Title : Be Mine

Rated : T (sewaktu-waktu bisa berubah)

Main Cast : Kim Ryeowook, Kim Jongwoon and other

Disclaimer : Semuanya milik Tuhan, character, waktu dan tempat saya cuma pinjam. Tapi sejak di dalam kandungan Ryeowook sudah sah menjadi suami saya *digampar Ryeosomnia*

Warning : BoysxBoys, Yaoi, BoysLove

Halooo reader *tebar bunga* ini fic pertama saya yang err abal, Don't Like, Don't Read

Happy reading ~^^

.

.

.

"Apa yang akan mereka bicarakan? Jangan jangan Kyu...tidak!Dia sudah memiliki Sungmin, mana mungkin dia menyukai Wookie" kata Yesung sambil menenangkan dirinya sendiri "Tapi, perasaan bisa berubah sewaktu-waktu kan, bisa saja dia bosan dengan Sungmin lalu menyukai Wookie, argh andwae!" teriak Yesung sambil meremas rambutnya

.

.

.

.

Be Mine

.

.

Wookie PoV

"Kau ingin membicarakan apa Kyu?"

"Sudah ikut saja, nanti kau akan tahu sendiri hyung" lalu Kyu membukakan Wookie pintu mobil dan mempersilahkannya masuk

"Ne, tapi awas kalau kau macam-macam akan aku adukan kau pada …"

"Bisakah kau diam hyung? Terlalu lama berada di dekat 'kekasihmu' itu membuatmu ketularan cerewetnya, eoh?" goda Kyu lalu menginjak gas mobilnya

"Kekasih? Nugu?"

"Yak! Bahkan kau sekarang mulai ketularan babo-nya hyung, ck! Tentu saja Yesung, siapa lagi?" balas Kyu

Blush

'Yesung? Aish kenapa Kyu bisa berpikiran seperti itu?' batin Wookie

"Hahahaha wajahmu memerah hyung, kau semakin terlihat manis kalau seperti ini" goda Kyu lagi sambil menyeringai evil

"Kyu...kau ini...aku adukan kau pada Sungmin hyung" teriakku sambil memukul-mukul lengannya

"Sungmin?" raut wajah Kyu seketika berubah, "Adukan saja, dia juga tak akan peduli. Hahaha sudah sudah hyung, aku sedang menyetir kau mau kita mati muda? Lebih baik kau diam, duduk manis sambil dengarkan lagu ini, arra?" ujar Kyu sambil menyerahkan ipod-nya padaku sedangkan pandangannya terus menuju ke depan

"Eh? Ne Kyu, arraseo" aku langsung mengambil ipod yang diberikan maknae ini sambil sesekali melihat wajahnya. 'Ada apa dengan mereka berdua?'

.

.

.

.

Normal PoV

Akhirnya mereka sampai ke tempat tujuan. Kyu melepaskan sabuk pengamannya dan membangunkan Wookie yang kini tengah tertidur pulas.

Wookie mengerjap-ngerjapkan mata dan melihat ke sekililing. 'Ini dimana?', "Kyu, kenapa kau membawaku kemari?" tanya Wookie dan keluar dari mobil dengan malas

"sssttt kajja" Kyu langsung menarik Wookie ke tempat tersebut

.

.

.

.

Sementara itu di dorm

'Aish...Wookie, kau kemana? Ini sudah larut, kenapa belum pulang juga?' batin Yesung, sedangkan tangan mungilnya kini tengah menimang handphone miliknya.

"Yesung hyung...boleh aku masuk?" tanya Sungmin sambil mengetuk pintu kamar YeWook

"Eh? ne Sungmin, masuklah"

Sungmin pun masuk dengan mata memerah, seperti habis menangis

"Kau kenapa? Matamu...kau menangis?" tanya Yesung sambil menyeka airmata yang masih menggenang di pelupuk matanya

"Err Wookie dimana hyung?" Sungmin berusaha mengalihkan pembicaraan

"Wookie? Daritadi siang ia pergi bersama Kyu, kau kenapa Sungmin, ada masalah? Ceritalah…"

Deg

Mendengar perkataan Yesung tadi, airmata Sungmin tak bisa dibendung lagi. Dia menangkupkan wajahnya di kedua tangannya kemudian menangis. Yesung yang melihat hal tersebut kaget, namun dengan sigap dipeluknya namja aegyo tersebut.

Sungmin pun terkejut melihat sikap Yesung, "Hyung, aku..."

"Uljima, ceritalah, aku akan mendengarkannya" potong Yesung lalu mengeratkan pelukan sambil mengelus bahu Sungmin bermaksud untuk menenangkannya

"Ne, begini...

Flashback

.

Sungmin PoV

"Hyung...aku lapar, buatkan aku makanan, ne?" kata Kyu sambil memelukku

"Sebentar, aku harus menyelesaikan partitur ini" kataku

"Tapi aku lapar...ayolah hyung, kau tidak mau kan melihat namjachingu-mu yang tampan ini mati karena kelaparan? Kalau kau tak mau membuatkannya, dengan sangat terpaksa aku akan 'memakan-mu' hyung" kata Kyu dengan seringai khasnya

"Ah, palli kau ini benar-benar merepotkan Kyu...lebih baik kau menyuruh Wookie untuk masak, aku benar-benar sibuk!" bentakku dan memberikan death glare pada evil maknae itu

"Merepotkan? Kenapa? Kau namjachinguku hyung, apa kau tak mau memanjakanku? Aku ingin merasakan masakanmu, bukan Wookie!

"Bukankah kau selalu meminta bantuan Wookie? Apalagi dalam urusan memasak, kau selalu memujinya!" bentak Sungmin lagi, tersirat nada kecemburuan dari perkataan Sungmin, namun Kyu tidak menyadari hal tersebut

"Dia memang patut dipuji! Seberapa sering aku meminta bantuan padanya, dia tidak pernah mengatakan bahwa aku merepotkannya, tidak sepertimu hyung!"

"Kau membandingkanku dengan Wookie, eoh? Pergi saja...cari dia, bukankah dia tidak pernah merasa direpotkan olehmu? Aku sedang sibuk!"

"Baiklah kalau itu maumu hyung, aku turuti permintaanmu semoga kau tak menyesal"

brak...Kyu menutup pintu kamar mereka dengan keras lalu pergi meninggalkan Sungmin yang kini hanya bisa terdiam mencoba mencerna kata-kata Kyu tadi

'Apa aku terlalu keras padanya?' batin Sungmin, "Ah...Kyu mianhae, hiks"

.

Flashback off

.

Yesung PoV

"Begitu hyung, aku jadi hiks merasa bersalah pada Kyu... Aku minta maaf karena saranku tersebut, Kyu malah mengajak Wookie keluar. Tapi aku tidak bermaksud hyung, sama sekali tidak, hanya saja ..."

"Sssttt uljima Sungmin, uljima...semua akan baik-baik saja percaya padaku.

"Dia mencintaimu Sungmin, selamanya akan begitu." aku menangkupkan kedua tanganku di wajah Sungmin, menyeka airmatanya lalu kembali memeluknya

Tiba-tiba saja "Hyung..."

"Wookie?" aku terkejut, mata caramelnya terlihat sendu dan err aku masih dalam posisi memeluk Sungmin argh dia pasti akan salah paham

"Wookie?" Sungmin tak kalah terkejutnya denganku, dia lalu melepaskan pelukanku dan melihat kearah pintu. "Kyu..." panggil Sungmin lirih

"Mianhae, jeongmal mianhae sudah mengganggu kalian. Hyung... aku akan tidur dengan Wookie malam ini, kau tidurlah disini. Kelihatannya Yesung hyung membuatmu nyaman. Kajja Wookie...kita pergi" ucap Kyu pada Sungmin lalu menarik Wookie

Sedangkan aku dan Sungmin terdiam melihat kepergian kedua orang yang kita cintai.

.

.

.

.

.

Normal PoV

"Kyu...gwaenchana?" tanya Wookie pada Kyu yang kini tengah mengepalkan kedua tangannya

"Gwaenchanaeyo Wookie" senyum terulas di bibir pemilik suara emas tersebut

Wookie masih menatap Kyu, tidak...dia menatap matanya, tersirat kebohongan dari matanya

"Kajja, kita tidur... ini sudah larut" kata Kyu sambil menuntun Wookie tidur di tempat tidur Sungmin

hiks... "Kyu..." panggil Wookie lirih

"Uljima Wookie, mulai sekarang aku akan menjagamu"

"Bukan hiks, kau baik-baik saja? Kau kelihatannya marah...jika kau ingin marah, padaku saja hiks, jangan pada Yesung dan Sungmin hyung hiks huee" ucap Wookie sambil menangis di pelukan Kyu

"Aku tidak apa-apa, aku baik-baik saja... Kau lihat kan? Aku tidak akan marah padamu. Ini sudah larut, ayo kita tidur."

"Ne...annyeonghi jumuseyo Kyu, jaljayo" kata Wookie kemudian membenamkan kepalanya di dalam selimut

Kyu tersenyum "Nado jaljayo, Wookie" dia lalu berjalan kearah tempat tidurnya. 'Semoga besok akan baik-baik saja' batinnya

Berangsur-angsur terdengar hembusan nafas teratur dari Wookie. Kyu tersenyum melihat wajah polos Wookie yang sedang tertidur. 'Mianhae Wookie' batin Kyu kemudian senyum err lebih tepatnya seringaian kecil terbentuk di sudut bibirnya.

.

.

~TBC~

Oke terimakasih buat Cloudhy karena sudah memberikan beberapa saran dalam perkembangan ff ini ^^

Terimakasih juga untuk reader maupun sider yang sudah baca fanfic ini, mian kalau chap kemarin dan sekarang ada banyak kesalahan. Jadi inget RnR ya reader untuk membantu perkembangan ff ini ^^

Eternal Clouds: hehe ne chingu mianhae ^^ ini ff pertama jadi agak gugup sedang berusaha ditingkatkan, ne…gomawo sarannya chingu ( ini sudah update chapter2, jangan lupa RnR lagi gomawo^^

ryeocloud: ne chingu, ini sudah dilanjut^^ #pelukbalik , gomawo review-nya. Chapter2 sudah update, jangan lupa RnR lagi…gomawo^^

.

At least, adakah yang bersedia meninggalkan review lagi? :)

Gomawo ^^