Forgive Me, Kui Xian!
.
Pairing :: Qmi, Mixian, Kyumi, hidden MinKyu (Changmin x Kyuhyun), yewook? Minry?
Cast :: Kyuhyun (Kui xian), Zhou Mi, Changmin, Yunho, All SJ member
Genre :: Romance / Family / Hurt?
Rate :: antara K mpe T aja adeh
Warning :: Yaoi, gaje, gak mutu, penggunaan nama yang gonta-ganti sesuai mood author, dan bahasa yang agak gak jelas…
Disclimer :: Kyuhyunie punya Mina, Zhou Mi punya Mrs. Zhou, sedang member yang lain punya couplenya masing-masing.
Summary :: Zhoumi melupakan hari pentingnya dengan Kyuhyun. Kyuhyun yang merasa dilupakan pergi dan mencari Changmin. Apa yang akan terjadi pada ketiganya?
.
.
Zhou Mi terburu-buru pulang ke dorm. Ada perasaan yang mengganjal dihatinya. Semalam dia lupa menelepon Kui Xian karena baterai handphonenya habis. Kui Xian-nya tentunya merasa aneh karena tak biasanya dia tak meneleponnya. Belum lagi semalam dia tak pulang ke dorm karena pekerjaannya yang belum selesai. Satu hal yang sangat ingin dilakukannya saat ini, pulang ke dorm, istirahat, dan menelepon Kui Xian tersayangnya…
Zhou Mi membuka pintu dorm dengan perlahan. SEPI. Suasananya masih sama seperti saat ditinggalkannya kemarin. Henry baru pulang ke Canada untuk menjenguk kedua orang tuanya, jadi hanya ada dia di dorm ini. Tanpa menoleh ke kanan atau ke kiri dia langsung menuju ke kamarnya. Dihempaskannya tubuh tingginya ke ranjang. Ditariknya nafas dalam-dalam. Entah kenapa, tiap berada di kamar ini, dia bisa merasa nyaman seolah semua beban terangkat dari pundaknya. Mungkin ini karena selalu ada aroma khas Kui Xian yang tertinggal di kamar ini. Sejujurnya, dia sangat merindukan Kui Xian. Baru sehari dia tak mendengar suaranya, terasa ada yang hilang dalam hidupnya. Pikirannya langsung melayang kemana-mana memikirkan kekasihnya itu. Kui Xian sedang apa ya? Apa dia sudah pulang dari Jepang? Apa konsernya lancar? Apa dia sehat? Banyak pertanyaan berterbangan di otaknya dan tak ada satupun yang bisa dijawabnya. Akhirnya dia bangkit, menyambar handuk yang terlipat rapi di sisi lemari dan masuk ke kamar mandi.
Zhou Mi keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang terasa lebih segar. Dia menuju ke dapur untuk membuat ramen sebagai makan malamnya. Pikirannya melayang kepada Kui Xian lagi. Seandainya Kui Xian tahu kalau Zhou Mi sering makan ramen, tentunya Zhou Mi sudah mendapat kuliah gratis dari Kui Xian sekarang. Kui Xian sering memarahinya jika Kui Xian tahu dia kurang istirahat atau makan sembarangan.
"Aish… aku teringat Kui Xian lagi!" batin Zhoumi. Dia berjalan menuju ruang tengah. Di tangannya ada sepanci ramen panas yang terlihat sangat menggoda. Pandangan Zhou Mi tiba-tiba menangkap ada hal yang baru di ruang tengahnya. Ada kue dan sebuah kotak berwarna Saphirre Blue di sampingnya. Berbagai pertanyaan langsung berkelebat di otaknya? Apa Henry sudah pulang dan membeli kue itu? Sepertinya tidak! Baru kemarin Henry meneleponnya dan memberitahunya kalau dia baru akan pulang empat hari lagi. Jadi siapa yang membawa dan meninggalkan kue itu?
Hati Zhou Mi mencelos saat membaca tulisan yang tertera di atas kue itu. "Happy 2nd Anniversary". Diingat-ingatnya sekarang tanggal berapa. Tanggal 3 Mei. Oh tidak, dia melupakan hari jadinya dengan Kui Xian. Dengan tergesa dibukanya kotak berwarna Saphirre Blue itu, di dalamnya terdapat sebuah jam tangan berwarna putih. Tak ada tulisan apapun yang menyertai jam tangan itu, tapi satu yang diyakininya. Jam ini dari Kui Xian. Hanya Kui Xian yang tahu kalau dia menginginkan jam tangan ini tapi dia belum sempat membelinya karena saat melihatnya dulu di Seoul, mereka sedang sangat terburu-buru.
Kesadaran akan penantian Kui Xian menghantamnya seperti mimpi buruk yang menjadi kenyataan. Berapa lama Kui Xian menunggunya? Bagaimana perasaan Kui Xian saat menunggu kedatangannya? Kui Xian pasti kecewa karena Zhou Mi melupakan anniversary mereka. Zhou Mi segera menyambar telepon terdekat dan menhubungi nomor Kui Xian yang sudah melekat di dalam memorinya. Tak aktif. Hanya ada suara operator yang memintanya untuk meninggalkan pesan. Dicobanya berkali-kali tapi hasilnya nihil.
"Mianhe Kui Xian… Jeongmal Mianhe…"
.
.
Tbc
.
.
Mianhe… kalau di chapter 2 ini ceritanya masih belum panjang. Saya janji untuk chapter berikutnya pasti lebih panjang. Masalahnya kalau mau saya panjangkan saya malah bingung mau motongnya di sebelah mana. Akhirnya saya putuskan untuk memotongnya di sini. Dan sisanya saya masukkan di chapter selanjutnya.
.
.
G O M A W O
