Play Now: Sistar19 – A Girl In Love

:: :: ::

O

Leo, si dekil yang tak tahu terimakasih.

Harusnya aku sihir saja kamu jadi semur daging,

Tapi takutnya aku menyesal karena hatiku sebenarnya mendambamu.

Apa aku terkena mantra Aphrodite sampai bisa menulis ini lagi?


Hatiku ini terkutuk, sejak membela ayah yang selalu kubanggakan dahulu. Duniaku sebatas pulau terapung yang tak pernah dilirik. Semesta yang kutahu hanya sampai pantai tempat perahu muncul tiap kali pahlawan pulang. Tanpa dicintai, atau dilirik sekali.

Kamu datang disaat aku ingin melupakan. Aku hari itu sebenarnya tidak lagi ingin berurusan dengan segala jenis pahlawan dari ras apapun. Dewa yang sering bolak-balik Ogygya pernah ingin melamar, tapi aku tidak ingin anakku jadi setengah titan setengah dewa, atau yang paling parah malah jadi arwah gentayangan. Ingatlah, mitologi tidak pernah sampai di akalmu, sayang.

Untuk sekedar tak merasakan cinta itu mudah, lain cerita kala cinta bertepuk sebelah tangan. Ketika semuanya menjadi gila, ketika mereka datang membuatku selalu memimpikan, kapan aku bisa keluar dari pulau ini? adakah pahlawan yang mencintaiku tanpa memikirkan penelopenya? Annabethnya? atau siapa kemaren yang kamu sebut, Reyna? Oh itu sahabat, masih toleransi. Tidak, aku tidak cemburu.

Cemburu itu aneh, kenapa manusia suka sekali perasaan itu.

Katanya itu bentuk cinta, tapi tidak ada yang bilang itu rasa iri.


Leo, yang kucintai dan mencintaiku

Serius,aku tidak tau ini puisi atau haiku

Haiku itu apa, aku pun tak tahu

sekali ini saja kuizinkan Aphrodite atau Apollo

atau siapapun yang meracuni pikiran ini denganmu


kalau sampai waktuku

ku mau tak seorangpun merayu

apa aku mengutip puisi 'aku'?

tentu saja, itu adalah harapanku sebelum kamu datang

mengisi kekosongan dengan denting palu.

Wajar sih, ayahmu kan dewa pandai besi.


Ingat tidak?

Janjimu yang kembali dan membangun bengkel?

Kurasa kau pasti ingat

Kau adalah tarikan nafas penghabisan dari janji yang ditepati

Karena kau pahlawanku

Pembebasku

Jantung hatiku


Leo adalah bintang

Sinarnya yang redup

Tapi menurutku, itu bohong

Bintang itu besar, cahayanya lebih terang.

Ketika yang lain memilih bulan

Atau matahari

Aku memilih Alpha Centauri

Lebih terang, lebih bercahaya

Karena kau cahayaku, dasar payah.

Leo menganggapku Konstelasi, bagiku dia Konsolidasi. Kekuatanku, cintaku. Aneh, kenapa menjadi puitis begini?

Untukmu yang mengenal cinta, katakan padanya jika dia salah. Bukan dia yang berpikir tentang pelarian, atau sekedar angin penyejuk yang berlalu. Sakitku tidak sebanding dengan yang lalu, membawaku pergi dari pulau terkutuk, coba berpikir sekali, adakah pahlawan kuat yang mau membawaku pergi tanpa memikirkan kekasih yang ditinggal sendiri? Bahkan si anak laut itu langsung menaiki perahu.


Katanya kau anak Hephaestus

Buatkan untukku sebuah mesin

Yang diperhitungkan dengan rumus

Ukur cintaku dengan rumus matematika

Perhitungannya harus bisa melewati limapuluh factorial

Masih ingin bertanya kamu itu pelarian atau cinta sebenarnya?

:: :: ::

Burung merpati kabin Hephaestus dikembalikan. Leo tidak seharusnya membuka dikala semuanya berkumpul. Harley dan Nyssa bersemangat sekali membuka tutup botol di jemari Fely –nama burung merpati-.

Leo tidak tau apa yang Calypso tulis, atau benar-benar berharap tidak tau karena saat ini telinganya sewarna tomat kabin Demeter. Suara siulan menggoda benar-benar membuat keadaan runyam. Bahkan, Piper yang ikut membaca ikutan merona.

Leo membuka jendela yang terhubung dengan jendela Calypso, kemudian..

"AKU MENCINTAIMU, CALS!"

Untukku, kau semestaku. Tempatku bernaung dan kembali, tempatku meraih cinta lagi. – Leo V.

Rumahku adalah kamu. yang datang bagai doorprize, tempatku berpulang tanpa perlu menunggu yang tak pasti. – Calypso

END