Sorry… Aoyama !!!
Chapter kedua. Tentu aja makin gaje. Jadi jangan heran kalo kamu gag ngerti maksudnya.
Summary : Wah... Aoyama, kok kamu ada di sini ?
Disclamer : aku Cuma pinjem characternya dari neng Mia & Reiko.
Rating : T
Genre : friendship/drama
Sorry… Aoyama !!! chapter 2
Beli sayur bareng…
+ Sesampainya di rumah +
Aku langsung mendatangi kamarku dan menyapa anjingku.
"Aku pulang, Hay majja apa kabar ?" sambil mengelusnya.
"Guk..."
"Wah... kau sudah senyuman ya."
"Guk..."
"Baiklah ini makananmu." Sambil memberikan mangkuk makanannya.
"Ichigo." Teriak ibu.
"Ya... ada apa bu."
"Cepat ke sini, tolong bantu ibu."
"Ya baiklah, tapi aku mau ganti baju dulu."
"Ya yang cepat kalau gantinya."
"Ya bu... sabar." Tak lama kemudian aku turun dari kamar.
"Ada apa bu ?" tanyaku.
"Ibu minta tolong, belikan sayuran buat makan malam nanti." jawab ibu.
"Baiklah". Aku langsung bergegas keluar dan segera mengendarai sepedaku. Sesampainya di toko sayuran, aku bertemu dengan Aoyama.
"Wah... Aoyama, kok kamu ada di sini ?" tanyaku heran.
"Oh... aku di suruh ibu untuk membeli sayuran buat makan malam nanti." Jawabnya santai.
"Oh... kalau begitu sama". Obrolan kami berhenti sejenak dan aku memulai lagi obrolan tersebut.
"Kalau boleh tau, rumahmu di mana ?" tanyaku.
"Oh nanti kalau pulang pasti kau tau."
"Benarkah."
"Ya benar, rumahku tak jauh dari rumahmu kok."
"Hah... memangnya kau tau di mana rumahku ?"
"Tentu saja aku tau."
"Jadi kau memata-mataiku ya."
"Bukan begitu tapi waktu pulang sekolah tadi aku melihatmu masuk ke rumah dan memanggil anjingmu."
"Wah... jadi kau tau sampai itu ya."
"Ya benar, anjingmu namanya majja kan ?"
"Ya memang, sekarang dia sudah senyuman."
"Kalau begitu do'aku terkabulkan dong."
"Ya terserah kau saja". Dan kami pun pulang bersama. Sampai di depan rumah yang sangat sederhana Aoyama turun dari sepedanya dan masuk ke rumah itu. Dan aku pun bertanya.
"Jadi rumahmu di sini ya ?"
"Ya memang, jelek ya."
"Tidak, rumahnya sangat sederhana dan terlihat sejuk. Aku suka rumah yang kelihatan sejuk."
"Kalau begitu kau masih maukan menjadi temanku."
"Tentu saja, kenapa tidak ?"
"Kukira setelah kau melihat rumahku ini kau tidak mau jadi temanku."
"Kenapa tak mau, dari ke 3 teman ku yang rumahnya paling jelek juga aku, tapi meskipun rumahku jelek mereka masih mau menjadi teman dan bermain ke rumahku."
"Oh... syukurlah. Kalau begitu sudah dulu ya, lain kali saja kita lanjutin bye... ya maaf kalau aku membuang waktumu".
+ Sampainya di rumah +
Aku langsung di sambut oleh Minto, Lettuce dan Zakuro.
"Hah... kalian kok di sini sih ?" tanyaku kaget.
"Memangnya tak boleh ya ?" tanya mereka bertiga.
"Bukannya gitu tapi kenapa kalian uda datang ke rumahku secepat ini."
"Mmm... kalau begitu kami mengganggu ya."
"Ah... tidak, kalau begitu ayo masuk ke kamarku". Kami semua pun bergegas ke kamarku. Setelah masuk ke kamar.
"Wah... majja kau tidak apa-apa kan." tanya mereka bertiga.
"Guk..."
"Tenang saja majja sekarang sudah senyuman kok." Sautku.
"Huh... untung saja". Setelah lama ngobrol,
"wah... uda waktunya aku les biola ney." Kata Minto.
"Wah... aku juga, aku harus les bernyanyi ney." Kata Zakuro.
"Mmm... aku juga, aku harus les IPA." kata Lettuce.
"Kalau begitu kalian pulang saja." Sautku.
"Tak apa kan kami pulang." Kata mereka bertiga.
"Ya tak apa."
"Maaf kalau mengganggu, bye."
Tak lama kemudian kami sudah di hadapkan ujian buat kelulusan SMP. Setelah selesai melakukannya kami semua merasa lega. Tapi yang membuat kita masih takut adalah kami lulus atau tidak. Saat pengumuman kelulusan sudah di mulai. Dag... dig.. dug... detak jantung kami menunggu hasil yang kami peroleh. Setelah kita lihat ternyata,
"waow.... kita lulus. Kami ber-empat sangat heboh dan menjadi tontonan semua murid."
"Hahaha... untung saja nilaiku bagus." Kata Minto, Zakuro dan Lettuce.
"Kalau kau ichigo ?" tanya Zakuro.
"Kalau aku, nilaiku juga bagus hahaha..."
*Author : kali ini ficnya Cuma dikit. Cuz aku lagi gak enak badan –halah cari alasan aja-
Ichigo : wah… ternyata aku selalu bersama Aoyama yah.
Minto : emang uda di buat gitu ma Authornya.
Zakuro : ya benar.
Lettuce : kalo menurut penelitinku sih benar juga apa yang di katakan Minto.
Author : udah jeng debatnya, kalo gitu gue tutup aja yach. Buat yang udah ngereview makasih ya, makasih juga buat yang uda baca, but don't forget to review. Arigatou minna.*
