We Got Married
.
KyuMin
.
Rate T
.
Warning : Typo(s), Yaoi, Boys Love
.
DON'T LIKE, DON'T READ
.
Chap 2
.
.
"Kita kemana hyung ?" tanya Kyuhyun yang telah berda di dalam mobil sambil memainkan PSP nya.
"Kita akan ke lokasi shooting, tapi aku ingin menjemput seseorang dulu." jawab Kangin.
Kyuhyun mengernyit heran.
"Siapa ? Yoonji noona ?" tanya Kyuhyun lagi.
"Bukan.. Sebentar lagi kau akan tahu." jawab Kangin.
Lalu Kangin menepikan mobilnya di depan sebuah rumah. Kangin keluar mobil, sedangkan Kyuhyun masih asyik memainkan PSP nya.
Seseorang masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Kyuhyun.
"Hai Kyu." sapanya dengan manis.
Kyuhyun merasa tidak asing dengan suara itu. Lalu dia melihat orang yang menyapanya tadi.
"MWO ?! KAU ?! Sedang apa kau disini ?" tanya Kyuhyun kaget.
"Aku hanya menumpang mobilmu." jawab orang itu santai.
"Aishh.. Memangnya mobilmu kemana Lee Sungmin ?" tanya Kyuhyun dengan nada kesal ketika tahu orang itu adalah Sungmin.
Lalu, tak lama kemudian Kangin dan Teuki masuk ke dalam mobil. Kangin yang menyetir dan Teuki duduk di depan. Sedangkan Kyuhyun duduk di belakang bersama Sungmin.
"Aku yang mengajak mereka berangkat bersama, Kyu." jelas Kangin.
"Tuh.. Dengar apa kata Kangin hyung.. Kalau bukan Kangin hyung yang mengajakku, aku tidak akan mau satu mobil denganmu." ujar Sungmin.
"Cih.. Lagian siapa juga yang mau mengajakmu !" ejek Kyuhyun.
Sungmin hanya mencibir kata – kata Kyuhyun, lalu dia mengambil earphone dari tasnya.
"Wahhh.. Kau ini benar – benar namja atau bukan ?" tanya Kyuhyun saat melihat Sungmin membuka tas ransel pink nya.
Sungmin mengernyitkan dahinya, rasanya dia ingin sekali menendang namja itu sekarang juga.
"Heh ! Apa masalahmu, tuan Cho ? Kenapa mulutmu tajam sekali ?" tanya Sungmin kesal.
Kyuhyun tertawa kecil. Entah kenapa Kyuhyun suka sekali melihat wajah Sungmin yang sedang marah atau kesal.
"Lihat saja.. Ranselmu berwarna pink, ponselmu juga pink, earphone mu pun pink.. Apa kau benar – benar namja ? Setahuku, pink itu adalah warna untuk yeoja." jawab Kyuhyun sambil menggoda Sungmin.
Sungmin semakin kesal dengan Kyuhyun.
"Memang kenapa ? Apa namja tidak boleh menyukai warna pink ? Menurutku itu lucu.. Jangan selalu menganggap warna pink itu adalah warna untuk yeoja, namja juga bisa menyukainya.. Bagiku, semua warna sama.. Aku yakin, diluar sana pasti banyak namja yang juga menyukai warna pink sepertiku, mereka malu saja untuk mengungkapkannya.. Jangan menilai orang dari luarnya saja.. Aku ini benar – benar namja tulen." jawab Sungmin panjang lebar.
Kangin dan Leeteuk hanya menertawakan artis – artis mereka yang semakin 'akrab'.
"Hahhh.. Baiklah, baiklah.. Mulutmu seperti yeoja.. Tidak berhenti bicara." Kyuhyun kembali memainkan PSP nya.
"Kau menyebalkan, Cho." gumam Sungmin.
"Memang itu keahlianku." balas Kyuhyun santai.
"Hei, hei.. Mau sampai kapan kalian bertengkar terus ? Kalian ini 'pengantin baru'.. Kenapa suka sekali meributkan hal – hal kecil ?" sindir Kangin.
"Diam kau, hyung." titah Kyuhyun.
"Justru itu, Kangin-ah.. Mereka harus mengerti satu sama lain.. Dengan begitu, mereka akan tahu kebiasaan masing – masing." kini giliran Teuki yang berbicara.
"Apa sih hyung ?" ujar Sungmin tidak suka.
Tiba – tiba ponsel Kangin berdering.
"Nde, Yoonji-ya." jawab Kangin.
Seketika hening, seakan ingin mendengar pembicaraan Kangin.
"Aku sedang belok kanan.. hehe." kata Kangin.
"MWO ?! Bwahahahahahahahaha." Teuki, Kyuhyun dan Sungmin tertawa terbahak – bahak.
Kangin heran.
"Waeyo ?" tanya Kangin.
"Kau berlebihan hyung.. Memangnya Yoonji noona melihat kau benar – benar belok kanan ? Bagaimana jika kau belok kiri ? Haha.. kau ini ada – ada saja hyung." jawab Kyuhyun sambil menahan tawanya.
Kangin menutup ponselnya.
"Aishh.. Kau ini.. Tidak bisa melihat hyungmu senang saja." kesal Kangin.
"Habisnya.. Apa Yoonji noona terlalu posesif ? Atau protektif ?" tanya Kyuhyun.
"Hahh.. Aku tidak tahu apa yang ada didalam pikiran yeoja itu.. Aku harus melapor kemanapun aku pergi dan apapun yang aku lakukan." cerita Kangin.
"Oohhh.. Jadi kau sudah punya kekasih, hyung ?" tanya Sungmin.
Kangin tersenyum dan melihat wajah Sungmin dari kaca spion.
"Iya, Sungmin-ah.. Namanya Yoonji." jawab Kangin.
"Kau ini.. Mau tahu saja urusan orang lain.. Memangnya kenapa kalau Kangin hyung sudah punya kekasih ? Kau menyukai Kangin hyung ?" tanya Kyuhyun mengejek.
PLAKK
"Aishh.. Kenapa kau memukul kepalaku ?" tanya Kyuhyun sambil mengelus kepalanya yang sakit akibat dipukul Sungmin.
"Kau ini asal bicara.. Memangnya kenapa kalau aku menyukai Kangin hyung ?" tanya Sungmin menantang Kyuhyun.
Kyuhyun membelalakkan matanya.
"TIDAK BISA !" jawab Kyuhyun spontan, lalu menutup mulutnya sendiri.
"Kenapa ? Kenapa tdak bisa ?" tanya Sungmin penasaran.
Sebenarnya Kangin dan Teuki juga penasaran dengan jawaban Kyuhyun.
"Gawat ! Aku barusan bilang apa ?" batin Kyuhyun.
"Hmm.. Maksudku.. Kau tidak boleh menyukai Kangin hyung karena dia sudah punya Yoonji noona." jawab Kyuhyun.
"Hahhh." Kangin dan Teuki menghela nafasnya, kecewa dengan jawaban Kyuhyun.
Kangin dan Teuki entah kenapa sangat berharap jika kedua artis mereka saling menyukai.
.
.
Yoonji adalah kekasih Kangin yang sudah dipacarinya selama 2 tahun, sedangkan Teuki memiliki kekasih bernama Sora dan baru menjalani hubungan mereka selama 6 bulan.
.
.
"Kita sampai." kata Kangin dan menurunkan semua barang – barang.
"Biar aku bantu." kata Teuki.
Kyuhyun dan Sungmin berjalan membawa tas mereka masing – masing. Ketika mereka ingin menaiki lift, ponsel Teuki berbunyi.
"Ya, Sora-ya.. Aku ingin menaiki lift." jawab Teuki.
Sontak Kangin, Kyuhyun dan Sungmin pun tertawa, lalu mereka memasuki lift.
"Hahahahahahaha.. Kau tidak ada bedanya dengan Kangin hyung." ejek Kyuhyun pada Teuki.
"Haha.. Sku saja baru tahu kalau gaya berpacaranmu seperti itu, hyung." giliran Sungmin yang mengejek Teuki.
Teuki hanya memandang malas pada Kyuhyun dan Sungmin.
"Ya ya.. Teruskan saja menggodaku.. Tapi kau juga hebat, Kyu.. Kemarin kau mencium Sungmin dua kali.. Apa kau menyukai Sungmin ?" goda Teuki.
Seketika semua diam. Di dalam lift tersebut, hanya ada KangTeuk dan KyuMin.
"Kau tidak asyik hyung.. Aku kan tadi sedang menggodamu." jawab Kyuhyun.
Kangin hanya tersenyum, sedangkan Sungmin.. Wajahnya kini tengah memerah seperti kepiting rebus.
TING
Lift terbuka.
"Aku sudah sampai, Sora-ya. " lapor Teuki lagi.
KyuMin memandang malas pada Teuki dan lebih memilih meninggalkan Teuki dan Kangin.
"Aku tidak menyangka kalau nasib kita sama, hyung.. Kekasih kita sangat posesif." ucap Kangin.
"Iya.. Aku juga tidak menyangka kalau kekasihku akan se-posesif itu." balas Teuki.
Mereka menuju lokasi shooting.
Semua kru dan staff sedang mempersiapkan peralatan untuk shooting hari ini. Mereka terlihat sangat cekatan. Sang sutradara pun menghampiri KyuMin.
"Hey.. Pasangan pengantin baru.. Apa kabar ? Tidur nyenyak semalam ?" tanya Hangeng.
KyuMin mengernyit heran.
"Sudahlah hyung.. Jangan menggoda kami." jawab Kyuhyun.
"Haha.. Baiklah.. Sekarang kalian bereskan barang – barang kalian.. Kalian akan tinggal di rumah ini selama 5 bulan ke depan, kalian hanya akan tinggal berdua disini ketika malam hari. Kami sudah menyiapkan kamera untuk merekam kegiatan kalian dan kami akan kembali siang hari." jelas Hangeng.
"Lalu ? Manajer kami ?" tanya Sungmin.
"Hmm.. Mereka akan tinggal di sebelah unit kalian." jawab Hangeng.
"Baiklah." jawab Sungmin dan Kyuhyun.
Kyuhyun dan Sungmin mengeluarkan barang – barangnya dari koper mereka.
"Wahhh.. Daebak." seru Kyuhyun saat melihat Sungmin mengeluarkan isi kopernya.
Sungmin melirik Kyuhyun.
"Mulai dari kaos, sikat gigi, gelas, topi semua berwarna PINK.. Baru kali ini aku menemukan namja maniak pink." ucap Kyuhyun.
"Kenapa ? Apa kau tidak suka ?" tanya Sungmin.
"Hm ? Jujur saja.. Aku tidak suka warna pink.. Kasihan sekali nasibmu, Kyuhyun yang tampan.. Selama 5 bulan ke depan kau harus tahan melihat benda – benda berwarna pink ini.. Mungkin setelah ini aku harus ke dokter mata." jawab Kyuhyun.
"Kau berlebihan, Cho !" kesal Sungmin.
Kyuhyun hanya tertawa kecil.
.
.
Setelah mengeluarkan barang – barang mereka dari koper, mereka menuju ke dalam kamar yang terdapat satu buah lemari.
"YA! YA ! Kenapa kau menempatkan semua pakaianmu disitu ?! Lemari ini punyaku.. Aku akan menaruh semua pakaianku disini !" titah Kyuhyun saat melihat Sungmin memasukkan pakaiannya kedalam lemari.
Lalu, Kyuhyum melempar semua pakaian Sungmin yang sudah ada dalam lemari.
"YA ! Cho Kyuhyun ! Aku sudah menempati lemari ini duluan ! Lebih baik kau minggir !" kini giliran Sungmin yang melempar pakaian Kyuhyun.
"TIDAK BISA LEE SUNGMIN ! INI PUNYAKU !" teriak Kyuhyun.
"INI PUNYAKU, CHO KYUHYUN !" teriak Sungmin tak kalah kerasnya.
Sang sutradara pun mendengar kebisingan yang terjadi di dalam kamar tersebut. Hangeng langsug melihat keadaan di dalam kamar tersebut.
"YA YA ! Sedang apa kalian ? Kenapa kalian bertengkar ? Hah ?" teriak Hangeng.
Kyuhyun dan Sungmin langsung menghentikan kegiatan berteriak mereka.
"HYUNG ! Aku sudah memakai lemari ini duluan, tapi si TUAN SOK TAMPAN ini membuang semua pakaianku dan menaruh pakaiannya disini." cerita Sungmin sambil menunjuk Kyuhyun.
"YA ! Aku peringatkan ya, aku ini MEMANG TAMPAN bukan SOK TAMPAN.. Lagian juga lemari ini punyaku ! Aku yang melihatnya duluan di sini." ujar Kyuhyun tak mau kalah.
"Tapi kan aku duluan yang menaruh pakaianku disini.. Jadi ini jelas punyaku." jelas Sungmin.
"Aku yang melihatnya duluan, jadi aku yang berhak memiliki lemari ini." teriak Kyuhyun lagi.
Hangeng menutup telinganya.
"SUDAH ! CUKUUUUPP !" teriak Hangeng.
Kyuhyun dan Sungmin langsung terdiam.
"Lama – lama aku bisa gila mendengar kalian ribut terus." ucap Hangeng.
Hangeng menghampiri lemari tersebut dan berpikir.
"Kalian harus membagi lemari ini.. Lemari ini cukup besar untuk menampung semua pakaian kalian.. Ingat ! Kalian disini berperan sebagai suami-istri. Kalian harus bisa berbagi dalam hal apapun.. Bagaimanapun caranya, kalian harus berbagi lemari ini." jelas Hangeng.
"Kau Cho Kyuhyun ! Letakkan pakaianmu di bagian bawah dan Sungmin di bagian atas." titah Hangeng galak.
"Aku tinggalkan kalian dan aku tidak mau kalian ribut seperti tadi.. Kalian membuatku pusing." ucap Hangeng sambil meninggalkan KyuMin.
Kyuhyun dan Sungmin menuruti perkataan Hangeng. Kyuhyun menempatkan pakaiannya di bagian bawah dan Sungmin di bagian atas.
Tapi ketika Sungmin ingin menaruh pakaiannya, dia terlihat kesulitan. Lemarinya cukup tinggi dan Sungmin sulit menjangkaunya. Ketika dia sedikit lagi mencapai bagian atas, tubuhnya limbung dan terjatuh. Tapi..
GREPP
Kyuhyun menahan tubuh Sungmin dan memeluknya. Mereka saling bertatapan lama, jantung mereka pun berdebar.
"Ahh.. Maaf." ucap Sungmin sambil melepas pelukan Kyuhyun dan membuat Kyuhyun tersadar.
"Makanya.. Punya tubuh itu tingginya ke atas bukan ke samping." ejek Kyuhyun.
"Ishh.. Tidak usah mengejekku, Cho." kesal Sungmin.
"Haha.. Baiklah.. Kita tukar posisi.. Aku di atas, kau di bawah.. Bagaimana ?" usul Kyuhyun.
Sungmin tersenyum.
"Ide bagus." jawab Sungmin.
Mereka lalu memposisikan barang – barang mereka dengan baik.
.
.
.
Setelah seharian membereskan barang – barang mereka, akhirnya tiba saatnya makan malam. Dan disaat inilah shooting dimulai.
"ACTION !" teriak Hangeng.
Sungmin menyiapkan makan malam dan Kyuhyun telah siap di meja makan.
"Kau masak apa ? Baunya harum sekali." tanya Kyuhyun.
"Hmm.. Aku memasak ayam goreng saus pedas." jawab Sungmin.
Lalu, mereka berdua pun makan dengan tenang.
"Masakanmu enak.. Apa kau sering memasak ?" tanya Kyuhyun.
"Hmm.. Iya.. Karena aku tinggal jauh dengan orangtuaku, aku sering sekali memasak untukku dan manajerku ketika kami tinggal berdua." jawab Sungmin.
"Manajermu ? Apa Teuki hyung tidak bisa memasak ?" tanya Kyuhyun lagi.
"Bukan.. Dia bisa memasak kok, lebih pintar malah daripada aku.. Dia memasak di siang hari, aku memasak di malam hari.. hehe." jawab Sungmin sambil tersenyum.
Kyuhyun pun tersenyum dan mereka melanjutkan makan mereka. Ketika melanjutkan makan mereka, Kyuhyun melihat ada noda makanan di sudut bibir Sungmin.
"Hey.. Itu ada sisa makanan di bibirmu." ucap Kyuhyun.
Sungmin ingin mengelapnya menggunakan tangan, tapi dicegah oleh Kyuhyun.
"Jangan pakai tangan.. Lebih baik begini." Kyuhyun memegang tangan Sungmin dan mendekatkan wajahnya ke wajah Sungmin dan membersihkan noda di bibir Sungmin menggunakan bibirnya.
CUP
Kyuhyun menjilat dan mengecup bibir Sungmin.
"Hmm.. Manis tapi pedas." ucap Kyuhyun.
Wajah Sungmin memerah.
"PABO ! Yang kau jilat itu saus sambal, pasti pedas." balas Sungmin.
"Tapi kenapa manis sekali, Ming ? Apa bibirmu memang semanis ini ?" batin Kyuhyun.
.
"CUT !" teriak Hangeng.
.
"Wahhhh..Kalian begitu romantis.. Chemistry kalian sangat bagus.. Aku menyukainya.. Padahal, beberapa jam yang lalu kalian bertengkar seperti anjing dan kucing.. haha." ucap Hangeng.
Kyuhyun hanya tersenyum, sedangkan Sungmin sedang meraba – raba bibirnya. Sungmin langsung menuju ruang ganti. Kyuhyun yang melihat Sungmin menuju ruang ganti, langsung menyusul Sungmin.
"Ming." panggil Kyuhyun sambil memegang tangan Sungmin.
"Kau barusan memanggilku apa ? Ming ? Panggilan macam apa itu ?" tanya Sungmin kesal.
"Itu panggilanku untukmu.. Lucu kan ? Manis sepertimu." jawab Kyuhyun sambil menggoda Sungmin.
"Aishh.. Terserah kau.. Aku ingin minta penjelasanmu tentang ciuman tadi.. Kenapa kau suka sekali menciumku sejak pertama shooting ? Kau suka sekali mencuri kesempatan, tuan Cho !" kesal Sungmin.
Kyuhyun kaget dengan pertanyaan Sungmin. Masalahnya, dia juga tidak tahu harus menjawab apa.
"Aku.. Aku juga tidak tahu, Ming.. Aku hanya ingin berimprovisasi agar akting kita terlihat begitu alami.. Kau mengerti kan maksudku ? Aku yakin kau juga sangat berpengalaman dalam akting." kilah Kyuhyun.
"Ya tapi kau harus memberitahuku terlebih dahulu.. Agar aku bisa mengimbangi aktingmu.. Kau lihat tadi ekspresiku di kamera ? Begitu menggelikan." jelas Sungmin.
Kyuhyun tersenyum.
"Menurutku itu tidak menggelikan.. Menurutku kau seperti seorang gadis yang mendapat ciuman pertama dari pacarnya." ejek Kyuhyun.
Sungmin semakin kesal dengan jawaban Kyuhyun, akhirnya Sungmin menendang kaki Kyuhyun.
"AWWW.. KENAPA KAU MENENDANGKU LEE SUNGMIN ? " teriak Kyuhyun.
"RASAKAN ! ITU AKIBATNYA KALAU KAU MENCIUMKU TANPA IZIN !" teriak Sungmin sambil menuju ruang ganti.
.
.
.
ruang ganti
Ternyata sudah ada Teuki yang sedang menunggu Sungmin.
"Kenapa kau berteriak seperti itu ? Bertengkar lagi dengan Kyuhyun ?" tebak Teuki.
"Yap ! Kau benar, hyung.. Aku telah menendang kakinya.. Rasakan ! Itu akibatnya kalau dia bermain – main dengan Lee Sungmin." jawab Sungmin sambil duduk di depan kaca dan menghapus make – up nya.
"Mau sampai kapan kalian bertengkar ? Baru dua hari saja kalian sudah seperti ini, apalagi 5 bulan ?" ujar Teuki sambil mengamilkan Sungmin pakaian ganti.
"Hahh.. Selama si Cho Kyuhyun itu tidak merubah sikapnya, aku tidak akan berbaik hati padanya, hyung." jelas Sungmin.
Teuki hanya tersenyum hambar.
"kKu kenapa hyung ? Apa ada yang sedang kau pikirkan ?" tanya Sungmin yang menyadari Teuki agak berebeda dari biasanya.
"Tidak.. Aku tidak apa – apa, Min-ah.." jawab Teuki.
"Jangan bohong padaku, hyung.. Apa ini soal Sora noona ?" tanya Sungmin lagi.
Teuki menggeleng.
"Lalu apa ? Kangin hyung ?" tanya Sungmin hati – hati.
Teuki kaget.
"Ba-bagaimana kau tahu ?" tanya Teuki kaget.
"Ayolah hyung.. Kau sudah seperti hyung ku sendiri.. Apa kau menyukai Kangin hyung ?" tanya Sungmin menggoda Teuki.
Wajah Teuki memerah, lalu dia pun mengangguk.
"MWO ?! Jadi kau benar – benar menyukai Kangin hyung ?" teriak Sungmin tidak percaya.
Ketika Sungmin dan Teuki bicara, Kyuhyun tak sengaja mendengarnya ketika melewati ruang ganti.
Teuki langsung menutup mulut Sungmin.
"Bisa kau kecilkan suaramu, Lee Sungmin ?" perintah Teuki.
Sungmin mengangguk.
"Maaf hyung.. Aku terlalu bersemangat.. Ternyata firasatku benar.. Kau telah menyukai Kangin hyung.. Sejak kapan ?" tanya Sungmin.
"Sejak aku pertama kali bertemu dengannya." jawab Teuki.
Sungmin kaget.
"Apa kau ingin memberitahunya kalau kau menyukainya, hyung ?" tanya Sungmin.
"Tidak.. Aku tidak berencana mengatakan perasaanku.. Cukup hanya aku dan kau yang tahu." jawab Teuki.
"Lalu bagaimana dengan Sora noona ?" tanya Sungmin.
"Aku tidak tahu.. Untuk saat ini, biarkanlah dulu seperti ini, Min-ah.. Aku harap kau bisa menjaga rahasia." jawab Teuki.
"Kau bisa mengandalkanku, hyung." balas Sungmin.
Kyuhyun mencerna semua pembicaraan Sungmin dan Teuki.
"Teuki hyung menyukai Kangin hyung.. Hmm.. Ini akan semakin menarik." gumam Kyuhyun sambil mengeluarkan smirk-nya.
.
.
TBC
