Oke! This is part 2 of Our Band, Our Friendship, Our Love. Enjoy it ya! ^/^
Tittle : Our Band, Our Friendship, Our Love
Genre : Romance, Friendship
Rate : T
Pairing : Reita X Aoi, Reita X Ruki
Status : chapter II (dua)
Type : BL, AU, OOC, sedikit OC, Gaje, Ancur, rada garing, Aneh
WARNING!
THIS IS YAOI OF THE GAZETTE!
DON'T LIKE DON'T READ!
~flashback : On~
"bagus! Gimana kalau kita tambahin belakangnya, jadi Gazette?" usul ku.
Dan ternyata usul ku di terima masyarakat (?).
Aku tersenyum pada Ruki, berterimakasih karena nama yg ia usulkan.
Ruki pun membalas senyumanku, membuat ku blushing kayak udang habis di rebus.
~flashback : Off~
Saatnya istirahat. Seharian kerja (?) main musik bikin badan pegel.
Udah kayak pekerja bangunan.
"saatnya minum Extrim JOZ!" ujarku seraya menuju kebawah untuk kedapur.
(NB : dilarang keras menyebutkan merek makanan atau minuman)
Hahahahahahahahaha!
*author di lempar kulkas*
~bek tu stori (baca : back to story)~
Setelah mengambil minuman berenergi aku membawanya ke atas tepatnya dikamarku.
Sambil buka² facebook dan twitter lewat laptop aku pun duduk dibawah.
Reita : All! Add aku ya! Ketik *************** (sensor) di pencarian facebook dan twitter mu!
Author : *getok* ini bukan ajang promosi tau!
Reita : ini takkan ada artinya! (?) *lempar pisang*
Author : *bergaya ala matriks dan berakhir dengan kepala di tong sampah* DX
(NB : nama facebook merupakan rekayasa author! Kalopun kalian bener² cari, gak akan ada yang asli deh hahaha)
*Author di lempar ke kolam renang anak²*
~bek tu stori (baca : back to story)~ (again?)
Karena bingung mau apa, aku membuat status baru di facebook.
akhir² ini aku memang suka membuka facebook dari pada twitter.
Dan asal tau aja, aku sudah temenan sama Ruki di facebook! Hahahahaha!
Wow, baru saja aku membuat status telah ada notif baru.
. Aoi Shiroyama mengomentari status anda
. Aoi Shiroyama menyukai status anda
'Wah ternyata dia online juga' aku tertawa kecil.
Dengan segera ku klik notif tersebut dan membacanya.
Suzuki Akira Hari ini senang banget! Walaupun pulang sekolah tadi harus kepeleset kulit pisang dan jatuh di parit tapi aku tetap senang! XD *gila mode : on*
. Aoi Shiroyama menyukai ini.
Aoi Shiroyama Seneng kenapa? gara² dapat tanda tangan ku ya? Hahaha ^O^
Lain kali aku kasih ciuman deh :P
(NB : tampilan diatas ada tampilan facebook ^O^)
Author : wah² ternyata seorang Reita pun bisa masuk parit! Hohohohoho!
Aoi : kau tidak boleh menyiksa (?) Reitaaaa! Kamehamehaaa! BUZZHH! (son epek)
*author lagi² berakhir di tong sampah bikini bottom (?)*
"AWOOOOOOOOOOO!" teriakku di jendela.
Tak lama Aoi keluar dari jendela seberang (?).
Bingung ya? Aku dan Aoi kan memang tetangga. Biasanya tiap malam Aoi akan mengetuk² jendela kamarku dan masuk begitu saja.
Entah apa yang kami lakukan, kadang main kartu, kadang nonton film, makan cemilan bersama, belajar main gitar atau hanya sekedar berbincang². Aoi pun juga kadang menginap dirumahku. Kami memang sangat² akrab.
"apa sih? malem² gini malah teriak, hahahahaha" ucap Aoi sambil tertawa renyah.
"itu komen kalau dilihat teman yang lain gimana?" jawabku sambil manyun.
'mana aku baru temenan sama Ruki lagi, bisa salah paham kan'
"ya gak apa² dong, lagian cuma kiss, week!" ejek Aoi sambil memeletkan lidahnya. Persis seperti ular berbisa (?).
"baka!" teriakku. "eh Aoi! Sini! Temani aku" kataku sambil melambaikan tangan mengajaknya kemari.
Aoi pun langsung lompat dari pagar dan menyebrang kearah kamarku. Rencanaku berhasil! Ku jitak langsung kepalanya. Terlihat Aoi kesakitan.
"Rei! Tega amat! Sakit nih!" kata Aoi sambil meringis kecil.
"salah sendiri maka nya jangan komen² sembarangan napa?" nasehatku sudah seperti duda beranak 1 (?).
"Rei jahaaat!" teriak Aoi sambil bergaya layaknya banci digodain om². Najis amat.
"brrrrr! Jijik ah wo! Jangan gitu napa?" tegurku. Aoi hanya tertawa seperti biasa.
"wo, kira² kapan ya status lajang ku ganti jadi berpacaran sama siapa gitu" tanyaku sambil menopang dagu.
"um.. sekarang juga bisa" kata Aoi terlihat serius.
"oh ya? Sama siapa?" tanyaku sambil senyum² gak jelas. Udah mirip senyum badut.
"sama aku" kata Aoi lempeng. 'APA!'
Kujitak sekali lagi kepala Aoi. Enak aja ngomong sembarangan.
"aduh sakit nih! 2 kali lagi jitaknya! Sekali lagi ngejitak beneran aku cium nih!" ancam Aoi sambil menggaruk² (?) kepalanya.
"dasar baka! Jangan ngomong sembarangan maka nya. Masa iya Suzuki Akira berpacaran dengan Aoi Shiroyama? Gak lah!" sergahku.
"hahaha! Iya deh becanda doang kok Rei" ujar Aoi sambil tersenyum lebar 5 senti.
~Aoi's POV~
"hahaha! Iya deh becanda doang kok Rei" ujar ku sambil tersenyum. Senyum palsu.
Aku gak bercanda saat ini Rei, aku serius.
Dan aku gak main² soal ini.
Gimana gak, aku sudah nunggu kamu sejak kita masih kecil.
Gak mungkin aku mengelepasin kamu gitu aja.
~Aoi's POV end~
"hoaaam! Wo, aku sudah ngantuk nih, kamu mau nginap disini atau pulang?" tanyaku pada Aoi.
"ya tidur sama kamu lah! Males nyebrang nih" jawab Aoi sambil tersenyum nakal.
"kayaknya ada yang gak beres nih, pasti mau macem² kan! Ngaku!" tuduh ku. Aoi hanya memajang (?) wajah tak berdosa.
"gak²! Curigaan amat sih!" kata Aoi lagi. Terlukis bibirnya yang manyun.
Author : tambah jeber aja tuh bibir si Awo.
Aoi : Apa lu bilaaang! Kamehamehaaaa!
*author terbang ke awan*
Aoi : btw, bikin ffn yang mengejutkan dong?
Author : siph, gw emang udah mikirin ini semua XD
~keesokan harinya~
"krrriiiiiiingggggg.." (son epek jam beker)
"ehhmm.." kurenggangkan tubuh ku, sambil menggeliat² di kasur kulihat jam telah menunjukkan pukul 6 pagi.
'dingin banget pagi ini' kata ku dalam hati. Mata yang masih kabur (?) tak bisa melihat dengan jelas.
Ku cari guling dengan meraba² sekeliling. Tersentuh olehku dada bidang yang tak memakai kain.
Bingung. Kupikir Aoi takkan tidur jika tidak memakai baju. Minimal ia memakai tanktop (?).
Kuperjelas mataku dengan mengerjap²kan nya. Kulihat di sampingku ada Aoi yang telanjang dada. Sebongkah (?) dada bidang sekilas membuat ku terpana.
Tapi cepat² kuhilangkan pikiran tersebut. Lalu ku perhatikan diriku, kemudian….
'APA²AN INI! SESEORANG JELASKAN PADAKU APA YANG TERJADI!'
Kubuka selimut yang membungkus kami layaknya nasi bungkus (?) *kelipet² dong harusnya*
'WHAT THE HELL!' aku dan Aoi gak pakai pakaian sama sekali!
KAMI-SAMA! HELP ME!
Aku terpana, terdiam dan tercengo².
Kuambil jam beker yang ada di meja. Ku lempar langsung ke arah Aoi.
Aoi yang tengah tertidur pun terkejut dan langsung bangun.
"aduh! Rei, kamu apa²an sih? Sakit nih kepala, bisa benjol kan" kata Aoi lempeng.
Kesal dengan jawabannya dan kurang puas akan penyiksaan (?) aku tonjok Aoi sampai bibirnya yang jeber itu berdarah.
" kamu ngapain hah! Kenapa kita telanjang gini? Tadi malam kamu ngapain! Kenapa aku gak sadar! Kenapa! Jawab Awo! Atau aku tonjok kamu beribu (berbapak) kali!" kepalan tanganku siap akan tonjokan selanjutnya.
Aoi diam sejenak. Tertunduk dan mengepalkan tangannya yang mulai gemetaran.
"Rei, aku gak maksud gini. Aku.." perkataan Aoi terpotong dengan tonjokan Reita yang sudah kesekian kalinya.
"aku rela kamu tonjokin berkali²" Ucap Aoi sambil membiarkan darahnya mengalir dari bibir.
Author : kali ini jadi bikin cerita serius deh, bisa bagus gak ya?
Aoi : seperti yang kuharapkan, hohoho
Reita : ini apa²an! Gw mau kan sama Ruki! Bukan sama Awo!
Aoi : tapi apa bedanya? Ruki laki, gw juga laki, sama aja kok. Atau lu keenakan ya sama gw?
*bibir Aoi menjalar di leher Reita, Reita hanya mendesah kecil*
Auhtor : udah ahh! Ini lanjutinnya nanti aja! Gilak!
Aoi + Reita : ganggu aja lu! *Author digepak*
Ruki : lah gw diapain dong? *Ruki di tarik Reita + Aoi kedalam kamar*
Author : udah²! Ganti topik! Come baaaack!
~bek tu stori (baca : back to story)~
Pertengkaran yang terjadi antara aku dan Aoi dimulai.
Aoi yang memohon² untuk minta maaf aku abaikan.
Kuanggap ia bukan lah orang yang kukenal. Maaf Aoi, aku tak suka caramu.
"hei! Kok lesu? Sakit ya?" Tanya Ruki menghampiri kursiku. Mungkin karena dari pagi aku hanya bengong dan diam.
"ah? Ruki? Oh aku gak apa² kok, cuma begadang aja tadi malam jadi pagi ini mengantuk dan gak semangat" jawabku dengan senyum yang dipaksakan.
"Lier. Aku tau kok kamu bohong. Cerita aja sama aku. Aku kan teman bandmu, ya temanmu" kata Ruki disertai senyuman. Senyuman bagai malaikat yang turun dari surga kebumi.
*author nosebleed 1 drum*
"aku lagi gak mood nih, nanti deh kalo lagi mood aku curhat, hehe" sahutku. Sekarang senyumku bisa muncul lagi. Walaupun tak seindah malam kemarin (lagu D'Bagindas kali).
"aku bakal ada kok buat kamu, nanti ke atap yuk? Aku mau kasih tau sesuatu"
"sesuatu?" tanyaku "ya! Nanti kita bisa bareng², kamu bisa nemenin aku setiap istirahat" ucapnya semangat.
Nee! part 2 udah jadi, kira² pada tau gak nanti Ruki bakal kasih tau apa? hahaha, liat aka nanti di part 3
btw, sumpah, Shin bikin ffn ini keburu banget! Jadi kalau ceritanya ancur maklumin aja ya? ^/^
(Tapi Shin janji, di chapter 3 bakal lebih seru daripada yang ini! jadi mohon bersabar ya?) ^_^
Gimana gak? ffn yang pertama aja udah sekitar 4 bulan yang lalu.
Karena disibukkan sama daily work (sok inggris) jadi kelupaan sama ffn.
Pas inget eh udah ada review di ffn yg part 1 (shin bales kok reviewnya, liat aja dibawah)
Makanya Shin cepet² bikinnya, sekitar 2 hari Shin bikin nih ffn.
Btw maaf juga ya buat reituki lover's, cerita kali ini melibatkan Aoi.
Entah kenapa Shin lagi suka pairing Aoi X Reita, mungkin karena habis liat foto²nya Aoi yg HOT kali ya? XD
Hidup Yaoi! *Shin digebuk Yaoi Hater*
please, Don't Flame key?
Don't Forget, R&R
Oh iya, nih ada balasan review dari shin buat :
~ZVPhantomhive :
haha, gomennee~ namax juga pendatang baru ^_^
wah ide baguz, nanti akan Shin lanjutin ke chapter 3, seharusnya sih sudah keliatan dari kedekatan Ruki dan Reita di akhir fict ini, ditunggu aja ya!
salam kenal dan Arigatou review nya ^_^
~ZPBellani :
wuah? siapa itu Nancy? bisa kenalin gak? haha *digepak ke mars*
salam kenal dan Arigatou review nya ^_^
~Kuro Bara no dArkY SaKurai :
sebenarnya memang lebih cocok dengan nama gajhe band ya *digebukin gazet* XD
wah, soal pairing Shin bakal kasih kejutan deh buat yang lain, tapi yang paling ditunggu itu Reituki ya? ^_^'
salam kenal Kiky dan Arigatou review nya ^_^
~Yuki Scorpvigirl :
Shin juga bingung sebenernya, tiba² aja langsung kepikiran high school band, gaje atau menarik sih?
kalo gila mah gak bakal bisa review, hahaha *dilempar ke tong sampah*
makasih udah fave X)
salam kenal Yuki dan Arigatou review nya ^_^
