Park Chanyeol memarkirkan mobilnya tepat di depan pintu rumah itu yang terbuka dan menampakan Byun Baekhyun yang berlari menghampirinya.

"Kenapa lu gak bangunin gue? Jadi telatkan." Baekhyun membuka pintu mobil samping Chanyeol yang berada di balik kemudi. Tangannya langsung bergerak mengambil sabuk pengaman lalu memasangnya dan Chanyeol mulai menjalankan mobilnya.

Chanyeol tertawa, "Lagian, emangnya gue pengasuh lu apa sampe harus ngebangunin lu mulu dari smp?" Dia memutar kemudinya ketika harus memutari taman untuk keluar dari rumah megah milik keluarga Kim.

"Lu sama temen sendiri perhitungan banget dah." Baekhyun mempoutkan bibirnya dan mengeluarkan hpnya dari tas tangannya. "Nah, sebenernya lu mau kuliah ato apa?" Tanya Chanyeol ketika melirik Baekhyun yang hanya membawa tas tangannya.

"Gak jadi, anterin gue ke rumah Luhan aja ya."

"Mau ngapain?"

"Main lah, mau apalagi emangnya?"

Chanyeol mengerutkan dahi, "Baek-" Baekhyun langsung memotong perkataan Chanyeol yang tahu bahwa pria itu bakal menceramahinya panjang lebar, lagian salah siapa coba?, "Salah siapa yang gak bangunin gue." Chanyeol mendengus.

"Udah gede, bangun sendiri dong."

"Selama masih ada lu, kenapa enggak?"

Chanyeol menggelengkan kepalanya, "Guekan selamanya gakkan disamping lu terus Baek. Gue juga harus nikah, seluruh perhatian gue gakkan ada lagi buat lu. Jadi lu harus mulai belajar dari sekarang."

Baekhyun mendengus, "Tau kok tau, udah ah berhenti ceramahnya, fokus sama jalan sana." Pertintah Baekhyun dengan kesal.

Chanyeol berdecak dan memutuskan untuk fokus dengan jalanan yang cukup ramai. Tangan kanannya bergerak untuk menyalakan musik agar tak bosan.

"Mau lagu apa?"

Chanyeol melirik Baekhyun yang menepis tangannya pelan dan membuatnya kembali memegang kemudi mobil dengan kedua tangan. "Terserah. Jangan yang lembut."

"Oke." Baekhyun langsung memilih lagunya dan memutarnya ketika merasa dia suka. Perempuan itu kembali duduk tegak pada kursinya dan memainkan hpnya.

Chanyeol mengerem perlahan mobilnya ketika lampu lalu lintas berwarna merah. Matanya melirik Baekhyun kemudian menatap jalanan di depannya lagi.

"Gimana kabarnya Jae Ah?" Tanya Chanyeol. Baekhyun tak menjawab membuat Chanyeol menatap perempuan itu yang ternyata menatapnya juga. "Gimana kabar kakakmu? Apakah dia baik-baik saja?"

Baekhyun menarik nafas dalam dan matanya melihat ke luar mobil, "Lampunya sudah berubah."

Chanyeol menatap lampu lalu lintas dan tak lama kemudian terdengar klakson mobil yang nyaring dari belakang mobilnya membuatnya dengan cepat menjalankan mobilnya lagi.

"Jadi?"

"Baik." Jawab Baekhyun. Chanyeol menganggukkan kepalanya.

"Kapan-kapan kita jalan bareng ya." Chanyeol tersenyum lebar dan melirik Baekhyun yang kini hanya menatap jalanan yang ada di depannya.

Baekhyun tersenyum tipis, "Terserah."