The Nerd Love Story

Title :The Nerd Love Story

Cast : Oh Sehun, Kim Jongin

Suport Cast : Kyuhyun, Donghae and ETC

Rated : T

Genre : Drama, Romance

Pairing : HunKai

-ooOOoo-

Inilah hari dimana akan dimulai pelajaran baru bersama teman – teman baru, perlengkapan sekolah baru bahkan pakaian baru. Inilah yang paling di tunggu – tunggu oleh mereka setelah mengikuti Ospek selama seminggu. Mungkin itu tidak bisa di katakan Ospek juga karena yang mereka jalani bukanlah seperti masa Ospek pada umumnya melainkan seperti ujian masuk tentara.

Hell… jika mengingat hal itu rasanya membuat Sehun ingin gantung diri di pohon toge saja. Bagaimana tidak, setiap harinya Sehun harus mengikuti setiap perintah dari kakak kelasnya yang menurutnya sangat menyebalkan itu dan sekarang Sehun sangat bersyukur sudah melewati masa masa mengerikan itu.

Mungkin disatu sisi Sehun merasa senang, tapi disisi lain dia merasa sedih. Oh ayolah, Sehun masih ingat jelas saat Jongin simanis dari kelas Plus itu yang setiap hari membawa bekal buatannya sendiri yang super lezat itu dan membaginya kepada Sehun bukan kepada teman – teman baru atau pun kakak kelas menyebalkan. Sehun merasa seperti mereka sedang melakukan kencan saat itu.

Ahhh… bisakah waktu berputar kembali ke masa Ospek lagi? Tapi hanya saat dimana aku dan istriku itu sedang makan berdua—Doa Sehun dalam hati.

Ya ampun, sepertinya otak Sehun mulai bertambah kebodohannya.

"Hoi Sehun-ah, apa kau sudah mulai gila tersenyum sendiri di depan kelas?"

Siapa orang yang sudah berani mengganggu khayalan indah Sehun? Apa tuh orang sudah tidak sayang dengan nyawanya lagi, eoh?

Sehun membalikkan badannya berniat untuk mendamprat orang yang sudah mengganggunya. "oh, Taehyung-ah" ahhh~~~ sepertinya Sehun harus mengurungkan niatnnya untuk menghilangkan nyawa Taehyung.

Sehun sedikit menggaruk kepalanya yang entah kenapa tiba – tiba gatal. Setauku, aku baru saja keramas.

"kau pasti sedang berpikir jorok tentang Jongin, bukan?"

Ehh~~? Bagaimana Taehyung tau?

"aih… kau sungguh mesum Oh Sehun" dan dengan itu Taehyung meninggalkan Sehun dan masuk kedalam kelas mereka. Lagi – lagi si namja pucat itu menggaruk kepalanya. Apa terlalu kelihatan ya, kalau aku memikirkan Jongin? Aahh~~ sudah biarkanlah. Kan tidak salah kalau mikirin istri sendirikan, hehehe

Oh Narsis Sehun tolong hilangkan pikiranmu tentang Jongin yang akan menjadi istrimu.

-ooOOoo-

Istirahat tiba, dan inilah waktunya untuk keluar dari kelas yang menurut para murid itu seperti nerakanya dunia. Di kelas sungguh menyebalkan, you know. Belum gurunya yang membosankan dan juga pelajarannya yang sangat susah… hell… kenapa harus ada yang namanya sekolah di dunia ini.

"hoi Sehun, kau tidak ke kantin?" Tanya Taehyung sambil memasukkan perlengkapan sekolahnya ke dalam tasnya. "tentu saja kekantin, pasti Jongin ada disana" ujar Sehun dengan semangat yang mengebu gebu.

Seingat Taehyung tadi Sehun seperti orang yang kritis saat belajar dimulai, tapi kenapa setiap hal yang menyangkut tentang Jongin semangatnya kembali penuh?

"sepertinya kau semakin gila karena Jongin" ujar Taehyung sebelum akhirnya pergi tanpa mendengar jawaban dari Sehun sama sekali.

"kau benar Taehyung-ah, aku semakin tergila – gila pada Jongin" Taehyung hanya menggelengkan kepalanya yang masih dapat mendengar suara teriakkan Sehun dari luar kelas mereka.

Ini perlu di ingat bahkan di garis bawahi kalau bisa di buat tinta merah juga kalau kebodohan Sehun semakin bertambah. Dia bahkan sudah tidak bisa membedakan kata gila dengan kata tergila – gila. Seseorang tolong buat Sehun kembali seperti dulu.

-ooOOoo-

Sehun POV

Berjalan di kantin sekolah ini sungguh menyebalkan. Selain karena ramai, juga karena anak – anak satu sekolah ini yang sibuk berbisik bisik tentangku. Sejujurnya aku merasa risih, tapi… ya… apa mau dikatakan, anak – anak disini terlalu ngefans denganku yang terlalu tampan ini sehingga mereka sibuk bercerita tentang diriku. Sungguh hebat dirimu Oh Sehun, hahaha….

"hoi… ini udah entah keberapa kalinya aku melihatmu yang tersenyum sendiri seperti itu. Kau tidak tau, kau terlihat semakin aneh jika seperti itu"

Aish… kenapa Taehyung semakin menyebalkan saja sekarang.

Oh ya, aku lupa memperkenalkannya. Aku akan memperkenalkannya, setelah aku memasan sarapanku, oke.

"bibi, aku pesan orange juice dan spageti"

"baik"

Oke, yang tadi itu namanya Taehyung, Kim Taehyung. Namja yang dengan muka anime itu adalah teman sekelas sekaligus teman sebangkuku. Aku baru mengenalnya saat ospek dulu dan juga, kenapa aku tidak memarahinya tadi pagi alasannya karena… dari dialah aku bisa mendapatkan informasi tentang Jongin.

Taehyung adalah teman sekelas Jongin saat masa sekolah menengah pertama dulu.

Kalian mengira Taehyung orang bodoh? Tidak, tidak, kalian salah. Sebenarnya Taehyung anak yang pintar, dan seharusnya dia adalah anak kelas Plus, tapi sayang saat mengikuti ujian dulu, dia tidak datang di karenakan sakit dan akhirnya masuk kelas C

Tapi aku bersyukur karena dia masuk kedalam kelas C, hahaha

"Hoi anak kacamata, ini pesananmu" aku menekuk wajahku.

Hei, bisakah kalian berhenti memanggilku anak berkacamata, kalian cukup memanggilku Sehun sitampan, karena itulah diriku.

Aku mengedarkan pandanganku untuk mencari Taehyung setelah membayar pesananku. Gotcha, aku menemukannya. Tapi…

Astagah… itu Jongin bukan?

Aku berjalan dengan cepat kearah tempat dimana Jongin, Taehyung serta seorang namja yang entah siapa aku tidak perduli, berada.

"Sehun"

Ooohhh~~~~, suara malaikat yang paling aku rindukan akhirnya terdengar. "bolehkah aku bergabung dengan kalian? Sudah tidak ada meja kosong lagi"

"liar"

Aku tidak terlalu memperdulikan bisikkan Taehyung yang mengatakan aku pembohong, karena aku tidak mungkin membuang kesempatan untuk dekat dengan Jongin, khekhekhe.

"tentu saja boleh"

Wuhhhuuuuuu~~ kau memang seorang malaikat Kim Jongin, istriku. Aku semakin mencintaimu. Jujur, aku tidak dapat menghilangkan senyuman bodoh ini dari bibirku. Aku terlalu senang mendengar kata – kata sederhana tapi sangat berarti bagiku itu.

Aku mendudukkan diriku, tentunya tepat berada di hadapan Jongin. Wajah manis, imut dan entah kenapa sangat menggemaskan itu membuatku tidak dapat mengalihkan pandanganku darinya. Belum lagi senyuman manis yang terus terlihat di bibir super menggodanya itu saat menjawab sapaan dari sunbae atau pun teman satu angkatannya.

Aish… Jongin, berhenti tersenyum seperti itu. Aku bisa – bisa meleleh jika terus melihat senyumanmu. Kyaaaaahhh

Aku yakin, 1000% kalau Taehyung saat ini tengah merutukiku dalam hatinya. Hahaha… biarlah, toh dianya juga sudah tau kalau aku menyukai… ahhh, ani, tepatnya mencintai Jongin.

"oh ya Sehun-ah, seperti kau belum kenal dengan namja yang ada di sebelahmu bukan" aku seakan tersadar dari lamunanku. Apa aku tadi melamun ya?

"nah yang ada di sebelahmu itu adalah Jeon Jungkook" Jungkook yang di sebut namanya hanya menyapa dengan singkatnya yang dengan jelas tidak akan aku perdulikan. Aku hanya fokus melihat kearah Jongin. "walaupun dia kelihatan imut seperti itu, tapi sebenarnya dia adalah seme loh, jadi jangan pernah menyatakan cinta padanya, karena kau pasti akan di tolaknya"

Siapa juga yang ingin menyatakan cinta dengannya, lagian kan aku sudah punya istri, dan kau adalah istri Kim Jongin.—aku tertawa kecil mendengar mendengar batinku yang sibuk mengatakan kalau Jongin istri, walaupun sebenarnya itu akan menjadi nyata sebentar lagi.

"dan satu lagi kau harus tau, bahwa uke dari Jungkook adalah… Taehyung"

"MWO?"

Huk… hukkk…

Apa aku tidak salah dengar? Uke Jungkook adalaha Taehyung, namja muka anime itu? Astagah, pasti terjadi keselahan disini.

Plak..

"Ya.. Oh Cupu Sehun, kau ingin membunuhku eoh?"

Kenapa aku di pukul? Apa thalah Thehun Ya Tuhan? Mana pukulannya sakit lagi… aish, Taehyung menyebalkan. "Sehunnie, kau membuat Taehyung keselek"

Apa aku tidak salah dengar…?

Bukan… bukan tentang Taehyung yang keselek, karena aku tidak akan pernah memperdulikan itu, tapi… apa benar Jongin memanggilku Sehunnie? Astagah… aku mendapatkan panggilan sayang darinya.

Tuhan, aku tau kau masih menyayangiku Tuhan, terima kasih.

"Hai Jonginnie"

Apa? Siapa namja yang sudah berani memanggil istriku dengan panggilan sayang seperti itu.

"oh, Hai, Luhannie Sunbae"

Apa? Jadi bukan hanya aku yang mendapatkan panggilan sayang itu dari Jongin…. Hikss…. Hiksss… sepertinya Tuhan memang membenciku.

"malam ini, dirumah hyung akan mengadakan pesta. Kau harus datang ya Jonginnie"

Pesta…? Aku harap kau tidak menerima ajakkan dari sunbae bermuka rusa jantan plus mesum itu Jongin. "baik, aku pasti akan datang"

Mwo? Andweeee…

"bagus, ajak juga Jungkook dan Taehyung, oke"

Kenapa hanya aku disini yang tidak di ajak disini, sementara Taehyung dan siapa tadi namanya aku lupa, dia ajak ikut berpesta. Ini tidak adil. Akukan juga ingin ikut berpesta, apalagi istriku juga ikut dan aku harus menjaganya nanti.

"aku akan ikut berpesta"

Tidak kuperdulikan wajah tertekuk si Sunbae Rusa yang mendengar penuturanku tadi. Yang aku perdulikan jika dia membiarkanku ikut ke pesta dirumahnya.

"kau tidak boleh ikut Namja kacamata"

Ehhhh? Wae…?

"ini pesta hanya untuk orang – orang khusus saja…"

Sialan…. Aku tau apa maksudnya itu. "walaupun sunbae tidak member izin, aku akan tetap datang kepesta itu"

"tid…"

"sudah tidak apa, Luhannie sunbae… biarkan Sehunnie ikut ke pesta sunbae"

Ohhhh~~~ istriku ternyata kau perduli dengan suamimu ini. khekhekhe

"tapi…"

*Jongin aegyo

Apa kalian melihat semburan merah di pipiku? Astagah…. Aku rasa iya…. Aaakkkhhhh…. Jongin pleaseee… jangan beragyo yang sangat menggemaskan itu, aku bisa pingsan jika melihatmu seperti terus.

"haa~~~, baiklah… kau boleh ikut"

Eh? Yang baru saja di katakannya? Aku boleh ikut pesta. Ya Tuhan, ternyata namja rusa ini juga tidak tahan dengan aegyo super menggemaskan itu

"aku harap kau tidak akan merusak suasana pesta nanti"

Tentu saja aku tidak akan merusak pesta itu. "baik, I'm Promise"

"cih…. Sok bahasa inggri"

Aku menatap Taehyung tajam. Oh ayolah, aku menatapnya begitu juga karena cibirannya tadi.

"baiklah, kalau begitu aku harus pergi sekarang, Bye, Jongin-ah"

#Hanako Note….

Hai HunKai Shipper…

Wahhh…. Sumpah saya tidak menyangka jika ff ini akan sampai 40 Reviewnya walaupun salah satu dari Review itu tidak pantas di katakana review sichhh, karena sebenarnya itu hanya sebuah review dari seseorang yang tidak penting...

Oke, untuk para HunKai shipper yang sudah review saya ucapkan terima kasih, dan juga terima kasih karena telah membantu saya untuk cari judulnya dan juga telah memberikan saya dukungan… terima kasih semuanya

Buat Esyahzkrisho namja cupu itu bukan pemalu, tetapi kutu buku gitu, atau orang biasanya bilang nerd… pasti ngertikan kalau Nerd itu apa… nah itulah namja cupu.

Oke, disini saya hanya mau mengingatkan kalau di ff ini sebenarnya bukan genrenya humor karena sejujurnya saya tidak pandai dalam membuat ff Humor, jadi saya harap kalian tidak akan terkejut dengan ff ini jika tidak ada Humornya sama sekali