Disclaimer : Naruto punyanya senpai Masashi Kisimoto, Alice Cuma pinjam charanya aja ;D

Genre : Comfort/ Hurt/ Romance

Pairing : SasuFem!Naru / ...Fem!Naru / SasuSaku

Rate : T +

Warning : Fem!Naru, Lime !, No Yaoi!, Au, Abal, Typo bertebaran, OOC, rada Gaje, dll :D

.

.

.

.

.

.

.


PERHATIAN ! Fict ini bukan YAOI ! jadi bagi yang gak suka FemNaru, disarankan lebih baik keluar dari fict ini, tapi yang mau mencoba baca, silakan dibaca ^_^p


.

.

.

.

.

HAPPY READING MINNA !

.

.

.

.


*O0oThe Suffering Butterfly by Namy Aliceo0O*

Chapter 2 : The beginning

Normal Pov

Sang rembulan telah tergantikan oleh sang mentari yang sekarang sedang menyinari bumi sekedar untuk membangunkan makhluk-makhluknya yang masih berada di alam mimpi, termasuk di dalam sebuah kamar yang bisa dibilang sederhana dengan background dan perabot ruangan berwarna biru langit.

Di tempat tidur yang berukuran sedang, di balik selimut yang cukup tebal terdapat mahkluk tuhan yang paling seksi ( maaf tadi ada kesalahan teknis yang tidak disengaja oleh author, lupakan saja yang makhluk tuhan yang paling seksi itu XD) maksud author terdapat surai pirang di balik selimut yang masih asik di alam mimpinya yang dapat kita ketahui bernama Naruto, author sempat heran kenapa Naruto yang sering bangun kesiangan selalu menadapat peringkat satu di kelasnya dan benar saja sekarang jam sudah menunjukkan pukul 06.40.

Tiba-tiba saja terdengar suara kegaduhan di luar kamar akibat ketukan dan teriakan yang cetar membahana ( "eh author bau kencur, kenapa lo ngambil kata-kata gw ha..." #kata seseorang yang ternyata syahrini / "eh ada tante syahrini, tumben tante kesini " #kata author dengan watados / " enak aja lo manggil gw tante, mang gw nikah sama om lo, pokoknya gw gak mau tau lo harus bayar hak cipta karna dah make kata-kata gw seenak jidat lo " #kata syahrini sambil menyeringai iblis / ' wuuussshhh...' #dengan langkah marathon, author kabur sambil meyeringai kemenangan / woooiiii..., jangan kabur lo author sialan #kata syahrini sambil mengejar author. ) hehehehe... lupakan saja kejar-kejaran yang gk penting ini, ok back to story ^_^p. Dan ternyata pelaku penggedoran tersebut adalah ibu Naruto yang bernama Uzumaki Kushina yang sudah naik darah karena yang sedang dibangunkan ternyata tidak bangun-bangun juga. Sudah habis kesabaran Kushina dan akhirnya...

" NARUTO, KALAU KAU BELUM BANGUN JUGA, KAA-SAN AKAN MEMUSNAHKAN RAMEN DAN JERUK YANG ADA DI DUNIA INI, KHUKHUHKHKUKHU..." Kata Kushina sambil tertawa iblis.

" TIDAAAAAKKKKK..., ba..ik Kaa-san Naru sudah bangun jadi jangan mu..snahkan ramen dan jeruk yang ada di dunia ya..." kata Naruto dengan panik.

" bagus...~ anak pintar, oh ya lebih baik sekarang kau lihat sudah jam berapa ini " kata Kushina sambil meninggalkan kamar anaknya.

Dengan gerakan patah-patah Naruto menoleh dan mendapatkan sekarang sudah jam 07.15, lalu...

" KYAAAAAAAA..., gawat aku telat, KAA-SAAAAANNN, kenapa kau tak bilang kalau aku sudah telat..." kata Naruto sambil menuju ke kamar mandi.

8 menit kemudian...

' tap..tap..tap..tap..' terdengar suara langkah kaki yang sedang terburu-buru.

" kaa-san payah nih, harusnya kaa-san bangunkan aku lebih pagi, duh mana jam pertama pelajaran bakoro-sensei lagi mati aku..." kata Naruto sambil mencomot roti yang sudah di lapisi selai jeruk ke mulutnya( huh..., dasar maniak jeruk #di rasengan sama Naruto ) sambil memakai sepatunya.

" och ca kha-can, cahula-nee hana ( kata Naruto : oh ya kaa-san, sakura-nee mana ? )

" tadi Sakura sudah lebih dulu berangkat karena terlalu lama menunggumu " kata Kaa-san sambil mencuci piring.

" hueee..., Saku-nee tega padaku... " kata Naruto dengan nada yang di sedih-sedihkan.

" salahmu sendiri Naru-chan, kenapa tidur mu kaya kebo.. " kata Kushina dengan tidak prikekeboan, eh.., maksud author prikeibuan XD.

" huuuhh...~ ya sudah, aku berangkat kaa-san..." kata Naruto agak berlari kecil ke luar rumah.

" ya hati-hati dijalan..., dasar dari dulu kau memang tidak pernah berubah naru-chan " kata Kushina sambil geleng-geleng disko, eh maaf author salah lagi maksudnya cuma geleng-geleng XD.

' tap-tap-tap-tap-tap-tap ' dapat kita lihat Naruto sedang berlari-lari 7 meter di depannya terlihat kalau gerbang sudah setengah tertutup.

' wuuuuusssshhhh...' dengan lari marathon Naruto akhirnya...

" ye..ye..ye..ye, aku tidak di kunciin di luar deh..~" kata Naruto childish.

" hm.., kau saat ini beruntung Naru-chan " kata satpam yang tadi menutup pagar. " yosh..., memang aku selalu beruntung " kata Naruto sambil berlari masuk ke sekolah.

' tap-tap-tap-tap-tap-tap ' ternyata perjuangan Naruto belum selesai juga, karena dia harus buru-buru ke kelas sebelum bakoro, gurunya yang terkenal psikopat itu lebih dulu masuk ke kelas. 'sreeeettt... 'dengan hati-hati Naruto membuka pintu kelasnya dan...

" loh..., mana si bakoro..." kata Naruto yang bingung karena bakoro-sensei tidak ada di kelasnya.

" wah... beruntung sekali kau Naru-chan, hari ini bakoro-sensei tidak masuk karena sedang sakit " kata tenten sambil nyengir kuda.

' wah ternyata benar hari ini aku sedang beruntung ' batin Naruto.

" hehehehehe..., ohayou tenten.." kata Naruto sambil menggaruk kepalannya yang tidak gatal.

" ohayou Naru-chan " kata Tenten.

Dengan langkah yang gembira, Naruto menghampiri tempat duduknya dan menaruh tasnya lalu menghampiri Sakura yang sedang membaca novel.

" huuuuhhh..., Saku-nee kenapa kau meninggalkanku, teganian dirimu Saku-nee " kata Naruto sambil memanyunkan bibirnya yang entah membuatnya tambah manis.

' kawaaaiii...' batin para siswa yang melihatnya, termasuk Sakura.

" itu salahmu sendiri Naru-chan, kenapa kau tidur kaya kebo " kata Sakura kembali membaca novelnya. Perkataan Sakura tadi seperti de javu yang tadi pagi di katakan kaa-sannya.

" huuuhh.. Saku-nee nyebelin nih, aku itukan semalam kelamaan belajar, terus pas pengen tidur tau-tau sudah jam 2 pagi " kata Naruto kembali memanyunkan bibir pink cerynya yang tipis.

" ok..,ok.., nee-chan minta maaf karena sudah meninggalkan Naru-chan di rumah, gimana mau maafkan nee-chankan " kata Sakura sambil memajukan jari kelingkingnya ke depan muka Naruto.

" ok, tapi dengan satu syarat, nee-chan harus mentraktir Naru makan ramen di kedai ichiraku (benerkan tulisannya ?), bagaimana deal...?" kata Naruto .

" hmm..., deal " kata Sakura yang jari kelingkingnya disambut oleh jari kelingking milik Naruto. ' huuuhhh..., aku sudah tau kalau akhrinya jadi seperti ini ' batin Sakura miris karena harus mentraktir imotounya yang maniak ramen ini.

" ok, jadi sekarang kau bisa kembali ke tempat dudukmu Naru-chan " kata Sakura yang mengusir Naruto dengan cara halus. " baik nee-chanku sayang..~" kata Naruto mencubit pipi Sakura dengan gemas. " aauu.., hakit halu-chan.., hepashan "(kata Sakura: aduh sakit Naru-chan, lepaskan !).

" hehehehe..., maaf nee-chan, sakit ya..~" kata Naruto seraya kembali ke tempat duduknya. Pemandangan seperti ini sudah biasa sebenarnya di kelas 3-B yang selalu ribut karena sepasang kakak adik yang selalu bertengkar namun sebernarnya saling menyayangi satu sama lain dan sebenarnya mereka tidak tau kalau sebentar lagi ada sebuah malapetaka yang membuat salah satu dari mereka menjadi gelap mata.

.

.

.

.

Istirahat jam pertama

" nee-chan ayo ke kantin, perutku sudah demo nih minta di isi.." kata Naruto sambil mengelus-elus perutnya yang ramping itu. " huuuhhh... sepertinya nee-chan ke kantin sendirian saja, lihat disana pacarmu sedang menunggumu " kata Sakura sambil menyeringai dan menunjuk ke arah depan pintu kelas.

" huuuhhh... dia bukan pacarku nee-chan " kata Naruto sambil memanyunkan bibirnya. " hm, ok setidaknya temuilah dia dulu Naru-chan, baru nanti kau menyusul nee-chan ke kantin " kata Sakura sambil meninggalkan Naruto dan laki-laki yang sejak kapan sudah berada berada di depannya, laluuu...

" hai Naru-chan...~ bagaimana kalau kita ke kantin bersama.." ajak laki-laki yang memiliki banyak tindikan di mukanya yang kita ketahui bernama Pain, wajar saja Pain menyukai Naruto karena Naruto memang termasuk wanita tercantik di Konoha Music High School selain Sakura .

" maaf pain-kun, aku sudah ada janji dengan Saku-nee di kanti, jadi... lain kali saja ya " kata Naruto kepada Pain yang entah mengapa mengingatkannya kepada preman-preman yang mengganggunya kemarin, dan ngomong-ngomong soal kemarin Naruto jadi teringat tentang laki-laki yang menolongnya yang kalau tidak salah namanya...eerr Uchiken, eh bukan Uchiha Sasuke iya.. namanya Uchiha Sasuke, yang model rambutnya seperti pantat ayam dan semacam unggas lainnya.

' huh kenapa aku jadi memikirkan si teme itu, lebih baik sekarang aku menyusul nee-chan ke kantin ' batin Naruto.

Dan sesampainya di kantin Naruto langsung menghampiri tempat duduk yang ditempati nee-channya. " bagaimana Naru-chan, apakah urusanmu dengan laki-laki bertindik itu sudah selesai ? " tanya Sakura sambil menyeruput jus strawberrynya. " tentu saja nee-chan aku sudah menyelesaikannya, lagipula mukanya itu sangat menyeramkan seperti preman-preman yang kemarin mengganggu kita nee-chan " kata Naruto yang bergidik ngeri sambil mengingat kejadian kemarin.

" oh ya Naru-chan, kau masih ingat tidak dengan Uchiha Sasuke-kun " tanya Sakura antusias. " oh... si teme itu, aku ingat, memangnya kenapa nee-chan, nee-chan suka yaa.. sama si teme itu, ternyata mata nee-chan memang sangat sehat " kata Naruto sambil meyeringai mengetahui kalau nee-channya ini sedang jatuh cinta. " a..pa sih Naru-chan, kau sok tau se..kali " kata Sakura yang mendadak gagap dan pipinya juga langsung merona. " tuhkan..., bener nee-chan suka sama si teme itu, cye..cye..cye.." kata Naruto yang semakin menjadi-jadi menggoda nee-channya yang sudah merona hebat. " bukannya kau juga menyukai Sasuke-kun Naru-chan " kata Sakura yang membuat Naruto tersedak jus jeruknya (lah kapan ya si Naruto mesen jus jeruk, maaf kayanya author pikun ini lupa nulisin, hehehehehe...)

" wah.., pelan-pelan minumnya Naru-chan " kata Ino yang tiba-tiba datang dengan Tenten dan Hinata, ino pun menepuk pelan punggung Naruto.

" hehehehe..., iya makasih Ino-chan " kata Naruto sambil nyengir rubah andalannya.

" oh ya ngomong-ngomong lagi bicarain apaan nih, kok kayanya serius banget si sampe Naru-chan keselek, untung bukan keselek sedotannya " kata Tenten dengan watados.

" hehehehe... nggak lagi ngomongin apa kok " kata Naruto yang lagi-lagi nyengir rubah.

" ja..ngan-ja..ngan, na..ru-chan sam..a, sa..ku-ch..an, lagi ngomo..ngin ten..tang co..wok lag..i. " kata Hinata gagap.

' skakmat (benerkan tulisannya ?) ' batin Naruto dan Sakura bersamaan.

" kok tau si, uuupppss..." kata Naruto dan Sakura bersamaan lalu menutup mulutnya dengan tangan masing-masing.

" hehehehehehehehe..., ketauan deh kalian berdua..~" kata Ino dan Tenten bersamaan minus Hinata. " uukkkhhh..., ma..afkan a..ku nar..u-cha..an, sa..ku-chan " kata Hinata sambil tersenyum di buat-buat.

" hehehehe... nggak apa-apa kok hina-chan, bukan salahmu jugakan, kaukan hanya menebak dan ternyata tepat sekali..." kata Naruto sambil nyengir rubah. " yah ketauan deh Naru-chan " kata Sakura lesuh.

" jadi siapa laki-laki itu " kata Ino dan Tenten bersamaan minus Hinata. " sssttt... Naru dalam hitungan ketiga kita harus lari ok... " bisik Sakura. " hmm.., ok nee-chan, 1...,2...3.., LARI NEE-CHAN " teriak Naruto yang membuat semua orang yang ada di kantin sampai menutup telinganya. Dan dapat kita lihat Naruto dan Sakura sudah berlari sangat jauh sampai author tidak bisa melihatnya, dan kembali ke Ino,Tenten, dan Hinata yang hanya bisa cengo gengan kelakuan teman-temannya itu, dan tiba-tiba Tenten berkata...

" jadi siapa yang membayar minuman mereka, NARUTO, SAKURA AYO KEMBALI DAN BAYAR DULU MINUMAN KALIAN DULU..." teriak Tenten dan sebabnya adalah karena Naruto dan Sakura belum membayar minuman yang mereka pesan. *poor Tenten cs*

.

.

.

.

Jam pulang Konoha Music High School

" hehehehe..., maaf teman-teman tadi aku dan nee-chan lupa membayar minuman kami, tenang saja besok uangnya kami kembalikan ok.." kata Naruto sambil nyengir rubah.

" iya, tapi jangan kalian ulangi lagi ya " kata Tenten yang tadi sempat teriak-teriak di kantin.

" oh ya jadi siapa laki-la..." belum sempat Ino menyelesaikan kata-katanya tau-tau sudah di potong oleh seseorang." Hei.. dobe " terdengar baritone yang cukup Naruto kenali. " waaahh... tampan sekali laki-laki itu " wah siapa ya dia " mungkin pangeran yang lagi kesasar kali " itulah tanggapan dari siswi-siswi yang melihat eerr.. ayam, eh.. maksud author Uchiha Sasuke yang sedang bersandar di mobil sport mewahnya itu.

" sedang apa kau disini teme..?" tanya Naruto yang menghampiri Sasuke.

" aku ingin menjemput kau dan kakakmu " kata Sasuke datar ( dasar manusia datar *author dichidori sasuke ).

" hai Sasuke-kun..." kata Sakura yang wajahnya merona. " hn..." dan hanya itulah jawaban sapaan dari Sakura.

" cepat masuk !" perintah Sasuke cukup tegas. " baa..ik " dan entah mengapa Naruto dan Sakura langsung menurutinya karena mereka berdua masih sayang nyawa mereka mungkin. XD

.

.

Di dalam mobil

" supir antarkan aku ke...

Naruto dan Sakura Pov

' tidaaaakkk..., sebernarnya kami mau dibawa kemana oleh si teme ini, jangan-jangan kami mau di jual lagi, huuuueee..., kaa-san tolong akuuu... / ada apa ini sebenarnya, Sasuke-kun mau membawa kami kemana, dari raut muka yang dingin dan eerrr.. agak menyeramkan sepertinya kami akan di buang ke jurang, waaahhh... tidaaaaakkkk..., kaa-san tolong kami...' batin mereka berdua OOC.

.

.

.

.

.

.

To be continued


Hai minna-san maaf Alice baru update sekarang, maklum lagi kena penyakit males karena abis ujian nasional dan sedang nungguin nilai un yang membuat Alice penasaran setengah mati, jadi sekali lagi maaf minna-san dan maaf juga kalo banyak typonya soalnya Alice males meriksanya lagi hehehehe... XD