Katekyo Hitma Reborn © Amano Akira
Rate: T
Genre: Humor/Friendship
REBOSCHOOL
Chapter 2 : WHO'S THE SEME
Warning: OOC, ngga jelas, ngga menarik, ngga sesuai dengan aslinya, Typo, Cerita bener2 menyimpang!
[pengumuman]
'mind'
"Speak"
*A/N*
(keterangan laen)
Previously on Reboshcool :
Riiku menghela nafas dan merasa hidup di kelas ini bakal menjadi perjalanan panjang.
Namun tiba-tiba sebelum Rii menyelesaikan lamunannya, pintu kelas di banting dengan malangnya. Menimbulkan sensai merinding.
"Nufufufufu~" tawa salah seorang pembanting pintu.
"Kufufufufu~" balas salah satunya lagi.
Yang ada dalam pikiran satu kelas adalah:
'SEMANGKA DAN NANAS!'
"NANAS!"
"SEMANGKA!"
"SUAMIKU!"
"MAKAAAANN! (?)"
Dan begitulah berbagai macam teriakan yang menggema sebagai salah satu bentuk respon terhadap masuknya dua manusia pemilik jambul ajaib yang berbentuk buah tropical -Meski ada yang hasil persilangan sih *lirik spade*-. Saking ajaibnya berbagai macam usaha yang dilakukan penegak kedisiplinan (baca:Hibari) tidak dapat mempengaruhi (baca:memangkas) bentuk dan ukuran jambul ajaib itu.
"Nufufufu~ Pagi darling~" sapa si rambut persilangan nanas dan semangka, Daemon Spade-sensei selaku guru kimia.
"Pagi Daemon-sensei." Balas beberapa siswa yang masih dalam batas normal. Soalnya yang lain udah pada ancur reaksinya. Mulai dari pingsan mimisan, speechless, dan laen sebage-nya.
"Daemon-sensei, Mukuro-sensei! Memangnya hari ini ada jadwal IPA?" Tanya Diemaz.
"Wah-wah, beresemangat sekali tiruan uke-ku~ (baca: Tsunayoshi). Memang sih hari ini ngga ada waktu kami. Tapi kami entah mengapa disuruh Arcobaleno itu ke sini~ Nufufufu!" Jawab Daemon sambil agak err—ngences-ngences ngeliatin Diemaz yang bermuka uke *ditabok Diemaz*.
"Mou, Daemon-sensei! *Bah ikut-ikut Mamori ==* Uke-mu kan Giotto! Tuna tayang *alay deh* itu milikku! =3=" Protes si Nappo.
"O- tidak bisa! Tsun-Tsun juga ukeku!"
"Oya! Ngga bole selingkuh!"
"Oya, oya, pokoknya ukeku ada 3 di sini!"
"Oya, siapa?" Tanya Mukkupon sengit.
"Nfufufu! Giotto, Tsunayoshi, KAMU. NUFUFUFU!~" Jawab Daemon dengan tanpa dosa.
"Oya, aku menolak dengan keras."
"Oya, kalo gitu berika Tsunayoshi padaku."
"Oya, aku juga menolak dengan sangat keras."
"Oya, sebagai gantinya kau jadi uke-ku! *jilat bibir*" (A/N: lama-lama judul chapternya jadi 'oya oya' nih -,-)
"KUFUFUFU! ~ kaulah yang akan jadi uke-KU! *nyiapin trident*"
"NUFUFU! In your dream! *Nyiapin scheat*"
"KUFUFUFUFU!"
"NUFUFUFUFU!"
All: Sweatdrop
"E, etto, serem banget sih dua guru ini..." celutuk Rii dengan SANGAT PUELAN biar ngga kedengeran duo mahluk ajaib. Rose berjalan dan mendekati Rii sambil terkagum-kagum atas apa yang baru saj aRii katakan.
'Wah, anak ini polos.. baru tahu ya.. Ushishishishi~(?)' batin Rose seram.
"Yah, emang mereka kayak gini.. Waktu ngajar sih keren.. manteb.. bikin orang mimisan seketika.. bahkan membuat kutu orang mati kutu.. dan kecoak pun beterbangan *Hii!*. bulu roman berdiri, bulu kaki jongkok (?). dan ulat bulu pun-"
"STOP!" sergah Hibalicious yang ngga tahan ama omongannya Rose.
"Un, kau ini mengerikan un!" ucap Pio-chan ala Deidara.
"HOHOHOHO~ saya dukung kamu Rose-chan~" Kata Mar sang penyuka gore *wait! Apa hubungannya? =3=*
-TING TUNG TING TUNG-
[Semua siswa Reboschool diharap segera menuju ke kantin karena acara sarapan dan doa bersama akan segera dimulai, terima kasih.]
-TUNG TING TUNG TING-
"AH! MAKAN!" seru anak sekelas. Semuanya girang karena sebelumnya sekelompok drumband cacing di dalam perut mereka mulai memainkan lagu berjudul 'LAPAR DI PAGI HARI'.
Tanpa ba bi bu lagi, semua anak berhamburan keluar kelas. Tak terkecuali kelas IX E yang juga meninggalkan hidup-mati (?) kelas mereka pada yang kuasa. Maksudnya pada duo rambut abnormal itu *dihajar*.
Canteen
MENU KANTIN MAKNYOSS PERUT KENYANG HATI SENANG :
TEMA MINGGU INI : MASAKAN JEPANG
PAKET 1: NASI PUTIH + EBI FURAI + YAKINIKU + MILK TEA + PUDDING CARAMEL
PAKET 2 : NASI PUTIH + RAMEN + TEA CAP PECI + PUDDING VANILLA
PAKET 3 : NASI PUTIH + YAKINIKU + EKADO + TEA 'ANGET' + PUDDING COKELAT
PAKET 4 : NASI PUTIH + CHIKKIN BLAKUPEPPA + EBI FURAI + KONYAKU ICE JELLY + PUDDING STRAWBERRY
Itulah menu yang tertera besar-besar pada papan kantin. Semua anak mengantri untuk mendapatkan sarapan mereka. Namun, hal ini tidak berlaku untuk murid IX E. mereka hanya tinggal pesan lewat waitress khusus dan akan duduk di ruang VVIP. Sungguh fasilitas bintang lima..
"Aku mau paket 3 tapi pudding-nya pudding caramel!" seru Rst sambil mengangkat tangan.
"Yes, my lord~" balas SEBASTIAN MICHALEIS. SEBASTIAN BOOOKKK! SEBBY! AAAA~~~~ SEB- *disumpel bakiak*
"Akui paket 2 ngga neko-neko~" yang ini Arisu.
"Aku aku aku aku aku aku aku aku aku aku aku mau paket 7 deh. :9" Kata Magi.
"Eh, ngga ada kali paket 7 =3=. Aku paket 9 aja!" sergah Bhiblu.
"M, malah ga ada kali.." ucap semuanya sambil sweatdrop.
Dan setelah semua anak memesan paket-paket sarapan mereka, dimulailah acara makan-memakan -ups- ehem, makan pagi di dalam ruang VVIP itu. semua siswa makan dengan tenangnya. Meski ada yang sibuk dengan laptop-nya hanya sekedar mengurus bursa saham *What The-*, atau membuka fanfic, ato juga apdet status.
Jam dinding-pun tertawa dan aku hanya diam.. dan membisu... ingin kumaki diriku sendiri-
Oke salah. Ini lirik lagu. Maafkan ke-error an author narrator! Maksudnya, Jam dinding menunjukkan pukul 8 kurang sedikit *bego, ga baku tauk!*. kurang 10 menit sih. semuanya sudah siap untuk kembali ke kelas. Bahkan sudah ada yang kembali sambil ketawa-ketawa geje. Nah, mari sorot kamera balik ke kelas
CLASS IX E
"Nghhhh! S, semangka sialan! Aaaannhh~!.."
"Ssshh.. N, nappo.. Kau.. nghh.."
YAKKK! STOPPP!
Semua anak cengo melihat Mukkupon di SEME Daemon. Sepertinya begini ceritanya: Mukuro kalah dari Daemon *mari berdoa agar pada kenyataanya Muku yang menang ;^;*. Lalu, sebagai konsekuensinya Daemon meminta Mukku untuk menjadi uke-nya. Pride Mukuro hancur berkeping-keping. Karena tidak ingin tambah kepingan pride muku hancur menjadi berkeping-keping lagi, ia mengalah dan BIMSALABIM! Jadilah Muku seorang Uke~
OK~ masalah cerita dan segala tete bengek bagemana si Mukku jadi uke finish~ sekarang mari tengok reaksi IX E:
RiikuAyaKaitani : Karena dia awalnya emang udah Fujo, da mulai dikit-dikit sembuh, dikit-dikit kambuh, ia memasang wajah datar-datar bego cengo. Padahal aslinya dia udah kebelet motret tuh. Saking aja hape sialannya mati karena lowbat.
Bhiblu: ngences-ngences ga jelas sambil memperlihatkan watak aslinya. Ia dengan sigap memotret adegan yaoi R-18 itu dengan hape-nya.
Su 'Pioggia' Oxenstierna : Cuma facepalm karena masih menjadi Fujo tingkat sedang. Tapi tetep aja badanya berkeringat dingin sedingin es di kutub utara (?)
Mar-sama: err.. hampir sama kayak Bhiblu.. bedanya dia ngerekam dengan tujuan sebagai oleh-oleh-coret- alat penukaran doujin ke Erika Karisawa sang Fujoshi sejati di DURARARA! Academy *ngarang banget*
ArisuAlice: Engg.. pasang tampang Dame-Tsuna karena ngga tahu mau diapain pairing menjurus incest ini...
Reni-Is-Ishida : langsung motret, ngerekam, nulis FF bersamaan dengan kecepatan cahaya 4.2 detik. Matanya dengan sigap meneliti segala gerak-gerik permainan Semangka. Sungguh kemampuan yang RUAR BIASA!
Quan 'Titanium' : Gigit sapu tangan, gigit mop, gigit pel-pelan karena ngga rela Muku di seme. Tepat di dahinya ia memakai pita bertuliskan: "LESTARIKAN SEME MUKURO! NO UKE MUKURO!"
Rst: matanya di tutupin sama Hibalicious yang menatap dengan mata melotot adegan itu. alasan yang mudah: tidak ingin Rst bermimpi buruk karena adegan ini *aih aih..~ baiknya*. Rst yang tak dapat berbuat apapun hanya bisa cemberut sambil menggembungkan pipinya*aiihh lucuyaaa =D*
Knight, Diemaz, Pikachu: Cengo berjamaah. Dengan catatan Knight muntah-mutah *karena dia bukan fujo*, Diemaz cengok parah, Pikachu blushing berat *masih Fujo tingkat rendah sih dia :p*
ErizuHerandhez: mencak-mencak kayak kuda lumping ketusuk beling sambil pasang tampang mesum semesum-mesumnya tuh anak *dicincang Erizu*
Shara serenia : sama kayak Rst,matanya ditutup sama Cielo. Saking khawatirnya Cielo kalo-kalo shara kena virus Fujo akut.
Cielo: nutupin matanya Shara. Sedangkan dianya sendiri langsung pake sunglass berlensa super gelap sampe ga keliatan apa-apa :p
Laporan selesai. Bila ada yang tertinggal maafkan saya sebage author narrator karena kelupaa menuliskan nama dan respon anda *dibejeg-bejeg masa*. Oke, back to story, beberapa guru yang mendengar teriakan para Fujo akut ini langsug datang ke TKP. Guru yang dimaksud adalah: Luce yang kebetulan lagi keliling, Lussuria yang baru aja facial singkat di ruang tata rambut *Emang ada ya? O.o*, dan Tsunayoshi serta Giotto.
"M, Mukuro Rokudo! Daemon Spade! Segera hentikan adegan R-18 ini dan lanjutkan di ruangan saya! Ups, keceplosan! Maksudnya segera hentikan adegan tidak senonoh ini!" seru Luce.
"Arara~ lumayan buat dijual~" ucap Lussu sambil memotret slow motion adegan-adegan itu.
"KAU SELINGKUH!" ucap Giotto dan Tsuna sambil menunjuk-nunjuk Dae69.
"Yaudah, ayang Tsuna! Kita juga yok!" Ajak Giotto. Tsuna yang udah keburu 'panas' karena marah dan nepsong ya di ho-oh in aja..
"AYOK!" Jawab Tsuna seraya ngibrit ke kamar mandi terdekat..
Dengan segera IX E di evakuasi ke Sport Hall yang berada beberapa meter dari kelas oleh Dino yang tiba-tiba datang dengan dua kancing atas terbuka *pasti habis melakukan yang 'iya iya'*. Sementara Luce membawa duo jambul abnormal itu ke ruang hukuman…
-TBC!-
Rii: HOSHH! Akhirnya selese juga chappie 2!
Shion: *applause* wow.. update mingguan ya~
Shima: kasian sensei.. di bela-belain ngetik malem-malem demi Reboschool..
Rii : saya cinta reader! *tepar seketika*
Shion: d, dasar..
Shima: minna! Gomen kalo jelek!
Shion: maklum, dia dikejer UNAS sih.. kasian.. *towel-towel mayat Rii*
Shima: Ah, dari Rii-sensei: "Pendaftaran Reboshcool ditutup. Bagi pendaftar yang kemaren baru aja mendaftar, baru bisa dimunculkan di chapter depan karena kebuntuan ide Author. Dan akan ada beberapa Author tamu yang akan memeriahkan acara Reboschool ini *slapped*"
Shion: Oho~ Jadi, sudah jelas kan~ :3
Shima: Okeaaayy~ Review pleaseee :D
