Disclaimer: BLEACH punya Tite Kubo *treak dari Monas*


The Baby Is My Taichou

Chapter: 2

Matsumoto, Renji, Ikkaku dan Yumichika duduk melingkari Toushiro dan Karin di ruang tamu. Mereka melipat kedua tangan mereka didepan dada mereka . Dahi mereka berkerut dan wajah mereka terlihat seperti mereka sedang berfikir keras. Mereka sangat hening sampai-sampai author curiga jangan-jangan mereka semua tidur.

Tiba-tiba Yumichika berteriak frustasi memecah keheningan, "AKH... aku tak sanggup berfikir lagi," teriak Yumichika sambil mengacak-ngacak rambutnya. Lalu ketiga shinigami yang lainpun lunglai ke lantai. Mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat kepada ke dua batita di hadapan mereka.

Sementara itu, Toushiro dan Karin memandangi mereka dengan bola mata mereka yang besar dan imut. Mereka tidak mengerti apa yang sedang keempat shinigami gaje di hadapan mereka bicarakan. Matsumoto lalu mendekati wajahnya ke Toushiro dan menyentuh hidung Toushiro, "Hei Taichou, apa yang harus kita lakukan?" tanya Matsumoto. Dia berharap taichounya ada di saat seperti ini dan memberikan solusi untuk memecahkan masalah mereka.

Toushiro lalu menangkap jari Matsumoto dan mengerak-gerakannya naik-turun, "Da... da... da..." kata Toushiro senang sambil tersenyum lebar. Wajahnya terlihat begitu polos dan imut bagaikan malaikat kecil.

Melihat penampakan itu, Matsumoto dan Yumichika merasakan bunga-bunga berterbangan di sekitar mereka. Tanpa di komando, Matsumoto dam Yumichika serentak memeluk Toushiro sambil berteriak, "KYA~ imutnya..."

Melihat hal itu, Karin merasa cemburu. Lalu ia menatap Renji dan Ikkaku dan mengeluarkan puppy eyes no jutsunya, "Da..." kata Karin. Mata hitamnya yang besar terlihat berkaca-kaca, dan bunga-bunga berterbangan di sekitarnya. Karin mengangkat kedua tangannya kearah Renji dan Ikkaku minta di gendong.

Mata Renji dan Ikkaku berdenyit-denyit melihat keimutan di hadapannya. Mereka bukan tipe orang yang menyukai keimutan. Walau bagaimana pun, Renji tetap mengangkat dan menggendong Karin.

~H~

Berberapa jam kemudian, Karin dan Toushiro mulai menangis. Disinilah kepanikan Matsumoto, Renji, Ikkaku, dan Yumichika dimulai.

Karena tidak pernah merawat bayi, keempat shinigami itu tak tahu kenapa kedua batita itu menangis, "Hei... kenapa mereka menangis?" tanya Ikkaku sambil melihat Toushiro dan Karin yang sedang menangis digendongan Matsumoto dan Renji.

"Mana aku tahu," jawab Renji sambil berusaha menghentikan tangisan Karin dengan menguasap-usap punggungnya, "bagaimana ini Matsumoto-san?" tanya Renji kepada Matsumoto yang juga sedang berusaha menghentikan tangisan Toushiro.

"Uh'uh... aku tidak tahu, " kata Matsumoto sambil menepuk-nepuk punggung taichounya, "Bagaimana ini Yumichika?" Matsumoto melempar pertanyaan kepada Yumichika.

"Mana ku tahu," jawab Yumichika, "Kau kan satu-satunya wanita disini."

"Hei... aku belum pernah merawat bayi," jawab Matsumoto, "bukan kah didivisi kalian ada Yachiru. Seharunya kalian tahu cara merawat bayi kan?" kata Matsumoto sambil menunjuk Yumichika dan Ikkaku.

"Biarpun Kusajishi-fukutaichou masih anak-anak, tetapi ia bukan bayi. Kami tak tahu cara merawat bayi," jawab yumichika dan Ikkaku bersamaan. Tanpa mereka sadari suara mereka sangat kencang.

"Hei... hentikan! kalian membuat Hitsugaya-taichou dan Karin menangis tambah kencang," teriak Renji kesal.

"Renji, hentikan! kau juga berteriak," teriak Matsumoto kesal. Lalu pertikaian ga penting pun terjadi, mereka saling berteriak satu-sama lain. Inilah akibat tidak ada pemimpin yang mengawasi mereka.

Belum selesai kesialaan mereka hari ini, tiba-tiba seseorang yang paling mereka tidak ingin lihat saat ini muncul, "Hei... kenapa kalian berteriak-teriak seperti itu?" tanya orang itu. Lalu keempat shinigami yang sedang emosi itu serentak mengalihkan pandangan mereka kepada orang yang baru itu, "Urusai!" teriak mereka kesal serempak. Menyadari siapa orang yang datang itu, mereka tersentak kebelakang, "ICHIGO!" teriak mereka berempat horror. Lalu Renji berusaha menutupi Karin dari pandangan Ichigo.

"Kalian ini kenapa sih?" tanya Ichigo melihat gelagat keempat temannya yang aneh. Lalu Ichigo menatap Toushiro yang masih menangis kencang di gendongan Matsumoto, "Kenapa ia menangis?" tanya Ichigo.

"Uh'uh... aku juga tidak tahu," jawab Matsumoto gugup.

Ichigo mendekati Matsumoto dan mengambil Toushiro dari Matsumoto. Dalam hati Ichigo merasa bayi itu mirip dengan taichou muda divisi sepuluh, "Shh..." kata Ichigo sambil mengayun-ayun Toushiro, "Ia haus, kenapa kalian tidak memberinya susu. Lihat dia menangis sampai wajahnya merah! kasihankan," kata Ichigo. Lalu keempat shinigami menatapnya dengan tatapan kagum, "kalau ia haus, kenapa ia malah menangis, bukannya ia kalau menangis malah bertambah haus?" tanya Ikkaku heran.

"Bayi tidak bisa berbicara, bodoh!" umpat Ichigo, "kalau dia bisa berbicara, ia pasti sudah bilang dari tadi."

"Uh'uh...iya juga sih," kata mereka berempat sambil manggut-manggut, "kalau begitu aku beli susu untuk mereka berdua," kata Matsumoto. Lalu setelah itu ia segera meninggalkan ruang itu.

Ichigo mengangkat sebelah alisnya. 'Berdua?' tanya Ichigo dalam hati. Dari tadi dia cuman melihat bayi yang di pegangnya, "Barusan dia bilang 'berdua'?"

Renji, Ikkaku dan Yumichika tersentak mendengar pertanyaan Ichigo. Dalam hati mereka mengumpat Matsumoto, "Uh'uh..." mereka tidak tahu apa yang akan mereka katakan. Lalu, Karin yang tadinya sudah sempat diam menangis lagi.

"Hwe..." tangis karin kencang dari balik Renji, yang membuat jantung ketiga shinigami itu hampir copot, "Shh..." kata Renji sambil mengayun-ayun Karin dengan cepat, berharap ia akan kembali tenang.

Ichigo mendekati Renji dan mengangkat alisnya ketika melihat bayi yang Renji gendong, 'dia mirip karin waktu bayi,' kata Ichigo dalam hati, "Siapa bayi-bayi ini?" tanya Ichigo dengan nada dan wajah curiga. Lalu ketiga shinigami itu menelan ludah mereka.

"Uh... sebenarnya..."

~H~

Matsumoto baru kembali membeli susu, ketika ia melihat Ichigo pingsan di lantai, "Uh... kenapa Ichigo?" tanya Matsumoto bingung.

"Kami hanya menjelaskan kepadanya apa yang terjadi," jawab Renji, Ikkaku dan Yumichika dengan wajah tanpa rasa bersalah. Dalam hati Matsumoto bersyukur reaksinya hanya seperti itu. Ia khawatir Ichigo akan mengamuk ketika mengetahui adiknya berubah menjadi bayi, "lalu... siapa yang mau buat susunya?" tanya Matsumoto sambil menujukkan kotak susu dan 2 buah dot bayi dalam plastik.

Renji, Ikkaku dan Yumichika menatap Matsumoto, "tentu saja dirimu," jawab mereka bertiga serempak.


YApz... itu lah chappy ke dua fic ini...=3

Kusa dapet banyak review nih, bahkan ada juga yang fav fic ini... arigatou mina...=D

Owh iya, chappy kemarin kusa nemuin banyak typo... udah kusa perbaiki... moga-moga sih ga ada yang ketinggalan.


Waktunya bales review...

*Shinigami Yui Kurosaki*

Kusa sih pengennya, Ichigo yang ngerawat Ichigo.

Tapi kesian Ichigo kalau dia yang jaga Toushiro ma karin terus...XD

*Whitey-Toshiro*

Ini baru Ichigo yang tahu...

Buat yang lain, tunggu di chappy-chappy selanjutnya...XD

*Divinne Oxalyth*

Yang pasti kawaii buanget...XD

Owh iya, kusa bikin fanart Toushiro ma Karin yang jadi bayi

Ada di photo album FB kusa, alamatnya ada di profil kusa...

Yang sempet, silahkan liat...XD *promosi*

*koizumi nanaho*

Ah... kusa jadi gemez ngebayangin Karin ma Toushiro jadi bayi... *gemez mode on*

Toushiro balik keasal? Rahasia...XD

He he he

*Kurochi Agitohana*

Arigatou udah di fave...* bungkuk-bungkuk*

*Dina Shuuya Hitsugaya*

Arigatou *bungkuk-bungkuk*

Yang pasti yang nasibnya merana itu Ichigo, Matsumoto, Renji, Ikkaku sama Yumichika

He he he

Back To Academynya di tunggu ya... coz kusa lupa mau nulis apa di Back To Academy... XD

*hitomi hitsugaya*

Tepuk tangan buat Hitomi... XD

Ha ha ha... kusa memang niat bikin fic bermacem-macem genre

Tapi sampe sekarang kusa ga bisa bikin poetry...T.T


Mind to review?

-kusanagi-