oh oii ini chap 2 nya meluncur, mohon baca seksama. kurasa masih banyak kekurangannya, tapi semoga tidak mengurangi minat anda semua membaca. terima kasih untuk semua yang me-review chap sebelumnya. oke langsung saja kita nikmati
New Story
Chapter 2
Hari-hari berikutnya naruto lalui begitusaja dengan lancar, ia selalu rajin kesekolah bersama issei, dikelas merubah jadi satu bangku dengan issei, makan siang dengan issei, mendiskusikan pelajaran dengan issei (meski issei banyak ganggunya) pkoknya semua dengan issei naruto merasa akan menjadi maho jika terus-terusan seperti ini . Tapi selain itu naruto sekarang bekerja setelah pulang sekolah di kafe yang diketahui bernama new cafe.
Pagi ini naruto mengikuti pelajaran jam pertama dengan lemas, mengapa?
Karena sejak kemarin malam naruto sama sekali belum mengisi bahan makanan ke perutnya. Ia lupa bahwa persediaan makanan di kulkasnya habis. Mau diapakan lagi, ia dan ayahnya gagal melakukan sarapan pagi yang biasa ia lakukan. Sedikit beruntung minato sempat makan malam kemarin karena ada rekan kerja nya yang mentraktir nya makan malam. Sedangkan sang anak hanya diam mengelus perutnya yang plong...
Dengan bekal kesabaran yang naruto miliki, ia berhasil melewati jam pertama pelajaran dengan sukses dan selamat sampai
Kringg...kringgg...
"baik anak-anak jangan lupa kerjakan tugas kalian dan dikumpulkan minggu depan" ucap sang guru mengakhiri pelajarannya dan berjalan keluar
"hai' sensei" jawab para murit
Naruto pun berdiri dari dari tempat duduknya
"mau kemana naruto?" tanya pria rambut coklat
"aku lapar issei, aku mau cari asupan gisi" sahut naruto lemas
"omonganmu seperti pakar kesehatan naruto. Aku ikut, matsuda, motohama ayo kekantin" ajak issei pada kolega bokepnya :D
"ayo siap, aku yakin di kantin banyak cewek-cewek" jawab sang motohama
"tentu saja banyak cewek, kan sekolah kita memang mayoritas cewek. Bodoh kau" sergah mitsuda sambil memukul kepala kawannya
Naruto hanya menghela nafas, beginilah ia, ia terus bersama dengan trio yang dikenal di seluruh kuoh yakni trio MESUM. Semoga tidak menjadi quad karena naruto ogah akan hal itu
Dikantin
Setelah bersusah payah berjuang mengantri, akhirnya naruto mendapat makan siang nya. Saat ini ia bersama trio mesum menoleh kanan kiri untuk mencari tempat duduk yang kosong karena kantin yang penuh.
Ia akhirnya melihat tempat kosong dibagian sedut kanti, naruto cs segera berjalan kesana, sampai tiba-tiba seseorang menabrak tangan kiri naruto yang kebetulan saat itu membawa segelas penuh jus jeruk. Dan kebetulan pula gelas plastik tersebut terlempar kesamping dan kebetulan jatuh pas diatas meja,dan kebetulan jus itu dengan seksama menyiram seseorang yang sedang duduk mengobrol. Mungkin banyak kebetulan kali ini tapi lihat lah jus itu kebetulan menyiram bagian yang wanita lindungi yang berada diatas perut dan dibawah leher (ngomong dada aja mbulet..) hingga bagian ehm.. dada gadis itu basah kuyup. Mungkin kebetulan ini belum berakhir karena kebetulan gadis yang duduk disana adalah salah satu member TWO GREAT ONEE_SAMA a.k.a rias gremory.
Naruto yang shok akan itu segera membungkuk dan minta maaf tanpa babibu lagi naruto merampas tisu yang berada diatas meja untuk membersihkan bagian wanita yang baru saja ia tumpah i jus jeruk yang beruntung itu.
Semua mata di kantin punmelebar dan shok atas apa yang naruto lakukan tidak terkecuali tiga temannya tadi. Mengamati situasi kantin yang menjadi hening naruto pun semakin bingung dan menoleh kesana kemari.
Ia baru ingat bahwa ia sedang membersihkan sesuatu yang ia tumpah i jus jeruk itu dan ia ingat betul bahwa bagian itu adalah...
Naruto segera melempar pandangan nya kearah tangan yang saat ini sedang memegang tisu yang menempel erat di aset berherga gadis gremory tadi. Naruto langsung menarik tangnnya dan membungkuk sembari meminta maaf berkali-kali.
Perasaan naruto menjadi tidak enak saat gadis tadi bangkit dan berjalan kearahnya dengan aura yang amat suram dan terlihat wajah nya sangat merah pertanda marah.
Saat tiba didepan naruto, rias tetap sedikit menundukkan kepalanya sampai wajah cantiknya tertutup rambut merah indah itu. Dengan satu tindakan yang tegas rias melayangkan genggaman pukulannya kearah uluhati sang pria blonde hingga sang korban membungkukkan badan karena saking kerasnya sang gadis memukul. Naruto sampai mengeluar kan darah di ujung bibirnya. Tidak hanya itu saat rias menarik tangannya dari perut naruto, ia langsung menendang wajah yang menunduk itu dengan kaki kanannyan hingga sang pemuda terlempar 3 meter kebelakang. Mengingat rias pemegang sabuk hitam karate, itu sangat lah sakit.
Naruto tetap diam dengan posisi terjerembab dilantai kantin sambil menahan rasa sakit yang amat ia rasakan. Rias menghampiri naruto dan langsung menginjak dadanya
"apa yang kau lakukan bajingan?" tanya nya dengan nada yang dingin
"ma...af" naruto yang bersusahpayah mengucapkan satu kata itu
Rias mengangkat kakinya membuat naruto sedikit lega, tetapi sedetik kemudian ia merasa perutnya tertimpa sesuatu dengan sangat keras yang ternyata kaki rias menginjak dengan keras kearah perut sang pemuda
Khoughh... naruto memuntahkan darah untuk kali ini
Rias pun pergi meninggal kan naruto begitu saja diikuti sahabat sejatinya yakni akeno dan menghilang entah kemana, semua siswa kembali melanjutkan makan mereka, kecuali 3 sahabat naruto yang membantunya berdiri dan membopohnya ke uks
Sisa pelajaran hari ini naruto leawati dengan berbaring di uks. Issei yang mengetahui temannya kelaparan, sebelum meninggalkannya ke kelas ia memberi makanan utuk pria blonde itu.
Dikelas 12A
"ara ara itu tadi sangat memalukan rias ufufufu..." goda akeno sambil tertawa
"huaaahhhh.. cowok bangsat itu. Awas saja aku akan memberinya hal yang lebih dari kejadian tadi" teriak rias marah
"eh, kau belum puas menghajarnya tadi?" tanya akeno
"tentu saja belum. Dia telah berani memegang dadaku didepan umum, tentu ia tidak akan lolos begitu saja dengan mudah" ucap rias berapi-api
"tapi dia cukup tampan dengan rambut pirangnya" ucap akeno tersenyum
Tak terasa bel pulang sekolah telah berdering beberapa saat lalu. Naruto yang dari uks langsung menuju kelasnya yang telah sepi. Mungkin teman-teman nya telah lebih dulu pulang karena sewaktu dikantin tadi naruto mendengar kalau motohama memiliki sesuatu yang baru, gak usah dijelaskan mesti semua sudah tau apa yang dimaksud sesuatu yang baru dari member trio mesum itu.
Byurrr...
Saat naruto berbalik setelah mengambil tas sekolahnya ia langsung diguyur air yang naruto rasa bukan air biasa karena air tersebut terasa amat dingin, mungkin air es. Setelah dilihat ternyata naruto ketahui bahwa pelakunya adalah seseorang yang ia siram dengan jus tadi siang bukan lain adalah rias gremory. Karena naruto lihat dengan jelas rias membawa kaleng yang telah kosong.
"kenapa kau menyiramku?" tanya naruto sedikit takut, kenapa takut karena naruto masih mengingat sakitnya pukulan rias tadi.
"itu untuk tambahan yang tadi, dan tunggu tambahan yang lainnya besok" ucap gadis gremory sambil meninggalkan kaleng merah tadi dan pergi meninggalkan kelas naruto.
Naruto pov.
Ahh.. sial kenapa aku jadi sesial ini. Tega bener gadis itu menyiramku dengan air es, belum puaskah ia menghajarku tadi siang dan apa katanya? Aku masih akan diberi tambahan lain, nggak salah?. Segitu besarkah kesalahan yang kuperbuat. Eh tapi kalo dipikir-pikir menyiram seseoramg dikantin salah besarkah. Ohh... sialll... apa yang aku pikirkan aku menyiramnya didepan umum belumlagi bagian yang kusiram adalah... ahh belum lagi aku memegangnya, tapi..tapi rasanya sangat..
Baka naruto baka mungkin aku telah tertular virus trio mesum itu. Yahh mau bagaimana lagi, itu adalah salahku, tapi aku mohon kami-sama tolong jangan sampai dia memukulku lagi, karna itu sangat sakit.
Terus lagi, dengan tubuh ku yang basah kuyub seperti ini, bagaimana aku ke tempat kerjaku dan.. oh tidak aku tadi membelanjakan uang ku dikantin. Arrggghhh... lengkap sudah penderitaan ku hari ini. Baik lah mau bagaimana lagi, aku harus berjalan kesana meski jauh tapi setidaknya aku pernah mengalami hal yang lebih buruk dari ini.
Naruto pov end
Naruto pun meninggal kan sekolahnya dengan kodisi sedikit kedinginan, danberjalan cukup jauh untuk sampai ditempat kerjanya. Naruto sengaja tidak pulang terlabih dahulu untuk ganti baju karena ia sudah tidak memiliki waktu lagi, jika dia pulang maka jarak antara rumahnya menuju tempat kerjanya semakin jauh mengingat ia tidak punya uang sepeserpun untuk menaiki kendaraan umum.
Sesampainya di newcafe naruto langsung masuk dan memberi salam
"Selamat siang don-san, maaf saya terlambat" naruto sambil membungkukan badan
"kenapa kau terlambat naruto?" tanya sang pemilik dohnaseek
"Apa ada hubungannya dengan rias?" tanya anak pemilik kafe ini yang kebetulan berada disana
"ehhh.. bukan yuma-san, aku ada sedikit urusan tadi" sangkal naruto
"aku sarankan agar kau tidak membuat masalah dengan rias ataupun akeno naruto, mereka memiliki kekuasaan yang melebihi apa yang kau pikirkan dan aku dengar tadi kau ada mesalah dengannya?" selidik yuma. Ya, putri pemilik cafe ini bernama yuma dan dia satu kelas dengan rias.
"terima kasih sarannya yuma-san, dan tadi hanya ada sedikit masalah.
"sudah naruto, cepat ganti pakaian mu dan segera bekerja" sahut dohnaseek
"hai'"
Dan naruto memulai kerjanya pada hari ini dengan badan yang, yaahhh naruto rasa masih sakit pada bagian perutnya.
Selesai bekerja, naruto tak lupa untuk ke supermarket untuk belanja, ia tidak mau kelaparan lagi dan membuatnya harus sial seperti hari ini.
Sampai dirumah naruto langsung mandi dan segera memasak sembari menunggu sang tou-san pulang. naruto sering mendapat pujian dari ayahnya berkat masakan yang selama ini ia buat. Mungkin chef adalah salah satu cita-cita naruto kelak.
Sampai saat makan malam tiba naruto masih menahan rasa sakit yang semakin menjadi di perutnya. Dan buruknya minato mengetahui gelagat buruk dari sang anak
"kau kenapa naruto?" tanya minato sedikit panik
"tidak apa-apa tou-san, hanya perutku sedikit sakit."
" Makanya kalau berak jangan ditahan, lihat itu menyalur kerambutmu hingga berwarna kuning" gurau minato
" hei tou-san mengejek siapa, lihat kecermin dan kau akan menemukan bahwa rambut tou-san yang lebih menyerupai" balas naruto "dan tou-san pikir aku mendapat rambut kuning ini hasil keturunan siapa?"
"hehehehe.. tou-san kan hanya bercanda bro" minato senyum 5 jari
"kalau bercanda itu lihat kediri sendiri dulu. Dan meskipun aku tampan mungkin akan lebih tampan jika berambut merah lurus seperti kaa-san" ucap naruto tak sengaja mengungkit soal itu.
Wajah minato pun berubah sedikit sendu "hahhh.. kira-kira apa yang mereka lakukan sekarang ya naruto? Apa mereka juga sedang makan malam seperti kita?" tanya minato menerawang
"sudah lah tou-san, mungkin inilah jalan yang terbaik. Kurasa kehidupan mereka menjadi lebih baik setelah kepergian kita. Dan kita juga harus membuat kehidupan kita lebih baik" ucap naruto menyemangati sang ayah
"iya kau benar naruto. Sudah selesai makan cepat tidur biar tou-san yang membereskan ini"
"baik tou-san" naruto pun pergi kekamarnya
Dan naruto pun tidur hingga larut malam karena merenungkan masa lalu bersama keluarganya. Sampai naruto terlelap terlihat dengan jelas sisa sungi kecil yang mengalir melalui pipi tan yang berhiaskan 3 karis itu berhulu pada kelopak mata indahnya. Yahh meski naruto anak yang kuat tetapi ia juga manusia. Dia juga bisa meneteskan air mata mengingat hal-hal menyakitkan yang selama ini dia lalui. Dia merasakan pahitnya ditolak oleh keluarganya dan akan dibunuh oleh ibunya sendiri. Tapi dia akan terus berjuang untuk melanjutkan hidupnya, demi sang ayah yang selalu ada untuknya.
Chap 2 end
huahhh.. ternyata memang lelah menulis cerita yaa, lebih mudah membayangkan
hehehe... masih banyak kekurangankan, mohon maaf klo untuk itu. saya tunggu review nya
untuk chap 3 saya masih belum buat, mungkin 2-3 hari lagi saya akan unggah klo lebih dari itu yaa maaf :D
see yaa next chap
