Escape

Part 2

Disclaimer : I do not own Vocaloid

Warning : Gajeness, Abalness, OOC, OOT maybe? (?), Typo(s) & MissTypo(s) berserakan dimana–mana (?), Alur ga jelas, Pemula, Don't Like don't Read, ne ~!

Summary : "Jangan buat aku kesal Shota. Bisakah kau membuka matamu?"/ "Len .. Len .. Len .." Hanya satu nama itu yang terucap pelan dibibirku ; Tolong dengarkan panggilanku Len!

A/N

Dan akhirnya, Part 02 datang. Hore \QuQ/

(Rue : Semangat sekali o,o) Harus dong! QuQd (?)

(Misa : Sacchan sugoii :3) Jangan bilang sugoi .. OTZ

Nee minna.. Di fic yg kedua ini .. di m(Rue : di mohon kesediaanya untuk me-review, makasih!)

(Misa : Ruepyon, kau seenaknya mengambil hak orang lain ==) N-ngga apa kok Micchan~! x3

(Rue : Fufu, salah sendiri enak dijailin (?)) … ;w; Ok, Abaikan Manusia yang satu ini /NunjukRue/ yang penting .. Maaf kalo banyak kesalahan QuQ dan sekali lagi, mohon kesedianya untuk review ya? onegaii .. /Sujud

(Rue : *Injek Sacchan* o,o ) (Misa : RUEPYON ==) (Rue : wkwkwk #Kabur)

.

Yeah, Here we go!

.

.

Rin P.O.V

Aku tak mau mempercayai mataku saat ini ; karena mataku berbohong. Walau seutuhnya—aku tahu, mataku tak akan berbohong. Dan kenyataan menghapus semua keraguanku. Tapi, Aku tak mungkin sepenuhnya mempercayai ini semua!

"Bangun, Shota,"

Aku menatapnya tajam, berharap dia akan bangun dan kembali tersenyum. Aku menepis semua akal sehat yang mencoba mencegah tindakan bodohku. Tak mungkin Len tersenyum diantara bercak darah yang hampir membungkus seluruh tubuhnya! itu katanya ; Kata akal sehat persetan itu.

"Jangan buat aku kesal Shota. Bisakah kau membuka matamu?"

Lagi, diantara kemarahan yang membakar semua indra ku. Ada kehampaan yang menyelimuti pikiranku. Aku bingung, serius. Yang ada dipikaranku cuma satu, Len bangun dan—tersenyum. Apakah itu salah?

"Shota .. kau hanya bercanda kan? Candaan mu sungguh tak lucu,"

Bangun bodoh, bangun. Harus kukatakan berapa juta kali agar kau bisa membuka matamu dan tersenyum lagi?

"Len, Kumohon, Bangun .."

Tes

Air mataku(kembali)menitik. Seiring gemuruh di dadaku yang tak kunjung berhenti memainkan orkestranya.

"Jangan pergi .."

Lututku bergetar. Aku tak kuat, sungguh. Kepalaku berputar seakan dunia ini adalah bianglala. Berputar .. dan terus berputar. Tak mau dan tak bisa terhentikan. Aku .. kenapa?

"Len .."

Hening, hanya itu yang menjawab panggilanku.

"Len .."

Senyummu sama sekali tak mengembang. Mata mu masih saja tertutup.

"…."

Aku harus berkata apa lagi?

"LEENN! BANGUN, BAKAAA!"

Kutampar wajah Len yang pucat itu. Tapi Len tak bergeming ; tetap diam di tempat ia berada. Orang-orang menariku menjauhi Len. Aku mencoba memberontak, tapi tak bisa. Mereka terlalu banyak—mereka terlalu kuat. Kami-sama, inikah keadilan yang kau berikan untuk ku?

.

Tolong,

.

.

Dengarkan panggilanku,

.

dan tersenyum untuku.

.

Aku mohon,

.

Len.

.

.

.

Pemakaman.

Pemakaman itu .. menyesakkan bukan? Dan sialnya, sekarang aku ada disini. Berdiri di depan makam seorang Len Kagamine. Adik ku yang teramat berharga.

"Hei Shota, kau kejam," Aku mengepalkan telapa tanganku. Ya, kau begitu kejam padaku Len, kenapa kau pulang lebih dulu? Kenapa kau sama-sekali tidak memberiku salam perpisahan? Dan lagi .. gara-gara aku kau mati! betapa nista nya aku di dunia ini!

Aku menjatuhkan diriku dan memeluk batu nisan Len, "Kau tau, huh? betapa berharganya dirimu dimataku, Shota,"

Jangan menangis, Nee-chan. Aku.. ada disini

Eh? Aku mendongakkan kepalaku dan melihat sekeliling. Apa tadi? Suara Len? Tapi Len ..

"Len, Jangan bercanda! Keluarlah! Aku tahu kau ada disini!" Aku bangkit dan menatap tajam ke segala arah. Oh, kau boleh bilang aku gila. Tapi .. tidakah kau dengar suara Len tadi? Itu yang membuat aku gila!

Ya nee-chan, Aku ada disini. Selalu ada disini

Kakiku mendadak kaku, aku sama sekali tak bisa berkata apapun. Dan entah mengapa, kata-kata sederhana itu berhasil membuatku berteriak bagai orang kesetanan.

"KAU PENGECUT SHOTA! TUNJUKAN WUJUDMU JIKA KAU ADA DISINI! Aku .. Aku .. aku membutuhkanmu.. Bodoh. Sangat membutuhkanmu .." Dan kembali, Air mata yang sedari sempat tertahan. Sekarang tumpah kembali. "Len .. Len .. Len .." Hanya satu nama itu yang terucap pelan dibibirku. Entah sampai kapan.. aku akan terus seperti ini ; jatuh dan jatuh lagi. Sampai kapan?

.

One years later

Aku menatap layar handphone-ku dengan pandangan kosong. Sudah satu tahun .. ya, sudah satu tahun aku tak melihat senyum Len yang seperti dulu lagi. Ah, dia sudah tidak ada ya? Haha.. aku terlalu berlebihan, Harusnya aku tahu kalau Len sudah tiada kan? dan harusnya .. aku menerima kenyataan yang begitu menyebalkan itu! Tapi kau tahu? Itu sulit! Dan .. sudah satu tahun aku memikirkan untuk tetap bertahan atau—melarikan diri.

Sekali lagi, Ku tatap layar handphone-ku seraya bertengkar dengan diriku sendiri. Antara tidak dan iya. Tidak-iya-tidak-iya-tidak-iy—ARGH! Begitu sulit!

Hei .. semuanya sudah jelas kan? Kenapa kau tidak melarikan diri saja?

Entah memang aku manusia penghayal atau apa, rasanya .. tadi ada yang berbisik ditelingaku. Apa itu hanya halusinasi? Tapi.. Kata-kata itu ada benarnya juga, semuanya sudah jelas kan? Semua orang tak menerimaku didunia ini, dan Len.. telah pergi. Oh, apa berharganya diriku didunia ini?

"Akan kucoba." Aku tersenyum tipis dan dengan perlahan ku tekan tombol-tombol kecil di handphone-ku. Dunia maya, dunia kebohongan yang Len maksudkan. Oh, bisakah aku diterima di dunia yang satu ini? Apakah aku akan ditolak lagi? Entahlah, Aku tak dapat membaca takdir. Aku hanya gadis biasa.

.

Jari-jariku menelusuri

.

Dan mataku hanya menatap

.

.

Terus menatap, Tak bergeming

.

.

Sampai sebuah senyum mengembang perlahan

.

Aku sudah .. menemukanya Len!

.

Dunia itu.. Dunia yang kau maksud!

.

FriendsTalk. Tulisan itu terus membayang di kepalaku. Dunia itu .. yang akan kuhadapi selanjutnya. Dunia penuh misteri dan kebohongan yang tak berunjung. Persis.. seperti aku bukan? Aku harap .. aku mendapatkan orang-orang yang menerimaku apa adanya.

To be Contiuned!


A/N

/NgeliatinFicnya/ Pendek .. ;u; Gajhe lagi .. Alurnya kecepetan lagi .. Maaf ya Minna ! /BowsBowsBows/

Habisnya, Nulis Fic nya ngejar waktu sama bikin tugas di warnet (?).. Gomenne QuQ

(Misa :Ganbatte ne, Sacchan! oAob) Arigatouu~ QuQ/

(Rue : Ganbatte o,o) Arigatou, nii-chan! Oh iya, pertama-tama saya mau berterimakasih kepada para readers dan senpai sekalian yang sudah bersedia me-review fic gajhe nan abal saya, Arigatou Gozainmasuu! /Sujud/ Untuk itu, Ijinkan saya membalas review nya disini ya? OuO/

Oh iya hampir lupa /NepukJidat/ FriendsTalk itu ga beneran loh .. cuma bohongan (?) Tapi ga tau juga kalau misalnya ada situs DuMay yang bernama 'FriendsTalk' tadi .. o.o

Saatnya membalas Review ~!

.

the jigoku shojo

Waah .. iya EYD saya masih (sangat) kacau .. baru pemula soalnya .. ditambah, baru kali ini menulis fic .. Maaf ya senpai! /Sujud/ Dan … Makasih atas semua kritikanya senpai! Kritikan senpai sangat membantu! Saya memang kurang jeli dalam memberi imbuhan dan semua kesalahan yang sempai katakan tadi .. Resiko masih pemula ;w; dan.. Kira-kira di fic yang satu ini ada kesalahan lagi tidak ya? Kalau ada, mohon pemberitahuanya! /Bows/ Sebelumnya, Arigatou sudah me-review fic abal ini .. Salam kenal dan mohon bantuanya ~ /BowsBowsBows/

Zaa-chan

arigatou ne, Zaa-chan! x3

Ah, Maaf saya buat Lenny mati disini .. Gomenne ;w; (Rue : *Siapin Gergaji (?)*) Ngapain kau, Nii-chan? Dx /Tendang/

Makasih Infonya ~ Aku memang lemah dalam penulisan bahasa jepang xD (Kayaknya lemah semuanya ya? /pundung/)

Hehehe .. awalnya mau buat Rin Suicide gara-gara Len mati, Tapi sayangnya alur ceritanya (?) engga mendukung (?) OuOv /Ditendang/

Oh iya, Zaa-chan nge fave Fic saya ya? Hontou ni Arigatouu! padahal Fic-ku ga ada apa-apa nya sama Fic Zaa-chan ;w; Dan..ah! Hampir lupa! Arigatou juga sudah me-review fic saya! di mohon jangan kapok me- review yah? hehe xD

Hikarin Shii-Chii

Salam kenal juga ~ baik, Aku panggil Hicchan boleh, ne? x3

Wah ga ada Typo? Ada kok! Banyak malah QuQ /Pluk

Arigatou ne sudah suka sama fic abal saya .. semoga fic nya bisa menghibur Hicchan ~ x3

Waii .. Arigatou informasinya! Saya masih dalam tahapan mempelajari bahasa Jepang soalnya, Arigatouu~~ dan, tentu saja arigatou telah me-review fic abal ini x3

Miki Abaddonia Lucifen

Waah Arigatou sudah menyambut saya di Fandom Voca! Arigatou~ Arigatou~ /Bungkuk

I-iya ini Fic pertama saya .. Ah, Keren? engga kok.. Fic abal gini dibilang keren QuQ

Hehe gomen .. Lennya tak jadiin meninggal .. /DiGilesPisangRaksasa(?)/

Salam kenal juga .. Dan arigatou sudah me–review~! /Sujud/

MikuMikune

Halo juga! OuO/ /Bows

Iya .. Ini 3 Author sekaligus, (Rue : Hai o,o) Nii-chan, kau seenaknya nongol! Dx (?) (Misa : Dasar Ruepyon ==") Tapi, Fic abal dan tak bermutu ini saya yang buat QuQ"

Ok, Arigatou saranya dan review nya~! x3

.

… Selesai! QuQd

(Rue : Panjang o,o) A-A-aneh tha kalau panjang? QuQ

(Rue : Sangat *Plak*) ….. ;w; /pundung/

(Misa : Ruepyon usil ==" Nah, RnR minna? :3)

(Rue : Wkwkwk gomen, And no Flame Pliss !)