COMPLICATED LOVE
MAIN CAST:
. PARK CHANYEOL
. BYUN BAEKHYUN
. OH SEHUN
. DO KYUNGSOO
. ALL EXO MEMBER AND EX
ANGST/ROMANCE/FRIENDSHIP/GS!
Bel pulang baru saja terdengar, kini baekhyun dan luhan tengah berjalan menuju halte untuk menunggu bus, karena kebetulan rumah mereka berdekatan, dan kebetulan juga ada chanyeol dan kyungsoo yang menunggu bus juga.
"Hai lulu, hai baek" kyungsoo menyapa luhan dan baekhyun yang sekarang sedang berdiri di sebelah mereka. Jantung baekhyun kini sudah tidak karuan debarannya, matanya memanas karena melihat pujaan hatinya dengan perempuan lain.
"Hai soo, kau sudah mengenal baekhyun? Kau tak cerita baek?"
"Kami berkenalan tadi pagi, kami bertemu di bus" kyungsoo menjawab pertanyaan luhan sebelum baekhyun menjawab. Kyungsoo memang sangat cantik, mata doenya yang indah serta senyum yang sangat manis mampu membuat siapa saja juga ikut tersenyum.
Chanyeol ikut tersenyum melihat kyungsoo-nya yang ceria itu, terlihat sekali chanyeol benar-benar mencintai kyungsoo. Sorot mata mereka bertiga -kecuali baekhyun- terlihat sekali bahagia, benar jika baekhyun tersenyum, tapi senyum itu adalah senyum miris, bagaimana sih rasanya seseorang yang kau cintai mencintai orang lain?
Dilain tempat yang berjarak sangat jauh dari seoul, seorang namja kini tengah terlentang di atas ranjangnya dan memperhatikan foto yang sudah agak kusut.
Namja tampan itu sangat merindukan dua orang yang ada di foto yang dipegangnya. Hyungnya yang tinggi dan yeoja mata doe yang manis, serta dirinya -namja tampan kulit tan-
"Hyung, soo-ah, aku merindukan kalian, bagaimana kabarmu hyung? Bagaimana dengan cinta pertamamu? Aku harap kalian sudah bersama. Hai soo chagi, aku merindukanmu, wajahmu, pelukanmu, sentuhanmu, dan kecupanmu chagi-a, hehehe"
Namja tampan itu tersenyum mengingat mereka berdua, apalagi sang kekasih mungilnya, ingin sekali dia cepat menyelesaikan tugasnya.
"Kai, ayo makan"
"Ne kris hyung"
"Jadi, kau tinggal di blok ini juga?" Baekhyun bertanya pada chanyeol guna mencairkan suasana yang sepi, setelah perpisahan mereka dengan kyungsoo dan luhan di depan toko kue.
"Ya, nomor berapa rumahmu baek?"
"Nomor 13 chan"
"Rumah sehun tepat di sebelah rumahmu baek"
"Eung sehun? Benarkah?"
"Ya"
"Chanyeol.."
"Ya?"
"Apa kau mencintai kyungsoo?" Pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut baekhyun, chanyeol yang mendengar pertanyaan itu sontak berhenti dan memandangi baekhyun dengan tatapan bingung.
"Kelihatan ya?" Tanya chanyeol.
"Ya?"
"Aku, aku terlihat mencintainya? Sejujurnya kami bahkan sudah berpacaran, hanya saja kami backstreet."
Baekhyun seperti tersambar petir, dia bodoh sudah menanyakan pertanyaan yang akan membuat dirinya sakit seperti ini. Dia ingin menangis rasanya.
"Eoh? Backstreet memang kau takut ketahuan siapa?"
"Ibu kyungsoo.." nada chanyeol terlihat sekali sedih.
FLASHBACK
"Chanyeol.." seorang yeoja paruh baya mendekati chanyeol yang tengah menunggu kyungsoo -anaknya- berdandan karena akan pergi bersamanya.
"Ne eomma?"
"Jangan berpacaran dengan kyungsoo eomma mohon-" eomma kyungsoo berbicara dengan nada yang bergetar, dirinya tidak tega, eomma kyungsoo terpaksa melakukan ini karena tidak ingin anaknya tersiksa nantinya.
"-Kalian, maaf chanyeol eomma tidak bisa menceritakannya sekarang. Tapi eomma mohon, jangan berpacaran dengan kyungsoo, dia bukan takdirmu chan"
Chanyeol terlihat kecewa, dia sudah ditolak secara tidak langsung oleh eomma kyungsoo.
"Eomma, aku mencintainya eomma"
FLASHBACK END
"Sabar ya yeol….lie"
"Eomma kyungsoo berkata, jika kita bersama maka semuanya akan berubah, aku dan kyungsoo akan ditolak oleh masyarakat jika bersama"
'Jika eomma kyungsoo berkata seperti itu berarti chanyeol dan kyungsoo tidak bisa bersama?' Baekhyun terus berpikir selama di perjalanan, bahkan sampai dia memasuki rumahnya. Hatinya bisa tersenyum sedikit mengetahui berita ini. Setidaknya baekhyun masih bisa berjuangkan?
Beep beep beep beep
Ponsel baekhyun berbunyi memberi tau bahwa dia mendapat panggilan dari seseorang. Baekhyun yang sedang menyisir rambutnya karena sehabis mandi langsung menghentikan kegiatannya dan menerima telepon dari- 'Kris oppa calling'.
"Yeoboseo? Oppa?" Baekhyun menjawab telepon di balkon kamarnya sekalian melihat pemandangan
"Ah baek, tolong kau jemput kai di bandara besok bisakah?"
Baekhyun tidak menyadari bahwa dirinya tengah dipandangi oleh seorang namja.
"Kai pulang? Wahh cepat sekali si hitam itu menyelesaikan tugasnya"
Rambut baekhyun yang tergerai dan terkena angin menambah kecantikannya saat ini. Siluet tubuhnya karena cahaya matahari mampu membuat Oh Sehun, namja yang memandanginya tergila-gila.
"Dia adikmu baek, jangan diejek seperti itu"
Tangan baekhyun bergerak menyisir rambutnya
"Jika dia adikku, dia yang menghubungiku bukan kau oppa"
Bibirnya mengerucut sebal, sungguh sangat imut. Sehun kini makin mantap kenapa dia memutuskan hubungannya dengan luhan. Dia sudah terjerat pesona baekhyun di Kanada waktu itu.
"Hmm arra, sudah ya, Tao memanggil"
"Eoh, salam buat eonni"
Beep
Dilain tempat di rumah minimalis, terlihat yeoja paruh baya sedang berdiam diri dengan mata terpejam di kamarnya. Wajahnya tenang tapi hatinya tidak. Dia memikirkan annk satu-satunya nanti akan tersakiti. Dia eomma kyungsoo, dia sedang berpikir apa yang harus dilakukan oleh dirinya untuk memisahkan chanyeol dan kyungsoo. Eomma kyungsoo tau bahwa anaknya tengah menjalin kasih dengan chanyeol, seseorang yang tidak ditakdirkan untuk kyungsoo. Karena beberapa alasan, salah satunya karena kyungsoo sudah ada yang memiliki. Tetapi bukan seorang park chanyeol.
Diambilnya telepon genggamnya berniat menguhubungi calon menantunya. Oh apakah bisa disebut calon menantu jika sang anak tidak mengenalinya?.
"Jongin. Kau kapan pulang?" Nyonya do menelpon jongin karena dia ingin bertanya tentang kepulangan sang calon menantu.
"Besok eomma, ada apa?"
"Ada hal penting yang harus kamu tahu. Bisakah malamnya kita bertemu di restoran bibi huang?"
"Tentu eomma"
'Ini jalan satu satunya agar semua tidak tersakiti'
CKLEK
"Kau kan sudah berkali-kali aku katakan. Jangan melamun terus" ucap namja berumur yang baru saja masuk ke rumah kyungsoo.
"Aboji, ini kesalahanku tidak memisahkan mereka" ucap nyonya do
"Aku hanya tidak ingin kau sakit karena terlalu banyak pikiran" kakek kyungsoo berbicara tegas pada ibu kyungsoo.
Esok sorenya di bandara incheon terlihat gadis mungil mengenakan gaun lembut berwarna baby blue sedikit di atas lutut, coat hitam bergaris putih serta syal yang menutupi mulut dan hidungnya tengah menunggu kedatangan seseorang dengan menunjukan kertas dengan tulisan 'kkamjongie bogoshipo'
"Cantik, sendirian saja?" namja berkacamata hitam dan baju casualnya menepuk pelan bahu baekhyun.
"Kau benar-benar mirip ahjussi mesum kai" baekhyun mengetahui siapa yang menepuknya saat ini. Kai sepupu -mesum-hitam-nya.
Saat ini mereka sudah ada di mobil baekhyun. Jika saat ke bandara baekhyun menyetir sendiri. Maka sekarang kai lah yang menyetir.
"Jadi, kenapa kau pulang saat aku baru beberapa hari pindah kesini? tau begitu kemarin kau ikut bersamaku" tanya baekhyun pada kai.
"Tugasku disana sudah selesai. Dan aku ingin cepat-cepat bertemu kekasihku dan bertunangan dengannya" jawab kai enteng tidak berpikir bahwa dia masih dibilang remaja labil karena baru kelas 11
"Kau bahkan baru kelas kedua senior high school bodoh. Dan aku belum pernah bertemu kekasihmu. Bahkan aku tidak pernah melihatmu menghubungi kekasihmu. Sejak kapan kalian jadian?"
"Dia sunbaeku dulu. Saat aku memasuki shs aku menyatakan perasaan padanya. Lalu saat kelas pertama shs baru 3 bulan, aku dipindahkan ke kanada dan setelah itu kau tau sendiri. Untuk komunikasi, nomernya tidak aktif, tapi kata eommanya dia baik-baik saja. Begitu"
"Cinta kalian mulus sekali"
"Semoga"
Di restoran china Kai tengah menunggu Nyonya Do, mengingat sebelumnya nyonya do memintanya untuk bertemu. Lima menit sudah keterlambatan nyonya do, tapi itu tidak memudarkan senyum kai, siapa yang tidak senang jika bertemu dengan calon mertua?
"Maaf kai, eomma terlambat" yeoja paruh baya dihadapan kai meminta maaf dengan nada lembut dan menyesal. Kai yang mengerti keadaan hanya tersenyum manis hingga menampakkan eye smilenya.
"Gwenchana eomma, bagaimana kabar semuanya eomma?"
"Untuk saat ini baik. Tapi kedepannya, eomma tak yakin"
"Maksud eomma?"
"Sejujurnya kai, kyungsoo melupakanmu. Tidak disengaja, karena dia amnesia" Ucap eomma kyungsoo final.
"Bisa eomma ceritakan kenapa kyungie bisa seperti itu?" Tanya jongin lemas, dia baru saja pulang dari Kanada dan mempunyai harapan bisa melamar sang kekasih hati. Tapi harapan itu pupus sudah ketika mengetahui jika sang kekasih telah melupakannya.
FLASHBACK
Sore itu di depan kediaman Do berdiri seorang lelaki tampan dengan koper ditangan kiri dan snapback di kepalanya. Dia berulang kali menghembuskan nafas, tangannya terangkat untuk mengetuk pintu tapi dia tidak bisa, di masih belum mau berpisah dengan kekasihnya. Hey, mereka baru saja menjalin hubungan 3 bulan yang lalu, dan dia sudah harus meninggalkan kekasihnya untuk waktu yang tidak ditentukan, yang benar saja?!
TOK TOK TOK
Pintu bercat putih dihadapan jongin terbuka, menampakan yeoja paruh baya yang masih cantik di usianya yang sudah tua, dia Nyonya do, ibu dari kekasihnya Do Kyungsoo.
"Oh, hai jongin, ayo masuk eomma sedang membuat cookies kesukaan kyungsoo" eomma kyungsoo mempersilakan jongin untuk masuk, meski dia sendiri heran kenapa jongin membawa koper.
"Eomma, dimana kyungsoo?" Tanya jongin
"Dia belum pulang, sedang bersama chanyeol, sebentar ya eomma ambilkan cemilan" jawab eomma kyungsoo
"Tidak eomma, aku ingin pamit, aku harus pergi ke Kanada untuk menyelesaikan tugas dari Appa, maafkan aku eomma. Tapi bisakah eomma berbicara dengan kyungsoo? Aku sungguh minta maaf tidak berpamitan dengannya, dan juga aku sangat menyayanginya eomma, sepulangnya ku dari sana, aku akan melamar kyungsoo segera. Eomma, pesawatku berangkat tiga puluh menit lagi. Permisi" ucap jongin dengan mata berkaca, dia namja, tapi jika suda berurusan dengan kyungsoo, dia bisa menjadi lemah dan rapuh.
"Iya jongin, hati-hati ya di Kanada, Kyungsoo pasti akan menunggumu" ucap eoma kyungsoo memberi semangat.
.
Setelah kepergian jongin, kyungsoo dan chanyeol pulang bersama. Eomma kyungsoo langsung saja memberi tau apa yang terjadi. Mata bulat kyungsoo melebar dia segera berlari mengejar jongin, dia ingin mengantarkan jongin pergi dan berkata bahwa dia akan menunggunya. Chanyeol sebagai teman kecil kyungsoo pun ikut membantu. Dia memberi tumpangan pada kyungsoo dengan motornya. Chanyeol mengendarai motornya dengan kecepatan yang cukup gila. Mereka berharap agar sampai tujuan dengan selamat, tapi siapa sangka jika sebuah truk dari arah kiri menabrak motor chanyeol. Keduanya terjatuh, helm milik chanyeol lepas sedangkan milik kyungsoo pecah.
ICU sangat ramai saat itu, para dokter dan perawat sibuk karena harus merawat pasien korban tabrakan beruntun yang terjadi. Sedangkan di ruang operasi,
TBC
Makasih buat readers yang udah baca, janganl upa buat review terus yaaaaaaaaaaaaaaaaa
Kritik sarannya, mungkin ceritanya muter atau typingnya
.Sekali lagi makasih yoo
