Naruto ©Masashi Kishimoto
Rivalku, Kekasihku © AmarilisBlossom
Warning: AU, OOC, bahasa tidak baku.
Rated: T
Contain(s): Humor/Romance
.
.
Chapter 2
.
.
Jadian?
SAKURA'S POV
Kukendarai sepeda motor matic merah mudaku, sesekali kulirik jam tangan yang menunjukkan pukul 06.00 pagi. Jalanan masih sangat lengang. Sepanjang perjalanan kutancap gas hingga spedometer di motorku menunjukkan angka 100 km/jam. Tiba-tiba saja kulihat di spion motor, sebuah motor gede berwarna hitam pekat tanpa aksen sedikit pun sedang melaju dengan amat cepat dan dengan mudahnya ia melewati motorku yang tengah kukebut ini. Pengendara motor itu berpakaian seragam sekolah khas Konoha Internasional High School sepertiku, hanya saja ia menggunakan celana panjang sedangkan aku menggunakan rok. Kepalanya ditutupi helm berwarna senada dengan motornya, namun tetap saja aku tahu siapa dia.
"CHICKEN!" gumamku kesal sambil mempercepat kecepatan motorku.
NORMAL POV
"Hahaha, kau kalah lagi, Forehead," ujar Sasuke bangga setelah melewati motor Sakura.
Lalu tibalah ia di perempatan jalan.
"Cih, kuso! lampu merah lagi," ujar Sasuke sambil mengerem motornya.
Sejenak ia menoleh ke belakang dan tidak melihat sosok gadis berambut pink bermotor dan berhelm sewarna dengan rambutnya di belakangnya.
"Hahaha, kau memang tidak pernah bisa mengalahkanku, Forehead," ujar Sasuke agak kencang.
Tanpa Sasuke ketahui ternyata motor Sakura sudah berada tepat di samping motornya.
"Kata siapa, Chicken?" tanya Sakura sambil menyeringai.
Sasuke pun menoleh ke arah suara itu.
"Hn, tentu saja kataku," ucap Sasuke dan dengan cepat ia memacu motornya meninggalkan motor Sakura.
"Whatttt? Lihat saja nanti CHICKEN!" umpat Sakura kesal dan langsung memacu motornya sekencang—tidak bahkan kebih kencang dari tadi sampai-sampai tidak kasat mata.
Sakura terus memacu motornya cepat hingga sejajar dengan motor Sasuke. Sasuke yang mengetahuinya lantas menarik gas motornya dan langsung melesat meninggalkan Sakura. Sakura tidak mau kalah, ia terus mempercepat laju motornya supaya dapat melewati motor Sasuke. Mereka berdua bergantian memimpin tanpa memperdulikan suara dari belakangnya.
"HOI KALIAN BERDUA BERHENTI!"
"ATAS NAMA DEWA JASHIN YANG AGUNG, POLISI KONOHA MEMERINTAHKAN KALIAN UNTUK BERHENTI!"
Begitulah kira-kira teriakan di belakang mereka, gimana gak dikejar Hidan yang disini author bayar jadi polisi? Orang mereka berdua nerobos lampu merah kok. Hidan—sang polisi—akhirnya capek sendiri dan memutuskan berhenti untuk mengejar SasuSaku
"LIHAT SAJA NANTI DEWA JASHIN AKAN MEMBALAS PERBUATAN KALIAN!"
o o o o o
Sesampainya di sekolah.
'CKIIIITTTTT' suara ngerem..
'DRANG' suara nabrak tong sampah...
'JEDUT' suara nabrak pohon...(?)
Ya begitulah kira-kira adegan sampainya SasuSaku di sekolah, Sakura nabrak tong sampah sementara Sasuke nabrak pohon.
"CHICKEN! GARA-GARA LO GUE HAMPIR AJA MATI TAU!" ujar Sakura kesal setelah turun dari motornya.
"Hn? Kok gue? itu sih salah lo juga! Ngapain lo ngejar motor gue? Makanya kalo mau ngelakuin sesuatu pikirin dulu tuh! Padahal jidat lo lebar, tapi kayaknya otak lo gedenya gak sampe seperseratus kali luas jidat lo itu deh!" ujar Sasuke datar sambil berdecak dan meninggalkan Sakura.
"GRRRRRRRRR, CHICKEN-BAKA!" umpat Sakura geram sambil meninju batang pohon yang tadi Sasuke tabrak dan terlihatlah bekas yang cukup dalam di pohon itu*kalo Sakura pake Shannaro tu pohon udah terbang kalee sayangnya kan ini fict AU*.
Sakura berjalan sedikit cepat untuk mendahului Sasuke yang berada di depannya. Dan berhasil! Sakura pun berjalan di depan Sasuke tanpa ada perlawanan sedikitpun dari Sasuke.
"Kyaaaa! Sasuke-kun! Makin keren aja!"
Begitulah sorak sorai para fangirls Sasuke mulai dari anak kelas 1 sampai kelas 3 yang terdengar membosankan oleh Sakura. Sementara Sasuke? Tetap stay cooollll aja... secara imagenya udah kayak gitu!
"Sakuraaaa-chaaaannnnn, makin cantik ajaa!"
Nah kalo itu sorak sorai iseng para fansboy Sakura yang terdiri dari anak kelas 1 sampai kelas 3 juga. Sakura? Reaksinya? Cuma tersenyum manis sepanjang jalan yang membuat semua anak cowok klepak-klepek kaya ikan kekurangan air kalau ngeliatnya(?).
Duo SasuSaku ini berjalan ke arah loker masing-masing untuk mengambil buku pelajaran, tentu saja gak barengan jalannya! Gengsi dong!. Sakura di depan sementara Sasuke 2 meter di belakangnya. Mereka berdua sampai berbarengan di depan loker masing-masing.
'CEKLEK,' bunyi kunci loker yang terbuka.
'PLUNG,' suara benda yang jatuh.
Dan ternyata itu adalah berbagai macam benda yang jatuh dari loker SasuSaku. Mulai dari surat, coklat, dan bunga. Tumpukan barang itu menimbun badan Sakura yang imut-imut sampai 2 meter, sedangkan Sasuke karena dia cowok jadi dia lebih sigap dan bisa menghindar dari longsoran benda-benda dari lokernya itu. Mungkin kalau longsoran Sasuke tingginya hampir 3 meter. Maklumlah populasi cewek 'kan lebih banyak, otomatis jumlah fangirls Sasuke lebih banyak dari jumlah fanboys Sakura.
"Hahaha, rasain lo, Forehead," ujar Sasuke sambil tertawa setelah melihat Sakura yang tengah tertimbun longsoran barang-barang itu.
"Uh," gumam Sakura.
"Kayaknya punya gue lebih banyak dibanding punya lo ya?" tanya Sasuke bangga.
"Awas lo ya!" ucap Sakura geram sambil bangkit dari longsoran-longsoran itu.
Sasuke lalu berjalan ke kelas dan meninggalkan longsoran bunga, surat, dan coklat itu di depan lokernya.
Sakura juga sama, ia bangkit dari penderitaannya dan berjalan santai menuju kelas.
Sesampainya di kelas mereka berdua langsung duduk di depan satu meja panjang dan terdapat dua bangku, satu buat Sasu, satu buat Saku. Kok mereka duduk sebelahan sih? Katanya mereka musuhan? Gimana ceritanya coba? Terus kenapa mereka juga bisa jadi rival abadi?
FLASHBACK MODE ON
"Baiklah, anak-anak kita hari ini kedatangan murid baru," ujar Kakashi-sensei.
"Murid baru? Cowok atau cewek, Sensei?" tanya Karin genit.
"Hmmm, kali ini siap-siap buat para murid cewek jaga matanya, biar gak pada copot," ujar Kakashi lagi.
Para murid di kelas XI IPA 4 langsung penasaran setelah mendengar perkataan Kakashi-sensei tadi.
"Silahkan masuk dan perkenalkan dirimu!" ucap Kakashi lagi.
Dan seorang cowok yang gantengnya SUPERRRRR DUPEEERRRR GANTEEENGGGG BANGEETTTTTT masuk ke dalam kelas yang mengakibatkan teriakan seluruh murid cewek di kelas itu.
"KYAAAAA! KEREEEENNNNNN!"
Begitulah teriakan histeris para murid cewek itu.
"Hn, Nama saya Uchiha Sasuke," ucap cowok super duper ganteng itu tanpa menghiraukan teriakkan histeris anak-anak perempuan.
"Baiklah Sasuke, sekarang kau duduk di-" ucap Kakashi bingung setelah melihat semua tatapan puppy eyes anak cewek di kelas itu. Anak cowok? Stay cool aja….
"Nah, kaududuk di samping Sakura saja, Ino tolong pindah! Karena Sasuke murid baru, mungkin ia belum bisa menyesuaikan diri dengan pelajaran, karena itu sebagai juara umum kau harus membantunya beradaptasi," jelas Kakashi panjang bin lebar.
Sakura hanya mengangguk kecil mendengarnya dan diikuti dengan Ino yang meninggalkan bangku sebelah Sakura serta diiringi pula tatapan kecewa seluruh murid cewek di kelas itu. Sasuke hanya mendengus kecil dan duduk di samping Sakura.
"Hai, Namaku Haruno Sakura salam kenal!" ujar Sakura ramah sambil tersenyum amat manis.
Gimana juga Sakura kan cewek masa ia bisa menolak pesona seorang Uchiha Sasuke yang notabene-nya KYAAAA KUEEEEREEEENNN... tapi itu tidak berlangsung lama karena...
"Hn, aku Sasuke," ujar Sasuke dingin tanpa memandang Sakura sedikitpun.
'Gilaa baru kali ini ada cowok yang gak meleleh ngeliat senyuman gue,' batin Sakura.
"Baiklah anak-anak sekarang keluarkan buku fisika kalian," ujar Kakashi.
"Siapakah orang yang namanya dijadikan satuan usaha?" tanya Kakashi.
Serentak SasuSaku langsung mengangkat tangannya.
"Ya, kau, Uchiha, karena kau murid baru coba kau jawab pertanyaan ini," ucap Kakashi.
"James Prescott Joule," ujar Sasuke datar.
'Cih, hebat juga anak ini,' batin Sakura yang merasa terkalahkan.
Maklumlah Sakura itu kan juara umum sesekolah. Shikamaru? Ada tapi dia kelas tiga jadi beda tingkatan ama SasuSaku...
"Bagus, pertanyaan selanjutnya. Apakah yang dikemukakan oleh James Prescott Joule tentang energi?" tanya Kakashi lagi.
Dan lagi-lagi SasuSaku mengangkat tangannya bersamaan, namun kali ini cepetan Sasu.
"Energi tidak dapat dimusnahkan, melainkan berpindah pada bentuk lainnya," ujar Sasuke lagi.
'CIH... BERANINYA ANAK INI! KAYAKNYA DIA DOANG DEH YANG BISA MENYAMAI KEPINTARANKU—EH RALAT BUKAN MENYAMAI TAPI HAMPIR- YA HAMPIR MENYAMAI,' batin Sakura berteriak.
Yap, sejak saat itu SasuSaku selalu bersaing dalam berbagai macam hal mulai dari poupularitas, jabatan Ketua osis, pelajaran, dan lain2. Sakura pun mulai merasa kesal pada Sasuke karena merasa kepintaran dan kepopulerannya sudah ada yang menandingi. Sasuke? Dia juga gak mau kalah dari Sakura. Alhasil jadilah mereka rival abadi...
END OF FLASHBACK
Sedari tadi belum ada guru yang masuk ke kelas SasuSaku, katanya sih lagi pada repot ngurusin program ISO supaya sekolahnya bisa naek tingkatan.
"Hn, bosen," ujar Sasuke.
Sasuke lalu membuka laptop hitamnya dan langsung mencari sinyal WIFi.
"Cih, sinyalnya low banget," gumam Sasuke.
SASUKE'S POV
Kubawa laptop hitamku dan berjalan ke arah atap sekolah. Yap tempat dimana hotspot dipasang jadinya pasti sinyalnya full !
Sesampainya disana aku duduk di satu-satunya bangku panjang yang terdapat disana dan langsung kubuka YM ku...kulihat di daftar orang yang online dan 'BINGGO' Cherry lage Online! Langsung aja aku ajak dia chat!
END OF SASUKE POV
O-O-O
SAKURA'S POV
HUAAAWWWHHH nih sekolah udah bayar mahal-mahal tapi sinyal wifinya selalu aja low.
Tapi untung juga masih bisa connect mah udahlah biarin lemot juga!
Langsung kubuka YM ku dan kulihat daftar online. Sedikit kecewa juga 'Prince' gak lage OL tak lama sebuah message muncul.
Prince_ice: Hai:D
Huwaaahh Prince ngajakin aku chat! Wow! Asyik!
Langsung aja aku ketik balasannya...
Baru aja mau aku kirim balesannya eh...
'Wireless Network is not connected'
Begitulah tulisan yang muncul di samping kanan layar laptop pink mungilku.
"Haduuhhh, mana Prince ngajakin chat lagi," gumamku kesal.
"Aha! Ke atap sekolah aja di sana 'kan koneksinya lancar banget!" ujarku.
Aku pun pergi meninggalkan kelas sambil menenteng laptop pink kecilku menuju ke atap sekolah. Sesampainya di sana aku melihat seorang cowok berambut hitam gaya emo.
END OF SAKURA'S POV
o-o-o
NORMAL POV
"CHICKEN!" teriak Sakura.
Sontak Sasuke mengalihkan pandangannya dari laptop ke arah Sakura.
"FOREHEAD? NGAPAIN LO DISINI?" tanya Sasuke heran.
"Gue mau nyari sinyal WiFi, lo ngapain disini?" tanya Sakura tak kalah heran.
"Bukan urusan lo! Mending lo pergi aja deh! Gue lagi mau sendiri!" ujar Sasuke dingin.
"HEH? Apa hak lo ngusir-ngusir gue? Gue juga mau disini! Kalo lo mau sendirian, mending lo pergi aja!" ucap Sakura sambil duduk di samping Sasuke tapi dengan arah membelakangi, diletakkan laptop pinknya di pangkuannya...maklum kan bangkunya cuma satu...
"Cih, terserah," ucap Sasuke cuek sambil kembali menatap laptopnya.
'Aduhhhh, kalo bukan gara-gara Prince ngajakin chat, gue gak bakalan mau disini berduaan ama si CHICKEN-BAKA ini,' batin Sakura.
'Shit! Kalo bukan gara-gara nungguin balesan Cherry, gue gak bakalan mau disini and berdua doang ama si FOREHEAD,' batin Sasuke.
YM MODE ON
Prince_ice: Hai:D
Prince_ice: Kok gak dibales?
Prince_ice: Lagi sibuk?
Prince_ice: Maaf kalo ganggu..-_-
Cherry_Blossom: Hai...^_^
Cherry_Blossom: Eh, gomen baru dibales Prince..
Cherry_Blossom: Gak ganggu kok..
Cherry_Blossom: Tadi aku nyari2 sinyal WiFi dulu jadi lama balesnya..
Sasuke tersenyum kecil melihat jawaban Cherry atau yang author dan readers tau sebagai Sakura. Kembali ia melihat layar laptopnya dan dengan cepat mengetikkan sesuatu.
Prince_ice: Oh
Sakura yang melihat jawaban dari Prince atau yang lagi-lagi author dan readers ketahui sebagai Sasuke, langsung mengetik cepat.
Cherry_Blossom: Kenapa?
Cherry_Blossom: Marah ya?
Cherry_Blosssom: Jangan marah dong!
Cherry_Blossom: Minta Maaf deh...:D
Sasuke kembali tersenyum kecil melihat jawaban Cherry. Dan dengan sigap ia kembali mengetikkan jawabannya.
Prince_ice: Gapapa, aku gak marah kok, Cherry.
Prince_ice: Oh iya, btw kamu lagi ngapain sekarang?
'Shit! Sejak kapan gue peduli sama orang?' batin Sasuke sambil menepuk jidatnya cukup keras karena merasa melontarkan pertanyaan yang gak banget itu.
Sakura yang mendengar suara tepukan keras menoleh ke samping belakangnya dan melihat Sasuke yang sedang menepuk jidatnya.
"WOY KENAPA LO CHICKEN-BAKA? OTAK LO KETINGGALAN DIRUMAH HAH?" tanya Sakura sambil berteriak.
Sasuke tidak menghiraukan ejekan Sakura barusan. Sasuke terus saja menatap serius ke layar laptopnya lalu mengetikkan sesuatu.
Prince_ice: Pasti sekarang pasti kamu lagi mikirin aku ya?
Cherry_Blossom: Huwahhhh!
Cherry_Blossom: Lagi-lagi kenarsisanmu muncul lagi Prince..
Cherry_Blossom: Aku lagi chatting ama kamu di atap sekolah.
Price_ice: Yey aku bukannya narsis..
Prince_ice: Emang kenyataannya gitu kan?
Prince_ice: Chatting di atap sekolah?
Prince_ice: Kok sama sih?
Cherry_Blossom: Haduh!
Chrerry_Blossom: Kami-sama berilah pencerahan pada temanku yang kepedean ini!
Cherry_Blossom: Ya gitu deh soalnya di atap sekolah koneksinya lancar!
Prince_ice: Aku juga lagi di atap sekolah buat ngejaring sinyal!
Cherry_Blossom: Ih kok bisa sama gitu ya?
Cherry_Blossom: Jangan-jangan kita berdua jodoh kali?
Sasuke tertawa kecil mendengar jawaban Cherry barusan, begitupun dengan Sakura. Jadi mereka berdua ketawa-ketawa gak jelas gitu...
Prince_ice: Mungkin aja...
Cherry_Blossom: Eh?
Prince_ice: Kenapa? Gak seneng?
Cherry_Blossom: Gpp heran aja kamu jawab gitu.
Prince_ice: Btw tadi kamu bilang aku temen kamu?
Cherry_Blossom: Iya, kenapa gak mau jadi temen aku?
Prince_ice: Gpp aku mau banget kok malah pengen lebih dari sekedar 'temen'
Dan lagi-lagi Sasuke menjambak rambut emonnya karena perkataannya barusan yang sangat tidak 'UCHIHA' sekali. Tapi perasaan hati gak bisa dibendung kan?
Sementara Sakura yang emangnya agak lemot, tidak mengerti arti dari perkataan Prince barusan.
Cherry_Blossom: Maksudnya?
Prince_ice: Kamu pernah ngerasain nyaman ngobrol sama seseorang walaupun baru kenal?
Cherry_Blossom: Pernah
Prince_ice: Nah itulah yang aku rasain sejak pertama chat ama kamu..
Cherry_Blossom: Jadi?
Prince_ice: Ehm..
Prince_ice: Maaf kalau ini terlalu cepat Cherry.
Prince_ice: Aku tahu kalau baru aja kemaren aku kenal sama kamu...
Prince_ice: So-
Cherry_Blossom: Ya?
Cherry_Blossom: Apaan sih kayaknya serius banget!
Prince_ice: Mau gak kamu mengisi kekosongan di ruang hatiku?
Sakura yang akhirnya connect langsung loncat jingkrak-jingkrak. Untung aja laptopnya masih ia pegang kalo enggak udah jatoh deh..
Sasuke yang tadinya pasang muka harap-harap cemas menunggu jawaban Cherry langsung mendelik tajam ke arah Sakura yang lagi jingkrak-jingkrak gaje...
"Woy! Kenapa lo, Forehead? Baru dapet undian ke neraka hah?" canda Sasuke sadis.
"Bukan urusan lo... Weeekk,!" jawab Sakura sambil menjulurkan lidahnya.
Sasuke hanya mendengus kesal, lalu kembali menatap tegang ke arah laptopnya.
'ADUHHH, kira-kira apa jawaban Cherry ya? Bodo amat lah biarpun ini sangat tidak 'Uchiha' tapi kalo udah suka mau diapain lagi coba?' begitulah said inner JAIM Sasuke..
Sementara Sakura jantungnya dag-dig-dug gak karuan... gimana gak tegang kalo ditembak seorang cowok dadakan gitu coba?
'ASYIIIIKKKKK PRINCE NEMBAK AKU! WAHHHHHH SENENG BANGET,' said inner norak Sakura.
'Tapi seorang cewek harus jual mahal dulu, nanti disangka murahan lagi! Oke Saku-chan pura-pura jual mahal dulu!' batin Sakura lagi.
Sakura kembali duduk di samping Sasuke dan kembali mengetikkan sesuatu..
Cherry_Blossom: Aku-
Prince_ice: Ya?
Cherry_Blossom: Aku-aku-aku...
Price_ice: Yayaya? Kamu apa?
Cherry_Blossom: Aku-
Cherry_Blossom: Maaf Prince..
Cherry_Blossom: Aku gak bisa...-
Dan balasan Cherry barusan sukses membuat wajah sang Uchiha ganteng kita jadi penuh keringat dingin. Lalu mukanya menunjukkan raut kekecewaan yang amat dalam walaupun ia sembunyikan di balik wajahnya(?).
Cherry_Blossom: Aku gak bisa...-
Cherry_Blossom: Nolak buat jadi pacar kamu..
Sasuke yang emang gak lemot kayak Sakura langsung mengerti arti jawaban Cherry barusan. Tapi teteplah GENGSI seorang Uchiha harus dinomorsatukan.
'Oke, Sasu got it! Sekarang jangan berlagak seolah kau senang,' said inner jaim Sasuke.
Prince_ice: So?
Cherry_Blossom: Haduhhhkamu itu emang lemot atau pura-pura lemot sih?
'Kuso! Cherry bisa baca inner Jaim gue,' batin Sasuke sambil memijat pelan kepalanya.
Cherry_Blossom: Prince kau kuterima sebagai kekasihku..
Cherry_Blossom: Ngerti?
Prince_ice: Oke, jadi sekarang kita—
Cherry_Blossom: Yap kita jadi sepasang kekasihsekarang.
Prince_ice: Hn.
'Haduh nie orang! Penyakitnya kumat deh.. dasar gak ada romantis-romantisnya,' said inner norak Sakura.
Cherry_Blossom: Kok cuman Hn sih..
Cherry_Blossom: Kamu gak romantis banget deh!
Cherry_Blossom: Ngucapin kata cinta kek apa kek,...
Sasuke yang melihat perchatan(?) Cherry barusan langsung Salting.
'Duh, gue mesti ngomong apa ya?' batin Sasuke sambil guling-guling di lantai.
Sakura yang bosan menunggu jawaban Prince mengedarkan pandangannya dan melihat Sasuke yang tengah kebingungan.
"WOY, CHICKEN KENAPA LO? PUNYA PENYAKIT AYAN LO? tanya Sakura yang keanehan melihat tingkah laku Sasuke yang guling-guling GaJe di lantai.
Sasuke langsung sadar akan kelakuannya yang super duper tidak UCHIHA sekali langsung berdiri dan memasang tampang coooolllll.
"ENAK AJA LO FOREHEAD! TERSERAH GUE DONG MAU NGAPAIN AJA! MENDING SEKARANG LO PERGI DARI SINI! GANGGU KESENDIRIAN GUE AJA!" ujar Sasuke datar.
"GUE MASIH PENGEN DISINI CHICKEN KALO LO MU SENDIRI, LO AJA YANG PERGI!" ucap Sakura garang.
Sasuke tidak menghiraukan perkataan Sakura, ia kembali melihat ke arah laptopnya dan mengetikkan sesuatu perlahan.
Prince_ice: Er—
Prince_ice: Aishiteru Cherry
Sakura hanya mendengus kecil melihat Sasuke yang tidak menghiraukan dirinya. Lalu pandangannya beralih pada laptopnya.
"YESSSSS!" teriak Sakura sekeras bermilyar-milyar toa sambil kembali jingkrak-jingkrak GaJe.
"Berisik baka!" ucap Sasuke.
Sakura tidak menghiraukan perkataan Sasuke dengan cepat ia mengetikkan sesuatu.
Cherry_Blossom: Aishiteru too my Prince.
Sasuke langsung tersenyum kecil melihatnya.
"YES,YES,YES,YES,YES,YES!" teriak Sakura berulang-ulang
"HEH, FOREHEAD BISA DIEM GAK LO!" teriak Sasuke geram.
"GAK BISA! GAK BISA!" ucap Sakura sambil masih jingkrak-jingkrak GaJe.
"LO-ITU BENAR-BENAR MENYEBALKAN FOREHEAD!" ujar Sasuke.
"HARUSNYA GUE YANG BILANG GITU KE LO! LO SUPER DUPER BENAR-BENAR NYEBELIN DEH! ucap Sakura tak kalah garang.
"LO TUH YANG LEBIH NYEBELIN FOREHEAD!" ujar Sasuke.
"CHICKEN! GUE BENCI BANGET AMA LO! teriak Sakura.
"GUE LEBIH BENCI AMA LO FOREHEAD!" ucap Sasuke.
"CHICKEENNNNNNN!"
"FOREHEAD!"
Ucap mereka berdua bersamaan.
"GUE BENCI SAMA LO!" teriak mereka berdua bersamaan lagi.
Dua kata berlaawanan yang ditunjukkan kepada orang yang sama. Kata cinta dan kata benci...
TBC
EDITED VERSION.
Terima kasih telah membaca.
Mohon apresiasinya melalui review..XD
Best Regards,
AmarilisBlossom.
