LOVE OR REVENGE
DISCLAIMER: MASASHI KISHIMOTO
AUTHOR: IANEOUS RAIN STORM
RATE: M (VIOLENCE AND GORE)
GENRE: ACTION, CRIME, MYSTERY AND ROMANCE
PAIR: SASUNARUKO
Warning: ADA hinata RTN, OOC,IC, typo DLL
Dendam pada keluarga uchiha membuat naruto membatasi hubungan antara adiknya, naruko dengan sasuke.
naruko yg tak tahu apapun terus berhubungan dengan sasuke, dan membuat naruko tanpa sengaja masuk kedalam pusaran kehidupan sasuke yg kelam. akankah naruko mampu merubah sasuke? dapatkah ia merubah pendirian kakaknya itu?
Chapter 2: that eyes is death eyes
Naruto terus mengutak atik komputernya diruang penyelidikan, ya kini naruto telah dewasa dan berkat rekomendasi kakek angkatnya, lelaki berusia 25 tahun itu telah menjadi anggota polisi kepolisian konoha.
Berkat rekomendasi sang kakek itu pula naruto berhasil menjadi sersan muda, dan berhasil menuntaskan setidaknya 250 lebih kasus kejahatan dalam kurun waktu 6 tahun.
Bahkan dia mampu menangkap 125 penjahat kelas kakap didunia. Boleh dibilang naruto sangat ahli dalam bidangnya.
Naruto mengetik sesuatu dan mencari sesuatu di internet.
"KEBAKARAN 15 TAHUN LALU PADA KELUARGA NAMIKAZE, POLISI MENDUGA PEMBUNUHAN BERENCANA TEROGANISIR DAN PROFESIONAL",itulah title dalam pencarian naruto sekarang. Naruto belum bisa melupakan kejadian 15 tahun yang lalu dan masih mencari pembunuh kedua orang tuanya.
Seorang wanita anggota kepolisian berambut indigo dengan manik amethys-nya memperhatikan naruto secara seksama dan menyenderkan badannya pada dinding ruang penyelidikan.
Mata amethyst-nya tak lepas dari wajah naruto yang serius memperhatikan dan menyelidiki kasus yg tidak dia ketahui. Wanita itu tersenyum-senyum sendiri melihat naruto begitu serius pada pekerjaannya.
"hei naruto! Apa kau tidak pulang, sekarang sudah jam 10 lebih",sapa gadis itu.
Naruto menoleh dan mendapati tatapan datar gadis itu. Naruto langsung berdiri dan memberikan salam hormat pada gadis itu.
"maaf hinata-sama, saya sedang keasyikan pada pekerjaan saya",jawab naruto pada atasannya itu.
Hinata hanya menggeleng-geleng kepalanya. Dan mendekati naruto dan mengacak-acak rambut pirang naruto.
Ya menurut hinata: naruto terlalu polos dan terlalu focus pada pekerjaan sehingga terkadang dia tak memikirkan seorang pasangan untuk dinikahinya kelak.
Naruto hanya diam dan berdiri tegak.
Tiba-tiba saja ciuman datang dari bibir hinata dan melumat bibir naruto secara paksa. Naruto terdiam tapi wajahnya memerah akibat perlakuan hinata itu. Hinata memeluk naruto dan melepas ciumannnya. Naruto tak bisa melawan lantaran hinata pernah hampir melakukan yang lebih pada naruto,
saat naruto mencoba melawan alias mencoba melepas pelukan dari hinata, malah hinata sangat agresif padanya..
"kenapa kau selalu memanggilku hinata-sama, apa tak ada suffix panggilan selain itu naruto-kun?",goda hinata. Ya naruto terlalu polos dan sering kena 'serangan' dari hinata termasuk serangan hinata sekarang yang mencium naruto tiba-tiba.
Apalagi naruto kurang peka dengan namanya CINTA.
"sebenarnya kasus apa yg membuatmu begitu serius hingga kau bekerja larut seperti ini?", Tanya hinata lalu melirik kearah computer naruto.
Naruto yang tahu lirikan hinata menuju ke komputernya membuat naruto langsung meng-close tab halaman itu.
Hinata yg melihat kelakuan naruto itu hanya tersenyum kecil, dia tahu betul sifat naruto yg suka menyembunyikan sesuatu.
Tapi tidak pada hinata. Hinata mengenal sifat dan cara berfikir pujaan hatinya ini selama 12 tahun, dan naruto lebih suka menyelesaikan kasus itu sendiri tanpa melibatkan kawan-kawannya sendiri dan itulah sifat yg disukai oleh hinata.
meskipun naruto tak pernah bilang cinta apalagi sayang pada hinata. Hinata selalu sabar dan menunggu naruto mengungkapkan cinta padanya. ( padahal naruto itu baka dalam cinta).
"lebih baik kau pulang naruto-kun, atau aku tak akan segan-segan "menyerangmu" secara lebih",ancam hinata mengedipkan sebelah matanya genit.
"GLEEKK",
Naruto meneguk ludahnya, apalagi dia tak mau keperjakaannya hilang gara-gara hinata menyerangnya duluan.
naruto pernah mengalami "serangan" dari hinata yang pernah mabuk berat, dan beruntung naruto berhasil lolos dari serangan hinata.
Naruto mengambil jas kepolisiannya dan lebih memilih kabur.
Tapi sebelum kabur ,hinata memegang tangan naruto dan kembali mencium bibir pemuda pujaannya itu sebelum akhirnya naruto melepas ciuman hinata dan lari dengan wajah yang merah.
"hihihi dasar naruto-kun, awas saja kau akan dapat yang lebih setelah menikah denganku nanti",hinata meringis setan dan menutup ruangan penyelidikan dengan wajah super senang.
(naruto's home)
Naruto pulang tepat pukul 22.30. terlalu larut untuk seorang namikaze pulang kerja, naruto langsung menuju kamar seorang gadis yang dia sayangi, siapa lagi kalau bukan kamar sang adik tercinta.
Naruto membuka kamar naruko dan mendapati sang adik tertidur pulas.
Naruto masuk dan mencium kening sang adik dengan pelan dan keluar dari kamar adiknya serta menutup pintu kamar adiknya perlahan-lahan, Naruto melihat jiraiya kini tertidur di sofa ruang keluarga, dan televisinya belum dimatikan, dia mengambil selimut dan menyelimuti kakek angkatnya itu dan mematikan televise diruang keluarga.
Naruto masuk kedalam kamarnya dan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya.
Naruto menyalakan shower dan air-air pada shower itu membasahi tubuhnya, naruto bersender pada dinding kamar mandi sembari memikirkan kasus 15 tahun lalu yang menewaskan kedua orang tuanya itu..
"akan kutangani kasus ini sendiri, dan akan kutangkap para pelakunya dengan tanganku sendiri. Bila perlu aku akan membunuh mereka juga",gumam naruto.
(another place: 23.30)
Seorang pria misterius berpakaian jas dengan kacamata hitam memasuki tempat bar yang ramai dan berisik dengan music-musik disko.
Banyak orang yang datang, ada yang menari-nari, ada yang minum, bahkan melakukan hal laknat ditempat itu.
Pria misterius itu mendatangi seorang lelaki tua yg tengah bersenang-senang dengan dua wanita disamping kiri dan disamping kanannya diruang pojokan yang redup dan minim penerangan.
Serta di jaga oleh 5 anak buahnya yang tengah bersenang-senang tak jauh dari orang itu.
Pria misterius itu berhenti dan berdiri tepat dihadapan laki-laki tua itu.
laki-laki tua dihadapannya menoleh pada pria itu dan sedikit terganggu akan kehadirannya.
"ada apa hah?!, mengganggu pemandangan saja kau!",bentak lelaki tua itu
"apa kau bawahan ishidate morano?",Tanya pria misterius itu
Lelaki tua itu sedikit terkejut dan memanggil anak buahnya dengan mengawaikan tangannya pada anak buahnya tanpa melepas pandangannya pada pria MISTERIUS berkaca mata itu.
Anak buah pria tua itu datang dan mengelilingi pria misterius itu.
'5 bodyguard, ya',batin pria misterius berkacamata itu tanpa melepas pandangannya pada pria tua didepannya itu.
"memang kenapa hah, kalo aku bawahan ishidate morano?",Tanya lelaki tua itu dengan congkaknya.
Pria misterius itu mengeluarkan amplop hitam itu dan meletakannya didepan meja lelaki tua itu, dan dengan segera pria tua itu membuka dan mendapati banyak pasir berada di amplop hitam itu.
Lelaki tua itu terkejut bukan kepalang, karena dia tahu arti dari amplop hitam yg berisi pasir itu artinya pesan KEMATIAN.
"kau ingin aku mati hah?!, memang kau punya nyali apa untuk membunuhku. Kau sendirian sementara aku membawa 5 orang bodyguardku. Kau sendiri yang akan terbunuh tolol!",ejek pria tua itu.
Pria misterius itu melepas kacamatanya dan memejamkan matanya serta meletakan kacamatanya dimeja depan pria tua itu.
"mungkin kalian semualah…",kata pria misterius itu lalu membuka matanya.
Mata pria misterius itu merah menyala dengan tiga tomoe dimasing masing bola matanya.
"yang akan terbunuh malam ini",lanjut pria misterius itu
"ma-mata itu, kau seharusnya sudah mati",lelaki tua itu tergagap sementara 2 wanita yang bersama pria itu hanya terpaku ketakutan melihat mata pria misterius itu menakutkan.
"BU-BUNUH DIA!",perintah pria tua itu berteriak lantang pada anak buahnya.
Anak buah dari lelaki tua itu maju dan mencoba menyerang pria bermata merah itu.
pria misterius itu mengeluarkan pedang samurai nya dari balik jasnya dan memenggal kepala 5 bodyguard pria tua itu dengan sekali serang.
SRATTT SLASSHHH
BLUK BLUK BLUK BLUK BLUK
"KYAAAAAAA!", Kepala para bodyguard itu bergelimpangan ditanah menyusul tubuh mereka jatuh dan darah menghiasi lantai bar itu.
Para wanita yang menemani pria tua itu berteriak ketakutan dan lari.
Sementara pria tua itu mengigil ketakutan dan melihat pria misterius itu mulai menatap dirinya dengan mata merahnya itu dengan dinginnya.
"ki-kita bi-bisa kerja sa-sama, a-aku akan…", belum menyelesaikan kata-katanya tiba-tiba
JRAAAKKK
pria misterius itu menusuk kepala pria tua itu hingga ujung pedangnya tembus hingga kebelakang kepalanya.
Pria misterius itu mengambil kaca matanya dan memakainya kembali.
"itu untuk orang yang telah kau bantai 15 tahun lalu",gumam pria misterius itu lalu "melepaskan" pedang samurainya dari kepala pria tua yg sudah mati itu.
"satu orang mati, tinggal sepuluh orang lagi",gumam pria misterius itu lalu melenggang pergi dan menghilang ditelan kegelapan.
(keesokan harinya)
Naruto harus bangun pagi-pagi karena kasus pembunuhan yang menggemparkan kota konoha.
Dan kasus pembunuhan itu terjadi disebuah bar club ternama di kota konoha.
Naruto memeriksa satu-persatu tubuh yang sudah tak bernyawa dihadapannya yang kepalanya tak lagi bersatu dengan badannya, dan memeriksa salah seorang yang mayat dengan kepala berlubang.
"menurut saksi mata yang pembunuh 6 pria ini ciri-cirinya berjas hitam dan matanya merah dengan menyala, hanya itu yang aku dapat naruto-san",ujar seorang berambut merah marun dengan tampang imut-imutnya
Naruto hanya tersenyum kecut mendengar penjelasan lelaki berambut merah itu.
"apa kau sudah periksa ruangan yang menjadi tempat pembantaian itu sasori?",tanya naruto
"aku hanya menemukan ini dan menurut informasi pria tua mati itu bernama kizuna fujimoto",kata sasori menyerahkan amplop hitam berisi pasir hitam dalam plastik bening kecil.
"ini..",gumam naruto mengingat sesuatu kasus yang pernah ditanganinya tapi tersulit untuk diingatnya.
"dan orang ini punya hubungan dengan mafia besar ishidate morano",tambah sasori membuat Mata naruto membelalak, dan menebak pasti hubungannya dengan klan uchiha.
Sesaat itu juga naruto tersenyum senang dan pada akhirnya dia menemukan petunjuk tentang ishidate morano.
'akhirnya aku menemukan titik terang pembunuhan orang tuaku, dan pertanyaannya siapa yang punya dendam sama denganku? Dan kenapa dia membunuh orang ini?",batin naruto menggaruk-garuk dagunya dengan jari telunjuknya.
Seorang wanita berambut indigo dengan manik amethyst-nya menghampiri naruto dari belakang.
"naruto apa kau menemukan petunjuk tentang kasus ini?",tanya wanita itu menghampiri naruto
Naruto mengenal suara yang kini tengah bertanya kepadanya, perlahan naruto menoleh kebelakang.
Naruto mendapati hinata berada berdiri dibelakangnya memandangnya seperti ingin "memakannya",
"GLEEK",
Naruto hanya menelan ludah tapi dia tetap berwajah serius meskipun jantungnya berdebar-debar dekat dengan hinata.
"ti-tidak hinata-sama, saya hanya menemukan satu bukti ini saja. Kemungkinan pembunuhan ini bermotif balas dendam",jawab naruto datar dengan wajah sedikit memerah.
'hihi naruto-kun lucu kalau wajahnya memerah begitu',batin hinata tertawa.
"ma-maaf hinata-sama saya harus pergi dulu. Permisi",pamit naruto membuat hinata sedikit kecewa.
Lalu naruto melenggang pergi dan mengacuhkan hinata yang tahu naruto takut padanya.
'awas saja kau naruto-kun!. akan ku"makan" kau bila saatnya tiba nanti',batin hinata mendengus kesal
Tanpa pikir panjang naruto menyuruh para medis menggotong mayat-mayat itu untuk diotopsi dirumah sakit terdekat.
(naruko side)
Naruko menggandeng seorang pemuda berambut raven yang tampak tersenyum-senyum saat naruko bercerita padanya tentang sesuatu.
"aku langsung saja lari ketika kakek sedang memperhatikan wanita cantik, dan aku hanya tertawa ketika kakek kelabakan mencariku saat itu",cerita naruko pada sasuke, sasuke hanya tersenyum kecil dan membelai rambut naruko dengan lembut.
"hmm.. ternyata waktu kecil kau nakal juga",senyum sasuke.
Seorang pria berambut kuning panjang sebahu dengan kumis kucing dikedua pipinya menunggu seseorang didekat pintu gerbang kampus. Mata safirnya tampak menangkap pemandangan baru dihadapannya.
"naruko bersama siapa itu?",batin pria itu
Naruko melihat seseorang yang dikenalnya, dan sedang menunggu dpintu gerbang.
"eh, kakakku udah datang tuh. Aku kenalikan kamu sama kakakku ya?",senyum naruko menggandeng tangan sasuke kearah naruto dipintu gerbang.
Naruko melepas gandengan sasuke dan berlari kearah kakaknya.
"naruto-nii!",sapa naruko langsung memeluk kakak semata wayangnya itu.
"dasar, manja. Kau bersama siapa?",tanya naruto tersenyum pada naruko.
"hehehe gomen, naruto-nii. Perkenalkan kekasihku sasuke dan sasuke ini naruto-nii kakak kandungku",ucap naruko memperkenalkan sasuke pada kakaknya dan juga sebaliknya.
Naruto mengulurkan tangannya dan disambut oleh uluran tangan sasuke.
"uzumaki naruto",naruto memperkenalkan diri
"uchiha sasuke",sasuke meperkenalkan diri, mata naruto terbelalak kaget
'uchiha…..',mata naruto yang semula cerah berubah menjadi api dendam, sementara sasuke sudahmerasakan aura hitam keluar dari diri naruto.
TBC
