mulai jenuh menunggunya yang hanya terdiam selama beberapa menit

"Heii Hinata cepatlah kenapa hanya diam saja disitu"

"hei teman teman, sorry membuat kalian menunggu. Tadi ada orang aneh yang menghadang jalanku" ucap gadis yang bernama Hinata itu kepada teman – temannya sambil meninggalkan Naruto yang masih mematung melihat kepergian Hinata

"jadi namanya Hinata, nama yang indah" gumam Naruto

#-#-#

"Tadaima"

"Okaeri Naruto_Kun bagaimana perayaannya menyenangkan ?" Tanya wanita cantik bersurai merah Uzumaki Kushina yang sedang bersantai dengan suaminya Namikaze Minato

"biasa saja Kaa_san tidak ada yang menyenangkan" jawab Naruto sambil duduk

"kenapa wajahmu yang tampan ditekuk seperti itu Naruto" Tanya lelaki tampan bermata biru disebelahnya

"aku malu Tou_san, tadi aku seperti orang bodoh" jawab Naruto yang mulai blushing mendadak bukan Uzumaki Naruto seperti biasanya yang seorang playboy

"siapa yang membuat anak Namikaze Minato dipermalukan, katakan pada Tou_san Naruto. Akan Tou_san beri pelajaran !" ucap Minato tidak terima

"seorang gadis manis yang mempesona" gumam Naruto lirih namun masih bisa didengar oleh kedua orang tuanya yang tersenyum jahil memperhatikan anak semata wayangnya yang mulai beranjak dewasa

"Naruto_Kun !" teriak Kushina senang sambil memeluk Naruto

"cepat kenalkan pada Kaa_san gadis manis itu" ucap Kushina ceria

"ma-ma-maksud Kaa_san apa ?" jawab Naruto bingung

"ternyata anak kita sudah dewasa sekarang Kushina" ucap Minato sambil menepuk pundak Naruto

"Tou_san dan Kaa_san aneh aku bahkan baru berumur 15 tahun kenapa dibilang dewasa"

"hei Naruto kau bahkan Tou_san dulu jatuh cinta pada Kaa_san mu saat berumur 11 tahun"

"Tou_san sudah terlalu sering mengatakan itu kan, lalu apa hubungannya dengan ku"

"katakan siapa gadis manis yang membuatmu jatuh cinta Naruto_kun" Tanya Kushina penasaran

"apa maksud Kaa_san aku tidak jatuh cinta pada siapa pun !" jawab Naruto kesal meninggalkan kedua orang tuanya dan bergegas kekamar

'Buummmm !'

"apa – apaan maksud Kaa_san mengatakan aku jatuh cinta ada – ada saja" ucap Naruto sambil membanting pintu kamarnya yang tidak bersalah

"cuaca malam ini terasa panas sekali"ucap Naruto sambil membuka jaket orange kesayangannya

"mana mungkin seorang Uzumaki Naruto jatuh cinta"gumam Naruto lalu merebahkan tubuhnya diatas kasur king zise bergambar pokemon

"Hinata" gumam Naruto menutup mata

/backsong\

Inikah namanya cinta oh inikah cinta

cinta pada jumpa pertama

Inikah rasanya cinta

oh inikah cinta

terasa bahagia saat jumpa dengan dirinya

\stop/

"kenapa bayangannya tidak hilang dari pikiranku, apa ini namanya cinta pandangan pertama"

"besok aku harus bertemu dengannya dan berkenalan langsung" ucap Naruto semangat dan kembali memejamkan matanya untuk menuju alam mimpi

#-#-#

Matahari mulai bersinar memberikan cahayanya menyinari bumi, burung – burung berkicau menyapa sang surya. Hari telah berganti kini saatnya seorang pria bersurai blonde yang memiliki wajah tampan serta senyuman yang secerah matahari memulai aksinya untuk berburu gadis – gadis cantik dihari pertama sekolah di KHS.

' Tok Tok Tok'

"Naruto_Kun bangun nak, cepat mandi nanti kamu terlambat datang kesekolah" ucap Kushina dari luar kamar Naruto

'ceklek'

"Ohayo Kaa_san" sapa Naruto

"o-ohayo Naruto_kun sudah bangun" ucap Kushina kaget melihat anak kesayangannya sudah bangun tidak seperti Naruto biasanya yang selalu terlambat bangun

"ayo kita sarapan Kaa_san" ucap Naruto mengeluarkan cengiran andalannya

"kebetulan Kaa_san sudah memasak makanan yang enak untuk kamu Naruto_kun dan Tou_san sudah menunggu dimeja makan" ucap Kushina sambil berjalan beriringan dengan Naruto menuju dapur

#-#-#

'kring kring kring'

"akhirnya bel istirahat berbunyi juga" gumam Naruto semangat

"kekantin tidak Naruto" tanya Sasuke

"kamu duluan saja aku sedang tidak lapar" jawab Naruto lalu bergegas pergi meninggalkan Sasuke yang kaget melihat perubahan sikap Naruto dari pagi saat tiba di sekolah

"aku harus segera kekelas Hinata X dua" ucap Naruto bersemangat

Tentu saja Naruto tahu kelas Hinata karena dia sengaja datang pagi ke sekolah untuk melihat pengumuman di mading sekolah penempatan kelas untuk siswa baru

"i-itu kan" langkah Naruto terhenti seakan gravitasi menarik tubuhnya kuat dan tak mampu digerakkan

"Hinata" gumam Naruto yang mulai mengeluarkan keringat dingin

/backsong\

Ku jumpa dia berikutnya

suasana berbeda

getaran itu masih ada

\stop/

"aku pasti bisa, ini hanyalah hal kecil" ucap Naruto melangkahkan kakinya menuju Hinata

/backsong\

aku dekati dirinya

kutatap wajahnya

oh dia tetap mempesona

\stop/

"senyumannya sangat manis sehingga aku tak mampu mengalihkan pandanganku darinya, suara yang begitu lembut namun mampu menggetarkan bumi tempat ku berpijak sehingga membuat ku kehilangan keseimbangan. Apalagi tatapan matanya yang seakan menghipnotisku sehingga sulit untuk bernapas. Ohh Hinata kamu sangat mempesona" gumam Naruto pelan sehingga tak bisa didengar oleh gadis yang saat ini berada beberapa meter dihadapannya

/backsong\

ingin aku menyapanya

menyapa dirinya

bercanda tawa dengan dirinya

\stop/

"Hai, masih ingat pada ku ?" tanya Naruto walaupun keringat dingin makin bercucuran

/backsong\

Namun apa yang kurasa

Aku tak kuasa

Aku tak tau harus berkata apa

\stop/

"siapa ya ?" tanya Hinata sambil memegang dagunya serta menyipitkan mata berusaha meningat lelaki berambut blonde yang menyilaukan matanya

"tadi malam kita bertemu di acara perayaan" jawab Naruto setenang mungkin dan mengeluarkan cengiran andalannya

"Ooh iya aku ingat kau lelaki aneh tadi malam yang berteriak dan menghadang jalanku kan" terka hinata

"hahh jadi kamu menganggap aku lelaki aneh" Naruto sweatdrop

"hi..hi..hi.." tawa Hinata pecah melihat tingkah Naruto

"apa yang lucu ?" tanya Naruto kebingungan

"tidak ada, lalu ada apa kamu menemui ku?"tanya Hinata

"aku ingin mengajak berkenalan" jawab Naruto lantang sambil tersenyum lembut senyuman yang tidak pernah Naruto tunjukkan pada siapapun

"be-berkenalan" kegugupan mulai melanda Hinata karena terpesona dengan senyuman Naruto

"perkenalkan namaku Uzumaki Naruto, panggil saja Naruto atau apapun asalkan jangan panggil dengan marga ku, hobiku adalah makan ramen" ucap Naruto semangat mengulurkan tangannya

"baiklah Naruto_kun" ucap Hinata sambil menjabat tangan naruto

"keinginan terbesarku adalah bisa memilikimu" gumam Naruto

"kamu mengatakan apa aku tidak dengar" tanya Hinata penasaran

"e-eto, perkenalkan dirimu" jawab Naruto gugup

"namaku Hinata Hyuga, hobiku adalah melihat langit biru karena warnanya sangat menenangkan hatiku" jawab Hinata tersenyum membuat Naruto kembali terpesona dengan senyuman Hinata

/backsong\

Inikah namanya cinta oh inikah cinta

cinta pada jumpa pertama

Inikah rasanya cinta

oh inikah cinta

terasa bahagia saat jumpa dengan dirinya

Rindu terasa dikala diri ini ingin jumpa

Ingin selalu bersama

Bersama dalam segala suasana

Inikah namanya cinta oh inikah cinta

cinta pada jumpa pertama

Inikah rasanya cinta

oh inikah cinta

terasa bahagia saat jumpa dengan dirinya

\TBC/

Kali ini terinspirasi dari lagu inikah cinta, jatuh cinta itu terkadang membingungkan terkadang bahagia namun terkadang gelisah saat rindu terasa.