Author : Suhodaddy

Disclaimer: Cast milik Tuhan YME dan orangtuanya.

Pairing : HunHan,ChanBaek,SuLay,KaiSoo,KrisTao,ChenMin.

Genre: Romance,humor little bit ;D

Rating : T

Summary: Keenam fangirls yang mempunyai nasib beruntung. Bagaimana jika keenam fangirls itu saling mencintai dengan biasnya masing-masing?

Happy Reading!


"Kenapa kau sampai mimisan begini Luhan?yaampun" ucap Yixing sambil menyumpal hidung Luhan dengan tissu.

"Aku tak tahu" jawab Luhan. Keempat gadis lainnya hanya dapat menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Bodoh-" Yixing kemudian membuang tissu itu ke tong sampah.

.

.

Yixing dan kelima sahabatnya pergi ke sekolah dengan wajah yang ceria. Mereka memasuki kelas mereka masing-masing.

"Hai,Sulli-ah. Kau sedang apa?" Tanya Yixing lalu mendudukkan dirinya di bangku.

"Aku sedang menonton Exo Luxion saat di Beijing beberapa hari yang lalu" jawab Sulli tanpa melihat kearah Yixing. Yixing terkekeh pelan. Yixing kemudian mengambil buku tebalnya dan mulai membacanya.

Setelah sampai paragraf ke 4,Sulli memanggil Yixing.

"Xing..."

"Hn?" Giliran Yixing yang menjawab tanpa melihat kearah Sulli.

"Aku sangat ingin menonton konser" ucap Sulli lalu mempoutkan bibirnya.

"Semua fangirl menginginkan hal itu-" sahut Yixing sambil membalikkan halaman buku tebalnya.

"Kkk,ternyata jadi fangirl itu susah ya"

Yixing merasa de ja vu. Ia terdiam beberapa saat.

"Yi-"

"Iya" jawab Yixing sambil tertawa kecil. "Uangku habis untuk membeli kuota yang banyak" kata Sulli lalu menatap atap kelasnya.

"Kau merasa rugi?" Tanya Yixing.

"Bukannya begitu.." Sulli menggantung kata-katanya. Yixing menoleh ke arah Sulli.

"So?"

"Aku sering dimarahi eomma ku. Kata eomma ku 'Kau ini,menghabiskan uang hanya untuk hal-hal yang tidak penting. Memangnya mendapatkan uang itu mudah?'" Sulli meniru kata-kata eommanya saat memarahinya. Yixing terkekeh.

"Jadi fangirl memang susah" kata Yixing kemudian menutup buku tebalnya. "Tapi...menyenangkan" sambungnya.

"Iya. Aku tak dapat membayangkan jika bias ku menjadi suami ku" Sulli menopang dagu nya dan mulai menghayal.

"Dalam mimpimu,Sulli-ah" sahut Yixing. Mereka kemudian tertawa bersama.

.

.

Tao memasuki kelas nya dengan gembira. Ia berjalan kearah bangku nya dan mendudukan dirinya dibangku tersebut. Tao kemudian berbincang tentang bias nya bersama Amber.

"Apa sih bagusnya idol kalian itu? Hanya modal tampang saja kalian suka" kata Krystal sinis. Ya, Krystal adalah seorang haters Kpop. Ia membenci semua yang berhubungan dengan Kpop. Sampai-sampai ia membuat blog yang khusus untuk menjelek-jelekkan Kpop. Tapi,ia membuat nama samaran di blog itu.

"Masalah buatmu?" Sambar Amber.

"Tentu" jawab Krystal.

"Menghabiskan uang hanya untuk menonton konser,membeli album dan lainnya. Cih,bodoh" sambungnya lalu berdecih.

"Kau tak paham-" kata Tao.

"Lebih baik kau diam!" Bentak Amber kepada Krystal.

"Haha..setiap hari bermimpi bertemu dengan idolnya dan menjadi seseorang yang penting dalam hidupnya? Idiot" ucap Krystal.

"Kau..." Geram Amber. Tangan kanannya melayang untuk menampari pipi Krystal. Tapi tangannya di tahan oleh Tao.

"Jangan memperbesar masalah" ucap Tao sambil menurunkan tangan Amber.

"Idiot" ucap Krystal lalu pergi dari hadapan mereka berdua.

"Kau bahkan lebih idiot,nenek lampir!" Teriak Amber. Krystal hanya tertawa seperti setan.

"Yeoja sialan" umpat Amber. Tao hanya mengelus bahu Amber agar amarahnya reda.

.

.

Bel tanda pulang pun tiba *loh cepet banget?wkwk* . Murid SM High School pun berhamburan keluar kelas,termasuk 6 gadis cantik ini.

"Kita belanja yuk?" Ajak Baekhyun.

"Ayo" balas kelima gadis itu kompak.

"Baiklah,AYO!"

Mereka kemudian pergi ke Mall menggunakan mobil milik Xiumin.

SKIP

.

.

"Hyung,cepatlah!" Ucap Chanyeol sambil menarik jaket Kris.

"Sabar! Aku sedang memilih baju" ucap Kris. Yup,member Exo sedang berbelanja di Mall. Tapi,mereka berpisah. Sehun dengan Kai,Chanyeol dengan Kris dan Suho dengan Chen. Tentunya mereka melakukan penyamaran agar tidak diserang fans.

Chanyeol kemudian melipat kedua tangannya dan mengalihkan pandangannya. Ia melihat gadis imut memakai seragam SMA yang sedang memilih baju juga bersama seorang gadis yang berbadan tinggi. Chanyeol menatap gadis itu tanpa berkedip. Ia kemudian menepuk bahu Kris.

"Apa lagi sih!" Kesal Kris lalu membalikkan badannya.

"Hyung lihat itu" ucap Chanyeol sambil menunjuk kedua gadis SMA itu. Kris mencari apa yang sedang ditunjukkan oleh Chanyeol.

"Mana sih?!" Tanya Kris. Chanyeol memutar bola matanya malas.

"Itu,bodoh!" Ucap Chanyeol kesal sambil mendekatkan Kris kedekatnya. Kris kemudian melihat kedua gadis SMA yang sedang tertawa bersama.

"Yaampun..cantik sekali" ucapnya tanpa berkedip.

"Yang pendek itu punyaku,hyung" kata Chanyeol.

"Aku tak tertarik dengan dia. Aku lebih tertarik dengan yang tinggi itu. Seksi sekali" Kris masih menatap gadis cantik bertubuh tinggi itu. Chanyeol mendengus.

"Mata keranjang" cibirnya.

.

.

Suho menarik salah satu kemeja yang menurutnya bagus.

"Hyung,lebih bagus yang ini" kata Chen sambil menunjuk kemeja berwarna baby blue.

"Yang ini juga bagus" gumam Suho.

"Ah dua-duanya saja lah" ucapnya lalu menarik kemeja yang masih di pegang Chen.

"Hei ! Ini punyaku" ucap Chen lalu menarik kembali kemeja baby blue itu.

"Jadi untuk apa kau menunjukkan kemeja itu kepada ku?" Tanya Suho kesal.

"Agar kau membelikannya untukku" jawab Chen lalu tertawa. Suho lalu menjitak kepala Chen yang masih tertawa. Suho lalu melihat kearah tempat kosmetik di depan tempat pakaian yang sedang ia kunjungi dengan Chen. Mata nya tak sengaja melihat 2 gadis yang memakai seragam SMA. Mata nya terfokus kepada gadis yang lebih tinggi dari gadis berpipi tembam itu.

"Chen..ada bidadari" ucap Suho tanpa sadar.

"Hah?mana?" Tanya Chen.

"I-tu" Suho menunjuk kearah kedua gadis SMA itu.

"Iya hyung. Bidadari ku yang berpipi chubby itu" Ucap Chen sambil menunjuk Xiumin.

"Bidadari ku yang lebih tinggi dari bidadari mu itu Chen. Dia sedang tertawa,oh. Manisnya~" ucap Suho sambil memeluk kemeja yang masih ia pegang itu sampai kusut.

"Jangan digituin dong kemeja nya mas,kalau tidak jadi beli saya begal loh" tegur sang penjual pakaian.

"E-eh? Saya beli yang ini" ucap Suho sambil menyerahkan kemejanya. Ia menyengir. Tapi cengirannya tak dapat dilihat karena ia memakai masker.

.

.

Kai dan Sehun terlihat sedang memilih sepatu.

"Kai, kelihatannya sepatu yang ini lebih kuat dibanding yang itu" ucap Sehun sambil menunjukkan sepasang sepatu.

"Tapi lebih keren yang ini" ucap Kai sambil menunjukkan sepatu yang ia pegang.

"Terserahmu sajalah" ucap Sehun malas. Kai melirik kearah gadis yang sedang memilih sepatu yang tak jauh dari dirinya dengan Sehun. Matanya tertuju kepada gadis yang bermata bulat.

"Cantiknya" gumam Kai. Ia kemudian menarik tangan Sehun agar menjauh dari kedua gadis itu.

"Apa-apaan kau ini!" Ucap Sehun kesal.

"Huusst..coba kau lihat dua gadis berseragam SMA itu" bisik Kai sambil menunjuk kedua gadis itu. Sehun langsung melihat kearah 2 gadis itu.

"Yang tubuhnya mungil itu punyaku" ucap Kai masih berbisik.

"Ck,milikku yang disebelahnya itu. Yaampun,kakinya mulus sekali" ucap Sehun.

"Mesum!" Kai memukul kepala Sehun. Yang dipukul hanya meringis.

.

.

TBC *ketawa setan*


Big thanks buat yang udah review. Maaf kalau terlalu pendek:D. Aku usahain bakal panjangin,kkk.

Jangan lupa review ya. Ohya,kalau mau kasih saran, PM aja ya:)

Thx

Love,

Suhodaddy