Chapter 2 ~ Sayonara Sekai
1 minggu kemudian... Sekolah, pelajaran Sejarah
Sakura POV
Saat aku sedang serius mendengarkan Guru Kakashi menjelaskan tentang sejarah tiba-tiba Ino berbisik kepadaku "hey Sakura lihat ini" dia menyodorkanku sebuah majalah yang berisi jadwal film yang akan tayang dibioskop mulai besok, dan yang menjadi tokoh utama dalam film ini adalah Temari dan Hinatam aktris wanita favoritku dan Ino. Ino pun berkata "bagaimana kalau besok kita nonton film itu sepulang sekolah?", aku pun menjawab "ok, besok kita nonton film itu.. aku sudah tidak sabar" tiba-tiba Guru Kakashi sedikit terbatuk-batuk, aku tau sebenarnya dia memperingatiku dan Ino agar tidak ngobrol saat pelajaran.
Skip Time
5 Oktober 2010, Mall
Aku dan Ino pun langsung menuju bioskop yang berada dilantai empat lalu kami membeli tiket, karna filmnya akan dimulai sejam lagi kami memutuskan untuk jalan-jalan terlebih dahulu. Kami pun makan dahulu disebuah café yang sangat lucu bernuansa pink penuh dengan pita-pita, boneka, cocok untuk anak perempuan. Saat kami berada disebuah toko DVD Ino melihat Sasuke berjalan mesra dengan seorang wanita, aku pun kaget saat aku melihat wanita itu yang teryata adalah Ten-ten. Ino pun mengajaku untuk mengikuti mereka terus, sementara masih didalam hatiku aku tak percaya dengan apa yang aku lihat saat ini 'tidak mungkin Sasuke yang sangat sayang dan cinta terhadapku melakukan hal sekeji ini terhadapku' itulah yang aku pikirkan saat ini. Saat kami mengikuti Sasuke dan Ten-ten teryata mereka juga menonton film yang kami tonton dan tempat duduk diriku dan Ino tepat dibelakang Sasuke dan Ten-ten. Aku mendengar dengan telingaku sendiri apa yang mereka katakan dan dengan kedua mataku ini dengan jelas melihat bahwa Sasuke bermesraan dengan Ten-ten yang menyebabkan hatiku hancur berkeping-keping, tanpa terasa air mataku ini menetes setitik demi setitik tak tahan melihat semua ini semua terjadi. Tiba-tiba Ino berbisik "jangan menangis Sakura sehabis ini kita labrak mereka berdua ini, yang telah membuat Sahabat terbaikku menjadi sangat sedih"
Skip Time
Saat Sasuke keluar dari bioskop dan akan menuju sebuah toko baju, Ino berteriak "Sasuke tunggu" lalu aku mendekati Sasuke dan menamparnya sekuat mungkin. Sambil berlinang air mata "Sasuke teganya kau, TEGA... apakah aku masih ada kurang untukmu? Apakah kau ingat saat dimana kita jadian? Yup, aku berkata DON'T HURT ME tetapi sekarang apa yang kau lakukan?" aku pun belari sambil lebih meneteskan air mata.
Sakura POV end
Ino POV
Aku lalu ikut menampar Sasuke "dasar munafik, apa kau lihat sahabatku menjadi seperti ini dasar kau..." aku pun segera menyusul sakura. Aku khawatir akan terjadi apa-apa terhadap Sakura.
19.00, Rumah Ino
Aku lalu menelepon Sakura tetapi teleponnya tidak diangkat-angkat lalu aku meninggalkan pesan suara saja. 'Sakura apa kau baik-baik saja? Aku sangat khawatir terhadapmu? Maaf aku tidak dapat pergi kerumahmu... hm.. Sakura sudah lupakan saja kejadian tadi, kau bisa mencari pengganti yang lain... hem.. kalau begitu sudah dulu ya, semoga kau beik-baik saja. Selamat malam Sakura' kataku juga ikut sedih karna apa yang dialami sahabatku yaitu sebuah penghianatan yang sangan menyakitkan.
Ino POV end
20.00, kamar Sakura
Sakura POV
Aku mendengar pesan yang ditinggalkan Ino, aku memang sengaja tidak mengakatnya. Aku sudah tidak tahan lagi dengan semua yang terjadi. Aku tidak dapat hidup tanpa Sasuke sebaiknya aku mengakhiri hidupku dengan tali ini SAYONARA SEKAI
Sakura POV end
6 Oktober 2010,
07.00, rumah Sakura
Ino POV
Tumben jam segini sakura belum bangun pikirku sambil menlihat jam, mungkin dia masih tidur karna semalam tidak bias tidur mengingat kejadian itu. Aku pun mengambil kunci cadangan yang biasa Sakura taruh dibawah pot bunga melati kesayangannya. Aku pun membuka pintu lalu berkata "hallo, Sakura? Kau ada dirumah? Ini aku Ino.. hm.. aku masuk dengan kunci cadangan yang berada dibawah pot bunga melati kesayanganmu... kau ada dimana Sakura?". Aku pun mencari-cari diseluruh ruangan, tetapi kamarnya belum. Aku pun menuju kekamarnya, firasatku tidak enak, saat aku membuka pintu kamar itu aku melihat Sakura dengan wajah pucat dan leher terikat dengan tali aku pun berteriak "KYAAA... SIAPA SAJA TOLONG..." aku berteriak kata-kata yang sama sekeras-kerasnya karna tubuhku tidak bisa bergerak dan air mata terus berlinang dipipiku. Tak berapa lama kemudian ada beberapa orang yang datang dan menghampiriku yang sedang ketakutan, aku langsung menunjuk kearah Sakura. Mereka lalu menelpon polisi, banyak sekali orang berkerumun. Aku pun dipanggil polisi untuk memberikan kesaksian karna menjadi orang pertama yang melihat mayat Sakura. Aku benar-benar tak percaya ini. Aku bersumpah tak akan pernah bisa memaafkan Sasuke dan Ten-ten yang telah menghancurkan hidup Sahabat tercintaku ini.
Ino POV end
Skip Time
16.00, pemakaman Konohakure
Sasuke POV
Aku tidak merasa bersalah atas kematian Sakura karna aku telah memiliki penggantinya yang lebih cantik darinya. Aku tak peduli apa kata orang sekarang, yang jelas aku dan Ten-ten hanya memasang muka sedih ini untuk menutupi kebahagiaan kami ini. Toh sebenarnya aku akan memutuskannya saat malam, tetapi itu hanya akan menunda waktu kematiannya saja, mungkin... sekarang aku bisa bersama Ten-ten dengan bebas yah hanya menunggu beberapa minggu agar orang-orang tidak curiga. Sekarang semua tamu sudah pulang kecuali aku, Ten-ten, Ino yang sedang menagis, dan para sahabatku Naruto, Shikamaru, Gaara dan Neji yang baru datang dari Amerika.
5 menit kemudian...
Sekarang waktunya pulang, tetapi sebelum itu aku mengucapkan kata-kata perpisahan dengan Sakura "Goodbye Sakura..." aku pun langsung menuju mobilku bersama Ten-ten ku tersayang. Untuk merayakan kepergian Sakura untuk selamanya. Aku pun langsung menuju Night Club terbaik dikota ini dengan mengebut mobilku yang maximal bisa mencapai 300km/jam. Tetapi tiba-tiba aku kehilangan control dan mobilku terbalik dan terbalik lagi hingga terguling-guling masuk kesebuah jurang. Aku pun memeriksa Ten-ten apakah dia masih hidup apa tidak dan teryata dia sudah tidak bernafas lagi, dan sepertinya hidupku tinggal beberapa menit lagi. Maafkan aku Sakura... ini adalah hokum karma..."
Sasuke POV end
Begitulah akhir kisah cinta segitiga antara Sasuke, Sakura, dan Ten-ten yang berakhir tragis
~END~
Ceritanya kependekan and gaje ya?
Emang solanya lagi dalam penyiksaan guru-guru yang ngasih tugas gak kira-kira hiks T-T
Minta review nya dong, please tapi TIDAK TERIMA FLAME
Juga minta maaf kalo ada kesalahan nulis dan lain-lain
Oh iya ad ucapan terima kasih dari gua, buat :
Allah SWT
Masashi Kishimoto
Kakak gue, Mohamatsu
Temen2 yg udah review
And buat kalian yang udah mau baca fic ini
THANKS FOR ALL :D
