VerryBerry by Sakinoyami Usagi

Warning! NewAuhthor! TonyDia, TonyGina, Slice of Life, Romance, Friendship, OOC-ness, Typo(s), EYD, etc.

Vers: Harvest Moon Hero of Leaf Valley


[Tony POV]

Apa aku telah berbuat salah kepada Dia? Sepertinya dia tidak suka dengan pemberian ku tetapi Gina tampak baik-baik saja. Kini aku sudah pulang dari tempat kerja Marta dan berniat untuk kembali ke rumah, kepala ku rasanya sakit sekali dan berniat untuk tidur.

Jam berapa ini? Saat aku melirik jam beker ku, ternyata jam menunjukkan jam setengah 2. Apa benar aku akan tidur di jam segini? Mungkin aku ketempat yang jalannya bersebelahan Crystal Bay. Mungkin aku ke sana untuk meminta maaf kepada Dia, dan aku akan memberinya sebuah bunga.

Aku berangkat dari tempat tidur ku dan berjalan ke luar rumah, aku berjalan menuju Flourist Shop siapa lagi kalau bukan toko Lyla. Dia memang perempuan yang ramah dan cantik tapi Louis mengambil hatinya duluan, hahaha... apakah aku menyukainya? Tidak.

"Tony... Ogenki desu ka?" tiba-tiba sebuah suara menghentikan diri ku, ternyata Lyla.

"Genki desu, tapi tolong pakai bahasa Inggris saja Lyla." Lyla terkekeh lalu menghampiri ku dan mengasih ku sebuah Wild Mint Flower.

"Eh?"

"Ini buat kau, siapa tau kau butuh Wild Mint, Louis tidak suka bunga liar ." Ucap dia, aku mengangguk saja.

"Tapi 'kan bukannya Wild Mint bisa di tanam?" tanya ku sedikit tidak mengerti.

"Ah maksudku Louis kira ini bunga liar karena namanya Wild." Jawab Luka sambil tersenyum.

Hari ini adalah musim panas, yang ku pikirkan adalah Wild Mint ini sudah kepenuhan stok bukan Louis tidak suka. Mungkin ini bisa jadi hadiah peminta maaf ku ke Dia, ya mungkin. Aku berjalan ke Starling Ranch melihat Bob sedang keluar dari rumahnya.

"Ah itu Daniel, ini untuk mu sebuah Milk ukuran L." Tunggu apa?

"Jangan tanya kenapa, aku ingin bertemu Gwen dulu." Katanya lalu pergi ke Woody's Carpentry meninggalkan ku.

Kenapa bisa ada orang tiba-tiba mengasih ku hadiah? Banyak alasan pula, ya sudahlah gratis gini. Kini aku mulai berjalan ke arah Plaza dan belok ke Clove Villa, kulihat ada Gina di luar sedang menyapu, aku pun menghampirinya.

"Gina!" panggil ku lantang, ia menoleh ke pada ku dan tersenyum lembut.

"Ada apa Tony?" tanya Gina, aku menggeleng pelan dan berkata mencari Dia.

Gina bilang Dia sedang menyindiri di kamarnya, haa... Dia memang selalu begitu kalau sudah ngambek, memangnya aku salah apa?!

"Kau salah ngasih hadiah bocaaaah."glek.

Uh? Suara Harvest Goddess? Mau apa dia? Ah sudah, aku tak peduli dengannya. Tapi omong-omong dia benar juga ya, aku mungkin mengasih VerryBerry liar adalah hal yang tak koheren.

Aku masuk ke Clove Villa di sambut oleh Martha, aku bertanya dimana Dia dan ia berkata Dia ada di kamarnya di atas. Aku berjalan ke atas dan berhenti di kamar Dia, aku mengetuk pelan.

"Aku tak mau di datangi tamu, siapa pun itu. Grandma maupun Gina." Balasnya dingin, aku diam membeku sebentar.

"Ah ini Tony, Dia..." kata ku selembar mungkin agar dia mau membuka pintunya.

Tak terduga memang itu yang terjadi, Dia membuka pintunya dan mukanya menatap lantai dengan muka yang... ugh? Imut? Ada apa dengan ku? Dan juga jantung ini tak berhenti-henti untuk diam.

"Mau apa kau?" tanya Dia sinis—tapi sambil memalingkan kepalanya.

"Ah tidak, aku hanya ingin memberi mu Wild Mint dan Milk ukuran L. Terima lah, aku ingin berminta maaf dan hanya ini yang ku punya." Ah, kenapa terdengar seperti orang miskin yang memberi preminya maaf kepada orang yang penuh kaya? Mirip.

"A-ah Tony... harusnya aku yang berkata. Watashi no sei." Dia yang salah? Tidak ini aku.

"Tidak Dia, aku lah yang salah bukan salah mu. Dan to-tolong pakai bahawa inggris ya... so-soalnya belum lancar dengan bahasa kakek ku, ahaha..."

"Uhuk! Khihihi.." terdengar sekali, benar-benar terdengar bahwa Dia menertawai ku.

Lama kelamaan Dia mulai tertawa sedikit lantang dan memegang perutnya setelah itu tersenyum dan menampilkan muka dengan ada efek-efek blushnya. Aku terkesima dan memalingkan wajah ku, ia mendekati diriku dan mengambil Milk L dan Wild Mint.

"Ini saja sudah cukup, maaf aku terlalu cemburu—"

"Kau apa?" tunggu, apa aku mendengar dia bilang cemburu?

"Ti-tidak! Benar.. tidak!" lalu dia melambaikan tangannya ke depan dan memalingkan muka semerah tomat.

"Ahahahaa kau lucu ya!" kata ku sambil tersenyum, dia melihat ku dan sepertinya geram dengan tawaan ku.

"A-ah..." aku mulai canggung, bagaimana ini?!

"Aku sebal! Tony bodoh!" mendengar kata-katanya aku mendekat dia dan memegang kedua tangannya dan berakhiran Dia menempel di dinding, muka kami pun hanya berjarak 5 cm.

"Kau yang bodoh! Kenapa menampilkan muka seperti itu, kalau kau seperti ini terus-menerus aku tak kuat untuk menahan mengasih mu Blue Feather!—" ups salah bicara.

Dia langsung memerah seperti tomat aku hanya diam dan menutupi mulut dengan mata tak percaya, dia juga tak percaya dengan perkataan ku. Kami berdua saling diam, tak ada satu pun yang ini bicara. Aku akhirnya memutuskan untuk berkata.

"A-aku, ya aku menyukai mu." Kata ku diam.

Kenapa aku menyukai Dia?

Padahal aku tak mengenal Dia baik-baik...

Bagaimana kalau Dia tak menyukai ku?

"Tony! Huaaaaa... hiks." Dan hal tak terduga terjadi lagi, tak ku sangka Dia akan memeluk ku dan menangis.

Aku mengelus pucuk kepalanya dan tersenyum lalu mempererat pelukan dari Dia, Dia hanya tersenyum sambil berlinang aku tersenyum dan mulai menghapus air matanya.

Lalu setelah itu? Bibirnya kami mulai bersatu, biarkan saliva berjatuhan. Yang ku pikir hanya satu.

"Aishiteru Dia-chan."


TAMAT


Author: Hai minna-san, nama saya Sakinoyami Usagi. Semua kesalahan pada Chapter 1 tolong maafkan karena saya udah lupa-lupa ingat dan sekarang saya main lagi HoLV.

Note: Maafkan kalau ada EYD salah dan Typodan bertebaran, apalagi Romance picisan. Ini ada beberapa kalimat yang berbahasa Jepang serta artinya;

Ogenki desy ka?: Bagaimana kabar anda?

Genki desu: Baik.

Watashi no sei: Ini salah ku.

Aishiteru Dia-chan: Aku mencintai mu Dia.