FF KyuMin/Yaoi/ 2shoot/ part 1

·

FF KyuMin/ Vampire Love / yaoi

Author : Sii Hyun KyuMin Shipper

pairing: KyuMin

genre: Yaoi,BL

ratting : M (for Mysteri and Mesum)

disclaimer : FF ini murni punya saya yg terinspirasi sama foto kyu yg kayak setan (?) and film twilight.

Warning : BoyxBoy, gaje, NC yg kurang memuaskan (?)

Summary : hanya kau yang mampu mengartikan tiap senyuman dan seringaiku *summary macam apa ini?*

Kyuhyun poV

Lee Sungmin, kau telah jadi milikku, kau telah jadi sepertiku tak ada alasan lagi untuk kau lepas dariku. Selamanya kau hanya milikku, bersiaplah dengan kehidupan barumu nanti.

"kyuuu~~ aku masih haus" sungmin merengek meminta darah lagi, yah vampire newbie memiliki nafsu yg besar. Tak heran kalau sungmin masih menginginkan darah meski suda ku beri 1 botol yg biasanya cukup untuk 1 minggu bagi vampire senior sepertiku.

"tidak baby, 1 botol cukup untukmu. Kau harus belajar mengendalikan rasa hausmu." Ucapku menaseatinya dengan lembut.

"tapi kyu~~ aku masih haus!" tapi sungmin mala merengek lagi, dan kali ini ia menggunakan jurus bunny eyesnya yg sudah pasti tak dapat ku tolak!

"ish baiklah, kau minum darahku saja. sekalian kau belajar untuk mengigit mangsamu nanti." Kataku akhirnya pasrah dan mengalah.

"hah t-tapi ba-bagaimana cara aku melakukannya?" tanya sungmin polos, aihh membuatku gemas padanya.

"cukup dekatkan bibirmu pada leherku, keluarkan taringmu dan hisap darahku, arra?" tanyaku setelah memberi tahu cara menghisap darah.

"eumm tapi kau akan baik – baik saja kan?" tanyanya ragu.

"ne, aku akan baik – baik saja. kita sesama vampire, takkan jadi masala saling mengisap darah satu sama lain. Bahkan ada juga vampire yg kanibal." Jelasku pada sungmin, sementara sungmin hanya mengangguk tanda mengerti.

Perlahan ku tarik sungmin mendekat ke arahku, ku peluk pingganggnya dan aku mempersilahkan sungmin untuk mengigit leherku. Sungmin tampak ragu, tapi perlahan ia mendekatkan wajahnya dan menenggelamkan wajahnya di ceruk leherku.

"emhhh.." desahku saat sungmin mengecup leherku.

"benar tidak akan apa – apa kyu?" tanya sungmin lagi.

"gwencanha." Jawabku meyakinkan sungmin.

Sungmin mendekatakan lagi wajahnya dan mulai menciumi leherku dan menjilatnya perlahan membuatku mendesah, aku tau sungmin sedang berusaha me-rilex-kanku dan mungkin mengalihkan rasa sakit yg nantinya akan ku rasakan.

"Arghhh.." sungmin menancapkan taringnya dengan sempurna membuatku mengerang kesakitan. Ish, aku lupa kalau di gigit vampire itu menyakitkan.

"s-sung-min.." panggilku kesusahan, ini sudah lebih dari 3 menit dan sungmin masih belum melepaskan taringnya. Ia masih menghisap darahku.

"ahh gomawo kyuhyun-ah saranghae" akhirnya setelah 5 menit ia melepaskan taringnya, semoga ia sudah kenyang.

"ish kau menghisap darahku begitu banyak!" kesalku pada sungmin, rasanya benar2 nyeri dan panas.

"hehehe mianhae, darahmu manis." Sungmin cuman cengar – cengir gaje.

"sudahlah, ayo ku antar kau pulang. Besok kita harus sekolah, dan jangan lupa tutupi lukamu itu dengan plester! Arra?" suruhku pada sungmin sebelum mengantarkannya kembali pulang ke kamarnya.

Keesokan harinya sungmin sudah merengek minta darah lagi, dan parahnya ia tidak ingin darah manusia lain! Ia menginginkan darahku!

"kyu~~~ aku haus, ku mohon!" rengeknya padaku.

"ani, ani, ani! Kau harus mengendalikan dirimu minnie-ah." Tolakku berusaha sabar.

"tapi aku benar2 haus, kau tahu tadi pagi aku hampir menghisap darah sungjin. Kalau aku tak ingat ia adalah adikku mungkin ia akan mati." Sungmin cemberut imut, ish ia selalu melakukan aegyo untuk mendapatkan yg dia mau.

"aishhh baiklah, baiklah tapi ingat! Hanya bole hisap darahku selama 2 menit! Tidak boleh lebih, lama2 kalau darahku terus kau hisap aku juga bisa mati kehabisan darah." Aku pun kembali mengalah dan kembali pasrah.

"ne arraseo kyunnie~ saranghae." Sungmin pintar sekali merayu, setela mendapat apa yg dia mau dengan manisnya ia berkata. Ish, cinta memang butuh pengorbanan.

Dan kami pun menuju halaman belakang sekolah, kebetulan sedang sepi karna bel pelajaran pertama sudah hampir di mulai. Siswa dan siswi lain pasti sudah stand by di kelas mereka masing2.

"cepat lakukan, sebentar lagi pelajaran akan di mulai." Ucapku pada minnie.

"ne chagi~~ sabarlah sedikit." Ia mengerling nakal ke arahku, huh kalau saja ini bukan di sekolah sudah ku terjang dia!

Sungmin mulai membuka kancing seragam atasku, lalu membuka plester yg ku tempelkan untuk menutup lukaku yg semalam di buat sungmin. Ia tersenyum lalu mulai mendekatkan bibirnya pada leherku.

"ahhh.." desahku saat sungmin mencium leherku dan..

"Argghhh!" aku meringis, sungmin langsung menancapkan taringnya dan menghisap darahku.

"m-min-nie-ahh.." aku berusaha menjauhkan tubuh sungmin dari tubuhku, namun ia tak bergeming.

"su-sudah akhh.." ucapku memelas, ini sudah lebi dari 2 menit. Dan lagi ia menghisap kuat leherku, itu rasanya sakit sekali!

"emmhhh.." minnie mendesah saat ia melepaskan taringnya dari leherku, darahku mengalir di sudut bibirnya.

"aishh kau kenapa melanggar kesepakatan? Ku bilangkan hanya 2 menit?" ucapku kesal sambil membenarkan kancing seragamku.

"habis darahmu manis kyunnie~~" jawabnya sambil merajuk, mungkin ia takut aku marah.

"lain kali kau harus belajar mengendalikan rasa hausmu!" ktaku masih kesal.

"ne, aku akan berusaha." Ucap sungmin sambil tertunduk.

"hei kau kenapa? Tatap aku." Aku mengangkat dagunya sehingga pandangan kami bertemu.

"a-ani, h-hanya saja a-aku.."

"tidak usah di teruskan, aku minta maaf. Aku yg menjadikanmu begini, harusnya aku tanggung jawab. Baiklah, kau boleh menghisap darahku kapan saja sesukamu." Aku mengehentikan ucapan minnie, aku tahu apa yg akan ia katakan. Jadi sebaiknya aku jawab saja duluan, untuk meyakinkannya.

"benarkah itu kyunnie?" matanya berbinar.

"ne tentu." Ucapku yakin sambil tersenyum.

"gomawo kyunnie saranghae~~" ia memelukku dengan erat, aku pun membalas peluakannya.

Aku melepas pelukan kami dan menatap dalam ke arah mata bulat kecoklatan milik sungmin, aku menyeringai saat melihat noda darah mengotori sudut bibirnya. Ku tarik ia semakin mendekat dan menjilat noda darah di sudut bibirnya yg berakhir pada ciuman panjang kami. saling memagut dan menyalurkan perasaan kami.

Kyuhyun poV end

Author poV

Hari – hari sebagai vampire newbie sekaligus kekasih dari pengeran vampire sudah biasa sungmin jalani. Sudah hampir 3 bulan ia dan kyuhyun berpacaran, selama kurun waktu itu kyuhyun mengajarkan sungmin segala sesuatunya tentang vampire dan cara mencari mangsa yg baik.

"kyuu~~ aku haus." Sungmin merengek pada kyuhyun.

"kau suda ku ajarkan berburu kan? Maka carilah mangsa untuk kau hisap darahnya." Ucap kyuhyun cuek, sungmin Cuma bisa cemberut di samping kyuhyun.

"tapi kyu~~ aku ingin darahmu!" sungmin kembali merengek.

"Mwo? Ani! Tidak boleh, kau sudah menghisap darahku kemarin, hari ini tidak boleh." Kyuhyun menolak permintaan sungmin.

"uhk tapi aku cuman mau minum darahmu kyu~~" sungmin masih belum menyerah, ia kembali merajuk dan mendekati kyuhyun.

"ku bilang tidak, kalau kau ingin minum berburulah! Tapi ingat, jangan darah manusia!" kyuhyun mewanti – wanti.

"memangnya kenapa? Kau juga minum darah manusia kan?" tanya sungmin.

"itu lebih berbahaya dari pada kau meminum darahku." Jawab kyuhyun.

"kalau begitu, lebih baik aku minum darahmu kan dari pada darah manusia?" sungmin memulai lagi aksi merajuknya pada kyuhyun.

"ani, kau minum darah hewan saja. kau berburu kuda atau rusa saja di hutan." Suruh kyuhyun dengan teganya pada sungmin.

"ah kau tega sekali kyu! Aku mau hisap darah wookie saja, sepertinya manis. Setelah itu aku jadi ada teman deh.." sungmin berniat memanas – manasi kyuhyun.

"eh tunggu! Baiklah kau hisap darahku saja, dari pada kau menambah jumlah vampire newbie lebih baik kau hisap darahku saja!" dan rencananya berhasil, kyuhyun bersedia merelakan darahnya untk sungmin hisap.

Yah meski sudah 3 bulan sungmin berubah menjadi vampire tapi wookie dan donghae tetap tidak tahu. Mereka sempat curiga karna tiap hari kyuhyun dan sungmin itu memakai plester ke sekolah, dan saat wookie mlihat lukanya ia merasa janggal pada luka itu. dan tiap kali di tanya soal luka itu sungmin selalu menjawab itu kissmark kyuhyun. yah wookie percaya saja, karna kyumin sudah berpacaran ia merasa wajar kalau kyuhyun dan sungmin melakukan SESUATU. XD

Malam ini adalah malam bulan purnama, ada 1 hal yg tidak kyuhyun lupa sampaikan pada sungmin. Kalau bulan purnama tiba, nafsu untuk meminum darah vampire newbie menjadi 2x lipat lebih tinggi. Dan pada malam ini, sungmin merasakan kerongkongannya begitu panas. Ia ingin meminum darah, matanya yg semula coklat kini memerah.

"perasaanku tak enak mengenai sungmin." Gumam kyuhyun saat melihat bulan yg membulat sempurna.

"ah aku lupa! Malam ini adalah bulan purnama, sungmin pasti akan merasa sangat kehausan!" kyuhyun akhirnya ingat, ia segera bergegas menuju rumah sungmin.

Kyuhyun berharap ia belum terlambat sebelum sungmin membantai habis keluarga dan tetangganya. Ia harus segera membawa sungmin untuk menenangkan atau setidaknya meredakan nafsu sungmin yg saat ini pasti tengah meluap – luap.

"Sungmin." Pangil kyuhyun pelan begitu ia sampai di kamar sungmin, hmm..kamarnya sangat gelap. Tak seperti biasanya.

"sungmin, chagi kau di sini?" panggil kyuhyun lagi, ia mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar sungmin lebih jauh.

"mmhhh.." terdengar suara aneh dari sudut kamar, kyuhyun yakin itu sungmin. Ia segera mendekat ke sudut itu.

"s-sungmin? Panggil kyuhyun ragu, ia berjongkok untuk lebi dekat melihat sosok sungmin.

"nghh kyuuh." Lenguh sungmin, kyuhyun tampak terkejut. Saat ini sungmin tengah mati – matian menahan rasa hausnya akan darah. Ia mengigit bibir bawahnya, matanya memerah dan tubuhny panas namun mengigil.

"bertahanlah, aku akan membawamu." Ucap kyuhyun lalu menggengdong sungmin dan membawanya ke rumahnya.

Sungmin tampak lemah tak berdaya, ia begitu tersiksa. Kerongkongannya terasa amat panas dan terbakar, ia hampir tak bisa menahan dirinya.

"nah sudah sampai, kau tunggulah di sini sebentar." Kyuhyun membaringkan sungmin di ranjangnya, sementara kyuhyun sendiri pergi ke luar untuk mengambil persediaan darahnya.

"k-kyuu." Pangil sungmin pelan, ia benar – benar tak kuat. Ia ingin minum darah sekarang juga.

"ini min, minumlah." Untunglah kyuhyun cepat kembali, ia menyodorkan 1 botol berisi darah segar pada sungmin. Dengan cepat sungmin meminum darah itu, ia benar2 sudah sangat kehausan. Kyuhyun hanya bisa memandangi sungmin dengan khawatir.

"apa masih haus?" tanya kyuhyun setela sungmin mengabiskan 1 botol darah segar.

"ne, tapi aku ingin darahmu kyu" jawab sungmin sambil menyeringai dan mendekati kyuhyun. kyuhyun tahu kalau sungmin akan menyerangnya, tapi ia memiliki rencana lain. Kyuhyun pun menyeringai dan berjalan menghampiri sungmin yg tengah menatapnya penuh nafsu.

"kau menginginkan darahku minnie heumm?" tanya kyuhyun menggoda sungmin. Kyuhyun yg tadinya berada di depan sungmin kini berada di belakang sungmin dan memeluknya.

"mhh ne, aku ingin darahmu kyuhh.." jawab sungmin sambil mendesah, pasalnya kyuhyun tengah menciumi tengkuknya.

"emmhh tak semudah itu, kali ini kau harus membayar darahku." Ucap kyuhyun yg masih asyik pada kegiatannya, menciumi tengkuk sungmin.

"ngghh a-apa bayarannya?" tanya sungmin masih dengan desahannya.

"aku inginkan tubuhmu" bisik kyuhyun tepat di telinga sungmin lalu menjilatnya lembut membuat sungmin semakin mendesah nikmat.

"nnggh b-baiklah." Sungmin yg terlena akhirnya menyetujui syarat kyuhyun. asal bisa menikmati darah kyuhyun ia bersedia melakukan apapun.

Kyuhyun membalik sungmin hingga berhadapan dengannya, dan dengan cepat kyuhyun mencium bibir sungmin dengan ganas. Sungmin pun membalas ciuman kyuhyun tak kalah ganasnya, mereka saling memagut dan mengigit bibir pasangannya. Sampai mereka berdarah – darah, tapi bagi sungmin dan kyuhyun ciuman itu terasa sangat manis.

"mmhhhpp...ahh.."desah sungmin saat kyuhyun menghisap bibir bawahnya dengan lembut dan melakukan hal yang sama pada bibir atasnya.

"shhh min..ahh.." kyuhyun ikut mendesah karna tangan nakal sungmin yg membelai dadanya yg masih terhalangi kemeja biru yg kyuhyun kenakan.

Ciuman kyuhyun turun ke dagu lalu leher putih sungmin, ia juga ingin kembali merasakan darah manis sungmin. Kyuhyun mengeluarkan taringnya tanpa sepengetahuan sungmin yg masih sibuk mendesah akibat jilatan kyuhyun di lehernya.

"Arggghhh..." sungmin mengerang kesakitan saat tiba2 taring kyuhyun menembus kulit lehernya dan menghisap darahnya.

"kyuhhh ahhkk a-apa yg kau ahhkk lakukann.." sungmin berusaha melepaskan diri namun kyuhyun mencengkram lengannya kuat.

"lepasss akhh kyuhh sakitt!" sungmin mulai berontak, kyuhyun pun melepaskan hisapannya.

"mianhae chagi, tapi darahmu sungguh manis." Kyuhyun mengelap sudut bibirnya yg ada noda darah sungmin.

"uhk kau curang!" sungmin memegangi lehernya yg nyeri akibat gigitan kyuhyun.

"mianhae, tapi aku juga menginginkan darah manismu." Kyuhyun mengecup bibir sungmin kilat.

"emhh..sekarang giliranku." Ucap sungmin dan langsung mendorong kyuhyun ke kasur king size milik kyuhyun. *saya suka umin yg agresif XD*

"ahhh.." kyuhyun mendesah saat sungmin menindih tubuhnya membuat junior mereka yg sedikit menegang bersentuhan.

"ahh kyuhh.." sungmin pun ikut mendesah, sedetik kemudian sungmin langsung menciumi leher jenjang kyuhyun, memberi jilatan lembut sebelum ia menancapkan taringnya.

"Argghh sungmin!" pekik kyuhyun keras saat sungmin menancapkan taringnya dan langsung menghisap darah kyuhyun.

Kyuhyun menggerakan tubuh bagian bawahnya untuk mencari nikmat, mengalihkan rasa sakit,sekaligus panas yg ia rasakan di lehernya.

"emmhh..emmhh.." desah sungmin masih dengan menghisap darah kyuhyun.

"ahh..shh.." kyuhyun mulai bisa mengalihkan rasa sakitnya dengan rasa nikmat dari bagian bawah tubuhnya yg bergesekan dengan milik sungmin .

Author poV end

Sungmin poV

Ahh rasanya nikmat, darah manis kyuhyun di tambah sentuhan dan gesekan nakal darinya semakin menambah rasa nikmat. Aku benar – benar menyukai saat ini.

"nghhh.." karna tak kuat menahan desahan aku terpaksa melepas hisapanku pada leher kyuhyun,

"argghh ahh.." kyuhyun sedikit meringis saat aku mencabut taringku dari lehernya.

"ahh ouhhh teruss kyuhh" aku ikut mengerakan tubuhku berbalik arah hingga gesekan yg di timbulkan semakin keras.

"ahhh minnhh shh.." kyuhyun mendesah keenakan saat aku menjilati lehernya, posisi kami masih sama seperti tadi dengan aku yg berada di atas kyuhyun.

"emmh..ahh...emmhh." desahku di sela kegiatanku menjilati leher kyuhyun.

"ahh minnie, takkan ku biarkan kau memimpinku!" aku terkejut kyuhyun mendorongku dan membalik keadaan, sekarang ia yg berada di atas menindihku.

Kyuhyun langsung menyerang bibirku dan tangannya bergerak nakal memasuki kaos yg ku pakai dan memainkan nipple ku yg sudah hampir mengeras.

"nghh mmhhpp kyuhhh mmhhpp.." desahku tertahan, kyuhyun mulai menggesekan juniornya lagi.

Seluruh tubuhku serasa di aliri oleh listrik yg berasalah dari gesekan tubuhku dengan kyuhyun, rasanya bagai melayang. Aku benar – benar terbuai oleh sentuhan dingin kyuhyun.

"ahh kyuhyunn.." desahku keras saat kyuhyun menghisap leherku dan meninggalkan kissmark.

Kyuhyun menarik kaos yg ku pakai hingga terlepas, dan kini daerah ciumannya adalah dadaku yg terxspose tanpa penutup.

"ahhh kyuhh nghhh.." desahku saat kyuhyun menciumi nipple ku.

Aku menekan kepalanya agar kyuhyun mengulum nippleku lebih dalam, ahh namja ini sungguh membuatku gila!

"kyuhhh nghh.." dan lagi – lagi aku hanya dapat mendesah tanpa bisa melawan kenikmatan yg kyuhyun berikan.

Desahan terus saja keluar dari mulutku, celanaku pun sudah terasa sempit. Aku ingin segera di bebaskan! Aku tak tahan!

"kyuhhh ahh b-bantu aku!" ucapku susah payah menahan rangsangan kyuhyun.

Kyuhyun tampaknya mengerti, ia melepas kuluman bibirnya di nippleku dan beralih ke bawah menarik zipper celanaku dan ..

"Ahhh.." desahku lega.

"kau sudah menegang chagi." Ucap kyuhyun.

"Ahhhh kyuhhh!" erangku saat kyuhyun meremas agak keras juniorku yg menegang.

Ia mengocok juniorku dengan tempo yg cepat, sementara bibirnya kembali menjelajah di dadaku. Tangannya yg bebas ikut bergerak membelai pahaku. Ah ini sungguh tak dapat ku hentikan, aku menginginkan lebih!

sungmin poV end

kyuhyun poV

Aku menyeringai saat melepas celana sungmin dan juniornya sudah menegang,aku langsung menggenggam dan meremas juniornya agak keras membuatnya mengerang. Lalu ku kocok dengan tempo cepat dan aku kembali pada kegiatan yg sempat ku tinggalkan.

"ahh ouhh ahh kyuhhh..!" desah manis sungmin keluar dari bibir mungilnya, aku sangat suka ia mendesah dan menyebut namaku.

"Kyuuhhh! Ahhhh.." sungmin sudah mencapai klimaks pertamnya, kini tanganku di penuhi spermanya.

"emmhh.." aku beralih melumat juniornya yg basah oleh spermanya.

"ahhh kyuhh nghhh ahhh.." sungmin pun kembali mendesah dan tubuhnya mengelinjang erotis.

Aku menjilat junior sungmin dari pangkal hingga ujung, sedikit mengelitik lubang kecil di ujungnya membuat sungmin mendesah keras. Lalu kembali ku kulum dan hisap juniornya yg sudah kembali menengang sempurna.

"ahhhh kyuhhh akuhh ahhhh.." tak butuh waktu lama sungmin sudah kembali klimaks dan menumpah kan semua spermanya ke dalam mulutku dan dengan senang hati ku telan sampai habis spermanya, rasnya manis.

"ahhh kyu aku lelah.." rengek sungmin. Aku pun bangkit.

"kau curang, aku masih belum selesai!" aku merenggut kesal.

"aishh baiklah cepat selesaikan!"ucap sungmin.

"tidak, sekarang gantian kau yg memanjakanku!" ujarku dan berbaring di sebelahnya.

Sungmin tampaknya mengerti, ia segera melepas celanaku tanpa ragu dan mengambil posisi di hadapan juniorku yg sudah menegang sempurna. perlahan – lahan tangannya terulur dan mulai membelai juniorku.

"Ahhh suck it min!"

Sungmin langsung mengulum juniorku, menghisapnya keras membuatku mendesah dan mengerang nikmat.

"ahhh ouhh minnhh sshhtt.."

Tanganku terulur mengelus kepalanya yg tengah sibuk memompa juniorku, selama hidupku aku baru pertama merasakan kenikmatan yg seperti ini dan bisa ku bilang ini yg pertama kali. Selama ini aku tak pernah merasa jatuh cinta, sampai akhirnya aku menemukan sungmin. Ia membuatku merasa hidup.

"ahhhh minhhhh lebihhh kerassss shhh.."

Dan kali ini aku benar – benar sudah dapat terkendali, aku segera menarik sungmin dan menindihnya. Tanpa aba – aba memasukan 2 jariku sekaligus ke holenya.

"ahhkkk kyuhhh!" pekik sungmin merasakan sakit.

"mianhae chagi, aku akan perlahan." Aku mengecup keningnya dan beralih melumat bibirnya yg sudah bengkak akibat lumatanku sebelumnya.

"mmhhhpp ahhmmpp.." desahnya tertahan saat ku gerakan jariku keluar masuk holenya yg sempit.

"ahhh kyuhhh ouhh ahh.."

ia tak berhenti mendesah dan malah semakin keras mendesah saat tanpa sengaja tanganku mengenai prostatnya dan ciumanku kembali turun ke leher putih yg kini sudah di penuhi bercak merah ciptaanku.

"kau siap chagi?" tanyaku memastikan.

"ne kyu, aku siap." Jawabnya mantap.

"tahanlah, akan terasa sedikit sakit." Ucapku dan ku lihat ia hanya mengangguk.

Aku mencabut jariku lalu mempersiapkan juniorku yg sudah menegang sempurna di depan holenya, dengan perlahan aku dorong tubuhku agar juniorku masuk ke dalam holenya.

"ahhh kyuhh.." desahnya lembut, seperttinya ia tak merasa kesakitan.

"apa ini sakit?" tanyaku pada sungmin.

"ahhh ani, emmhh ini nikmat shhh.. t-terusakn kyuhh.." jawabnya di sertai desahan sexynya.

"baiklah kalau begitu."

Dengan sekali hentakan aku langsung memasukan juniorku seutuhnya ke dalam hole sungmin, ia menjerit merasakan sakitnya. Aku langsung menenangkannya.

"mianhae, aku akan lembut." Ucapku sambil mengecup bibirnya sekilas.

"hiks..hikss sakitt kyu" isaknya.

"mianhae, apa kita hentikan saja?" tanyaku merasa bersalah.

"ahh ani, gerakan tubuhmu agar aku tak merasa sakit lagi." jawab sungmin

Dengan perlahan ku gerakan tubuhku, menarik juniorku keluar dan menyisakan kepalanya dan mendorongnya kembali dengan perlahan. Sungmin masih meringis, tapi akhirnya ia mulai mendesah.

"ahhhh kyuhhh lebihh cepathhh nghhh.." pintanya.

Dan dengan senang hati ku turuti permintaanya, aku gerakan tubuhku kali ini dengan lebih cepat semakin membuat sungmin mengerang dan mendesah. Setelah hampir setengah jam aku menggenjot holenya ku rasakan juniorku berkedut.

"kyuhhh ahh ahh akuhhh keluar kyuhhh.."

"bersama baby shh.."

Dengan sekali hentakan keras dan dalam tepat mengenai prostatnya. kami klimkas bersama menumpahkan carian cinta kami bersama. Cairan sungmin tumpah membasahi perut dan dada kami. sementara cairanku tumpah di dalam tubuh sungmin.

"gomawo chagi, sranghae. Sekarang tidurlah." Ucapku mengecup puncak kepalanya.

"emm ne kyu.." lalu aku memeluk tubuh polos kami dan menutupinya dengan selimut.

Kyuhyun poV end

Author poV

Mentari pagi tak menampakkan sinar terangnya, sinarnya terhalang oleh awan mendung. Sepertinya hari ini akan turun hujan. Kyuhyun membuka matanya dengan perlahan, di lihatnya sungmin masih tertidur dalam pelukannya. Ia tersenyum mengingat apa yg telah mereka lakukan semalam.

"Cho sungmin." Gumam kyuhyun sambil tersenyum dan membelai rambut hitam sungmin dengan sayang.

"ngghhh~" sungmin melenguh merasakan sentuhan tangan kyuhyun dan perlahan membuka matanya.

"pagi chagi." Sapa kyuhyun tersenyum lembut.

"nghh pagi,, kyu~~ dingin." Rajuk sungmin mengeratkan pelukannya di tubuh kyuhyun.

"kau menggodaku? Kita kan vampire, mana bisa merasa kedinginan." Tanya kyuhyun dan membalas pelukan sungmin.

"hehehehe begitukah? Tapi aku masih bisa merasa kedinginan. Mungkin masih ada sedikit darah manusia mengalir di tubuhku." Jawab sungmin asal.

"ne, masih tersisa sedikit. Tinggal 1 kali lagi hisapan kau akan menjadi vampire yg utuh sepertiku." Jelas kyuhyun sambil membelai sayang rambut sungmin.

"dan kita akan hidup bahagia selama lama lamanya?" tanya sungmin mendongak menatap kyuhyun.

"yah, selama lama lamanya." Jawab kyuhyun dan membawa sungmin dalam pelukannya.

Dalam hati kyuhyun berjanji akan melindungi dan membahagiakan sungmin, apapun yg sungmin minta akan kyuhyun penuhi. Ia benar – benar mencintai sosok sungmin yg telah memberi warna baru di hidupnya.

"emmhh kyu." Panggil sungmin dan menatap kyuhyun.

"ne, ada yg kau inginkan minimi?" tanya kyuhyun.

"ne, aku haus." Jawab sungmin sambil berbisik.

"biar ku ambilkan botol 'wine' dulu." Ucap kyuhyun dan hendak bangun tapi sungmin mencegahnya.

"wae? Bukankah kau haus?" tanya kyuhyun bingung dengan sikap sungmin.

"yg ku inginkan hanya darahmu." Seringai sungmin menjawab pertanyaan kyuhyun.

"MWO?" pekik kyuhyun.

Dan yah kyuhyun kan sudah berjanji akan membahagiakan sungmin dan memberikan apa yg sungmin inginkan. Dan sekarang sungmin menginginnkan darahnya .

FIN

Wkwkwkwkwkw Gaje sekaleeee ini FF XD. Mian ya NC'y tidak memuaskan author bingung, cuman jago baca gak jago bikinnya XD.

terimakasih bnyk buat yg baca FF aku sebelumnya, dan ini adalah FF ke-2 aku, kritik dan sarannya di tunggu^^