Posesif KYU appa
Cast : cho kyuhyun, cho sungmin, cho sandeul
Lee donghae, lee hyuk jae, lee baro
Choi siwon
Rate : T
Warning : BOYS LOVE/ YAOI, typo kayak`nya banyak
Summary : tentang kyuhyun, sungmin dan sandeul dalam kehidupan keluarga. Masalah prosesif kyuhyun pada sungmin dan sandeul menjadi masalah dalam keluarga itu. Kisah-kisah di kyumin family.
~~~~~~KYUMIN FAMILY~~~~~~~~
Chapter 2
Mobil hitam itu membelah jalan dalam kecepatan diatas rata-rata. Sang pengemudi menatap lurus kedepan, tak menghiraukan tangisan bocah lima tahun yang semakin kencang.
" huwwaa…eomma, sandeul takut… huwaaa."
Sandeul, bocah lima tahun yang duduk di belakang menangis dan terus berteriak. Bocah itu takut dengan kecepatan yang diakibatkan oleh ayahnya sendiri, cho kyuhyun.
"kyu.. perlambat mobilmu. Kau tak lihat sandeul ketakutan."
Sungmin, namja manis itu terus memohon pada suaminya untuk mengurangi kecepatan mobilnya. Tapi, nyatanya kyuhyun seolah tak mendengarkan permohonan sungmin. namja itu terus berkonsentasi dalam menambah kecepatan mendecih. Akhirnya Sungmin hanya bisa menenangkan sandeul dengan kata-katanya.
"umma… sandeul takut, hiks."
"ada umma sayang, kau tak perlu takut."
Tangisan sandeul membuat sungmin sebagai ibunya merasakan sakit. Namja manis itu berusaha mencari cara agar kyuhyun mengurangi kecepatan mobilnya.
"akhh.. sakit kyu."
Sungmin memegangi perutnya. Matanya ia pejamkan tapi tak tertutup dengan rapat. Matanya mengekor ke samping. Melihat aksi kyuhyun. Kyuhyun yang melihat istrinya kesakitan langsung mengurangi kecepatan mobilnya dan memperhentikan mobilnya ditepi jalan.
"sayang, mana yang sakit. Huh?'
Kyuhyun melepaskan sabuk pengamannya dan langsung mencondongkan badannya kearah sungmin. Sungmin yang melihat itu langsung memeluk leher suaminya.
"mianhae kyu. Sungguh aku dan siwon hanya berbincang, tak lebih. Aku hanya mencintaimu. Jika kau marah, jangan libatkan sandeul. Kau tak lihat ia begitu ketakutan."
Kyuhyun melepaskan pelukan sungmin. ia menatap anaknya yang masih menangis. Walau tak sekeras tadi. Hatinya tiba-tiba sakit.
"sandeul, maafkan appa sayang. Sandeul mau kan memaafkan appa?"
Kyuhyun mencondongkan tubuhnya kebelankang. Ia mengusap kepala anaknya dengan kasih sayang.
"tapi, jangan begitu lagi, hiks sandeul takut, appa."
"appa janji. Kau mau memaafkan appa? Appa sayang sandeul."
"sandeul juga sayang appa. Sandeul maafin kok."
"makasih sayang.''
Namja tampan itu balik melihat kearah istinya. Di lihat istrinya sedang tersenyum.
"jangan ulangi lagi kyu. Cobalah kau hilangkan sifat posesifmu itu."
"apa kau dan sandeul tersiksa dengan sikapku itu? maaf ming, sandeul. appa hanya tak mau kehilangan kalian. Aku takut ming kau akan selingkuh seperti heechul eomma."
Inilah penyebab sifat posesif kyuhyun pada sungmin. ia takut bernasib sama dengan appanya. Eommanya selingkuh dengan laki-laki lain. Alasan klise yang biasa digunakan istri para kolongmerat yang berselingkuh karena kesibukan suaminya. Kyuhyun tak menginginkan itu. hingga ia menjaga ketat sungmin dan sandeul. Kyuhyun mencintai mereka.
"aku tak akan selingkuh, kyu.''
Sungmin mengelus pipi kyuhyun. Kyuhyun yang mendapatkan perilaku itu memejamkan matanya.
"tapi sandeul akan selingkuh eomma, appa. Sandeul akan menikah dengan kibum hyung telus selingkuh dengan balo hyung.''
Perkataan bocah lima tahun itu membuat pasangan suami-istri itu membulatkan matanya.
"kau tak boleh selingkuh, sayang. Kibum hyung? idolamu?"
Kyuhyun memandang anaknya. Sungmin langsung mengangukan kepalanya sebagai tanda bahwa ia setuju dengan perkataan suaminya.
" iya appa, olang yang ada dipostel dinding kamal sandeul.''
Bibir sandeul mengerucut persis dengan apa yang biasa sungmin lakukan saat sedang kesal.
"namja jelek dan tua yang biasa sandeul tonton di TV, idola sandeul itu? lebih gantengan appa, deul.''
"dia tak tua appa. Gantengan kibum hyung daripada appa. Appa kan banyak jelawatnya. Kalau kibum hyung itu wajahnya mulus.''
"anak nakal. Jerawat appa sudah hilang. Kau mau melihatnya?ini.''
Kyuhyun memegang pipinya dengan tangan kanan dan mencondongkan pipinya kearah sandeul.
"appa jangan dekat-dekat nanti jelawatnya pindah kepipi sandeul. Kalau sandeul ada jelawatnya, sandeul jadi jelek dan pasti kibum hyung tak mau menikahi deul. Masa deul Cuma nikah sama balo. Deul kan pengen punya banyak suami. "
Bocah lima tahun itu mendorong pipi kyuhyun dengan kedua tangannya. Kyuhyun yang mendapatkan perilaku pengusiran dari anak semata wayangnya, langsung menggelitiki sandeul dengan tangan kirinya.
"hahaha… appa, hentikan,, hahaha eomma, tolong sandeul.''
"kalian mengacuhkanku."
Sungmin mengerucutkan bibirnya walau dalam hati ia merasa sangat hangat saat melihat keakraban suami dan anaknya.
"bunnyku marah hem?" Kyuhyun langsung menciumi bibir sungmin berkali-kali.
"ming, kau tadi melihat kibum tua jelek itu kan? Gantengan siapa ming aku sama dia?"
"gantengan kibum hyung kan eomma?"
"gantengan eomma dong."
Perkataan sungmin membuat dua namja yang berada didalam mobil menatapnya dengan cengo.
"hahaha.. deul dimana alamat kibum jelek itu. walapun kibum itu jelek jangan selingkuhin dia deul.''
"dia sepupu wonnie, kyu."
"wonnie? Siwon? Kau masih memanggilnya wonnie ming.''
Kyuhyun langsung menatap kearah depan. Sungmin yang melihat suaminya mulai ngambek langsung merangkul lengan kyuhyun yang berada diatas roda pengemudi.
"jangan ngambek kyu."
"kau memanggil namaku kyu sama dengan eunhyuk dan donghae. Aku tak akan marah kalau kau memanggilku dengan nama special. Dan yang paling penting lebih bagus dari wonnie jelek itu.''
Sungmin menggigit bibir bawahnya. Otaknya langsung berpikir untuk mencari nama special untuk kyuhyun.
"kyubo?''
"apa itu ming?''
"kyuhyun yaebo.''
" kyuhyun pabbo eomma bukan kyuhyun yaebo.''
Perkataan sandeul langsung membuat sungmin tertawa beda dengan kyuhyun yang memasang wajah muramnya.
"kau jahat pada appamu deul. Ming carilah nama yang B.E.S.''
"apa itu B.E.S appa?''
"Benar, Enak didengar dan Special. Baiklah kita pulang."
``````KYUMIN FAMILY```````````
Jam menunjukan pukul delapan malam. Sungmin masih berusaha membujuk suaminya yang ngambek untuk makan malam. Kyuhyun menutup seluruh badannya dengan selimut putihnya.
"kyu, bangunlah. Kau belum makan malam sayang.''
"aku tak akan makan malam sebelum kau menemukan nama sepecial untukku ming dan nama itu harus lebih bagus dari kuda jelek itu.''
"aisshh, nanti kyu. Kau mau kan namamu agar B.E.S? Jadi aku harus berpikir lebih lama.''
"baiklah aku makan. Tapi, disuapi ming.'' Kyuhyun membuka selimut yang menutup tubuhnya sedangkan sungmin mengambil makanan diatas meja yang terletak disebelah ranjang mereka.
"sandeul sudah makan ming?"
"sudah bahkan ia sudah dialam mimpinya. Kau itu lebih rewel dibandingkan sandeul kyu."
"aku hanya ingin bermanja-manja denganmu.''
Setiap suapan yang diberikan sungmin, kyuhyun akan mengecup bibir plum sungmin sebelum mengunyah makanan itu.
"hentikan kyu."
"sayang kau punya janji denganku kau ingat?''
"janji?"
"yup, janji yang begitu panas dan menggairahkan.''
Kyuhyun mengambil alih memegang piring yang dipegang sungmin. ia menaruhnya pada meja tadi. Dan mulailah mereka melakukannya.
````````KYUMIN````````````
Eunhyuk dan baro sedang berada dalam sebuah taksi. Taksi yang akan menghantarkan mereka ke rumah kyuhyun.
"kenapa eomma mesum tak pernah berbuat sesuatu dengan benal.''
"aisshh.. eomma lupa.''
Eunhyuk dan baro terus bertengkar dari mereka di gedung yang diselenggakan drama musical hingga sekarang. Masalah ketelodoran eunhyuk karena lupa menaruh kunci rumahnya. hingga mereka hanya berdiri lama didepan rumah mereka sendiri dengan hanya memandang pintu. Dan kegiatan itu berjalan hingga setengah jam. Kegiatan mari memandang pintu sebenarnya hanya dilakukan eunhyuk saja karena baro memandang eommanya dengan sendu karena menurutnya eommanya benar-benar bodoh. Untuk apa coba memandang pintu itu tanpa usaha. Seperti mencari, bukankah tindakan mencari kunci lebih normal.
"aku tau eomma lupa karena tua bahkan pipi eomma yang tak ada dagingnya itu membuktikan bahwa eomma tua.''
"jadi menurut baro pipi eomma kempot begitu.''
"ya bisa begitu.''
"aisshh… kenapa kau tak pernah memuji eommamu?"
"memuji? Apanya yang bisa dibanggakan dari eomma selain pengetahuan mesum yang eomma miliki?''
"hah? Sabar hyuk.. kau harusnya bersyukur punya anak yang cukup pandai. Cukup pandai menghina eommanya sendiri.'' Eunhyuk mencoba menyemangati dirinya sendiri.
.
.
.
Tokkk…tooookk..tokk
Bunyi ketukan dari Pintu rumah sungmin menganggu kegiatan sungmin dan kyuhyun yang sedang bermain tindih-mendidih dikamar mereka.
"aiss… menggangu saja. Sudahlah ming kita teruskan saja jangan memerdulikannya."
"tak bisa kyu."
Sungmin langsung memakai piama potongan dengan lengan dan celana yang panjang. Piama yang bermotif boneka beruang. Piama yang sepasang dengan punya kyuhyun hanya berbeda warna dan lengan piama kyuhyun yang pendek. Kyuhyun biru muda sedangkan sungmin merah muda.
Sungmin langsung keluar dari kamar itu tak menghiraukan umpatan-umpatan kyuhyun.
Cleekk
"hyukkie, baro"
"siapa ming?"
Kyuhyun menusul sungmin dengan piama couplenya yang dipakai sungmin. namja itu langsung memeluk sungmin dan menenggelamkan wajahnya di leher sungmin.
"hyukkie dan baro.''
"kenapa kau begitu manja cho. Ming biarkan kami masuk.''
Sungmin langsung meminggirkan badannya dari pintu. Gerakan sungmin langsung membuat kyuhyun mendengus tak suka.
"kau iri kan? karena donghae masih dichina ?"
"tidak.''
"kyu lepas. Aku mau jalan."
"begini saja.''
Dengan terpaksa sungmin berjalan keruang tamu mereka dengan kyuhyun yang masih menempel dan menenggelamkan wajahnya diceruk lehernya.
"kyu lepas aku mau duduk.''
Kyuhyun melepaskan pelukkannya. Setelah melihat sungmin duduk disofa panjang kyuhyun langsung merebahkan badannya dengan kepalanya yang ia taruh dipaha sungmin. tangannya ia lingkarkan pada pinggang sungmin tapi sebelumnya ia menaruh tangan sungmin dikepalanya. Sungmin mengerti apa maksud kyuhyun. Dengan senang hati ia mengelus kepala suami manjanya itu.
"jangan berhenti sampai aku tertidur ming.''
"baiklah.''
" apa istriku sudah tidur, ibu mertua?''
Sungmin mengangukan kepalanya dan tersenyum kearah baro.
" boleh balo yang tampan diatas dua tingkat ketampanan appa dan beribu-ribu tingkat diatas ketampanan eomma masuk kekamal deul?''
"aiss.. kenapa kau mengejek eomma hah?''
"hahahh…boleh, tapi jangan baro apa-apakan deul dan jangan ganggu deul.''
Baro langsung naik ke atas.
"baro sangat pintar hyuk."
"ia pintar untuk mengejek eommanya. Ming bisakah?''
"bisakah apa?
"bisakah kita tukaran anak.''
Usapan sungmin pada kepala kyuhyun berhenti seketika. Ia mencoba mencerna maksud sahabatnya itu.
"ming~jangan berhenti."
Rengekakan kyuhyun itu membuat eunhyuk ingin muntah sedangkan sungmin langsung mengelus kepala suaminya itu.
"kau punya bayi besar ming?''
Kyuhyun tak menanggapi ejekan eunhyuk . ia terlalu nyaman dengan keadaan ini. Elusan tangan sungmin membuat hatinya sangat nyaman dan hangat.
"maksudnya?"
"ehmm… mungkin sandeul dan baro ketuker. Kau lihatkan kalau baro lebih mirip kyuhyun karena baro punya mulut yang begitu pedasnya."
"ketuker? Yang bener aja hyuk. Sandeul lahir ketika Baro sudah bisa jalan. Kalau nggak salah baro itu dua tahun diatas sandeul kan? Bagaimana bisa kau berfikir begitu?"
Eunhyuk menggarukan tangannya di kepala. Memikir apa yang sungmin katakan.
"iya-ya bener. Terus Baro anak siapa dong?''
"ya anakmu dengan donghae, hyuk.''
"aisshh… tapi dia terlalu cerdas untuk jadi anak kami. Kau tau kan kalau otaknya aku dan donghae standar malah kayaknya aku dibawah standar ming.''
"kau tak bersyukur punya anak cerdas hyuk? Apa saat mengandung Baro kau melakukan perbuatan aneh?"
Sungmin masih setia mengelus kepala kyuhyun. Tak menyadari jika kyuhyun telah terbang kearah mimpinya.
"aku? Mungkin karena aku sering mengumpat kyuhyun. Saat hamil aku terus mengumpat kyuhyun bahkan sampai sekarang. Kau taukan kalau kyuhyun menyebalkan? Ia punya mulut pedas ming. Makanya aku sering mengumpatnya.''
"kayaknya itu penyebab Baro jadi cerdas dan bermulut pedas. Sekarang kau susul Baro. Lebih baik kau dan baro tidur disini.''
Eunhyuk mengangukan kepalanya. Namja manis itu melangkahkan kakinya kekamar sandeul. Meninggalkan sungmin dan kyuhyun.
"kyu, bangunlah, kita pindah keatas.''
Berulang kali sungmin mengguncang-guncangkan badan suaminya itu. tapi, nyatanya tak ada tanda-tanda kyuhyun akan bangun.
"kalau kau tak bangun. Aku bakalan benar-benar selingkuh dengan siwon, kyu. Siwon lebih dewasa daripada kau yang manja lebih manja dari sandeul.''
Sungmin langsung melangkahkan kakinya menuju kamar. Meninggalkan kyuhyun yang masih syok atas perkataanya.
"CHO SUNGMIN. AWAS KAU KALAU BERSELINGKUH DENGAN KUDA JELEK ITU.''
Kyuhyun berteriak, mengakibatnya empat namja yang berada dirumah itu kaget. Dengan langkah seribu ia langsung menusul sungmin. kyuhyun langsung memeluk tubuh sungmin yang sudah diatas ranjang.
"ming~ jangan marah, aku janji tak akan manja lagi. Tapi kalau aku pengen manja kau harus menurutinya. Jangan selingkuh ming. Kuda itu sangat jelek ming. Lebih ganteng aku.''
"tidurlah, cho.''
''jangan selingkuh ming.''
''hem."
Hening, tak ada percakapan diantara mereka lagi. Sungmin sudah melayang di mimpinya sedangkan kyuhyun menarik-narik piama sungmin.
"aisss… kenapa kyu?''
"jangan selingkuh ming.''
"tidur sekarang juga atau aku benar-benar selingkuh kyu.''
Mata kyuhyun langsung terpejam tapi dua menit kemudian mata itu terbuka. Kyuhyun menarik-narik piama sungmin lagi.
"ming~ Jangan selingkuh.''
"yak! Cho kyuhyun. Tidur sekarang dan aku tak akan pernah selingkuh karena aku mencintaimu.''
"jangan marah ming. Nado saranghae. Baiklah aku akan tidur tapi berikan aku ciuman.''
"kau bilang tak akan manja kan. Sekarang tidurlah.''
"tapi aku ingin dicium ming.''
Dengan terpaksa sungmin mengecup bibir kyuhyun.
"kenapa Cuma tujuh ming? Harusnya sama seperti biasa tiga belas kali.''
''aiss.. baiklah.''
.
.
.
.
Meja makan dirumah cho itu terlihat lebih banyak penghuninya. Eunhyuk dan baro meramaikan suasana dalam ruang makan itu.
"ming~ kenapa Cuma deul yang kau suapi sayang? Kau tak menyuapiku?''
"kau punya tangan sendiri cho. Makanlah.''
Kyuhyun merajuk. Ia membalikan nasi dipiringnya ke tempat nasi. Namja yang sudah memakai pakaian rapi itu melipatkan kedua lengannya diatas meja. Membuat sungmin dan eunhyuk yang melihatnya berdecak sebal.
"ya ampun, kau sudah mempunyai anak cho. Kenapa malah kau yang manja.''
Eunhyuk mengomeli kyuhyun dengan mulut yang masih penuh nasi. Sungmin yang melihat suaminya merajuk hanya diam. Ia terus menyuapi sandeul. Tanpa menghiraukan rajukan sang suami. Ia masih kesal karena kyuhyun mengganggu acara tidurnya.
"aissh… kenapa eomma mesum selalu membuat balo malu?''
"apa kesalahan yang eomma lakukan kali ini hah?''
"bicara saat makan eomma.''
"kau juga bicara.''
" aku bicara karena aku ingin berbagi ilmu ke eomma tentang makan tak boleh bicara. Bukankah berbagi ilmu itu bagus. Ia kan ming ahjusussi?''
"buhahaha… baro pinter banget sayang.'' Kyuhyun terpikal-pikal menertawakan wajah kesal mengangukan kepalanya dan tertawa saat mengetahui eunhyuk tak bisa berkutik dengannya anaknya sendiri.
"ming~.''
Nada manja itu terus terdengar beberapa kali. Sungmin hanya menjawabnya dengan deheman saja. Wajah kesal kyuhyun menghiasi ruang makan itu.
"pedas eomma~huwaa.''
Tangisan sandeul terdengar. Sandeul menangis saat ia memakan biji cabai yang terdapat dimenu sarapannya.
"ini chagi. Minumlah.''
"ya ampun, masih pedas sayang?'' ujar kyuhyun dengan kecemasan.
Baro yang melihat sang calon istrinya kepedasan langsung menghampiri sandeul.
"masih pedas, deul?''
Sandeul tak menjawab ia terus menangis. Baro yang melihat air digelas sandeul habis langsung menempelkan bibirnya ke bibir sandeul. Tiga namja yang melihat adegan itu membulatkan matanya.
"huwaaa~ bibil deul sakit eomma. Balo gigit bibil deul.''
"yak! Mesum apa yang kau lakukan pada anakku?''
Kyuhyun langsung menggendong sandeul dan memberikan tatapan menyelidik pada baro.
"balo Cuma bantu deul bial nggak pedas kok. Lagian balo lihat eomma yang kepedasan kayak deul lalu appa makan bibir eomma dan eomma tak melasa pedas. Kenapa deul menangis eomma? Padahalkan deul baru mengigit bibilnya. Eomma yang selalu makan bibir appa kok appa nggak nangis?"
Tbc…
Review please….
To : love kyumin 137
Makasih atas sarannya chingu. Aku nggak marah ko. Suer.. malah makasih udah review dan kasih masukan. Jangan kapok buat review lagi. Ok.. hehehe…
Thanks buat yang review, favorite sama follow ff ini. Jangan kapok buat review ya….
