Seoul, South Korea

" APAAA? TUNANGAN? Papa tidak sedang bercanda kan?" Pekik ku keras setelah mendengar ucapan gila papa di pagi hari. Seharusnya pagi ini aku sarapan dengan tenang bersama ayah ku, huang siwon dan juga ibuku, Huang Heechul

" No, my dear, papa tidak sedang bercanda, papa ingin kamu tunangan sama anak teman papa " ucap papa kelewat santai sambil meminum tehnya.

" tapi pa tao kan masih sekolah, tao juga gakmau di jodoh jodohin! Bilang aja papa jodohin tao karena urusan bisnis papa! Pokoknya tao gak mau! Ma, please bantu tao ya ma? "

" mama cuma bisa ikutin kata papa, tao. Lagipula anaknya tampan kok! Baik pula, besok malam kita akan makan bersama keluarga Wu ok? Jadi tao jangan buat janji dengan orang lain ya. Sekarang kamu pergi ke sekolah sana, tuh sehun sudah datang "

" baiklah tao pergi ya bye ma bye pa love u guys "

Aku pun melihat ke arah teras dan melihat sehun dengan La Ferrari hitamnya yang sudah terparkir di depan rumahku, ya, sehun adalah temanku sejak aku kecil,ayah dan ibu sehun sudah sangat dekat dengan keluarga ku, dia sudah seperti kakak untukku

" oi panda! Ada apa dengan mukamu? Pagi pagi sudah jelek sekali. " sehun berkqta sambil memfokuskan matanya kepada jalanan dan sesekali melihat ke arahku

" mama dan papa ingin menjodohkanku " ucapku dengan bibir tertekuk

" keputusan yang tepat! Akhirnya mama papamu memutuskan untuk menempatkan anak panda pada penangkaran yang tepat "

" cih! Sama saja dengan mama dan papa! Aku tidak mau sehuuunnn kumohon bantu aku! Bagaimana jika calon tunanganku itu om om mesum yang memiliki lemak dimana mana, ih jijik banget! " kataku sambil menyalakan radio di mobil sehun

/ sekarang kita sudah bersama the bliz! Group boyband yang sekarang sedang terkenal di korea selatan ini dengan hits nya yang berjudul love me right! Baiklah para pendengar mari kita dengarkan dahulu lagu ini dan saya akan kembali lagi bersama member the bliz! /

" ih jijik banget! Kenapa sih masih pagi uda ada aja si kelompok aneh itu! Apanya terkenal lagi, mereka aja gabisa nyanyi, cuma ngandalin tampang cih " aku pun mematikan lagi radio di mobil sehun

" ya ya ya kau terlalu banyak mengeluh panda, sudah sampai sana cepat turun, kau ingin aku kunci di mobil ya? "

- SCHOOL -

" hunnaaaaa rasanya aku ingin membolos hari ini, kita pergi ke atap sekolah saja ya? Kumohon sebelum menit menit menjelang kematian ku yaitu bertemu dengan anaknya si wu brengsek itu, cih dia pasti yang sudah menghasut papa supaya aku bertunangan dengan anaknya karena anaknya sudah tua dan gendut dan jelek ih "

" baiklah baiklah ayu kita ke atap! Dan jangan selalu menilai orang sebelum melihatnya, kau kan belum tau bagaimana orangnya, siapa tau setelah kau lihat malah jadi naksir lagi! "

" hun kau gak sayang ya sama temanmu ini? Kalau aku benar benar akan bertunangan dengan om om gendut bagaimana? Hah kau ini memang benar benar tidak mengerti! Aku berharap baekhyun ada disini, dia pasti akan memberiku solusi yang sangat hebat, haahhh. Aku jadi merindukan si bawel itu " kataku sambil menatap langit yang cerah.

Aku sudah berusaha menahan airmata sial ini agar tidak turun tapi tetap saja percuma karena berbicara tentang baekhyun selalu hanya akan membuatku beraknir dengan menangis dan merindukan si bawel itu. Dan inilah awal aku membenci kelompok the bliz itu, ya. Baekhyun meninggal karena tertabrak oleh mobil yanb di tumpangi si penyanyi bodoh itu, aku mengingatnya dengan sangat jelas karena saat itu aku dan sehun berada tepat di hadapanya

Dan karena baekhyun bukan berasal dari kalangan atas, kasus meninggalnya baekhyun di tutup rapat oleh pengadilan, seperti tidak pernah terjadi apa apa. Aku sudah meminta papa dan papa sehun untuk membantu tapi tetap saja mereka berkata sudah terjadi.

" sudah jangan mengingatnya lagi kalau mengingatnya hanya akan membuatmu bersedih, baekhyun juga pasti sangat merindukanmu dan berharap kau selalu bahagia dari atas sana, relakan dia tao, dia sudah sangat tenang di surga, arra? " kata sehun sambil memeluk ku yang terisak, aku selalu menyukai pelukan sehun, rasanya hangat sama seperti pelukan papa.

Skip time

Aku terbangun dari tidurku dan melihat ke arah sampingku, aku melihat sehun yang duduk di kemudi mobilnya sambil memainkan gadgetnya, aku tersadar termyata tadi aku tertidur dan sehun membawaku ke mobilnya

" oh sudah bangun kau panda? Aku tidak tahu kau bertambaj gendut, kau semakin berat saja tahu! Makan ini kau melewatkan makan siangmu tao! " sehun menyerahkan bungkus makanan yang kurasa berisi makanan enak, tercium sekali dari aromanya yang enak

" hmm? Apa ini? Bimbibap? Kau membelikan aku ini selama aku tertidur? Terima kasih albino! Kau baik juga ternyata masih mengingat makanan kesukaan ku hehehe"

" cepat habiskan makanamu, aku harus mengantar mu pulang! Kau akan bertemu dengan paman wu kan hari ini? "

" uhhh menyebalkan kenapa di ingatkan sih! Rasanya aku ingin tertidur saja selama 2 hari huh " kataku sambil memakan makananku dengan cepat

" TAAAOO! Cepat turun! Sekarang sudsh jam 7 dan kita akan segera berangkat ke restoran yang sudah di pesan paman wu, kau tidak lupa kan? " mama berteriak dari lantai satu memanggilku.

" yaa maa sebentar! " aku pun turun dengan menggunakan kemeja putih yang agak longgar dan juga ripped jeans serta sepatu converse ku yang sudah usang karena terlalu sering di pakai

" tao mama mohon bersikaplan manis di depan paman wu dan anaknya mama tau kau pasti akan sangat menolak ini tapi mama mohon jadilah anak baik selama disana ya sayang? "

" ya ya ma tao akan menolak pertunangan ini secara halus di depan paman wu dan anaknya yang pastinya mukanya seperti om om mesum itu! "

" heii wu jongdae! Sudah lama ya rasanya kita tidak bertemu! Kau terlihat semakin muda saja! " kata papa kepada paman wu, ya aku sudah sangat bosan dan segera ingin melihat anaknya yang tidak laku itu, cih dia pasti sedang ketoilet membasahi rambut botaknya dengan air

" hai juga huang, ya kau benar, sudah lama sekali kita tidak bertemu, waktu itu kau belum mempunyai tao, uh dia manis sekali! "

" heii minseok ya! Apa kabarmu? Aku merindukan kau sekali! Dimana anakmu min? "

" aku juga sangat merindukanmu chullie! Dia masih ada urusan, dia bilang dia akan datang sedikit telat, jadi ayu kita makan dulu! "

Aku hanya bisa terdiam sambil melihat kedua orangtua ku yang sedang menobrol dengan keluarga wu seperti sudah sangat dekat, dan kemana juga anaknya yang penuh lemak itu? Apa dia masih di rumah memilih pakaian untuk menutupi lemak di tubuhnya itu? Pffftt aku hampir saja tertawa keras. Aku akan mengirim sehun pesan teks

/ hei hunna! Guess what? /

/ apa? Kau sudah bertemu dengan si muka tua penimbun lemak itu? /

/ pfftt rasanya aku ingin tertawa sangat keras hun, tapi tidak, si botak itu belum juga datang /

/ hmm kurasa dia sedang menyisir rambut botaknya itu dan memaikan gel kepada rambut botaknya itu /

/ HA! Aku juga berpikir seperti itu! /

/ kita sama! Apa kau sudah makan panda? /

" selamat malam paman huang dan bibi huang, maaf aku terlambat "

Aku mendengar suara berat berdiri di sampingku, aromanya sangat harum, seperti mint? Aku perlahan lahan menghadap ke sampingku untuk melihat calon pemutus masa depanku dan...

Semuanya gelap gulita dan aku tidak merasakan tubuhku lagi

/ TBC /

Haiiii semuanyaa aku seneng banget kalian pada respon soal ff baru ku inii, sumpah aku bener bener pikir ff ku ini akan berakhir dengan aku penulks dan aku juga pembaca satu satunya hahahahaa, serius aku bener2 ga nyangka ada yang mau baca ff ini, terimakasih semuanya ya! Aku balas review kalian di update selanjutnya yaa heheehehe, dAn kalau tulisanya jelek banget harap di maklumin yah.. Aku soalnya baru pertama kali nulis sih, kalau alur nya kecepetan Atau malah kelambatan(?) harap kasih tau aku ya, atau ada yang kurang atau gimana kasih tau aku aja gapapa kok! Btw ini pada maunya gs atau yaoi? Aku belum tau nih kalian pada maunya gimana, harap isi di kotakreview yaa? Saran kalian sangat berharga untuk aku! Makasi ya semuany semoga yang ini ga ngecewain!

Jakarta,11 november 2015 05.05 PM