Summer | The Object (Chap 2)
Hai haiiiii,, author datang dengan FF part selanjutnya, tapi masih memebahas tentang object dan kalo selesai dipart ini mungkin part selanjutnya bukan the object lagi subtitle… hehehe bdw, kalo kalian bingung maksudnya gmna, sini author jelasin…
Main titlenya itu "SUMMER" nah Subtitlenya itu yang ada dibalik symbol (|) itu, setelah part awalan part selanjutnya bisa tetap atau berubah sesuai author mau bleee hahahaha …
Cast : Byun Baekhyun EXO, Park Chanyeol EXO, and other (temukanlah kejutankejutan cast dari author hahahahaha *ngakak evil*
Genre : Romance, genderswitch, fluffy (?), anything~~~~~~~~~~
Rate : T – aman deh tenang ,author kaga ngerti soalnya bikin Nc-nc'an, kalo ngerti mungkin tak bikin *eh
READ: DISINI BYUN BAEKHYUN JADI YEOJA, DAN PARA `UKE` DARI COUPLE EXO YANG MUNCUL DISINI JUGA AUTHOR SIHIR JADI YEOJA!
Happy read chinguu :3~
Keqibrothbraaa~~
.
.
.
'Kuharap eonni tidak marah sehabis aku menceritakannya' kudengar suara kyungsoo sedikit terdengar mengisyaratkan keseriusan.
'Ne baby, ceritakanlah' ucapku tenang. Jujur aku sedang tidak ingin bicara serius sekarang ini… Ini liburannku…
'begini ceritanya, ketika aku dan Kai kembali dari acara sarapan bersama kami tepat saat aku turun dari mobil aku melihat Kris keluar dari butik dan saat itu dia juga melihatku dan kau tau apa, dia tersenyum. Senyumnya sangat menyeramkan seperti seorang psikopat kau tau itu, aku bergidik ngeri sampai-sampai bodohnya aku membiarkannya pergi tanpa meminta penjelasan, akhirnya ketika aku masuk aku bertanya dengan receptionis kita, dan katanya Kris datang mencarimu dan pegawai itu mengatakan bahwa kau pergi korea beberapa hari yang lalu… maaf eonni aku tidak sempat mencegahnya dan mungkin sekarang dia sudah menuju korea… bagaimana ini eonnii?' ya tuhan bagaimana kau mencipatakan manusia yang kelewat cepat dan pandai berbicara seperi Kyungsoo… oh tuhan anak ini membuatku bingung, tapi aku mengerti dai terlalu gugup…
'Ah, tidak papa. Itu tidak mungkin terjadi. Dan jika itu terjadi….' Tiba-tiba kata-kataku ketika aku melihat seorang lelaki tinggi dengan kaki panjang sedang bermain basket dilapangan basket tepat ditengah taman tempat sekarang aku berdiri, dia tampan, matanya tajam, bulat indah, tubuhnya sangat benar-benar sempurna, rambut gitam itu…
'Eonnii kau baik-baik saja… Eonniii! Eonnniiiiiiiiiiiiiii'
Kyaaa, aku yakin telingaku sekarang bermasalah , karena terlalu asyik tadi aku tidak sadar bahwa sedang berbicara dengan kyungsoo. 'ah ne, kalau itu terjadi aku punya pelindung dini. Papaaayy, jaga dirimu baik-baik ne, kesinilah bersama Kai. Aku menunggumu' Piip aku langsung memutus sambungan telpon itu dan menekan tombol kamera di polselku kuarahkan kearah namja yang sedang berlari sambil mendribel bola dan siap melompak *Crek* -Backsound gagal- 'Gotcha' gumamku…
.
.
.
Sejak tadi aku hanya berkeliling dan memotret pemandangan yang menurutku bagus,lucu, dan indah. Dan terkadang aku memotret diriku sendiri ditengah-tengah keramaian, memalukan memang tapi tidak lucu jika aku berlibur tapi tidak ada potretku ditempat beliburku, sedikit merepotkan berlibur sendirian, itulah yang kurasakan sekarang.
.
.
Membeli Ice Crea dan duduk dibawah naungan pohon disepanjang lapangan basket, disini sejuk tapi sepi. Karena namja yang kupotret tadi dan teman-temannya sepertinya sudah bubar… hmm biarlah yang jelas aku sudah dapatkan beberapa fotonya..
Kalian berfikir aku gila, karena sekarang aku memandang foto namja itu dan tersenyum sendiri… sampai akhirnya ada seseorang memanggil ahhh tidak, bukan memanggil tapi memekikkan namaku…..
'Baekkiieee-aahhh bogoshipoyoooo~' kutolehkan kepalaku kearah suara itu dan ternyata itu Luhan dia sekarang berlari kearahku aku langsung saja berdiri dan juga berlari kearahnya sambil merentangkan tangan mengikuti gerakananya hahahah…
'Kyaaa, sejak kapan kau disini sedang apa? Dan bersama siapa? Aku merindukanmu baek?' Ya anak ini tidak berubah ,bertanya bertubi-tubi setelah melepas pelukannya kepadaku. Sebelum aku menjawab pertanyaannya aku melihat kebelakangnya dan melihat dia tidak sendiri, dan dia bersama seorang namja yang kurasa pernah melihatnya…
'Bisakah kau bertanya satu-satu luhan.' Dia hanya tersenyum 'aku baru 2 hari disini aku sedang berlibur, aku hanya sendiri dan aku juga erindukanmu Luhannn' lanjutku cepat sambil memeluknya kembali..
'Yaa! Beraninya kau kesini sendiri tanpa ditemani seorang pun setelah hampir 10 tahun kau meninggalkan korea, kau tidak takut tersesat eoh?' tanya luhan bertubi-tubi, oh tuhan cukuplah Luhan dan Kyungsoo jangan tambahkan lagi yeoja cerewet seperti ini lagi yahhhhh~
'Ya! Kau jangan meremehkan ku rusa..' setelah mendengar jawabanku aku dan dia hanya cekikikan sambil mengingat-ngingat betapa beruntungnya bisa bertemu lagi sampai seseorang menginterupsi Luhan untuk menoleh…
'Ehem' Luhan hanya menoleh dan tersenyum aneh 'apakah aku mengganggumu chagi?' lanjut namja itu.
'ah mianhe chagi, aku terlalu merindukan anak ini maaf ne'
'nah Baekhyun kenalkan ini Sehun, dia… dia namjachinguku dan sehun ini Baekhyun sahabatku' aku hanya terkekeh melihat tingkah Luhan..
'Annyeong, aku byun baekhyun salam kenal' kataku sambil membungkukkan badan
'Aku oh sehun, salam kenal' jawabnya sambil membungkukkan badan (juga)
Setelah perkenalan singkat itu ,aku Luhan dan Sehun pergi kesebuah outdoor café yang kurasa cukup nyaman untuk makan siang karena cuaca siang ini tidak terlalu panas, dan aku juga tidak perlu menghawatirkan kulitku akan menghitam karena aku selalu membawa sunblock –ups-
.
.
'hei baek? Kenapa kau bisa berfikir berlibur kesini? Kenapa tidak ketempat lain eoh? Ke China atau Kanada bersama Krismu? Dan mana Kris, kau masih berpacaran dengannya kan? Atau kau sudah menikah?'
'OH LUHANNNN!'
'Mwo? Namaku Bukan OH LUHAN, tapi XI LUHAN'….
'Ya! Maksudku bisakah kau bertanya satu-demi-satu luhan? Kau membuatku bingung' sungguh demi segala telur hangus yang kuciptakan ketika belajar masak, Luhan tidak pernah berubah!
'hehe Mianhee, aku terlalu bersemangat. Oke, Kenapa kau belibur kesini?' tanya luhan sekarang nada bicaranya lebih teratur dan kulihat sejak tadi Oh sehun hanya cekikikan melihat Luhan…
'Ah, aniyo.. aku hanya rindu tanah kelahiran saja dan aku mungkin akan menetap disini setelah appa benar-benar mengijinkan.. dan apa tadi kau menanyakan tentang Kris? Aku sudah tidak berhubungan dengannya karena dia yang memutuskanku?'
'Mwo!' Luhan terlonjak dan menggebrak meja seperti preman, yaaa, yeoja ini!
'ke…keennaa..paa chagi?' nampaknya sehun sedikit terkejut dengan reaksi Luhan…
'Aniyoo,, gwechanayo chagi..'jawab Luhan dan langsung menyambung perkataannya atau tepatnya pertnayaannya 'Kau bisa-bisanya putus dengannya dan kenapa dia memutuskanmu? Kau selingkuh eoh? Kau dekat dengannya sejak kecil dan mungkin kau sudah menyukainya sejak kecil dan dia memilihmu diantara Princess lainnya,,,, kau gila baek?' sergah Luhan dengan mata berapi-apinya-,-
'Yaaa! Pabbo Luuuuu! Aku tidak berseligkuh, malah dia yang berselingkuh. Tepatnya memilih Yeoja lain… dan aku rasa ini lebih baik Lu, sudahlah tak usah bahas dia' Jujur aku agak sedikit terganggu jika ada yang membahas soal itu lagi. Ya aku tidak bisa berbohong kalau aku masih mencintainya, tapi aku terlanjur sudah membenci ah tidak, bukan membenci tapi mencoba berhenti, cukup aku terlarut kesedihan sampai disini dan tidak lagi. Jadi biar saja dia mengejarku kembali, tapi tidak akan aku kembali biarpun dia membelikanku eyeliner termahal didunia~~~~~~~~~~ *kaugilabaek*
.
.
.
'Hwaahh, lelahnya… ' Kakiku sedikit pegal. Lumayan juga hari ini, sejak tadi pagi aku baru pulang sore begini mungkin sudah hampir malam dan aku hanya sekali menumpang dengan kendaraan, itu pun bersama Luhan dan Sehun. Oya kalian tahu, ternyata Sehun orang yang sangat ramah dan juga lucu, sifatnya tidak jauh dari Luhan kalau kau baru mengenalnya mungkin kau mengangggap ia terlalu dingin dan mungkin Luhan tersiksa selama berpacaran dengannya,, hahaha Ya itulah yang kulihat saat pertama kali "melihatnya".
Yakh! Perutku lapar dan aku belum sempat belanja kebutuhan dapur apartement ini….
'Caffe' senyumku merekah sangat merekah mengingat perutku yang lapar dan Café yang hanya beberapa belokan dari sini, ya café dimana "malam pertama"ku diseoul….
Malam ini cerah tidak mendung,gerimis,atau hujan seperti kemarin dan aku tidak perlu memakai jaket tebal, karena malam begini saja cuacanya cukup panas diseoul, benar-benar musim panas…
.
.
Sampai dicafe, aku duduk ditempat pertama kali aku duduk, dan aku merasa beruntung bisa duduk disini lagi aku melihat keluar jendela untuk sekedar mengabsen seseorang, tapi seseorang itu tidak ada…. Aku kecewa~~~~~~
Pesananku datang, kali ini aku memesan pasta dan jus. Aku jadi tidak berselera makan, walau tetap saja kusentuh pasta ini tapi dengan tidak lahap, tidak bersemangat~~
.
.
`Jrreeenngggg…` semua pengunjung café tanpa terkecuali aku menoleh kearah suara merdu tapi cukup memekakkan telingaku karena tempat aku duduk tidak jauh dari sound system-.- *poorbaek*
'Oh no! Ini dia!'
