"Jangan pernah berusaha untuk mempertahankan seseorang yang sebenarnya sedang mencoba untuk melepasmu secara perlahan demi orang lain." - Me.

.

.

.

"Oh okay. By the way, aku sudah menemukan orang yang bisa membuatku nyaman." - Chanyeol.

Tangan Baekhyun terhenti begitu pintu kamarnya terbuka. Ia menoleh untuk melihat siapa yang masuk seenaknya tanpa mengetuk pintu. Dan oh, ternyata itu Kris.

"Kris! Kebetulan sekali. Sini, aku ingin bercerita padamu." ucap Baekhyun sambil menggeser letak duduknya, memberi tempat untuk Kris duduk disebelahnya.

"Apa yang ingin kau ceritakan?" tanya Kris. Ia duduk disebelah Baekhyun, lalu mengamati adiknya itu yang asik dengan handphone nya. Baekhyun menoleh, menatap Kris dengan alis bertaut. Ia menunjukkan layar handphone nya ke Kris. pesan dari Chanyeol. Kris mengerutkan dahinya begitu tau apa yang ingin dikatakan Baekhyun.

"Kau berpikir jika orang itu adalah kau?"

Baekhyun mengangguk.

Kris menghembuskan nafasnya kasar. Ia mengambil handphone Baekhyun, lalu meng-scroll chat Baekhyun dengan Chanyeol. Jari nya berhenti di pesan Chanyeol yang berisi "Aku sayang Kyungsoo." itu sekitar 6 jam yang lalu. Ia kembali melihat pesan terakhir Chanyeol, 30 menit yang lalu. Baru sejam dia putus dan sekarang dia sudah menemukan orang yang membuatnya nyaman selain Kyungsoo? Shit, pikir Kris. Baekhyun yang daritadi hanya diam memperhatikan Kris yang sedang membaca pesan-pesan dari Chanyeol itu kini membuka mulutnya.

"Apa kau berpikir aku terlalu...cepat?" Kris menoleh, menunggu Baekhyun menyelesaikan kata-katanya. "M-Maksudku, apa kau mengira jika Chanyeol juga mempunyai perasaan yang sama padaku?" lanjutnya sambil memainkan jarinya. Kebiasaan Baekhyun jika ia sedang gugup. Kris memegang bahu adiknya itu, menatapnya tepat di mata. Ia bingung ingin bicara apa, di sisi lain ia ingin melihat adiknya bahagia, tapi di sisi lain ia juga tidak mau melihat adiknya sakit hati. Dari isi chat Chanyeol ke Baekhyun aja ia sudah tau betul kalau laki-laki itu bukan laki-laki yang baik. Mudah sekali menemukan yang baru, padahal ia baru saja putus. Berarti itu tandanya banyak wanita yang dekat dengannya kan?

"Coba kau tanya dulu siapa orang yang dia maksud. Jangan baper dulu, oke?" Kris tersenyum begitu melihat ekspresi Baekhyun, lalu melanjutkan kata-katanya. "Aku balik ke kamarku, ya? Kau jangan tidur terlalu malam. Night Baek." ucap Kris sambil mengusap kepala Baekhyun, lalu berdiri dan keluar dari kamar Baekhyun.

Baekhyun mengambil handphone nya yang tadi diletakkan Kris di meja samping kasurnya. Ia lalu mengetik balasan untuk Chanyeol dengan cepat. Berharap anak itu belum tertidur.

"Siapa dia? Apa aku boleh tau?" - Baekhyun.

Baekhyun beranjak dari kasurnya. Ia berjalan ke ujung kamarnya untuk mematikan lampu dan menyalakan lampu khusus tidur. Lalu kembali ke kasur dan menarik selimut. Baekhyun teringat ekspresi Kris saat ia membaca pesan-pesan dari Chanyeol tadi. Apa ada yang salah dengan Chanyeol? Atau mungkin dia yang salah? Kris tidak mungkin menyembunyikan sesuatu darinya karena Kris sendiri termasuk orang yang jujur dan melihat ekspresi Kris yang tidak biasa tadi membuat Baekhyun bingung. Spontan ia mengambil handphone nya dan membuka chat dia dengan Chanyeol. Ternyata belum ada balasan. Mungkin tidur, pikirnya. Ia lalu meng-scroll chat nya tadi sore. Baekhyun menarik nafas saat ia membaca pesan Chanyeol yang berisi curhatannya tentang Kyungsoo dan tentang ia ingin memutusinya. Baekhyun menutup matanya, dadanya sesak lagi. Tak lama, handphone nya bunyi. Pesan dari Chanyeol.

"Darimana saja? Aku kan sudah bilang jangan hilang-hilangan." - Chanyeol.

"Aku tadi sedang berbicara dengan Kris. Maaf terlalu lama. Dan, hey! Jawab pertanyaanku yang tadi!" - Baekhyun

"Pertanyaan yang mana?" - Chanyeol.

"Yang tentang siapa orang yang membuatmu nyaman. Aku penasaran siapa orang itu." - Baekhyun.

"Oh itu. Entahlah. Tiba-tiba saja aku lupa namanya." - Chanyeol.

Damn. Apa-apaan itu? Lupa nama? Haha gelagatmu ketahuan sekali Park Chanyeol. Pikir Baekhyun saat itu. Baru saja ia ingin mengetik untuk membalas pesan Chanyeol, tiba-tiba sudah ada pesan lain yang masuk. Ia menutup mulutnya, menahan teriakannya/?

"Itu kamu-_-" - Chanyeol.

"Aku bercanda." - Chanyeol.

OH GODDAMN! Baekhyun tau kalau Chanyeol tidak benar-benar bercanda. Chanyeol itu sama sekali tidak pandai berbohong. Dan melihat dari jarak waktu pesan yang pertama dan kedua, itu berjarak sekitar 5 menit setelah di read oleh Baekhyun. Jika ia bercanda ia pasti langsung mengirim pesan yang kedua, kan?

Handphone Baekhyun kembali bergetar sebelum Baekhyun sempat membalasnya. Ternyata pesan lain dari Chanyeol. Mungkin ia heran kenapa Baekhyun hanya membaca pesannya dan tidak membalasnya.

"Kau benar-benar menyukaiku?" - Chanyeol.

"Hm by the way. Kau belum ada yang punya kan?" - Chanyeol.

"Hey! Balas pesanku." - Chanyeol.

"Oyy" - Chanyeol.

"Baeeeeek." - Chanyeol.

"Just read?" - Chanyeol.

Pesan itu masuk bersamaan dalam waktu 3 menit dengan 47 pesan. Chanyeol kembali meng-spam chat Baekhyun dengan stiker. Aish sialan. kau pikir tanganku ada 8 hah?, pikir Baekhyun sambil mendengus kasar. Ia mengetik dengan cepat agar Chanyeol berhenti meng-spam chat nya dengan stiker bergambar mickey mouse itu.

"Ya. Aku menyukaimu." - Baekhyun.

"Tbh, aku belum punya pacar." - Baekhyun.

"Dan stop meng-spam chatku dengan stikermu itu! Tanganku cuma ada dua Chan, bersabarlah sedikit. Aish. Baru juga aku tinggal sebentar-_-" - Baekhyun.

"Hoaaam." Baekhyun menguap, lalu melirik jam di handphone nya. Sudah jam 23:15 dan ia masih chatting dengan Chanyeol. Tumben sekali anak ini belum tidur.

"Oh baiklah. Kamu ngilang terus sih. Aku tidur dulu ya? Goodnight Baek." - Chanyeol.

Baekhyun menatap layar handphone nya dengan ekspresi(-_-).

"Okay. Nicedream Chan!" - Baekhyun.

.

.

.

Hari ini adalah hari Minggu dan sudah 3 hari Chanyeol putus dengan Kyungsoo. Seperti yang kalian tau, Chanyeol dan Baekhyun sekarang sedang dalam masa 'pendekatan' dan Baekhyun tidak menyangka kalau Chanyeol ternyata juga mempunyai perasaan yang sama dengannya. Malam setelah Chanyeol bilang kalau ia nyaman dengan Baekhyun, ia juga bilang "Aku sayang Baekhyun" melalui chat. Dan tentu saja itu membuat Baekhyun fly to the sky begitu Chanyeol bilang seperti itu. Chanyeol selalu saja bisa membuat Baekhyun melted dengan kata-kata manisnya. Contohnya seperti tadi malam, saat dia sedang jalan-jalan di supermarket di salah satu mall yang dekat dengan rumahnya, Baekhyun dan Chanyeol saling mengirim pesan. Yah karena paket internet Chanyeol habis jadi mereka terpaksa sms-an saja. Tapi saat Baekhyun ingin membalas pesan Chanyeol tiba-tiba saja jaringannya hilang dalam waktu yang cukup lama. Maklum saja mall itu baru dibangun jadi jaringannya sering hilang-hilangan/?. Begitu jaringannya sudah kembali, Chanyeol sudah meng-spam smsnya-_- Mungkin begini kira-kira isi smsnya—

"Baek?" - Chanyeol.

"Baek kamu kemana?" - Chanyeol.

"Baek maaf ya aku terlalu over sama kamu:(" - Chanyeol.

"Aku sayang kamu makanya aku jadi over gini:( Maaf ya:(" - Chanyeol.

Oke untuk pesan yang terakhir itu sudah cukup membuat raga Baekhyun hilang entah kemana/?. Omg. Bagaimana bisa Chanyeol yang mukanya datar itu bisa jadi semanis ini? Baekhyun masih senyum-senyum sendiri mengingat pesan Chanyeol tadi malam. Dan sekarang, seperti biasanya, mereka berdua sedang chatting di Line. Kau tau friendzone? Yah seperti itulah status mereka sekarang. Temanan tapi serasa pacaran. Fyi saja, itu bukan Baekhyun yang memulainya, okay.

Baekhyun yang saat itu sedang menonton film di laptopnya terkejut karena handphone nya terus-terusan bergetar. Pasti spam dari Chanyeol lagi, pikirnya. Dan benar saja. Line-nya sudah penuh dengan spam sticker dari Chanyeol. Untung Baekhyun ini orangnya cukup sabar. Jika tidak, mungkin Chanyeol sudah di block olehnya.

"Baek, hari Rabu nanti nonton film yok!" - Chanyeol.

"Baeeeek kamu kemanaa?" - Chanyeol.

"Byun Baekhyuuun!" - Chanyeol.

Baekhyun menarik nafas dalam-dalam. Ia ingin mengomeli Chanyeol tapi itu tidak mungkin, bagaimana kalau Chanyeol marah? Kau tau sendiri kan Chanyeol itu orangnya moody-an. Jadi kali ini Baekhyun menahan emosi nya dan membalas chat Chanyeol dengan 'agak' cuek.

"Nonton film? Ayo aja. Bayar masing-masing?" - Baekhyun.

"Lihat aja nanti. Kalau aku ngga punya uang, gimana? (emot nyengir/?)" - Chanyeol.

"Aish dasar -_- Yasudah aku yang bayar. Besok Senin kamu masuk kan? Besok kita terbangin balonnn~" - Baekhyun.

Well, sekolah Baekhyun besok memang mau terbangin balon untuk merayakan selesainya ujian nasional. Baekhyun tidak sabar menunggu itu, hoho~

"Iya aku masuk. Kalau kamu sudah di sekolah, chat aku okay?" - Chanyeol.

"Okaaay!" - Baekhyun.

.

.

.

"LUHAN!" teriak Baekhyun begitu ia sampai di sekolah. Ia terlambat karena tadi pagi sempat berdebat dengan Kris. Baekhyun lari ke lapangan, disana sudah banyak yang berkumpul dan memegang balon dengan berbagai macam warna. Luhan yang merasa terpanggil spontan menoleh dan melihat Baekhyun yang sudah berada disampingnya. Baekhyun hanya nyengir dan menelusuri lapangan dengan matanya yang berjumlah empat—Baekhyun memakai kacamata, by the way—ia mencari Chanyeol. Tapi ia sama sekali tidak menemukan sosok yang ia cari, mungkin belum datang, pikirnya.

Irene mendekati Baekhyun begitu ia melihat kalau Baekhyun tidak memegang balon. "Baek, terbangin balon bareng sama aku sini. Mau?"

Baekhyun melihat balon ungu yang dipegang Irene, lantas mengangguk. "Iya. Aku telat datang jadi ngga dapat balon huh." ucapnya sambil tertawa lalu memegang benang balon bersama Irene.

Saat Mr. Kim memberikan aba-aba dengan menghitung mundur, semua murid melepaskan balon yang mereka pegang secara bersamaan. Begitu juga dengan Baekhyun dan Irene. Baekhyun mendongak untuk melihat balon-balon yang mulai naik ke langit. Ia tersenyum. Tidak terasa sudah 3 tahun ia lewati di sekolah ini. Terkadang ia merasa menyesal, kenapa ia baru saja dekat dengan Chanyeol disaat mereka sudah mau lulus? Ia takut jika nanti ia tidak satu sekolah bersama Chanyeol. Dan mungkin setelah ini mereka jadi jarang bertemu karena ujian telah selesai dan sudah tidak ada kegiatan lagi di sekolah. Damn Baekhyun. Kenapa kau tidak mendekatinya dari dulu, huh?

"Baek, ayo ke kantin." ajak Minseok. Baekhyun tersadar dari lamunannya dan mengikuti Minseok bersama yang lain dari belakang.

Kantin terlihat ramai sekali. Dan kau tau? Gedung untuk kantin ini baru selesai saat angkatan Baekhyun mau lulus. Selama 3 tahun Baekhyun bersekolah disini kantin yang ada hanyalah kantin biasa. By the way, gedung sekolah Baekhyun adalah gedung baru. Saat Baekhyun baru lulus sekolah dasar dan masuk ke sekolah ini, angkatan Baekhyun menempati gedung yang baru. Sekolah Baekhyun masih dalam tahap pembangunan sebenarnya. Maka dari itu masih banyak bangunan yang belum selesai.

Baekhyun duduk di salah satu kursi di kantin bersama teman-temannya. Ia duduk tepat disebelah Luhan. Luhan melirik Baekhyun sambil memasang smirk/?

"Cie yang mau jadian." ucapnya sambil mendorong pelan bahu Baekhyun. Yang didorong hanya tertawa dan mendorong balik bahu Luhan.

"Doakan aja haha~"

"Dia kemana, Baek?" kini Minseok yang ikut menggoda Baekhyun. Baekhyun mengangkat bahunya. "Engga tau, ku chat tadi katanya masih dijalan."

"Jangan lupa traktiran kalau kalian sudah jadian!" seru Yixing.

"Aku ngga janji loh ya kkk."

Baekhyun merasa handphone nya bergetar, ia lalu mengambil handphone nya yang ada di tas lalu melihat chat dari Chanyeol.

"Kamu dimana? Datangi aku didekat tangga gedung kelas kita." - Chanyeol.

Setelah membaca itu, Baekhyun beranjak dari kursinya dan memakai kembali tas ranselnya. Luhan yang berada disebelahnya menatap Baekhyun bingung. "Mau kemana Baek?"

"Mau datangin Chanyeol." ucap Baekhyun singkat sambil senyum malu-malu/?. Lalu ia pergi meninggalkan teman-temannya yang sibuk menyorakinya-_-

"CIEE MAU MOJOK"

"JANGAN LUPA TRAKTIRAN WEY"

"CIE BAEKHYUN CIE"

Baekhyun tidak menghiraukan sorakan dari teman-temannya itu. Gara-gara mereka, Baekhyun jadi pusat perhatian di kantin-_- Ia baru sadar kalau didepannya ada Kyungsoo dan temannya. Baekhyun tetap saja jalan keluar kantin dan melewati Kyungsoo, sekilas ia melihat Kyungsoo yang meliriknya dengan sinis. Ah bodo amat.

Baekhyun berjalan menyusuri lorongan/? dan melihat Chanyeol yang melambaikan tangan padanya.

"Hai." sapa Chanyeol sambil memainkan headset yang ia pegang dengan memutar-mutarkan nya.

TUK

Headset itu tepat mengenai layar handphone Baekhyun yang sedang ia pegang. Kalian tau bagian headset yang dipasang di telinga kan? Nah itu yang mengenai layar handphone Baekhyun.

Baekhyun diam sambil menatap layar handphone nya. Dan...

"HEY PARK CHANYEOL!" teriak Baekhyun. Chanyeol kabur duluan sebelum Baekhyun sempat menjitak kepalanya.

Chanyeol tertawa. Ia lalu mendekati Baekhyun begitu ia sadar kalau Baekhyun ngambek. "Maaf aku ngga sengaja hahaha."

"Untung aja layarnya ngga pecah huh." protes Baekhyun sambil mengusap layar handphone nya. "Gantiin kalau sampai pecah!" lanjutnya bercanda.

"Tapi ini kan ngga pecah Baek." Chanyeol mengambil alih handphone Baekhyun lalu memeriksa fisik handphone itu. "Lihat. Engga ada yang pecah sama sekali heh."

Baekhyun tersenyum kecil. Ia mengambil handphone yang berada di tangan Chanyeol dan memasukkannya ke tas. "Aku hanya bercanda. Kamu terlalu serius aish."

Mereka berdua berjalan berdampingan menuju gedung utama sekolah. Terjadi keheningan diantara mereka selama beberapa menit sampai akhirnya keheningan itu terpecah oleh pertanyaan Chanyeol/?

"Kita mau kemana?" tanya nya pada Baekhyun yang sedang memainkan jarinya.

"H-Hah? Terserah. Aku ngikut aja."

"Ke kantin bawah aja yok."

Baekhyun mengangguk dan mengikuti Chanyeol dari belakang. Chanyeol yang sadar Baekhyun berjalan dibelakangnya refleks menarik tangan Baekhyun untuk berjalan disampingnya. Ah okay Baekhyun. You both looks like a couple.

"Aku bawa motor tapi kok kita jalan kaki ya-_-" ucap Chanyeol. Baekhyun menatap Chanyeol, berusaha menahan tawa nya.

"Ya kan kamu idiot duh." celetuk Baekhyun dengan wajah polos. Chanyeol yang mendengar itu hanya mendesis sambil melirik Baekhyun sekilas.

Sesampainya di tempat yang dimaksud Chanyeol, Baekhyun masuk ke tempat itu setelah Chanyeol masuk duluan. Sebelum ia masuk, ia sempat melihat beberapa teman perempuan Chanyeol yang meliriknya dengan sinis. Baekhyun mengerutkan alis begitu melihat mereka yang menatapnya dengan pandangan tidak suka, dan ia juga sempat melihat beberapa temannya berbicara sambil memperhatikannya. Apa mungkin mereka membicarakannya dengan Chanyeol? Ck whatever. I don't care with you dude.

Baekhyun duduk tepat disebelah Chanyeol. Chanyeol memasang headset ke telinganya dan mulai mendengarkan lagu. Baekhyun yang tidak tau harus berbuat apa hanya memainkan handphone nya tanpa tujuan. Ia terlalu gugup untuk berada di dekat Chanyeol. Ia merasa tidak enak karena Chanyeol baru saja putus dengan Kyungsoo dan sekarang dia terlihat sedang berduaan dengan Chanyeol. Bagaimana kalau orang lain mengira bahwa dia adalah perusak hubungan orang? Baekhyun tidak ingin orang-orang mengira ia seperti itu. Ia lalu menutup matanya sambil mengigit jarinya, kebiasaannya yang lain jika ia sedang kalut.

Santai Baek. Enjoy with your life, okay? Find your happiness.

Chanyeol menatap Baekhyun bingung. "Kamu kenapa?" tanya nya sambil memegang tangan Baekhyun. Ia refleks menepis tangan Chanyeol karena terlalu kaget, ia tidak biasa tangannya dipegang oleh laki-laki. "A-Aku ngga apa-apa." ucap nya dengan gugup.

"Yakin?" Chanyeol kembali memegang tangan Baekhyun. Baekhyun melihat tangannya yang sekarang sedang digenggam oleh Chanyeol. Ia mengangguk sebagai jawabannya.

"Baiklah." Tangan Chanyeol yang bebas dari menggenggam tangan Baekhyun kini terulur menuju pipi Baekhyun dan mencubitnya. "Dasar tembem."

Oh god. Baekhyun need oxygen.

-TBC-

...

HAHAHA HAIIII!

Gimanaa? Ini ff makin gaje yhaaa hahaa mohon maapkan saya mancemaaaan;~; Ini kejadian udah lebih dari sebulan yang laluuu waktu aku masih jaman jaman pdkt sama doi/? eakk

Aku jamin 99% ini ff berdasarkan kejadian nyata okhay;; Cast yang ada di ff jugaa itu temen-temen aku. Aku akan berusaha yang terbaik untuk melanjutkan ini ff! ayee'-')/

Dan asal kalian tau. Aku ngerasa nyesek harus inget kejadian-kejadian ini:") Gak rela banget sumpaaaaah help me to move on plis!

Mohon kritik / sarannya yaaah. Review plisss jangan jadi silent readers;~; Ohiyaaa numpang promosi nihh HAHA siapatauu ada yang mau jadi temen akuu atau mau ngasih saran buat ff nya add line aku aja yhaa ini id nya: swagxo.

TERIMAKASIH SEBELUMNYA! ADIOS~