Warning : OOC (sangat), humor garing, AU, school life, gajeness, bahasa Informal, Shou-ai/BL/SLASH, typos, abal, dan sebangsanya

Disclaimer : Hae belongs to Hyuk, and Hyuk belongs to Hae. But they're belongs to God.

Cerita asli milik saya~!

Author : Akari Sato

Nothing can't separate them


O あかりO

"Tadi pagi ak-"

BUGH

ucapan Donghae terputus ketika ada seseorang melemparkan sebuah buku tebal ke arahnya.


O あかりO

Seorang namja berambut platinum-blonde itu memandang namja yang tadi ia lempari sebuah buku dengan tajam, matanya menyiratkan kemarahan dan… er malu?

"Appo!" rintih Donghae sambil memegang kepalanya yang terkena buku.

Kyuhyun langsung memeluk Sungmin lagi, sedangkan Kibum, Yesung, dan Siwon segera berdo'a karena telah membangunkan setan kecil yang terbangun dari alamnya *lho?*

"Ya! Lee Donghae berhenti menceritakan kejadian memalukan tadi pagi!" ujar Eunhyuk yang di ketahui namja berambut platinum-blonde itu sambil menjambak rambut Donghae keluar kelas.

"Appo Hyukkie!" seru Donghae sambil mencoba untuk menjambak rambut Eunhyuk yang menyeretnya seenak jidat.

Dan terjadilah acara jambak-menjambak rambut yang dengan engga elitnya.

'Seperti pertengkaran yeojya' itulah yang ada di pikiran seluruh namja-namja yang sedang berlalu-lalang melewati pertengkaran 'kecil' itu.

"Hyung~, ingat kata-kataku kemarin, hm?" tanya Kibum yang baru sadar dari acara komat kamitnya seraya tersenyum evil *kyu minjem senyum epilmu dulu~*

Eunhyuk dan Donghae langsung memberhentikan acara jambak-menjambaknya, dan langsung menggantikannya dengan acara rangkul merangkul.

"Bummie~ kami akur kok, iya kan Hae?" tanya Eunhyuk sambil mengeluarkan gummy smile-nya.

Donghae hanya mengangguk kecil dan tersenyum nyengir.

Seluruh siswa di sekitar koridor hanya bisa bersweatdrop ria melihat keakuran mendadak pasangan berantem itu.

"Bummie-ah, jangan panggil yeojya itu ya~ jebal" mohon Eunhyuk sambil mengeluarkan monkey eyes-nya.

"Ne, arraso" helah Kibum sambil kembali ke kelasnya.

Setelah Kibum sudah kembali ke kelas, Eunhyuk langsung buru-buru melepaskan rangkulannya. Dan Donghae mendesah kecewa.

'Coba Kibum terus berada di sini, ku yakin Hyukkie akan merangkul ku lebih lama' batinnya.


O あかりO

"Hyung~ ceritakan maksudmu kejadian tadi pagi apa?" tanya Kyuhyun setengah berbisik kepada Donghae.

Donghae menoleh ke arah Kyuhyun, kini mereka sedang berada di kantin.

"Kau mau tau, Kyu?"

Kyuhyun mengangguk kecil tanpa mengalihkan pandangannya dari PSP-nya tercinta itu.

-Flashback/Donghae POV-

Aku hanya menggeleng-geleng kan kepala melihat punggungnya yang sudah memasuki kamar mandi. Ku tarik kata-kata ku jika dia aegyo..

Er, tunggu dia kelupaan dengan handuknya. (_ _||)

"Hyukkie!"

"…"

"Nyuk~!"

"Unyuk kau lupa dengan handukmu" Aku mengetuk pintu kamar mandi sambil membawa handuk baru.

Namun tidak ada jawaban dari dalam. kuketuk pintu berulang – ulang. Tetap tidak ada jawaban. Cemas, ketukanku berubah menjadi gedoran. Merasa tidak ada jawaban sama sekali, Aku kemudian mendobrak pintu itu dengan keras.

"Eun….hyuk?"

"Ha-hae, ada apa?" ku lihat wajahnya merah padam. Ia serta merta menutup gordeng shower sambil teriak keras. "APA – APAAN LU? MAU NGINTIP YE? DASAR IKAN CUCUT MESUM!" teriakannya bagaikan seorang yeojya yang sedang di intipin.

-End Flashback/Donghae POV end-

"OMO?" pekik Kyuhyun seraya mem-pause kan gamenya.

"Waeyo, Kyu?" tanya Donghae dengan tampang super watados tanpa menyadari ceritanya tadi bisa mengundang kontropersi.

"Hyung, kau sudah melihat tubuh polos Eunhyuk-hyung?" tanya Kyuhyun berbisik.

"Hanya tiga pereempat" desah Donghae kecewa.

"Ya! Itu masih beruntung hyung, aku yang sudah berstatus namjachingu Minnie-hyung belum melihatnya sama sekali" protes Kyuhyun sambil menidurkan kepalanya di meja kantin.

Donghae hanya nyengir-nyengir mendengar pengakuan dosaengnya.

Mari kita pergi dari percakapan mesum seme-seme yang gatau diri.


O あかりO

Sudah hampir dua minggu Eunhyuk menginap di rumah Donghae, dan sudah dua minggu juga mereka belajar bersama. Semangat Eunhyuk untuk mengikuti Ujian Nasional sudah bulat, dia yakin akan mendapatkan nilai terbaik.

3 hari sebelum Ujian Nasional, Eunhyuk memutuskan untuk kembali ke rumahnya dengan alasan Appa dan Umma-nya akan segera pulang. Itu membuat Donghae mendecak kesal, karena tidak akan ada yang bisa ia ganggu setiap malam sebelum tidur.

Di rumah, Eunhyuk tiduran tidak nyaman. Malam sudah hampir larut. Namun Eunhyuk tidak bisa memejamkan matanya. Tegang lagi. Insomnia melandanya. Ia nervous. 3 hari lagi menuju gerbang neraka sudah dekat. Sekolah juga libur untuk hari tenang. Namun justru Eunhyuk sama sekali tidak tenang.

Ting Tong…

Eunhyuk terlonjak kaget saat mendengar suara bell rumahnya, ia segera menuju pintu rumahnya berharap Appa dan Umma-nya pulang.

"Ha-hae? Ngapain lu ke sini?" tanya Eunhyuk yang tidak percaya dengan kedatangan Donghae.

"Khawatir dengan keadaanmu" jawab Donghae sambil melihat wajah Eunhyuk yang pucat.

Tiba-tiba perut Eunhyuk terasa sakit, ia menekan perutnya sekuat tenaga. Keringat dingin mulai membasahi wajah dan bajunya. Eunhyuk berlari cepat menuju kamar mandinya.

Donghae merasa Eunhyuk sakit perut karena wajahnya, langsung mundung di pojokan.

"Hueekk!" Eunhyuk muntah – muntah sambil memegang perutnya. Gawat. Eunhyuk sakit. Perutnya mual saking nervous-nya. Donghae yang mendengar suara muntah dari kamar mandi segera menyusul Eunhyuk.

"Hyukkie, gwaechanayo?"

"Ha-"

"Apa? Hyukkie kau hamil? Siapa namja yang berani menodaimu? Biar ku hajar namja itu!" ujar Donghae sambil mengepalkan tangannya.

"Bukan babo! Lagipula aku namja, n-a-m-j-a. Jadi ga mungkin hamil Hae baboya. Makanya dengerin dulu orang bicara" ucap Eunhyuk sambil menempeleng namja di hadapannya kini.

"Eh? Kukira kau seperti umma-mu dan umma-ku, namja tapi bisa hamil"

"Aish, terserah lah. Intinya aku hanya-"

Donghae yang tidak sabar mendengar ocehan Eunhyuk langsung menempelkan keningnya ke kening Eunhyuk.

"Whooa, kau sakit Nyuk? Badanmu panas" ujar Donghae sambil mencengkram pundak Eunhyuk. Eunhyuk hanya memalingkan wajahnya yang sudah memerah.

"Tidurlah, mungkin kau kecapekan, Hyuk"

"…." Eunhyuk masih diam. Donghae yang seakan mengerti –padahal ga ngerti- langsung mengangkat tubuh kurus teman berantemnya itu dengan bridal style. Refleks Eunhyuk berteriak

"Ya! Lee Donghae turunin gue!"

Donghae hanya diam. Ia membawa Eunhyuk ke kamarnya dan menurunkannya di kasur. Eunhyuk masih shock dengan perlakuan temannya itu. Terheran – heran, Eunhyuk hanya bisa menatap Donghae dengan tampang tak berdaya.

"Tidurlah" ucap Donghae halus sambil mengelus puncak kepala Eunhyuk lembut.

Eunhyuk hanya menarik selimutnya hingga menutupi hidungnya. Seperti anak kecil memang.

"Hae, gue bakalan lulus engga ya?" tanyanya sambil memainkan jari-jarinya.

"Pasti, kau kan sudah belajar selama ini"

Eunhyuk hanya mengangguk kecil mata-nya sayup-sayup memandang namja di hadapannya kini.

"Nah, Hyuk aku pulang dulu ya. Sepertinya kau sudah tenang" lanjut Donghae seraya bergegas pergi.

Donghae yang baru ingin beranjak bangun harus terduduk lagi ketika sebuah tangan memegang lengannya seperti memohon.

"Hae, di sini aja ya~" pinta Eunhyuk sambil mengeluarkan jurus mautnya.

"?"

"Temani gue tidur" lanjut Eunhyuk yang mengerti dengan tatapan heran Donghae.

Donghae tersenyum kecil dan mengacak-acak rambut Eunhyuk yang memang sudah berantakan. Dan mau tak mau Donghae merebahkan dirinya di samping Eunhyuk yang sudah pergi ke alam mimpinya nan indah.

Tanpa mereka sadari, mereka tidur sambil berpelukan.


O あかりO

Hari H telah dimulai, mungkin lebih baik kita sebut Neraka di bandingkan Ujian Nasional =="

Eunhyuk datang sangat pagi, yang tentunya belum ada orang di sekolah itu kecuali penjaga-penjaga sekolah. Ia sangat tegang mengingat hari Neraka akan di mulai. Perutnya kembali mual, entah sejak kapan dan darimana kakinya menuntun ia ke kamar mandi.

Di kamar mandi ia sukses muntah-muntah dengan sendirinya.

"Argh! Hyukkie-Hyukkie jangan sakit! Sekarang hari H, hari H, H-A!" jerit Eunhyuk frustasi kepada dirinya sendiri. Ia mengutuki penyakit nervous-nya yang selalu datang menjelang 'Neraka'.

"Aish, ternyata benar kau ada di sini"

Eunhyuk tak mengubris perkataan Donghae, ia masih sibuk dengan acara muntah-muntahnya.

"Ya, kau masih nervous Nyuk?" tanya Donghae sambil mendekati Eunhyuk yang sedang mencuci mulutnya di wastafel.

Eunhyuk hanya mengangguk kecil, ia menatap Donghae melalui cermin di hadapannya.

"Relaks lha, Hyuk"

"Gimana mau relaks Hae, gue takut nanti pas ngerjain soal otak gue nge-blank, belum lagi gue kan pelupa, elu mah enak pinter, ga gampang lupa"

"Hyu-"

"Aish, gue takut ga lulus. Belum lagi gue harus dengerin ceramah dari Umma, Appa. Dan gue pasti ga punya muka buat ketemu sama elu, Kyu, Minnie-hyung, Bummie-ah, Yesung-hyung, Wonn-"

"HYUKKIE"

To Be Continued

Eottokhe? Ganyambung ya? Jeongmal Mianhamnida ._. ini ngebuatnya ngebut setelah berjuang melawan tugas-tugas kesepian #eh?

lalu dari cara-cara penulisannya keliatan banget saya mesum ya? LOL 8''''DD *nangisterharu*

aa, gansahamnida buat yang udah ripiu ^^ Aka hampir nangis terharu di kelas, untung ada temen yang buru-buru nampar Aka, gara2 bikin epep KyuMin DX. #curcol #plak

Balasan Review :

~ :

Annyeong osh-ssi ^^, gomawo dah ripiu~ *pelukOsh-ssi*

Er, ikan sama monyet bisa akur kok kalo di landasi cinta *plak* XD

Karena Aka pens berat kaple HaeHyuk maka saran jambak-menjambak anda saya terima ^^ *author di tendang sama HaeHyuk*

~ cho yoonbum :

Annyeong~ Yoon-ssi (bolehkah saya panggil begitu?) gomawo dah ripiu^^

Tenang ini udah lanjut kok :D kaple ikan teri memang sangat cocok X3 *plak*

~ Parkyoonha Evil Princess :

Annyeong~ Yoonha-ssi, gomawo dah ripiu^^

Yang di lihat Donghae itu-itu-itu *nunjuk Unyuk* *author di death glare Hae*

Hehe, nanti juga ketahuan kok apa yang di lihat Hae ^w^b

Ah, untuk KyuMin akan Aka usahakan~ ^^

~Max Hyera

Huooo, epep Aka di ripiu sama Max Changmin *minta tanda tangan* *plak*

Annyeong, Max-ssi gomawo dah ripiu ^^. Er, bahasa-nya mudah di mengerti kah? O3Oa

Kenapa Max-ssi bisa berpikiran ini epep KyuMin dari judulnya? OwOa

Bagian NC entahlah otak Aka masih suci -bohong *padahal sering baca komik yadong di sekolah* XDDDb

~mako47117 :

Konnichiwa~ Arigatou Gozaimashita, Mako Nee-chan (boleh saya panggil begitu?) udah ripiu ^^

Hae sama Hyuk harus jadi musuh~ XD *authorditempelenghaehyuk*

Iya, harus Hae yang terkena pesona-nya Unyuk, kan ga lucu kalo uke-nya yang terkena pesona seme~ *bah, alasan macam apa ini?* X3

R

E

V

I

E

W

.

.

v