Chapther 2

.

.

Titlle : Nae Namja
Author : lyaSiBum
Genre : romance, drama, YAOI 100%
Rated : T semi M
Cast : SiBum couple
Support Cast : temukan sendiri

Summary : Cinta berhak datang kapan saja, dimana saja dan pada siapa saja. Tidak perduli bagaimana keadaanmu, bagaiamana rupamu, dan bagaimana jenismu. Tapi bagaimana jika cinta itu dihalangi dengan sebuah ketidak normalan.
/"Aku ini normal dan benci yang berbau tidak normal"/ "Tapi aku tidak normal karenamu."/ /SiBum couple/

DON'T LIKE DON'T READ

DON'T FORGET RIVIEW

Kibum pov

.

Angin pagi yang sejuk, bulir embun pagi dan aroma dedaunan dipagi hari adalah momend yang sangat aku sukai. Manurutku saat di pagi hari adalah waktu yang paling tepat dimana kita sangat dekat dengan karunia tuhan. Untaian kata-kata indah dari setiap buku yang aku baca melengkapi pagiku.

Tapi entah kenapa sejak semalam aku tidak bisa memfokuskan fikiraku. Wajah namja 4 tahun yang lalu itu kembali terbayang.

.

Author pov

.

"Yo,... Kibummie." Seorang namja yang tiba-tiba datang dan merusak pagi tenang kibum.

"Yakk,... evil kembalikan bukuku. Kau menggangguku membaca" Protes kibum sambil memandang garang ke orang yang dia panggil itu.

"Mwoo? Membaca? Yang aku lihat kau sedang melamun saudaraku." Tutur namja yang diketahui adalah Cho Kyuhyun.
"Cho Kyuhyun aku bilang KEMBALIKAN." Teriak Kibum yang membuat beberapa murid lain yang ada disana merasa terkejut dan takut termasuk Kyuhyun.
"Arraso,... kau jangan marah hyung." Akhirnya Kyuhyun mengembalikan buku itu pada Kibum.

"Makanya jangan suka menganggu pagi tenangku. Ada apa kau datang pagi hemm... biasanya kau pergi saat changmin menjemputmu." Ujar Kibum sambil kembali berusaha fokus pada bukunya.

"Aku sudah putus dengan Changmin." Jawab Kyuhyun singkat dan langsung diberikan tatapan bingung oleh Kibum yang seolah meminta dia untuk bercerita.

"Aku bosan."

"MWO? Bagaimana kau bisa bosan secepat ini. Bukannya dulu kau yang mengejar-ngejarnya eoh?" tanya kibum tidak percaya.

"Ne, tapi dia tidak benar-benar mencintai ku hyung. Dia hanya menjadikanku pelariaannya saja. Aku sudah berusaha agar dia mencintaiku dengan tulus tapi tidak bisa dan aku bosan berusaha." Jelas Kyuhyun sambil menatap langit-langit kelas mereka kosong.
"Mianhae Kyuhyun-ah." Cicit Kibum. Kibum tau dengan jelas bahwa Changmin memang menjadikan Kyuhyun sebagai pelampiasan saja karena changmin mencintai dirinya sejak mereka sekolah menengah dulu. Dan Kibum selalu menolak changmin, saat changmin tau bahwa Kyuhyun yang statusnya adalah adik angkat Kibum dan Kyuhyun juga mencintai changmin akhirnya changmin mau menerima Kyuhyun agar bisa terus punya alasan kerumah Kibum.

"Gwechana hyung. Hyung sudah memperingatkan aku sejak awal hanya aku saja yang terlalu keras kepala." Kyuhyun tersenyum kepada Kibum untuk menegaskan bahwa dia baik-baik saja.
"Arraso, carilah cinta yang baru Kyunie."

"tentu saja. Masih banyak namja diluar sana yang mau jadi seme atau uke ku." Ujar Kyuhyun lantang.

"MWO? Namja lagi ? Aiss... maksudku kembalilah ke kodratmu. Pasangan namja itu yonja bukan sesamanya dasar tidak normal." Cibir Kibum

"Bukankah kau yang membuat aku tidak normal Bummie chagiii~" bisik Kyuhyun tepat ditelinga Kibum sambil sedikit mendesah.

"MWO ? YAKK?"

"songsaengnim datang." Suara salah satu siswa membuat Kibum menghentikan aksinya untuk menjitak kepala Kyuhyun. Dengan kesal kibum merapikan duduknya sedangkan Kyuhyun sibuk terkikik disamping Kibum

"Anak-anak, karena Victoria songsaengnim telah menikah dan dibawa oleh suaminya ke luar negeri. Maka hari ini saya akan memperkenalkan guru fisika sekaligus wali kelas baru kalian. Silahkan masuk songsaengnim."

Saat sosok itu masuk kedalam kelas, semua mata memandang kagum dan tidak berkedip sedikitpun, yeoja dan beberapa namja yang berjenis uke hampir berteriak histeris dan sisanya hanya bergumam memuji kesempurnaan orang yang sekarang sedang berdiri di depan kelas. Tapi sepertinya author salah karena tidak semuanya, ada satu namja yang masih sibuk dengan buku yang sedang dibacanya tanpa memperdulikan ada hal bagus apa yang sedang terjadi.

"Perkenalkan Choi Si Won imnida. Umur 23 tahun, salah lulusan Columbia University. Gamsahamnida." Ujar namja itu yang ternyata adalah Choi Siwon. Semua murid makin berdecak kagum saat mengetahui dia adalah guru muda lulusan universitas ternama.

"Kibummie... kibummie.. lihat itu." Ujar Kyuhyun sambil menyenggol-nyenggol kaki Kibum.

"Apa sih Kyu?" Kibum masih enggan mengalihkan mata dari buku-bukunya.

"Liat songsaengnim itu bummie. Sangat tampan, bummie lihat..." Kyuhyun mulai geram karena tidak diperdulikan oleh Kibum.

"Aiss,..." akhirnya kibum mengangkat kepalanya dan menatap Siwon yang ada didepan kelas.

Mata kibum membulat melihat sosok yang ada didepan kelasnya itu. 'dia namja kamarin. Mati aku.' Gumam kibum dalam hatinya.

DEG~

Entah suara jantung siapa itu tapi suara itu muncul saat pandangan mata Siwon dan Kibum bertemu. Saat tersadar dari keterkejutannya kibum kembali menundukkan kepalanya sedangkan senyum merekah terlihat dari wajah Siwon.

.

"Baiklah, mungkin cukup perkenalannya. Choi Siwon-shi, anda bisa segera mengejar sekarang. Saya permisi keluar dulu." Ujar pria paruh baya itu

"Ne, Gamsahamnida songsaengnim." Lalu pria paruh baya itu pergi meninggalkan Siwon dalam kelas bersama anak-anak didik barunya.

"baiklah,... Sebagai permulaan saya ingin tau kemampuan kalian dalam mata pelajaran saya. Jadi tolong kalian kerjakan soal ini. Hingga jam saya habis." Perintah Siwon sambil membagikan kertas kemaja anak-anak.

Sepanjang jam pelajarannya mata Siwon tidak hentinya memandang satu objek yang sangat cantik dimatanya. Seakan objek itu adalah permata yang paling ini.

.

Kibum yang merasa diperhatikan mendongakan kepalanya lalu mata mereka kembali bertemu. Mengetahui bahwa gurunya sekaligus si penangkapnya yang memperhatikan Kibum segera kembali fokus dengan lembar jawabannya.

.

istirahat

.

"Kibummie ayo kita kekantin. Aku ingin cerita." Ajak Kyuhyun.

"Aku sedang malas kekantin. Aku ingin ke perpustakaan saja." Jawab Kibum sambil terus berjalan menyusuri koridor.

"Aiss,.. tapi aku ingin cerita Bummie."

"Yoo what up. Hai Kibum, Hai Kyuhyun." Sapa seseorang sambil merangkul Kibum dan Kyuhyun.

"Nah, kau cerita saja dengan Yesung hyung. Aku pergi. Annyeong." Sahut Kibum lalu berbelok ke lorong koridor lain meninggalkan Kyuhyun dan Yesung.

"Mau kemana anak itu?" tanya yesung heran.

"Seperti biasa hyung. Kajja, kita kekantin aku lapar." Tanpa memperdulikan tampang pabbo yesung /plak/ yang masih tidak mengerti Kyuhyun sudah menarik tangannya.

.

Library

.

Kibum sedang sibuk mencari-cari buku yang menarik yang ingin dia baca. Sudah sepuluh menit dia berkeliling tapi tidak ada yang membuat dia tertarik hingga dia menemukan sebuah buku bersampul shappier blue disana, tapi masalahnya buku itu ada dibagian paling atas rak buku.

Kibum menoleh kanan-kiri mencari mungkin saja ada petugas perpustakaan yang mau membantunya mengambil buku itu, tapi nihil. Akhirnya kibum terpaksa memanjat sendiri menggunakan tangga untuk mengambil buku itu.

"Akhirnya dapat juga." Gumam kibum. Saat kibum hendak turun tiba-tiba ada sebuah suara yang mengagetkannya

"Yha,.. pencuri kecil."

Karena kekagetannya, kibumpun oleng dan meluncur begitu saja dari tangga. Reflek Kibum memejamkan matanya dan pasrah dengan yang terjadi setelah ini. Tapi,..

'Kenapa tidak sakit? Kenapa aku seperti melayang?' batin kibum. Akhirnya dengan perlahan namja cantik itu membuka matanya perlahan dan

DEG~

Mata itu kembali dilihat oleh kibum. Jantungnya berdetak sangat cepat dan seolah terperangkap oleh mata yang sedang dipandangnya.

"Apa aku sangat tampan sampai kau begitu terpesona?" tanya sebuah suara itu dan sukses membuat kibum tersadar.

"ehh,... Choi songsaengnim. Tu..turunkan aku." Pinta kibum. Ternyata sedari tadi dia ada dalam gendongan songsaengnim-nya ala bridal stlye.

"Kau tertangkap untuk kedua kalinya eoh.?" Dengan lembut siwon menurunkan kibum sambil tersenyum manis.

"Gamsahamnida songsaengnim. Aku harus pergi. Permisi." Ujar kibum sambil membungkuk dan beranjak pergi.

"Tunggu." Siwon mencengkram tangan kibum hingga membuat kibum kembali membalikkan tubuhnya.

"Ne ?"

"Apa kau tidak mengenalku?" tanya siwon singkat dan langsung dihadiahi tatapan bingung kibum

"Kau Choi Siwon songsaengnim. Umur 23 th. Lulusan universitar terkenal Amerika."

"Hanya itu ? Kau tidak ingat siapa aku?" tanya siwon lagi

"Ne, hanya itu. Bukankah kita baru bertemu pagi tadi. Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" tanya kibum

"Ne, dulu kita pernah-

TEK...TEK...TEK...
suara lonceng sekolah memotong kalimat siwon secara tidak elitnya. 'aiss..' umpat siwon dalam hati.

"Aku harus kembali kekelas songsaengnim. Permisi." Kibum pun berlari meninggalkan perpustakaannya.

Cho House

BRAK

"Kibummieee..." gebrakan pintu dan teriakan menggema diseluruh rumah besar Keluarga Cho

"Kenapa harus selalu berteriak Kyu." Protes Kibum yang merasa ketenangannya terganggu.

"Hyung, aku mau cerita." Ujar Kyuhyun yang sudah berbaring ditempat tidur kibum

"Apa?" tanya Kibum tanpa mengalihkan matanya dari buku.

"Aku jatuh cinta, bummie hyung." Wajah Kyuhyun sontak memerah saat mengucapkan kalimat itu.

Sekarang kibum sudah menatap Kyuhyun dengan wajah penasarannya. "Namja atau Yeoja?"

"Tentu saja namja. Dan dia sangat tampan. Tadi dia membantuk berdiri saat aku terjatuh saat mengejar Yesung hyung." Cerita Kyuhyun dengan wajah berseri-seri.

"Seme? Nugu? Apa aku mengenalnya?"

"Ne, seme... Kau mengenalnya hyung. Dia-

Sexy, Free & Single I'm ready too, Bingo
Sexy, Free & Single I'm ready too, Bingo

"Chakkam Kyu." Ujar Kibum yang akan mengangkat telphonnya

"Yeobosaeyo."
"YAK... PENCURI KECIL. DIMANA KAU. INI SUDAH JAM BERAPA, HAH." Sontak kibum menjauhkan smartphonenya saat mendengar teriakan orang diseberang sana.

"Ne, cheosohamnida ajhussi. Aku akan segera kesana."

"CEPAT DATANG. Aiss..."

Tut..tut..tut...

.

"Mian kyu, ceritanya lain kali ya. Hyung harus pergi sekarang." Tanpa mendengar jawaban dari kyuhyun. Kibum segera beranjak pergi keluar dari kamarnya.
"Yakk... hyung.. ais..." gerutu kyuhyun. Tiba-tiba pandangan kyuhyun tertuju pada buku yang tadi dibaca kibum.

"Waiting for Your Love ? sejak kapan dia suka membaca cerita picisan seperti ini?"

.

Blue cafe

.

"MWO... lagi? Ajhussi, sudah berapa kali aku katakan. Aku tidak mau. Berhentilah memaksaku."
"Yakk... apa sudahnya menuruti perkataanku sekali ini saja. Itu tidak akan merugikanmu."

"Pokoknya aku tidak mau. Annyeong."
"KIM KIBUM, jangan mulai lagi. KEMBALI KESINI. !" sepertinya teriakan pria paruh baya itu tidak dihiraukan oleh Kibum yang terus berlari menjauhinya

.

Kibum pov

.

"aisss,... Kim ajhussi tidak ada kata menyerah. Sudah berapa kali aku bilang tidak ingin mengenakan pakaian menjijikan itu." Aku mengoceh sendiri seperti orang gila karena ajhussi sinting itu sekarang.

"Bagaimana bisa dia menyuruhku memakai pakaian wanita untuk menjadi maskot cafe-nya. Aku hanya waiter bukan peliharaannya yang bisa dia suruh-suruh dengan seenaknya." Sekarang aku sedang mengistirahatkan tubuhku sebentar dibangku taman pinggir sungai Han. Bangku ini tidak pernah berubah sejak dulu.

"Kita tidak akan bisa bertemu lagi dalam waktu yang lama. Hyung harus melanjutkan hidup hyung seperti yang kau katakan tadi tapi ditempat yang jauh."

Aiss,.. kenapa tiap aku disini dan memejamkan mata. Kejadian itu muncul lagi. Sepertinya aku jangan terlalu sering mengunjungi tempat ini.

"PENCURIII... YAKKK tangakap namja itu."

YAKK,... kenapa tua bangka itu selalu berteriak seperti itu untuk menangkapku. Baiklah Cho Kibum, waktunya kabur.

"YAKKK,.. Kim Kibum."

Kkkkk~ sepertinya ajhussi itu sudah mulai lelah. Tapi aku tidak mau mengambil resiko tertangkap olehnya, jadi aku tetap berlari. Tiba-tiba...

'Igemwoya?' Ada seseorang yang menarik tanganku kebalik pohon. Aku berusaha memberontak dari kukungan tubuh besar namja dehadapanku.

"Siittt... diam dulu atau kau akan tertangkap." Ujarnya sembari menutup mulutku. Mau tidak mau aku menuruti perkataannya. Dalam diam itu aku berusaha mendongakan kepala melihat siapa namja dihadapanku sekarang. 'MWOO?'

.

Author pov

.

"Hahh,... ajhussi itu sudah pergi." Ujar seorang namja yang masih setia mendekap mulut kibum.

"Emm,... emm..."

"eh..! Mian Kibummie." Jawabnya sembari menjauhkan tangannya dari mulut kibum

"Choi songsaengnim. Kenapa ?" tanya kibum bingung mengetahui orang yang kemarin membantu ajhussi sialan itu menangkapnya sekarang malah berbalik menolongnya.

"Kau berhutang penjelasan padaku Cho Kibum, atau aku harus bilang Kim Kibum." Siwon segera menarik kibum untuk duduk. Lokasi mereka sekarang tidak terlalu ramai karena sudah sedikit jauh dari tepi sungai dan disekitar mereka banyak pohon-pohon besar yang melindungi mereka dari panas mata hari.
"Apa yang harus aku jelaskan?" tanya Kibum sambil menatap kelangit.

"Kenapa kau mencuri? Aku tidak menyangka ternyata anak terpandai disekolah adalah seorang kriminal diluar." oceh siwon tanpa memberi jedah

"YAKK,..." pekikan kibumlah yang sontak menghentikan ocehan siwon bahkan membuat namja dengan tubuh berotot ini sedikit terlonjak kaget.

"Kau tidak tau apa-apa songsaengnim."

"Makanya jelaskan. Aku ingin tau. Aku inikan..." kalimat siwon menggantung saat dia menyadari dia hampir bicara terlalu jauh. Sedangkah kibum sudah mulai heran dengan perkataan songsaengnim-nya ini. "Aku inikan wali kelas barumu." Akhirnya siwon mandapat alasan yang tepat

"Hahh...baiklah." sejenak suasana diantara mereka jadi hening.

"Aku bukan pencuri. Paman itu hanya membual. Aku berkerja dicafe-nya sebagai waiter, tapi entah kenapa akhir-akhir ini dia mendapat ide gila untuk menarik lebih banyak pelanggan dengan menggunakan maskot untuk menggunakan pakaian wanita sexy. Tapi ajhussi sangat menghormati seorang wanita dan dia paling tidak suka melihat wanita ditatap nafsu oleh namja hidung belang. Jadiii... dia menyuruhkan mengenakan pakaian terbuka yang menjijikan itu. Dia bilang wajahku cantik seperti seorang wanita."

"hahahahahaha,..." tawa siwon pecah mendengar cerita kibum ditambah lagi sekarang bibir kibum sedang di-pout imut.

"Kenapa songsaengnim tertawa?" tanya kibum kesal. Saat dia bercerita dengan Kyu juga dihadihi tertawaan keras dari Kyuhyun

"hahaha,.. sepertinya mata ajhussi itu sangat bagus. Dia benar-benar tau yang mana yang cantik. Kau memang cocok jadi wanita Kibummie." Ujar siwon sambil mengendalikan tawanya.

Wajah Kibum sudah sangat merah sekarang, dia marah dan tidak terima karena dia namja tapi dikatakan cantik tapi entah kenapa dia juga menjadi malu saat songsaengnimnya yang mengatakannya.

"Aku pulang." Ucapnya tegas dan langsung berdiri. Tapi, belum sempat dia melangkah siwon sudah menarik lengannya dan kembali terduduk ditanah tapi kali ini lebih dekat dengan siwon.

"Aku akan mengatakan pada ajhussi itu agar tidak memaksamu lagi untuk mengenakan pakaian itu." Suara siwon sangat lembut dan membuat kibum sedikit bergetar.

"Ti...tidak perlu songsaengnim. Aku...bisa mengatasinya."

"Gwencaha. Lagi pula kau pasti akan ditatap mesum oleh laki-laki hidung belang."

"Tapi aku kan namja songsaengnim."

"Sekalipun kau namja. Aku tidak mau sweet angel-Ku ditatap orang lain." Selesai,... kata itu sudah dikeluarkan siwon dengan bodohnya.

DEG~

Jantung kibum berdetak sangat cepat mendengar dua kata itu. "A..apa masud..mu?" lidah kibum tiba-tiba susah berbicara.

"Apa kau tidak mengingatku Kibummie." Kibum baru sadar bahwa sejak tadi dia sudah dipanggil dengan sebutan manis dari siwon. Sekarang wajah mereka sudah sangat dekat. Kibum juga sudah tenggelam dalam mata indah siwon. 'Mata itu'.

Kibum masih menyangkal semua fakta yang ada didepannya sekarang. Dia masih ragu dengan itu semua. Sampai sepasang tangan hangat menyentuh kedua pipi cubby-Nya dengan lembut. 'sentuhan ini'.

"Aku kembali sweet angel."

Mata kibum sudah tertutup sempurna saat sesuatu yang kenyal menyentuh bibirnya lembut dan melumat secara perlahan. ' bibir ini, lumatan ini.'

Kibum mengingat semuanya. Tidak ada seorangpun yang pernah merasakan bibirnya sejak 4 tahun yang lalu, jadi sangat jelas diingatannya rasa ini.

.

Saat bibir mereka bertemu, siwon seperti menemukan semangatnya lagi tanpa dia sadari bibirnya terus melumat bibir cerry itu.

'aiss,.. bibirnya tetap lembut, rasanya tetap manis. Dan ukurannya makin nyaman untuk dilumat. Bibir ini benar-benar candu." Siwon membatin dalam ciumannya. Tapi betapa terkejutnya siwon saat sepasang lengan melingkar dilehernya dan beberapa lumatan kecil dibibirnya. Siwon tersenyum saat merasakan itu karena berbeda dengan 4 tahun yang lalu namja dihadapannya ini bukan lagi seorang bocah 12 tahun yang polos yang hanya bisa menerima semua perlakuannya tanpa mengerti.

.

"Nan jhongmal bogoshippoyo My Sweet Angel."

"Nado Wonnie hyung."

.

.

.

.

TBC

Next chapter.

"Aku mencintai Choi Siwon songsaengnim."

.

"Saranghae."/ "Maaf, tapi aku tidak mencintaimu."

.

"Perkenalkan dia tunanganku Im Yonna"

.

PLAKK !

"Kau gila, aku masih normal dan aku membenci yang tidak normal." / "Tapi aku tidak normal karenamu"

.

.

Akhirnyaa,... bisa selesai juga chap ini. Ak sempet pesimis soalnya sempet gak punya ispirasi untuk ngelanjutinnya. Mau dijadiin gimana di fic aku sempet bingung.

Tapi berkat dukungan readers sekalian terutama SiBum shiperr, akhirnya ni fic rampung juga.

Gamsahamnida /bow/

Thanks to RIVIEWS

is0live89 | Andreychoi | zakurafrezee | Zhii | Cul Ah | lovegood cherry | frosyita | thepaendeo | YukimaruNara | cloudyeye | Reeiini | iruma-chan | VIOSgetz | Lee downbum | dhianelf4ever | lovelybummie | chikakyu | MyLovelySiBum | anin arlunerz | Cho97 | cho | trililililili

.

.

SIBUM IS REAL

Klik kotak riviews ^^