Hai! Author balik lagi!
Duhh seneng banget respon untuk chapter 1 nya baik banget . jadi semangat nulis lagi yakan.
Semoga chapter ini sesuai selera yahh~
Author putusin buat setiap chapter itu akan pake cast pairing. Yang pertama kan NamJin, nah yang kedua ini author pake pairing Vkook – TaeKook ^^ duhh mereka OTP kesayangan aku juga haha.
Tapi tetap kok, masih ada unsur bangtan bomb nya.
Ohh yah, author mau jelasin nih.
Saat ada kata ' – PIP –' , cerita di dalamnya itu nyata yah. Mungkin percakapannya memang agak sedikit berbeda, tapi author usahain untuk tetap sama seperti faktanya. Selain dari cerita yang didalam kata 'PIP' itu imajinasi author sendiri.
Oh yah, maaf yah. Chapter ini belum ada unsur romantis nya juga hihi.
PIP = bunyi kamera gitu, seperti kata 'action'
Happy reading!
Review juseyo~
- 0 – 0 – 0 – 0 –
Bangtan Seonyeondan. Sebuah grup asal korea selatan yang terdiri dari 7 manusia tampan dan berbakat bernama Rap Monster, Kim Seokjin, Min Suga, Jung Jhope, Park Jimin, Kim Taehyung, dan si magnae Jeon Jungkook yang memikat banyak hati kaum hawa akhir-akhir ini.
Tapi tentu saja, dibalik keren nya sifat mereka, bangtan seonyeondan sebenarnya adalah perkumpulan anak-anak idiot yang tak pernah peduli dengan image idol mereka.
Lantas bagaimana kah keseharian mereka sesungguhnya?
Kumpulan drabble BTS yang diambil dari Bangtan Bomb, Bangtan Episode, dan Bangtan Vlog.
- 0 – 0 – 0 – 0 – 0-
Cast
Rap Monster
Kim Seokjin
Min Suga
Jung Jhope
Park Jimin
Kim Taehyung
Jeon Jungkook
.
Rating : K-T
Genre : Humor/Friendship
.
.
Cerita murni dari pemikiran saya
.
Dilarang KERAS MEMPLAGIAT TANPA SEIZIN SAYA
.
.
.
Chapter 2
Jeon Jungkook – Kim Taehyung
(source : Bangtan Bomb Eyes Nose Lips)
Mind to RNR?
Happy Reading!
Siang ini bangtan memiliki schedule di salah satu acara kpop countdown. Dorm mereka sudah rusuh sedari tadi. Ini semua akibat sang manager yang terlambat memberitahu jadwal manggung bangtan sehingga mereka harus bersiap-siap secara tiba-tiba.
Ah..
tapi dorm mereka memang selalu rusuh sih...
Ada Taehyung yang menghambur isi lemari nya untuk mencari baju manggungnya yang entah kenapa tiba-tiba menghilang, Jungkook yang sudah siap tetapi sedari tadi terus mondar mandir sambil memainkan gadgetnya, jimin yang sedang menghapal koreografi ditengah jalan pintu masuk (?), Jhope yang menyanyi dengan suara keras di dalam kamar mandi, Suga yang tidur di sofa dengan kaki yang terus-terusan menendang barang disekitarnya, Jin yang kalang kabut mencari kaos kaki pinknya, dan si leader Rap Monster yang sibuk meneriaki satu-persatu nama membernya untuk lebih cepat bergerak.
Intinya, Bangtan sedang kacau.
"Siapa yang melihat baju hitam ku angkat tangan!"
Taehyung berteriak dengan kencang dari dalam kamar. Member yang ada di ruang tamu saling berpandangan dengan tatapan heran. Ini anak memang alien yah? Sudah tahu dia sedang berada di dalam kamar, mana mungkin dia bisa mengetahui siapa saja yang angkat tangan?
"apa dia bodoh?"
Hanya itu jawaban dari si genius min suga yang masih setia menendang segala hal disekelilingnya. Termasuk Namjoon yang pasrah saja ditendangi seperti itu. Lagipula dia malas berdiri untuk pindah tempat duduk.
Astaga, leader kita pemalas ternyata.
"Hyung, jadi itu yang kau cari sedari tadi?"
Jungkook menghentikan aktifitas mari-berjalan-ria nya lalu melangkah menemui Taehyung yang masih terus mengaduk-aduk isi lemarinya. Yang ditanya berhenti sejenak, menatap Jungkook yang kini sibuk memungut kembali baju-baju yang berserakan di lantai.
"apa yang kau lakukan?"
'oh tuhan tolong perbaiki otak lemot Taehyung Hyung'
"eung? Aku? Tentu saja memungut baju mu. Hyung mau dimarahi hobi hyung?" jawab jungkook dengan senyum khas nya. Taehyung memangguk pelan, lalu kembali melanjutkan aktifitasnya yang sempat tertunda.
"kau melihat baju ku jungkook-ah?"
Jeda sesaat.
"Ne, ada di dalam lemari ku."
HEOL
Taehyung kembali menatap Jungkook yang juga kini sedang menatapnya. Astaga sungguh, magnae ini benar-benar keterlaluan. Ingin sekali Taehyung meneriaki bocah di hadapannya ini hingga dia terlempar sampai di antariksa. Tapi namanya juga Tae, sekaget dan sekesal apapun dirinya, mata itu akan tetap terlihat kosong. Namun Jungkook tahu, Taehyung pasti sedang kesal dengannya.
"hehe, mianhae hyung." Ujarnya sembari menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Taehyung menghela napas pelan lalu mengangguk.
"Lain kali berhenti mengerjaiku." Jawab Taehyung singkat lalu berjalan menuju lemari jungkook.
Duhh, jungkook jadi merasa bersalah kan. Memang sih, selama ini dia sering mengerjai Taehyung mengingat pria ini agak sedikit lemot dalam berpikir. Jadi untuk menjahili nya itu bukan hal yang sulit. Tapi tetap saja, bagaimana pun Taehyung juga lelah dibeginikan.
"Hyung, kau sedang bosan?"
Jungkook mendudukkan dirinya di kasur milik Jimin. Menatap Taehyung yang kini sedang mengganti baju nya dengan gerakan ekstra cepat. Astaga, Jungkook saja tak mampu melihatnya.
"begitulah."
"mau bermain denganku?"
"tidak."
Jungkook menghela napas berat. Beginilah Kim Taehyung. Walau dia disebut sebagai mood booster bagi member-membernya, tapi disaat dia dalam mood yang tak baik, Taehyung akan berubah menjadi sosok yang sangat pendiam. Sedikit jutek juga sih.
Tapi Taehyung bukan tipe orang yang cepat berganti mood. Dia jarang sekali ngambek.
Ngomong-ngomong akan hal itu, Jungkook penasaran juga, sih.
Apa yang membuat Tae yang idiot ini (jahat sekali kau, nak) bisa menjadi pendiam?
Jungkook mengetuk dagu dengan jari nya berkali-kali. Tanda bahwa dia sedang berpikir. Sementara yang dijadikan objek pemikiran tak mengubris kegiatan jungkook yang terus-terusan memandanginya dari ujung kepala hingga ujung telinga, ah tidak. Ujung kaki maksudnya.
Sudahlah, Tae memang sudah sering diperhatikan seperti ini oleh orang-orang Akibat sifat 4 Dimensi nya. sikap Tae kan memang selalu menjadi perhatian banyak orang. Secara gitu, hello. Semua orang juga tahu kalau Taehyung ini tampan. Mirip artis barat. Tapi dengan rambutnya yang di cat blonde ini justru memberi kesan kartun-kartun manga jepang di wajahnya. Intinya Tae itu bak lukisan indah yang di anugerahkan Tuhan untuk author seorang #abaikan.
Tapi bukan wajahnya lah alasan utama orang memperhatikannya. Sayang sekali.
Melainkan, akibat sikap anehnya yang lebih mirip seperti kecoa yang sedang kepanasan.
Rusuh, aneh, idiot, gila, alien, ah terserah anda saja lah mau menamainya apa.
Tae tuh gak bisa diginiin #plaak
Oke, back to story..
"kira-kira apa yah, yang membuat Tae hyung jadi diam gini? Siapa pelakunya? " gumam Jungkook pelan sembari terus memperhatikan gerak-gerik Taehyung.
'apa Suga hyung lupa membuatkannya susu?'
Ah, tidak. Tadi jelas-jelas jungkook melihat Tae minum susu jam 5 pagi.
Min Suga, coret.
'atau Hobie Hyung sempat memarahinya tadi?'
Cepat-cepat jungkook menggeleng. Hobi hyung saja baru bangun, bagaimana dia bisa memarahi Kim Taehyung? Duhh.
Hobie Hyung, coret.
Ngomong-ngomong sejak kapan ada pulpen dan kertas di tangan jungkook?
Entahlah. Hanya anak itu yang tahu.
'atau jangan-jangan akibat Namjoon dan Jin hyung yang memarahi nya tadi malam gara-gara masalah kompor itu?'
Oh yah, sekedar info. Tadi malam memang semua member tanpa terkecuali Jungkook di marahi habis-habisan oleh leader dan tetua mereka. Penyebabnya? Simple saja sih sebenarnya. Jungkook juga heran, mengapa Jin marah besar Cuma karena dirinya yang k-a-t-a-n-y-a sih sedang berencana untuk menghancurkan dapur dorm mereka itu?
Heol..
Apa Jin pikir jungkook ini teroris?
Padahal Jungkook Cuma sedang belajar membuat kimbab, tapi sialnya si hyung bawel nya itu (catat : Min Suga) malah menuduh jungkook sedang melakukan eksperimen aneh.
Duh, Jungkook kan sakit hati jadinya.
Dan Soal Taehyung, nah ini dia yang baru pantas dinamakan percobaan pembunuhan massal (?)
Tadi malam magnae kedua bangtan ini melakukan hal aneh yang terkesan berbahaya. Katanya sih, sedang bosan. Tapi mana ada orang bosan malah pergi memainkan kompor? Memati-nyalakannya, memainkan apinya, menaruh benda apa saja diatasnya agar terbakar lalu dia berteriak kegirangan, atau hal aneh lainnya.
Jelas saja Min Yoongi berteriak kencang. Hampir saja nyawa mereka melayang .
Memikirkan itu, Jungkook jadi curiga.
'apa jangan-jangan Tae hyung memang sedang marah gara-gara itu, yah?'
Jungkook melingkari nama Kim Seokjin dan Kim Namjoon di kertasnya.
"bocah, sampai kapan kau ada disitu?"
Jungkook tersentak kaget. Taehyung kini sudah berada di hadapannya sembari berkacak pinggang. Raut wajah nya tampak kesal. Bagaimana tidak, sedari tadi Taehyung terus saja memanggil nama Jungkook tetapi sang pemilik nama sama sekali tak mengubrisnya. Ini menyebalkan.
"E-eh hyung. Hehe. "
"ayo, kita sudah mau berangkat."
Tae mendengus di akhir kalimat. Yang diajak bicara hanya terkekeh pelan. Tangannya segera menggenggam tangan hyung nya itu dan berjalan keluar kamar. Namun tiba-tiba, Jimin muncul dengan rusuhnya.
"Taetae, apa kau masih marah? Maafkan aku."
Hah?
Jungkook cengo.
Taehyung mencibir kasar. Dia beralih melipat kedua tangannya di depan dada. Menatap acuh pria yang seumuran dengannya ini. Jimin hanya bisa menghela napas pasrah.
"astaga sungguh, aku tak bermaksud mengalahkanmu. Lagipula itu salahmu juga kan, mengapa kau malah membangun hotel di german? Kau tahu kan biaya nya itu mahal sekali. Nasibmu saja yang kurang beruntung karena menginjak negara-ku."
"tapi harusnya kau tidak membeli hotel dulu disitu!"
"astaga Tae! Aku mana tahu kalau kau akan menginjaknya!"
"waktu itu kau ngotot mau melemparkan dadu untukku. Pasti kau sengaja kan!"
"ya ampun, apa kau pikir dadu itu bisa diatur? Tidak Tae! Aku bersumpah!"
"tidak! Kau pasti sengaja mengaturnya agar dadu ku dapat 4 dan menginjak negaramu!"
"astaga! Kau ini sudah berapa lama sih main!?"
"Lain kali aku tak mau lagi main denganmu!"
"Tae, sungguh aku-"
"STOP WOI STOP!"
Krik.
Krik.
Taehyung dan Jimin memandang Jungkook dengan pandangan – ada apa dengan anak ini -. Sementara yang menjadi objek penglihatan menarik napas nya dalam-dalam.
Sungguh, ini memusingkan.
"apa yang kalian debatkan sebenarnya, hyung? Aku sama sekali tak mengerti." Sungut jungkook kesal. Si 95line ini saling melemparkan pandangan.
"get rich."
HEOL
Jungkook shock.
"t-tunggu, jangan-jangan yang membuat Taehyung hyung marah-marah itu..."
Oh tidak.
Jungkook tak sanggup melanjutkannya.
Jungkook mau mati saja.
"eoh. Aku kesal sama jimin. Masa dia mengalahkanku?"
Taehyung menatap sinis Jimin sementara si chim-chim hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saja.
Jungkook?
Jangan tanya lagi.
Dia shock berat.
Astaga.
Sia-sia sudah indentifikasinya tadi. Sia-sia sudah waktu berharganya yang terbuang percuma hanya untuk memikirkan hyung bodohnya. Padahal kalau dihitung-hitung waktu yang tadi dia gunakan untuk membahas ini bisa dia gunakan untuk menyelesaikan 3 level flappy bird di gadgetnya. #-_-
Jungkook pikir Taehyung marah karena hal yang besar. Ternyata? Cuma karena kalah dalam permainan get rich? HEOL..
Jungkook lelah.
Sekali V tetap akan V. Dia memang aneh.
- PIP –
Mianhae mianhae hajima
Naega chorahe jijana
Palgan yepun ipsulo
Oso narul jugigo ga
Naneun gwaenchana
Jungkook menatap satu-persatu hyungdeul nya yang sedang heboh lypshing lagu favorit nya dari Taeyang Sunbae. Bangtan sedang syuting Bangtan bomb kali ini. Para hyungnya tampak ceria. Bahkan Suga yang biasanya lebih memilih tidur itu kini justru menjadi bahan tertawaan akibat lypshingnya yang sangat lucu. Jungkook juga sempat tertawa sih.
Tapi tidak setelah melihat dua sejoli aneh itu. Jungkook jadi bete lagi kan.
Si chim-chim hyung sama Taehyung.
Astaga lihat mereka berdua.
Bukannya tadi mereka sedang beradu mulut hebat karena masalah get rich sialan itu? Kenapa sekarang mereka justru terlihat seperti tak pernah bertengkar sebelumnya!? Mana ketawanya lepas begitu lagi.
Cih, menyebalkan.
Padahal gara-gara hal itu mood jungkook jadi jelek. Dia merasa dikhianati oleh hyungnya. (Sejak kapan coba?)
"astaga ini memalukan, bagaimana suga hyung bisa melakukan ini?"
Suara cempreng Jhope menyadarkan Jungkook dari lamunannya. Dia kembali menatap tingkah laku hyung nya itu.
No Ye nun ko ip
Nal manjideon ni seon-gil
Jageun sontop kajidaaaaaa~
Jungkook tertawa. Seluruh member juga tertawa. Astaga, Hobi hyung lucu sekali.
"jangan membuat suara, bodoh" suara sang leader Namjoon mengintrupsi.
"wae? Aku hanya membangkitkan soulku." Elak Jhope yang justru semakin membuat tawa Jimin dan Taehyung menjadi-jadi. Jimin saja sampai jatuh ke lantai saking lucunya.
"wae?wae? wae? Kalian menolak soul ku?"
Jungkook terkekeh pelan. Apalagi setelah Jhope kembali menyanyikan bagian chorus dari lagu tersebut dan membuatnya menjadi lucu. Astaga, hyung nya ini benar-benar.
Oh tidak. Jungkook kembali menatap kedua hyung bodohnya itu.
lihat saja mereka berdua. Jimin yang tertawa sambil jongkok akibat ulah Hobie dan taehyung yang duduk di kursi sembari terus bertepuk tangan gembira. Seolah tidak terjadi apa-apa.
TIDAAAKKK
Jungkook makin bete.
Semua member memang sedang sibuk di depan kamera. Bersaing untuk meng-lypshing-kan lagu Eyes, Nose, Lips dari sunbae mereka. Jin juga sempat memparodikannya. Sungguh, ini kocak sekali. Jungkook memang tertawa, tapi di dalam hati. Dia sedang tidak mood untuk tertawa lebar-lebar.
Jadi disinilah jungkook, di pojok ruangan. Duduk sendirian sambil memainkan gadgetnya.
Jangan tanya siapa-siapa yah, tapi sebenarnya Jungkook sedang main Get Rich.
Yahh, Jungkook akui sih. Game ini memang seru. Astaga, magnae kita ketagihan memainkannya.
Heol.. Jeon jungkook, please..
"Jeon ayo nyanyi juga! Tinggal kau yang belum!"
Jungkook mendongak. Ternyata semua member sedang menatapnya, begitupula taehyung yang entah sejak kapan sudah berada di hadapan jungkook dengan kamera ditangannya. Taehyung tersenyum gembira.
Tapi sayang sekali, mood jungkook kan sedang jelek.
"aah shireo shireo!" elaknya.
"aniya, cepat lakukan! Semua member sudah, tinggal kau yang belum."
Taehyung memaksa Jungkook untuk bernyanyi.
'Tae hyung menyebalkan! Kau yang membuat mood ku rusak bodoh!'
"untuk hari ini tidak, jangan hari ini. Lain kali saja."
"aishh, harus sekarang!"
"lain kali lain kali"
Jungkook menutup kamera dengan tangannya dan Taehyung segera mematikannya sesaat.
Dia memandang Jungkook dengan tatapan kesal.
"ada apa denganmu, eoh?" sungut Tae kesal. Yang lebih muda juga balas mendengus.
"aku sedang tidak mood untuk bermain." Jawabnya singkat.
Member yang lain saling berpandangan. Tidak biasanya, Jungkook seperti ini.
"cih, membosankan." Ucap Taehyung akhirnya. Dia menendang kaki jungkook lalu berlalu begitu saja.
Jungkook meringis. Andai saja tidak ada manager hyung, mungkin Jungkook sudah mencekik hyung aliennya itu.
'dia yang salah, dia pula yang marah! Tae bodoh!'
Ohh, jahat sekali kau nak. Taehyung kan hyungmu.. -_-
"Taetae! Namjoon hyung belum!"
Mendengar teriakan jimin, Taehyung yang tadinya uring-uringan langsung melompat ceria dan berlari menuju Jimin yang kini sedang mengganggu leader mereka.
Cih. Jungkook muak.
"Hyung, kau harus melakukan ini" bujuk Taehyung. Sang leader tetap tak bergeming. Namjoon membalikkan tubuhnya membelakangi Taehyung dan Jimin.
"Hyung-"
Mianhae mianhae hajima
Naega chorahe jijana
Palgan yepun ipsulo
Oso narul jugigo ga
Naneun gwaenchana
Astaga demi apapun yang ada di antariksa.
Namjoon ternyata bernyanyi juga.
HEOL
Jungkook cengo dibuatnya.
Taehyung tertawa lebar, Jimin juga. Jhope tak henti-hentinya menggoda Namjoon. Apalagi saat dibagian nada falsetto, astaga sungguh. Semua orang didalam ruang tunggu ini tertawa akibat ulah sang leader. Terkecuali Min Suga sih. Dia sudah sedari tadi tidur. Heol..
Akhirnya sang manager hyung mematikan kameranya. Dia tersenyum puas.
"aku akan menguploadnya besok"
"YEAAAY"
Taehyung dan Jimin berpegangan tangan lalu melompat-lompat seperti anak kelinci.
Jungkook tutup mata saja ah.
Si magnae ini segera berdiri. Schedule mereka sudah selesai. Walau member yang lain masih terdiam di tempatnya masing-masing, namun jungkook tak ambil pusing. Dia ingin cepat-cepat pulang. Saat ini tidur merupakan solusi terbaiknya untuk mengatasi masalah.
Tangannya bergerak untuk memutar kenop pintu, tapi tiba-tiba layar phone nya menampilkan judul lagu Taeyang – Eyes, Nose, Lips. Headsetnya pun mulai memutar lagu yang sebenarnya favorit Jungkook ini. Entah mendapatkan setan darimana, Jungkook justru terdiam. Perlahan dia mulai menyanyikan lagu tersebut. Ternyata enak juga.
Dia berbalik badan, hendak menuju bangku nya yang tadi tapi ternyata sudah ada jimin lebih dulu yang menghadangnya. Huk, Jungkook tak peduli. Dia masih tetap menyanyikan lagu tersebut walau Jimin mulai menggodanya.
Jungkook berjalan ke arah pintu, dimana ada Taehyung yang menatapnya dengan antusias.
"astaga jeon kau menyanyikannya!" seru Taehyung senang. Jungkook mengabaikan. Dia masih tetap menikmati lagu itu.
Cih, tau begini harusnya sedari tadi dia putar saja lagu ini.
Mood jungkook yang jelek jadi membaik lagi kan.
Entah mendapat keberanian darimana, Taehyung segera memeluk jungkook.
Taehyung gemas. Dia gemas sama adiknya ini. Astaga lihat saja, siapa yang tak gemas melihat wajah lucu itu? Huhu, Taehyung merasa bersalah karena tadi membentaknya.
Kkeojin bulkkoccheorom
Tadeureogabeorin
Uri sarang modu da
Neomu apeujiman ijen neol chueogira
Bureulge
Taehyung menepuk tangannya dengan cepat. Dia tertawa, lagi.
- PIP –
Ternyata sedari tadi sang manager masih lanjut merekamnya. Dia tersenyum senang. Akhirnya mood jungkook membaik lagi.
"wahh kau menggemaskan sekali~"
Taehyung beralih mencubit pipi Jungkook. Jungkook tersenyum tipis.
"seharusnya sedari tadi kau melakukan itu" kini giliran sang leader yang angkat bicara. Jungkook tertawa pelan. Dia memperbaiki letak tas nya lalu duduk disamping Taehyung yang masih menatapnya dengan antusias. Oh, jangan lupakan bibir berbentuk kotak itu.
Astaga Kim Taehyung. Tak tahu kah kau kalau justru kau lah yang terlihat menggemaskan sekarang?
"ayo pulang, hyung."
Namjoon menganggukkan kepalanya. Para member segera bersiap-siap.
"SUGA HYUNG IREONA!"
"AAAAA DEMI BANG TOYIB YANG TAK PULANG-PULANG KARENA MENCARI NAFKAH ENTAH KEMANA DAN DIMANA MATI KAU PARK JIMIN!"
Oops.
Teman-teman, ada 2 hal yang harus kita pastikan hari ini.
Pertama, ternyata Min Suga itu latah.
Kedua, seperti nya hari ini hari terakhir Jimin di dunia.
Hiks. Aku akan mendoakan kebahagiaanmu di sana nanti, chim chim.
To Be Continued
Huaaahh!
chapter 2 nya sumpah gajelas bangeeet TT^TT
Maafkan author ini yatuhan. Gamaksud buat jadi jeleeek.
Entah kenapa pas liat review teman-teman, aku jadi termotivasi untuk ngelanjutin chapter 2 nya, tapi sumpah gatau kenapa jadi garing gini. Candaannya ga lucu. Mana cerita nya gaje lagi. Duhh maafin author yah TT^TT
Semoga kalian-kalian masih setia ngereview yah. Maafkan saya .
Makasih yang udah review kemarin!
Next Chapter : BTS 'Of Course' Game scene (Rookies King cut)
Mind to RnR?
_Xi Ru Lin_
