Mian, kalo Stut telat updatenya, soalnya lagi musim UTS, jadi kurang ada waktu. semoga chingu nggak bosan sama nggak lupa sama FF ini :).

.

o, iya jangan lupa review ya chingu, biar semangat lanjutinnya :D

.

Balasan Review

ByunnieKim : Makasih atas reviewnya :)

Amortentia Chan : Makasih udah review :) . Hun suka Baek nggak yah ? :) nanti juga tau ko' Hun sukanya sama siapa :) . ini sudah lanjut chingu :)

Majey Jannah 97 : Makasih udah review :) . ne, namanya juga ChanBaek, yang pasti mereka saling suka dong :) . ini sudah dilanjut chingu :)

Chanlie : Makasih udah baca sama review :) . iya, ini sudah dilanjut chingu :)

ohhajin95 : Makasih udah baca sama review chingu :) . ne, nado saranghae :D

KyungIn Kim : Makasih udah review sama baca :) ini udah dilanjut ko.

elfishyukieunhae : Makasih udah review sama baca :). bikin Sehun suka sama Baek juga ? gimana ya ?, entar Stut coba deh :D

xldeer : Makasih udah review :) ne, ini sudah update :)

.

.


.

.

Stut's second FF :)

Warning : GS / Genderswitch, TYPO

.

.

Cast :

Byun Baekhyun = yeoja

Park Chanyeol = namja

Oh Sehun = namja

Xi Luhan = yeoja

Huang Zi Tao = yeoja

And Other EXO Members :)

.

.


Chapter 2

.

.

Setelah 20 menit berganti pakaian, Baekhyun pun keluar menemui Sehun.

"Sehun-ah, aku sudah siap" ujar Baekhyun berdiri di samping sofa yang diduduki Sehun. Sehun pun menoleh sebentar, kemudian kembali menatap TV.

"Kau sudah siap ?" tanya Sehun dengan konyolnya. tanpa beranjak dari duduknya.

"aish, Sehunnie, tadi aku bilang, aku sudah siap. kajja" sahut Baekhyun sedikit kesal karena Sehun masih saja duduk.

Hening. hanya suara tombol remote TV yang dipencet pencet oleh Sehun. Baekhyun pun mendengus.

"Sehunnie, kapan kita berangkat ? bukannya kau mengajakku jalan2 dulu ?" tanya Baekhyun. Sehun pun beranjak dari duduknya dan disambut senyuman senang dari Baekhyun.

"traktir aku bubble tea ne ?" tanya Sehun yang bermaksud hanya bercanda. senyum di bibir Baekhyun berubah menjadi pout.

"aku tidak membawa uang Sehunnie" jawab Baekhyun agak manja.

"kita kan masih di rumahmu. jadi kau bisa mengambilnya" sahut Sehun melipat kedua tangannya di depan dadanya.

"aku tidak mau" kata Baekhyun melipat kedua tangannya sambil memalingkan mukanya seperti anak kecil yang sedang merajuk.

"kalau begitu aku tidak mau mengantarmu ke rumahku" kata Sehun ikut memalingkan mukanya juga. *Aish, kayak anak SD aja mereka berdua*

"aku kan bisa jalan sendiri ke rumahmu. huh" kata Baekhyun dengan nada kesal, kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan Sehun. namun tertahan.

"aish, oke oke, tidak jadi, tapi kita tetap jalan2 dulu kan ?" tanya Sehun mengalah setelah menahan lengan Baekhyun agar berhenti melangkah.

"tapi, kau mentraktirku. Otte ?" tanya Baekhyun dengan senyum puas terkembang di bibirnya.

"ya sudahlah" jawab Sehun tidak semangat. Baekhyun hanya tersenyum.

Mereka pun keluar rumah Baekhyun untuk jalan2. tapi ketika di teras rumah, setelah mengunci pintu tentunya. Baekhyun sedikit terkejut tapi juga merasa aneh dengan pemandangan di depannya.

"Sehun-ah, kau aneh sekali. rumah ku kan hanya berjarak 3 rumah dari rumahmu. kenapa kau naik motor ?" tanya Baekhyun dengan tatapan yang seakan berkata 'aneh sekali orang ini' ketika melihat Sehun menaiki motornya.

"aku lagi malas berjalan" sahut Sehun kemudian menyalakan mesin motornya. sementara Baekhyun berjalan mendekati Sehun.

"malas berjalan, tapi mengajakku jalan2. aneh sekali" kata Baekhyun.

"kan beda. kalau berjalan, itu tentu saja pakai kaki. tapi kalau jalan2, belum tentu jalan kaki. bisa saja kan naik motor" sahut Sehun dengan cengiran.

"Ish" ucap Baekhyun.

"ya sudah, ayo naik" ujar Sehun. Baekhyun pun menurut.

selama di perjalanan mereka tidak banyak bicara, paling juga hanya pertanyaan, "kita mau kemana ?" terlontar dari mulut Sehun sambil fokus ke jalanan.

"kita ke cafe saja, aku belum makan. paling tidak aku bisa memesan pancake" jawab Baekhyun.

"oke" respon Sehun, mereka pun pergi menuju sebuah cafe yang di seberangnya terdapat taman bermain *apa hubungannya coba ?*.

Setelah memesan, mereka pun hanya diam, tak lama 2 namja menyapa mereka.

"ciyee, yang lagi ngedate" seru namja berkulit tan yang tiba2 duduk di kursi kosong samping Sehun. diikuti satu namja yang lain yang juga ikut duduk di samping Baekhyun.

"eh, kayanya kita ngeganggu nih" seru namja satunya yang duduk di samping Baekhyun. sedangkan Baekhyun hanya dag dig dug tidak karuan. karena di sampingnya itu adalah Chanyeol. ya. Park Chanyeol.

"eh, musim ya, ngedate di hari senin ? dimana mana orang itu ngedatenya hari minggu kali" sahut Sehun kesal karena 2 temannya yang tiba2 datang langsung mengira mereka sedang ngedate.

"iya. kita juga nggak ngedate kok" Baekhyun ikut menimpali.

"ye,, kami kan cuma nebak. habisnya kalian cuma berdua sih" kata Jongin, namja berkulit tan.

"siapa bilang berdua ? kami bertiga kok" sahut Sehun. Jongin, Chanyeol, bahkan Baekhyun yang tadi berangkat bersamanya, dibuat Sehun bingung dan bertanya tanya.

"iya, sama motorku juga. tuh dia lagi nungguin di parkiran" ujar Sehun datar + watados. Jongin, Chanyeol, dan Baekhyun sweatdrop seketika.

"kau ini" sahut Jongin menjitak kepala Sehun pelan. Sehun hanya meringis dan mengusap kepalanya yang habis terkena jitakan dari Jongin.

tak lama kemudian pelayan cafe datang mengantarkan pesanan Baekhyun dan Sehun. setelah meletakkannya di meja mereka. pelayan tersebut membungkuk dan kembali ke dapur cafe setelah Baekhyun dan Sehun mengucapkan terima kasih.

"kau tidak memesankan kami ?" tanya Jongin tidak terima.

"iya. PJnya" Chanyeol menimpali.

"Aigoo, kalian kan baru sampai. lagipula, PJ apanya ? siapa yang jadian ? ish" kata Sehun kesal. karena 2 namja di mejanya itu sangat menyebalkan. Baekhyun yang melihatnya hanya mengangguk membenarkan jawaban Sehun sambil menyuap pancakenya.

"Chanyeol, ayo pesan" suruh Jongin sambil menyandarkan dirinya ke sandaran kursi yang didudukinya.

"aku akan memesan milikku, kau, pesan saja sendiri" ujar Chanyeol berjalan menuju meja menu meninggalkan Jongin.

"hei, tunggu aku" seru Jongin kemudian menyusul Chanyeol. Sehun hanya menggelengkan kepalanya. sedangkan Baekhyun dari tadi terus saja menatap Chanyeol.

"Baekhyun-ah" panggil Sehun.

"eh, apa ?" tanya Baekhyun.

"kenapa kau melihat si namja tiang itu terus, atau jangan2..." kata Sehun menggantungkan kalimatnya bermaksud menggoda Baekhyun.

"apa ? aku tidak melihat kemana mana" elak Baekhyun.

"kau menyukai Chanyeol ya ?" tanya Sehun sambil menaik turunkan alisnya. Baekhyun terkejut.

"Hei, aku tidak menyukainya sama sekali" Baekhyun berusaha menutupi perasaannya, tapi wajahnya tidak mendukungnya. karena wajahnya sekarang sudah semerah tomat.

"tuh, mukamu merah. hayo ngaku" Sehun masih saja menggoda Baekhyun.

"kata siapa mukaku merah, mukaku tidak merah ko' " Baekhyun tetap saja mengelak. dia menepis nepis tangan Sehun yang berusaha menunjuk nunjuk mukanya yang merah.

"emangnya kamu liat ? udah jujur aja. kamu nggak bisa bohongin aku, ngaku nggak ? aku tau bagaimana muka jujur sama muka bohongmu, " Sehun terus memaksa Baekhyun agar berkata jujur padanya.

"well, well, ne, aku suka dengannya, wae ?" Baekhyun akhirnya menyerah. dia pun berkata jujur pada Sehun. pengakuan dari Baekhyun tersebut membuat Sehun tertawa lepas. Baekhyun hanya menatapnya dengan tatapan kesal sambil menyuap lagi pancakenya.

"Aku akan bilang ke Chanyeol nanti" kata Sehun setelah itu menyuap patbingsunya.

"eh, jangan. kau ini, biar itu jadi rahasia kita saja" ujar Baekhyun takut kalau sampai Sehun benar2 mengatakannya.

"hhahah, aku bercanda Baekhyun-ah" sahut Sehun sambil tertawa. Baekhyun memberi deathglare pada Sehun dan itu membuat Sehun berhenti dari aktivitas ketawanya. Mereka pun melanjutkan makan mereka.

Tak berapa lama Chanyeol dan Jongin datang lagi dengan membawa pesanan mereka, lalu memakannya di samping Baekhyun dan Sehun.

Mereka pun makan dengan santai dan diselingi sedikit candaan. 20 menit kemudian, Baekhyun dan Sehun membayar pesanannya.

"Eh, bukannya tadi kau bilang tak bawa uang ?" tanya Sehun ketika melihat Baekhyun mengeluarkan uang dari kantong celananya.

"heheheh, aku hanya bercanda Sehun-ah" jawab Baekhyun dengan cengiran.

"Ish, kau ini" sahut Sehun kemudian menyerahkan uangnya ke kasir untuk membayar. disusul oleh Baekhyun. setelah itu mereka berjalan keluar menuju parkiran.

"Chanyeol, Jongin, kami duluan ya" ujar Sehun sebelum keluar dari cafe tersebut.

"ne" sahut Chanyeol singkat.

"semoga ngedatenya lancar" ujar Jongin. dan dibalas tatapan tajam dari Sehun. Baekhyun yang melihat itu hanya diam dan mendengus.

setelah itu Baekhyun dan Chanyeol pun keluar menuju parkiran.

Sehun menyuruh Baekhyun naik ke motornya lalu menjalankan motornya.

"Sehun-ah, setelah ini kita mau kemana ?" tanya Baekhyun ketika di perjalanan tangannya sibuk membenarkan rambutnya yang tertiup angin.

"langsung ke rumahku saja." jawab Sehun tetap fokus ke jalan.

"Oke" ujar Baekhyun. Setelah itu mereka tidak berbicara sama sekali sampai mereka tiba di rumah Sehun.

Baekhyun pun turun dari motor Sehun dan menunggu Sehun memarkir motornya sebelum masuk ke rumah Sehun.

Ketika baru masuk ke dalam rumah Sehun, Baekhyun langsung melesat menuju dapur untuk menemui Minseok juga eommanya Sehun. Hal ini sudah biasa karena Baekhyun sering ke rumah Sehun, juga sebaliknya.

"Minseok eonnie !" seru Baekhyun memeluk Minseok dari belakang. Minseok yang sedang mengaduk adonan kue pun menghentikan aktivitasnya. Sehun yang melihat itu hanya terkekeh dan duduk di kursi makan.

"Baekhyun-ah, pelan2, nanti adonannya tumpah" ujar eommanya Sehun sambil tersenyum.

"mian ahjumma, hehe mian eonnie" ujar Baekhyun terkikik dan berhenti memeluk Minseok.

"kau ini datang2, langsung memelukku" ujar Minseok mencubit hidung Baekhyun.

"aku kan sangat merindukan eonnie... Bogoshipo..." ujar Baekhyun seperti merengek kemudian memeluk Minseok lagi. Kali ini Minseok membalas pelukannya dan mengusap kepala yeoja yang sudah dianggapnya seperti dongsaengnya sendiri ini dengan lembut.

"Baekhyun-ah, berhenti memeluk noonaku, aku saja tidak pernah dipeluknya" ujar Sehun masih dengan posisinya duduk di kursi.

"ish, kau ini" ujar Baekhyun kepada Sehun dan berhenti memeluk Minseok. eomma Sehun tertawa kecil melihat tingkah mereka.

"wah, eonnie ku tambah gemuk sepertinya" ujar Baekhyun sambil mencubit pipi Minseok.

"nah loh, pake cubit2 segala" sahut Sehun. Minseok terkekeh sambil memasukkan bahan2 untuk membuat fla.

"kau ini. Minseok eonnie saja tidak protes" sahut Baekhyun menatap Sehun kesal.

"kalian ini, kenapa ribut sih ? Kalau tidak ada kerjaan, mending kalian bantu mendekorasi ruang tamu" ujar eomma Sehun kepada Baekhyun dan Sehun.

"eh, memangnya akan ada acara apa ahjumma ?" tanya Baekhyun bingung mendekati eomma Sehun yang sedang mencetak adonan yang sudah dibuat Minseok.

"hari ini, eonnie mu itu akan bertunangan" jawab eomma Sehun.

"jinja ? Wah, dengan siapa eonnie ?" Baekhyun terkejut senang lalu beralih mendekati Minseok.

"dengan Jongdae hyung" sahut Sehun datar. Baekhyun memiringkan kepalanya menatap Sehun, berpikir.

"oh, namja bermuka kotak itu kan ?" tanya Baekhyun masih dengan ekspresi berpikirnya.

"ne, benar sekali" ujar Sehun.

"eonnie, kalian sangat cocok. Aku merestui kalian" ujar Baekhyun memegangi lengan Minseok sambil tersenyum lebar.

"gomawo Baekhyun-ah" ujar Minseok mengusap pucuk kepala Baekhyun.

"ya sudah Sehun, tunggu apa lagi ? ayo kita mendekorasi" ujar Baekhyun menarik tangan Sehun hingga Sehun hampir terjungkal ke depan. eomma Sehun juga Minseok hanya tertawa melihat kejadian tersebut.

.

"aku tidak bisa mendekorasi Baekkie-ah" ujar Sehun ketika mereka sudah tiba di ruang tamu.

"kau harus bisa Sehun-ah, hwaiting" ujar Baekhyun semangat. Sehun mendengus.

"ayo kita mendekorasi Sehun-ah" sambung Baekhyun mengepalkan tangannya dan mengangkatnya ke atas, tanda semangat.

"Baekhyun-ah, bagaimana aku bisa mendekorasi, kalau begini ?" tanya Sehun mengangkat tangannya yang masih digenggam Baekhyun. Baekhyun nyengir.

"hhe, mian Sehun-ah" sahut Baekhyun melepaskan tangan Sehun.

setelah itu mereka pun mulai mendekorasi...

satu jam kemudian, mereka telah selesai mendekorasi dan istirahat dengan duduk di sofa sambil meminum jus jeruk yang sudah disediakan eomma Sehun.

"jadi, kau benar2 menyukai Chanyeol ?" tanya Sehun tiba2. Baekhyun yang sedang meneguk jus jeruknya langsung tersedak.

"kenapa kau bertanya itu ?" Baekhyun balik bertanya.

"aku hanya terkejut, kau itu kan susah sekali kalau mencoba menyukai seseorang" jawab Sehun, sebelum kemudian ia meminum jus jeruknya.

"entahlah" sahut Baekhyun matanya kini menerawang ke lantai rumah Sehun di hadapannya.

"aku akan bantu" ujar Sehun menatap Baekhyun. Baekhyun menoleh.

"terima kasih sebelumnya, tapi..." belum selesai Baekhyun berbicara, Sehun memotongnya.

"kalian cocok" ujar Sehun singkat. Baekhyun bungkam beberapa saat.

"aish, sudahlah. kenapa membahas itu. aku mau pulang Sehun-ah, nanti aku ke sini pas acaranya akan dimulai." ujar Baekhyun berdiri dan mengambil jaketnya yang entah sejak kapan tergeletak di sofa yang lainnya.

"kau tidak mau kuantar ?" tanya Sehun beranjak dari kursinya.

"tidak perlu Sehun-ah, lagipula kau kan lelah. aku pulang sendiri saja" sahut Baekhyun memasang jaketnya. Sehun mengangguk.

"AHJUMMA, MINNIE EONNIE, BAEKKIE PULANG DULU NE, NANTI BAEKKIE KE SINI LAGI" seru Baekhyun agar terdengar oleh eomma Sehun dan Minseok di dapur.

"NE, HATI2 BAEKHYUN-AH." balas eomma Sehun dan Minseok hampir bersamaan.

"JANGAN LUPA AJAK OPPAMU JUGA" kali ini hanya Minseok yang berteriak.

"NE" sahut Baekhyun lagi.

"pai pai Sehunnie" ujar Baekhyun melambai pada Sehun ketika sudah di depan rumah Sehun. Sehun pun tersenyum dan membalas lambaian Baekhyun. setelah Baekhyun sudah keluar dari pagar rumah Sehun. Sehun menatap kosong pagar rumahnya, entah apa yang dipikirkannya, Stut masih merahasiakannya.

.

.

di kediaman Baekhyun juga oppa2nya...

"sepertinya Joonmyeon oppa sudah datang" ujar Baekhyun ketika memasuki halaman rumahnya dan melihat sepasang sepatu hitam tergeletak di depan pintu yang terbuka.

"Baekkie pulang" ujar Baekhyun ketika masuk ke dalam rumahnya. dan tepat tebakan Baekhyun, Joonmyeon oppanya sudah pulang dan sekarang sedang menonton TV tanpa mengganti seragamnya.

"kau darimana Baekkie-ah ?" tanya Joonmyeon tanpa mengalihkan pandangannya dari TV di hadapannya.

"dari rumah Sehunnie, membantunya mendekorasi rumah" ujar Baekhyun sambil berjalan menuju tangga.

"memangnya ada acara apa ?" tanya Joonmyeon lagi kali ini dia menatap Baekhyun dengan ekspresi tanda tanya. Baekhyun berhenti melangkah dan menatap oppanya.

"malam ini Minseok eonnie akan bertunangan oppa" ujar Baekhyun kemudian kembali menaiki anak tangga menuju ke kamarnya.

"wah, hebat, aku saja belum mendapatkan yang cocok" ujar Joonmyeon.

"itu kaunya saja yang kurang pergaulan oppa, o, iya malam ini kau juga Seung oppa diundang. jadi malam ini kita berangkat bersama" ujar Baekhyun sebelum menutup pintu kamarnya.

.

Another place...

"Jongin-ah, memangnya benar kalau Sehun itu jadian dengan Baekhyun ?" tanya Chanyeol. saat ini mereka sedang nyantai di pinggir lapangan basket sambil meneguk air minum mereka. sehabis dari cafe tadi mereka memang memutuskan untuk bermain basket.

"kenapa kau menanyakan itu Chanyeol-ah ?" Jongin belik bertanya sambil menatap heran namja di sampingnya.

"aku hanya ingin tahu saja." sahut Chanyeol kemudian kembali meneguk airnya.

"tentu saja tidak" sahut Jongin tiba2 dan berhasil membuat Chanyeol tersedak.

"Jinja ?" tanya Chanyeol tidak percaya.

"wae ? kau menyukai Baekhyun ?" tanya Jongin mendelik pada Chanyeol.

"ani. mereka hanya terlalu dekat jadi kukira mereka pacaran" ujar Chanyeol.

"ne, kau benar" sahut Jongin. kemudian mereka diam sebentar,bergulat dengan pemikiran mereka masing2.

'sepertinya ada yang aneh dengan namja di sampingku ini, apa jangan2...'

'aku tidak pernah mengerti dengan perasaanku, apa mungkin aku menyukainya ?'

setelah keheningan cukup lama, Jongin pun membuka suara.

"Chanyeol-ah, ayo pulang, harinya sudah mulai gelap" ujar Jongin seraya beranjak dari duduknya dan diikuti Chanyeol.

"ne, aku juga harus menemani hyungku ke acara pertunangannya" kata Chanyeol menaiki motornya yang di parkir tidak jauh dari mereka duduk.

"wah, kau tidak mengundangku ne ?" tanya Jongin juga menaiki motornya sendiri.

"aku lupa, hehe, datanglah malam ini jam 8. di rumah Sehun" jawab Chanyeol sambil menyalakan motornya. Jongin menampakkan ekspresi bingung 'kenapa di rumah Sehun ?' pikir Jongin.

"hyungku akan bertunangan dengan noonanya" sahut Chanyeol seakan mengerti dengan ekspresi juga pemikiran Jongin.

"oh." sahut Jongin, setelah itu dia juga menyalakan motornya dan menjalankan motor mereka bersama ke rumah masing2.

.

.

TBC...

reviewnya jangan lupa chingu...


.

mian pendek chingu, terus nggantung kayak gitu, Stut lagi nggak dapat feelnya...

oh, iya mian juga karena di sini isinya HunBaek semua, soalnya Stut pengen bikin momen Baekhyun sama yang lain sebelum berakhir dengan ChanBaek :)

.

Stut sangat berterima kasih untuk para readers yang udah review FF absurd ini, Stut merasa dihargai, meskipun nggak terlalu banyak sih. :D.