TOSERBA

By: Hikary_Cresenti

Disclaimer : Bleach itu punya Om Tite Kubo, katanya sih begitu.

Rated :T aja deh, kalau M ntar ketinggian, dan kalau K terlalu rendah jadi di tengah-tengah saja.

Warning :OOC( sudah pasti), Gaje(jangan ditanya lagi), mistypo( Saya masih beginner, jadi masih ada kekurangan)

Selamat Menikmati ya( emang makanan?)

Kini bangunan, atau mungkin lebit tepat disebut sebagai gubuk bekas pengeboman Amerika di Jepang pada kota Hiroshima Nagasaki telah berdiri dengan lesunya(?). Bangunan yang terbuat dari kayu-kayu gratisan dan akan runtuh jika terkena hujan itupun telah berdiri. Meskipun dari luar Renji telah mencatnya dengan cat Aqua Proof. Tapi sepertinya percuma.

"Oke! Jadi kita mau jualan apa?" tanya Shuuhei.

"Hm… pisang!" usul Renji yang langsung mendapat jitakan dari Ichigo.

"Kosmetik!" usul Yumichika yang langsung ngebuat semuanya illfill.

"Atau Semangka?" tanya Toushirou.

"Hm bagaimana jika barang-barang kelontongan?" tanya Ichigo.

"Hah jual lontong? Aduh Ichi masa jualan lontong sih?" protes Yumichika dengan gajenya.

"KELONTONG!" sorak Ichigo seraya menggemplang kepala mbak Yumichika dengan sisa-sisa kayu.

"Jadi kelontong itu apa?" tanya Ikkaku yang baru sadar.

"Kelontong itu bahan harian. Masa elo-elo nggak tau sih?" tanya Ichigo.

"Ya mana kami tau! Di soul society nggak ada yang begituan!" protes para shinigami tersebut.

"Jadi barang harian yang elo maksud itu kayak beras, dan cabe gitu?" tanya Renji.

"Benar! Yang pasti barang-barang harian!" kata Ichigo.

"Baiklah! Ayo kita cari!" kata Renji. Dan tanpa aba-aba mereka segera berpencar, sebelum Ichigo belum sempat protes.

"Aduh… gue kan belum selesai bicara. Ah, gue susul deh. " kata Ichigo yang segera mengelilingi kota Karakura dengan shunpo.

Toko Beras,
Di tempat ini terlihat Renji yang tengah sibuk menyeret beras dari gudang keluar, seperti maling yang lagi beroperasi.

"Renji! Elo ngapain!" tanya Ichigo yang kaget dengan ulah sang nanas berjalan itu.

"Elo nggak liat gue lagi nyeret nih beras? Baka Mikan?!" gerutu Renji yang sudah nyeret 4 karung beras dengan berat 100 kilogram itu.

Dan sebelum Ichigo sempat protes Renji sudah hilang dengan beras-beras tersebut.

"Dear god!" gerutu Ichigo seraya menepuk jidatnya. Lalu ia kembali bershunpo ke tempat lainnya.

Toko Kosmetik(?)
Di tempat ini terlihat sang banci tamang lawang yang lagi ngangkat kosmetik berkardus-kardus beserta dengan lemari hiasnya.

"Yumichika! Elo ngapain lagi?" tanya Ichigo yang sudah mulai kerepotan dengan ketidak warasan teman-teman tercintanya ini.

"Nggak lihat, Boku lagi nyeret nih kosmetik?" tanya Yumichika.

"Iya, tapi nggak usah sam-"

Lagi-lagi Yumichika telah menghilang sebelum Ichigo berhasil mengomentari hal itu. Maka dengan sangat terpaksa Ichigo pergi ke tempat lain.

Toko Buah
Di tempat ini terlihat seorang bocah ubanan yang asyik menyeret 4 karung buah-buahan beserta 12 kotak buah-buahan lainnya.

"Toushirou! Kenapa elo-"

"Udah elo diam aja jeruk!" maki Toushirou dan langsung pergi dengan menaiki Hyourinmaru.

"Woi! Matte- Yah gue ditinggal. " gerutu Ichigo. Maka ia pun pergi ke tempat selanjutnya.

Toko Minuman,
Di tempat ini terlihat orang-orang yang mengejar minuman-minuman terbang( dalam penglihatan manusia) atau lebih tepatnya dibawa oleh sang landak.

"Hisagi-san! " sorak Ichigo.

Namun sayangnya sang landak tak mengacuhkan panggilan Ichigo dan melesat ke langit dan menghilang.

"Wah, kok minumannya terbang?" komentar seorang pria.

"Dewa turun," komentar pria lainnya.

Sedang Ichigo hanya sweatdrop dengan kegajean yang ditimbulkan teman-temannya. Maka ia segera ber-shunpo ke tempat lain.

Toko Kelontong,
"What the… " Ichigo langsung tidak bisa berkomentar apa-apa, melihat Ikkaku dan Zanpakutou-nya Houzukimaru, bergotong royong mengangkat berbagai benda-benada dari toko kelontong yang ada.

"Ichigo! Kebetulan! Ayo bantu!" sorak Ikakku.

"Tapi mencuri itu dosa. " kata Ichigo dengan tampang polos.

"Udah, di soul society nggak ada yang namanya dosa. " komentar Ikkaku. "Dan kalau koid elo juga bakal ke sana tuh. " kata Ikkaku lagi.

Maka ahirnya Ichigo setuju dan mengangkut barang-barang tersebut.

Toko Kelontong Shinigami( masih belum ada nama soalnya)

Di sekitar tempat itu telah penuh berbagai barang-barang, seperti alat elektronik, beras, pisang beserta pohonnya dan benda-benada lain yang tidak perlu author jelaskan.

"Oke sudah terkumpul, Chi. Tinggal di susun, " kata Renji semangat.

"Lah… ini apa? Kok ada bando dan daster helo kitty? Ini punya elo Yumi?" tanya Ichigo.

"Enak aja. Nggak level," kata Yumichika seraya bercermin di depan cermin setinggi 3 meter itu.

"Itu punya gue!" sorak seseorang.

Saat berbalik mereka langsung melotot dengan keindahan yang tak dapat terdeskripsikan itu.

"Elo!" sorak semuanya.

Siapakah sosok indah yang menyilaukan mata itu?
Apakah bapaknya Ichigo pulang ngebawa band Aqua timez?
Ataukah Byakuya muncul sambil bawa kimono dan furisode(ngaco)
See you in the next chapter!

TBC

Hya gommen telat dan pendek -_-

Dan setelah dipikir-pikir balik pakai pen-name lama saja(duagh).

Balas Review:

Ryouna X Kabuto: Hehe arigatou. Kirain garing. Iya, gara-gara anda saya ikutan ketularan virus Aqua timez, sampai-sampai nangis pas denger lagu Sen no yoru wa koete. Udah, kita nonton di you tube aja wkwkw. Oke deh, Jya ne!

Yuzuna Yukitou:Wkwkwk begitulah Yuzu hehe. Hue membagi diri itu repot loh… dan sayakan bukan muridnya si Narto Saipudin yang bisa jurus seribu bayangan(nah loh? Ngaco kemana nih) Oke deh! maaf baru update! Dan di tunggu juga cerita Yuzu yang di Kurobas# lambai-lambai bendera merah putih

Ryuusei Yukimaru: Wah, awas nabrak gedung ntar wkwkwk. Oh aizen? Oke tenang don`t worry be happy. Hehe arigatou gozaimasu.

Varill :Wah, kayak lagunya Yumi teng-teng yang alamat galau ya? #duak. Hehe panggil Hika juga nggak apa-apa kog, no problem. Wah jangan banyak-banyak
- ntar muncul si mbak jempoler loh wkwkw makasih atas reviewnya.

Oke saya juga mengucapkan terimakasih banyak pada readers yang sudah mau membaca dan ngefave hingga ngefollow cerita yang nggak jelas muaranya ini. Ada yang mau RnR lagi?