["Baby, kau sedang sibuk?"]
["Aku sedang ada siaran radio, Yifan. Ada apa?"]
["Yah :'( Tadinya aku ingin meneleponmu. Aku rindu suaramu, Soo T_T"]
["Jangan memasang emot menjijikkan seperti itu, Yifan! Kau pikir berapa umurmu?! Lagipula bukankah kemarin malam kita juga sudah teleponan berjam-jam? Dasar."]
"Kenapa my Baby segalak ini sih?" Kris merengut kesal. Megan yang berada disampingnya hanya menggelengkan kepala. Memaklumi betapa OOC nya anak asuhnya itu, ketika sudah menyangkut masalah sang kekasih.
["Aku kan hanya rindu. Kenapa kau marah-marah begitu, honey?"] Niatnya, Kris ingin memasang emot sedih juga. Tapi takut Kyungsoo makin kesal, ia urungkan niatnya. Padahal kan, emot bisa jadi alternatif untuk menunjukkan emosi. Kris tak habis pikir kenapa Kyungsoo-nya menganggap itu menjijikkan.
Tapi tak ada balasan dari Kyungsoo setelah itu. Kris hanya menunggu dan bolak-balik menatap hp di genggamannya. Dan ketika teriakan dari Sutradara yang mengisyaratkan waktu istirahat telah habis terdengar, balasan yang Kris tunggu tak kunjung datang.
Dengan gontai, Kris memberikan hp nya pada Megan, dan beranjak dari kursi istirahatnya. Tanpa tahu setelah itu sebuah pesan masuk.
Megan yang kaget, tak sengaja membukanya.
Terlihat senyum menghiasi wajah sang manager begitu membaca sebaris pesan yang masuk.
["Aku juga rindu, dear. Nanti malam kutelepon ya…"]
…
EXO dan Kris milik Management mereka masing-masing
Kris x Kyungsoo
Romance, Drama, Friendship
.
.
.
.
.
Don't Worry My Dear
.
.
.
.
.
"Sudah selesai chatting-an dengan kekasihmu?" sindir Suho melihat Kyungsoo yang senyum-senyum sendiri menatap smartphone-nya.
"Apa sih, hyung! Jangan keras-keras!" balas Kyungsoo kesal. Tidak sadar apa, saat ini masih banyak orang yang bisa saja mencuri dengar.
Sekarang Kyungsoo tidak perlu lagi menutupi hubungannya dengan Kris, terutama di depan member EXO dan managernya. Ngomong-ngomong, managernya juga tahu karena Kyungsoo sendiri yang memberitahu. Kau pikir siapa yang mengizinkan Kyungsoo ke China saat itu kalau bukan sang manager?
Mengingat itu, Kyungsoo merinding sendiri. Betapa murkanya sang manager mendengar hubungan tabu Kyungsoo dengan mantan anak asuhnya, Kris. Tapi tak bisa juga melarangnya. Pesannya hanya satu, keduanya harus bisa menutupi itu dari publik.
"Dia sedang tak ada jadwal?" lanjut Suho menginterupsi lamunan Kyungsoo.
"Ah, sedang istirahat syuting sepertinya." balas Kyungsoo singkat.
"Suho-ssi, D.O-ssi, sudah selesai bersiap-siapnya?" seorang wanita dari bagian perlengkapan menghampiri mereka.
Suho dan Kyungsoo kompak mengangguk.
Sebelum menaruh hp-nya di tas, Kyungsoo membaca pesan terakhir Kris yang belum ia baca karena obrolannya dengan Suho tadi.
["Aku kan hanya rindu. Kenapa kau marah-marah begitu, honey?"]
Kyungsoo tertawa kecil. Tidak salah badan dan suaranya besar, tapi kelakuan manjanya selayaknya anak umur 5 tahun. Kyungsoo tak habis pikir mengapa ada makhluk seperti Kris di dunia ini.
Dengan senyum yang tak bisa ia tahan, Kyungsoo mengetik singkat sesuatu untuk membalas pesan sang kekasih.
.
.
.
.
.
["Aku juga rindu, dear. Nanti malam kutelepon ya…"]
...
.
.
.
.
.
Sungguh update-an yang singkat namun baru diposting setelah sekian lama. Maafkan daku yang pemalas ini :" Lagi fokus buat nyeritain masa lalu keduanya saat Kris masih di EXO dan itu sulit sekali X'D Jadi harap maklum jika hanya bisa memberikan sedikit interaksi keduanya wkwk
