"Kyaaaaa...!!! "

"Hinata? Ada apa? " Reiji heran dengan tingkah Hinata yang berteriak ketika ia memasuki kamar milik Hinata.

"Re-Reiji-san, ke-kenapa kau tidak mengetuk pi-pintu? " ungkap Hinata dengan nada malu sekaligus canggung karna keadaannya yang hanya menggunakan handuk.

"Ini rumahku, aku hanya ingin mengantar pakaian sekolah ini untukmu. Mulai sekarang kau akan bersekolah di sekolah yang sama dengan kami. "

"Ini. " ucap Reiji sambil menyerahkan satu set seragam lengkap dengan sepatunya.

"U-um, a-arigatou. Bi-bisakah kau keluar dulu Re-Reiji-san? " ucap Hinata gugup.

"Ya. " Reiji melenggang pergi setelah melirik hinata dari ujung kaki hingga ujung kepala.

'Tidak disangka dia punya tubuh sebagus itu'

~0~

"O-ohayou. " sapa Hinata pada seluruh orang yang berada di meja makan.

"A-ano, apa ha-hari ini libur sekolah? " Hinata memerhatikan hanya dirinyalah yang menggunakan seragam sekolah. Hinata hanya terdiam berdiri mematung karna malu akan hal itu.

"hahahahaha!!!" bukannya suara sebuah jawaban melainkan suara tawa dari Laito dan Ayato yang Hinata. Mereka tertawa terbahak-bahak bahkan sangat keras karna melihat Hinata yang menurut mereka sangat konyol. Sedangakan, Hinata semakin malu dan mulai menundukan kepalanya.

"Jaga tata krama kalian! " secara Reiji angkat bicara dengan nada sedikit membentak. "Hinata, ikutlah. " Reiji mendekati dan menggandeng Hinata pergi dari ruang makan yang membuat orang-orang terdiam sesaat dan kemudian kembali menikmati acara makan mereka.

'Kasihan sekali Hinata-san' ucap Yui dalam hati.

~0~

Reiji membawa Hinata kembali ke kamarnya, dilihatnya Hinata sedikit menitikan air matanya.

"Maafkan aku Hinata." ucap Reiji sambil mengusap air mata Hinata dengan ibu jarinya. "Aku lupa mengatakan padamu bahwa sekolah dimulai saat malam hari."

"Ti-tidak apa Reiji-san, a-aku ini terlalu ce-cengeng" Hinata lalu menyunggingkan senyum kepada Reiji, berharap Reiji tidak terlalu khawatir.

"Baiklah, ganti pakainmu kita kembali keruang makan. "

"ha-ha'i. "

~0~

"Sayang sekali acara makan telah selesai~" ucap Laito dengan nada mengejek ketika Reiji dan Hinata sudah kembali ke meja makan.

"Ti-tidak apa, a-aku akan me-memasak sendiri." Hinata menjawab ejekan Laito sambil tersenyum lembut.

"Cih." gumam Ayato dengan nada meremehkan sambil berlalu.

"Haha, begitu ya." Laito ikut berlalu pergi dengan Ayato.

"Kau tak apa Hinata? " Reiji memastikan.

"Tidak." Hinata tersenyum lembut.

"A-ayo, a-aku akan memasak untuk ki-kita makan. " Hinata berjalan menuju ruang dapur dan Reiji mengekor dibelakang.

~0~

Maaf ya cuma up dikit aja. wkwkwk

nanti saya usahakan up kilat :)