CHAPTER 2

Terima kasih banyak untuk semua yang sudah review cerita ini. Maaf gak bisa dibalas satu-satu soalnya internetnya lemot…. .'

Selamat Tahun baru 2013 untuk semua…..

This has any probability that this story would translate to another language (English).

Yak dan inilah lanjutannya….Semoga kalian menikmati..


Saat tersadar Shinichi telah dikelilingi oleh kedua orang tuanya dan professor tentunya..
Lalu….

# Flashback off

"Hei kudo..Kita pergi jalan-jalan yuk" Teriak Heiji.

"Hallooo? Ada orang?" Heiji berbicara lagi pada Shinichi yang masih di alam khayal.

Begitulah Heiji berada disana dan meneriaki Shinichi selama hampir 5 menit, barulah setelah itu Shinichi kembali ke alam sadarnya.

"Oi Hattori sejak kapan kau di kamarku?"

"Sudah seabad lamanya Kudo!"

"O…"

"Kau ini! Jadi bagaimana? Kau mau pergi?"

"Tidak, pergilah…"

"Kau harus ikut Heiji, Shinichi!" Tiba-tiba saja Profesor sudah berada disana.

"Uh tidak , aku malas pergi.."

"Oh, Shinichi, kamu sudah mengurung diri selama 10 itu cukup?"

"Tidak ini masih belum cukup, Aku tidak akan keluar sampai luka hati ini sembuh"

Setelah melalui perdebatan sengit yang memakan waktu 2 jam, Akhirnya Shinichi mengalah dan memilih untuk ikut bersama Heiji ke Osaka…..Di tengah perjalanan ke bandara terjadi kasus, seperti biasa Heiji langsung berlari kearah tempat kasus , Shinichi justru hanya duduk di dalam mobil Heiji sembari berdiam diri….

Heiji yang sudah sampai ke tempat kasus celingukan mencari Shinichi..Karena tak kunjung menemukan Shinichi akhirnya dia bekerja sendiri memecahkan kasus..Setelah semuanya beres..Heiji kembali ke mobilnya dan mendapati Shinichi tengah tertidur…

"Huh? Sebegitu parahkah lukamu Kudo? Sampai kau rela meninggalkan reputasimu sebagai detective hebat?

Saat Shinichi terbangun dia heran memandang sekelilingnya..Dia merasa tak tahu tempat apa ini…Rasanya ini bukan Osaka..Dia pun melihat ke luar melalui jendela yang ada di kamarnya itu…Tunggu dulu! Shinichi seolah tahu tempat apa ini…

"Amerika ? Tidakkah aku bermimpi? Bagaimana aku bisa sampai disini?"

"Kau sepenuhnya sadar" terdengar suara yang tak asing bagi Shinichi..

"A…Ayah?"

"Selamat datang di rumah, Shinichi"

"i..ibu, bagaimana aku bisa disini?"

"Heiji yang membawamu kesini…Ibu rasa kamu pasti kangen dengan kami kan?

"Benar sekali Kudo"

"Kau bisa bergabung dengan FBI sesuai dengan keinginanmu dahulu" Ujar sang ayah.

"Aku sudah tak ingin jadi FBI ayah.."

"Lalu?"

"Sepertinya aku akan meninggalkan dunia detective dan menjadi penulis seperti ayah saja"

"Hei, Kudo?! Kalau kamu berhenti lalu siapa yang menjadi sainganku?"

"Kan masih banyak detective lain yang hebat.."

"Tapi pasti tak akan seru seperti bersaing melawanmu"

"Sudahlah…"

Berita berhentinya Shinichi kudo dari dunia detective cepat sekali menyebar..Berbagai koran terutamanya di Jepang memuat hal tersebut sebagai halaman utama….

Tokyo Post

Shinichi Kudo Tak Lagi Detective!

Shinichi kudo yang selama ini di kenal sebagai Penyelamat kepolisian Jepang, Resmi menyatakan mundur dari pekerjaanya sebagai detective dan ia memutuskan untuk tinggal bersama orang tuanya di Amerika.

Osaka Newspaper

Maitantei dari Timur Mundur

Shinichi Kudo yang dikenal sebagai detective hebat dari timur memutuskan untuk tak lagi menjadi detective, hal ini merupakan pukulan berat bagi kepolisian Namun, disisi lain akan menjadi kabar baik bagi beberapa detective yang selama ini kalah populer bila dibandingkan dia….Heiji hattori siap menjadi raja detective di Jepang.

New York Times

Shinichi kudo left his reputation as Great detective

Shinichi Kudo who known as son of Yusaku Kudo decided not be detective any more.

Begitulah beberapa tulisan yang termuat di Koran yang berada di Jepang dan Amerika . Hampir semua kalangan menyayangkan keputusan tersebut..Dan tentu saja SFG ( Shinichi Fan Girl's ) kecewa bukan main kehilangan idola mereka…

Berita itu sampai juga di telinga Shiho dan Rye….

"Sherry are you sure that this all is okay?"

"This is his decision, so why you ask it to me?"

"This happened because of you,right?"

"Oh, come on Rye, this happen because Mouri left him, not because me"

"Up to you…"

Selama sebulan Shinichi mengurung diri di kamarnya untuk membuat cerita yang bisa menyaingi karya-karya ayahnya….Karya pertamanya menjadi best seller meski masih kalah populer dibanding milik ayahnya tapi cukup membuatnya mendapat undangan untuk mengadakan jumpa pers dan acara tanda tangan dengan para penggemarnya..

"How your feel know? Your first book became best seller"

"Yeah, I feel proud because that"

"Are you sure that you can beat the great writter Yusaku kudo?"

"I'm very sure about that,there's no doubt"

"Okay, know it's time to some question from the fans"

Sesi Tanya jawab berlangsung kurang lebih 1 jam penuh dengan berbagai pertanyaan yang umum diajukan seorang fans pada idolanya…Sesi tanda tangan pun dimulailah…
Shinichi mulai menandatangani satu per satu bukunya yang telah di beli para fans….Orang-orang hebat juga membeli bukunya…Seperti Heiji, Jodie bahkan Ran dan Eisuke juga datang kesana…

"Hai Shinichi, bukumu bagus sekali…."

"Ran…?"

"Hoi Shinichi, akhirnya aku bisa bertemu lagi denganmu" Eisuke terlihat senang..

"Hai…Hondo"

"Aku tak menyangka maniak kasus sepertimu akhirnya menjadi penulis seperti ini" Ran mengatakanya sambil tersenyum…

"Aku juga tidak mengharapkannya…"Shinichi berkata dengan lesu..

"Kau apapun yang kau kerjakan kau tetap terlihat hebat Shin.."

"Makasih Ran…"

"Eh kita berdua harus pergi dulu ya, dah…." Eisuke buru-buru memisahkan reuni kedua orang itu…

Berlanjutlah sesi tanda tangan ini…Fans yang entah antre sampai berapa kilo (?!) itu berkurang sedikit demi sedikit…Hingga tibalah pada fans yang terakhir..Shinichi menandatangani buku itu tanpa melihat lagi siapa yang menyodorkan buku untuk ditandatangani karena sudah terlalu capek..

"So is the attitude the idol to his fans?" Terdengar suara sinis

"Shi..shiho and ehem Shuichi"

"Absolutely not good idol ha?"

"Hm.."

"Your book is not bad..It's look can be use for experiment"

"Enough Sherry you could make him being mad"

"Oh that's I want to see"

"I must back to home now" Shinichi berdiri dari tempat duduknya..

"Just go.., and we will have a date…Right dear?" Shiho mengucapkan dengan cepat

"Yeah dear..I wait one week for this day" Shuichi mengucapkanya dengan menahan tawa..

Saat Shinichi beranjak pergi, Shuichi tak bisa menahan lagi tawanya….

"Hei, why you laugh? What funny hah?"

"Oh Sherry…. Sudahlah mendengarmu memanggilku sayang sudah membuatku geli sekali…..Orang sepertimu bicara seperti itu? Hahaha" Shuichi meneruskan tawanya..

"Hei, kenapa tiba-tiba kau berbicara tidak dengan bahasa inggris"

"Supaya orang disekitar tidak tahu apa yang kita bicarakan.." Shuichi kembali meneruskan tawanya….

"Sudah… berhenti tertawa..Kau membuat kita di lihat banyak orang"

"Baik-baik…Ngomong-ngomong kamu yakin nih dengan rencana ini?"

"Apa maksudmu?,tentu saja aku yakin"

"Maksudku bukankah Kudo sudah terlihat marah sekali?"

"Itu belum cukup menyakinkanku Rye…"

"Seperti biasa kau benar-benar bukan orang yang mudah percaya ya.."

"Kau menyindirku?"

"Semacam itulah…"

Shinichi pulang ke rumah dengan hati kacau balau…..

"Jadi mereka sudah pacaran hah?" Batin Shinichi..

"Bagaimana aku bisa bertahan dari semua ini" Shinichi lagi-lagi berkata dalam hati

Bersambung


Hehe akhirnya selesai….
Gimana ceritanya?

Review yaaa

Chapter depan akan membahas tentang rencana

Yang di buat Shiho dan Shuichi….

Mungkin tidak akan terlalu panjang sih…..