#.guru baru.

Setelah perkenalan itu tsunade pun menyuruh naruto untuk sementara menggantikan guru yang sedang ambil cuti panjang.

" jadi naruto san aku minta kamu untuk sementara mengajar di kelas XI.B dan shizune tolong antar naruto san ke ruang kelas" ucap tsunade sambil menyuruh shizune untuk mengantar naruto.

" hai tsunade sama, mari naruto san saya antar" balas shizune sambil berjalan menuju keluar, dan di balas anggukan oleh naruto

" saya permisi tsunade sama, kakashi san dan nara san" jawab naruto seraya meminta ijin untuk keluar, "ya.." jawab kakashi seraya dibalas anggukan oleh mereka bertiga.

Sepeninggal naruto dan shizune mereka bertiga pun melanjutkan aktifitas masing masing yang sempat tertunda.

Di ruang kelas yang semula ramai mirip pasar ikan kini menjadi sepi sesepi kuburan karena kegiatan mereka di interupsi oleh shizune yang masuk keruangan.

"Ehm..! Ohayou minna" sapa shizune setelah memasuki ruangan. " Ohayou shizune sensei". balas semua murid di ruangan itu.

" baiklah hari ini kita kedatangan sensei baru yang sementara ini akan menggantikan kurenai sensei yang sedang cuti, baiklah uzumaki sensei silahkan masuk." lanjut shizune seraya mempersilahkan naruto masuk.

setelah itu naruto pun memasuki ruang kelas dan di sambut oleh teriakan histeris oleh siswi siswi konoha academy.

"KYAAAA...! sensei tampan" sensei sudah punya pacar belum..?" KYAAA...! sensei minta nomer hape nya"

"KYAA..!"KYAA...!" dan teriakan teriakan gaje lainya yang memekakkan telinga.

"BRAKK..!" sampai suara lain menginterupsi dan sang pelaku yang sudah muncul perempatan di jidat nya, ya dialah shizune yang memukul memeja.

"baiklah uzumaki san silahkan perkenalkan diri anda, dan saya mohon pamit karena sudah waktu saya mengajar kelas XII, karena sudah waktunya saya mengajar" ucap shizune dan di balas anggukan oleh naruto

" terimaksih shizune san telah mengantar saya." balas naruto seraya membukakan pintu untuk shizune.

Setelah shizune keluar naruto pun menutup pintu dan berjalan ke depan kelas.

" yosh..! perkenalkan nama saya uzumaki naruto panggil saja naruto, hal yang aku sukai belajar dan ramen, hobi olah raga, hal yang tidak kusukai emmm..! kalian tidak perlu mengetahui nya" perkenalan naruto di sertai senyum watdos nya.

" ternyata dia hanya mengenalkan nama dan kesukaan nya saja" batin sebagian murid yang di sertai sweatdrop.

" dan kalau ada yang mau di tanyakan silahkan angkat tangan" lanjut naruto sambil berjalan menuju kursi.

"Naruto sensei" panggil salah satu murid laki laki berambut hitam jabrik dan memakai syal berwarna hijau.

" ya siapa nama kamu" tanya naruto

" konohamaru sarutobi" jawab murid yang memanggil tadi.

" ada apa..?" ucap naruto.

" tangan kanan sensei kenapa kok pakai sarung tangan" tanya konohamaru sambil menunjuk tangan naruto.

" oh... ini..! terluka karena tersiram air keras waktu aku kecil, mau aku tunjukkan" jawab naruto seraya membuka sarung tangan yang menutupi sebagian tangan kanan nya.

dan di balas denga angguka kepala dan tatapan penasaran dari murid murid.

kini terlihatlah tangan kanan yang selama ini di tutupi,

tangan yang berwarna merah kehitaman dengan otot yang menyembul keluar dan sedikit warna putih yang menyerupai bentuk tulang ( bayangin aja tangannya sensei nube di anime jigoku sensei nube ).

" seperti tangan monster " gumam sebagian murid.

naruto pun menutup kembali tangan kanan nya dengan sarung tangan hitam yang di lepas nya tadi.

" baiklah kita mulai pelajaran nya, karena saya baru jadi saya minta tolong kasih tau materi apa yang belum kalian pelajari" ucap naruto sambil membuka buku pelajaran yang akan di ajarkan oleh nya.

"Haaaiii..!" jawab murid murid serempak.

Di lain tempat tepat nya di ruang kepsek tsunade hanya menatap luar ruangan lewat jendela denga pandangan kosong sampai suara kakashi menginterupsi kegiatanya.

" anda masih memikir kanya tsunade sama " tanya kakashi seraya menaruh buku yang dari tadi di bacanya.

" kau pasti tau kan kakashi, aku masih merasa bersalah kepada nya" jawab tsunade seraya membalik kan badan.

yah kita semua tau apa yang terjadi sebenar nya " ucap kakashi sambil memijat kening nua yang terasa pusing.

Flash back.

Terlihat seseorang yang tangah berlari menembus gelap nya hutan yang jauh dari kota dengan setelan rompi hitam celana hitam dan penutup kepala hitam yang menutupi seluruh kepala kecuali bagian mata, serta katana hitam yang berada di punggung nya.

"TAP...!" akhirnya diapun berhenti di hadapan seorang laki laki berambut hitam panjang dan matanya seperti ular dengan tawa aneh nya.

"Khu khu khu...akhirnya kau sampai juga anbu san aku sudah bosan menunggu." ucap laki laki itu

" dimana dia OROCHIMARU.." ucap anbu tersebut yang penuh penekanan pada kata orochimaru.

" khu...khu..khu.. kau dingin seperti biasa eh anbu san atau bisa ku panggil dengan sebutan 'hybrid'. " jawab laki laki berambut panjang aka orochimaru.

" BRENGSEK KAU OROCHIMARU..!." anbu atau yang di beri sebutan hybrid oleh orochimaru itu langsung berlari menerjang orochimaru dan hanya di hindari oleh orochimaru

" eh lawanmu saat ini bukanlah aku tapi dia." tunjuk orochimaru ke sesuatu yang berada di kegelapan

lalu terlihatlah empat pasang mata merah dengan pupil vertikal berjalan keluar dari kegelapan terlihatlah dua sosok yang berbeda.

Satu sosok berbentuk manusia yang memiliki kaki seperti kuda dengan kulit berwarna hitam, dan satu sosok rubah se ukuran kuda berekor sembilan.

" DEG..! kyuubi..! Brengsek kau apakan KYUUBI..! " teriak sang anbu dan terus menyerang orochimaru.

Merasa serangan tangan kosong gagal sang anbu pun mengambil katana yang berada di punggung nya seraya menebas secara vertikal kearah orochimaru sedangkan orochimaru hanya menyeringai, sebelum pedang itu mengenai orochimaru sebuah kapak besar menahanya.

sedangkan orochimaru melompat mundur.

" khu..khu..khu.. ah pertemuan yang menyenangkan anbu kun tapi sayang aku tidak ada waktu untuk menemani mu lebih lama lagi, oh ya aku ada sebuah kado perpisahan di ruang bawah tanah ini selamat tinggal." setelah mengucapkan itu orochimaru menghilang masuk kedalam tanah.

" BRENGSEK..! minggir kau manusia kuda sialan," sang anbu langsung menyerang dengan kecepatan di atas rata rata menebas manusi kuda dan slalu di hindari sedangkan monster yang di sebut kyuubi masih diam di tempat hanya mengawasi.

" sial dia bisa memghindari serangan ku, baiklah aku akan serius sekarang, " anbu tersebut pun menancapkan pedang nya di tanah dan muncul lingkaran dengan tulisan kanji aneh.

" lepaskan pengunci oumaken, aktifkan totsuka no tsurugi,"

selesai mengucapkan nya pedang yang tertancap di tanah langsung terbungkus dengan aura hitam,

sang anbu langsung mencabut pedang tersebut dan lansung menyerang manusia kuda itu "TRANG..!" pedang dan kapak saling beradu namun karena perbedaan kekuatan yang besar kapak tersebut pun patah anbu tersebut pun tidak menyia nyia kanya dia langsung menebas kepala manusia kuda tersebut hingga lepas dari tubuh nya yang langsung tumbang ke tanah.

Sang anbu pun langsung berlari melewati bangkai manusia kuda tadi tapi belum sempat berlari lebih jauh,

tiba tiba " SYUUT" sebuah cakaran hampir mengenai kepalanya namun masih bisa di hindari meski penutup wajah nya harus sobek dan menampilkan surai pirang yang di miliki sang anbu.

"Kyuubi.. kenapa..?!." tanya sang anbu yang hanya di balas geraman oleh sosok yang di panggil kyuubi dan langsung menyerang lagi "TRANG..!" cakar dan pedang saling beradu sang anbu pun meloncat kebelakang.

" maaf kyuubi bila aku harus malukaimu,' Time alter first accell." setelah mengatakn itu anbu tersebut langsun berlari menerjang kyuubi dan langsung menendang kyuubi hingga terpental jauh kebelakng, sedangkan sang anbu langsung berlari meninggalkan kyuubi menuju pintu yang menghubungkan ruang bawah tanah.

Setelah sampai di ruang bawah tanah dia shock melihat di atas sebuah meja persembahan yang di kelilingi lilin terbaring seorang gadis yang berambut merah yang tertutupi selimut putih dengan nafas terputus putus.

anbu tersebut pun berjalan mendekati gadis tersebut sabil membuka penutup wajah yang sudah sobek itu,

kini terlihat wajah asli dari sang anbu berambut kuning dengan warna kulit tan serta tiga garis tipis di pipi yang mirip kumis kucing itu, setelah sampai diapun mengangkat sang gadis ala brydal style dan di bawa keluar ruangan tersebut dalm perjalan keluar ruangan itu sang gadis mulai membuka mata nya. " hai naruto kun akhirnya kamu datang juga.. .." sapa sang gadis di sertai batuk berdarah nya namun masih tetap tersenyum manis.

" ssstt...! jangan bicara dulu kau akan selamt percaya lah padaku" balas naruto seraya tersenyum meski terlihat di paksakan dan hanya di balas gelengan oleh sang gadis.

" tidak naruto kun, aku tidak kuat lagi tapi aku bahagia bisa melihat mu untuk yang terakhir dan simpanlah kalung ini sebagai kenang kenangan," jawab sang gadis sambil menunjuk kalung yang melingkar di leher nya

" tidak kurama chan, tidak kau pasti selamat," jawab naruto seraya menitikan air mata.

" aku mohon naruto kun dan segel kyuubi " ucap sang gadis aka kurama sambil tersenyum.

" hm, baiklah kalau begitu tunggu sebentar ini tak akan lama" setelah itu naruto pun menurunkan kurama dan menyandarkannya di bawah pohon jauh dari kyubi yang mengamuk.

Naruto pun berdiri membelakangi kurama sambil membentu segel tangan dengan hanya dua jari telunjuk dan tengah sedangkan ketiga jarinya yng lain menggenggam,

" time alter double accell " selesai memgucapkan itu naruto langsung berlari secepat kilat menuju kyubi, sedangkan di lain tempat kyuubi masih memeporak porandakan wilayah sekitarnya, naruto pun langsung berada di atas kepala kyuubi sedang tangan kanannya berada di depan ingin menyentuh kepala kyuubi. tanpa naruto sadari salah satu ekor kyuubi langsung menghantamnya dari sehingga membuat naruto terpental kedepan sedangkan kyuubi sedah menyiapka cakarnya untuk menebas naruto

dan "CRASSH..!" meski selamat naruto harus merelakan lengan kanannya terpotong, yang di gunakan untuk menahan cakaran kyuubi " ugh...! sial " rutuk naruto seraya mengambil empat buah kunai yang sudah di lapisi dengan dengan kertas segel, naruto pun meloncat tinggi dan melemparkan kunai tersebut searah penjuru mata angin, sedangkan kyuubi yang berada di tengah hanya menggeram sambil menghirup angin untuk di tembakkan kapada naruto,

"Cih..sial dia sangat kuat seperti biasanya, dan kuharap kau memaafkanku kyuubi" setelah itu naruto pun menghentakkan tangan kirinya ke tanah " FUIIN JUTSU : EKSTRACTION HEKKE FUIIN " setelah mengucapkan mantra tersebut tubuh kyuubi pun tertutup aura hitam kemerahan setelah tubuh kyuubi tertutup sepenuhnya, langsung masuk kedalam lengan kanan naruto dan dan membungkusnya setelah aura yang membungkus menghilang kini, terlihatlah tangan naruto yang semula putus kini tumbuh kembali tapi tidak seprti tangan kirinya, melainkan tangan monster dengan warna merah kehitaman sedikit corak putih yang menyerupai bentuk tulang. " Ugh..! tanganku terasa terbakar," setelah itu naruto pun berdiri dan berlari menuju tempat kurama tadi di tinggalkan, setelah sampai di tempat yang di tuju naruto hanya diam mematung pasalnya kurama tidak ada di tempat. " hey kurama di mana kamu jangan bercanda kurama" ucap naruto dengan suara lirih naruto pun segara mencari tapi tetap tidak menemukan.

" KURAMA...!" teriakan naruto menggema di area hutan tersebut.

# Flash back end.

" yah,,! sampai kita datang. dan melihat dia terpuruk selama 3bulan lebih, " jawab kakashi sambil berjalan menuju kursi.

" dan jangan lupakan saat dia meminta sisui uciha untuk melakukan ' kotoamatsu kami ' terhadap nya, serta mengancam akan membantai kita semua bila tidak di turuti " giliran pemuda berambut nanas aka shikamaru yang menimpali. sedangkan tsunade hanya menunduk tidak bereaksi apa apa.

#skip time.

seteh satu bulan dia mengajar dan tidak ada kejadian aneh yang terjadi semua berjalan normal seperti biasa naruto menjadi lebih akrab dengan shikamaru dan guru guru lainya,

sampai suatu sore saat naruto pulang telat dia bertemu kembali dengan wanita yang pernah berpapasan dengannya.

" huh..! sudah lima sore ternyata lebih baik aku segera pulang biarlah laporan ini aku selesaikan besok lagi" naruto pun segera membereskan kertas kertas yang semula berserakan di atas meja nya. Setelah beres naruto pun melangkah pergi meninggalkan ruang tersebut setelah mengunci pintu. Setelah berjalan cukup lama melewati lorong sekolah yang sudah sepi naruto pun melewati lorong tangga yang menuju lantai atap naruto mendengar suara langkah, Naruto yang penasaran pun melangkah menuju tangga sampai menemukan hal yang tidak di duga.

"KAU...!..

.TBC.

..."..."..."..."...

Uzu out. see you next chapter.

Kritik dan saran di terima bahkan flame pun di terima

Karena uzu sudah menyiapkan APAR. wkwkwk * plak *