Tobatnya Ciel Dan Alois

Disclaimer: pinjem ya.. bude yana..

Warning : Gaje bgt, Abal, Typo, OOC, OC.

A/N : busyet.. aku dikroyok disekolah nih… (Readers: nggak nanya!) gara-gara aku nelantarin fic-ku… tau nggak sih? Sakitnya tuh DISINIIII…

Alah.. banyak basa-basi.. dari pada basi.. mendingan langsung aja mulai!

Chapter 2

"WOW! Ciel.. kamar ini sempit banget… ini sebesar toilet di kamarku…" gadis berambut hijau itu berlari-lari di kamar tamu yang disediakan Ciel untuknya.

"Oh iya? Terus aku harus bilang W-O-W gitu?" kata Ciel sambil menjambak rambut Alois. "yah… Ciel.. nggak asyik ah.. oh iya! Sekarang udah jamnya sholat Dzuhur! Haruru.. ayo! Kita ambil Wudhu!" Esmerlda berlari kearah kamar mandi yang berada di kamarnya,

"apa? Dia mau nyalonin jadi atlet Wushu (bener nggak tulisannya?) ya Ciel, bukannya Asian Games udah lewat?" Tanya Alois dengan polosnya "nggak tahu.. emang gue pikirin?" waduhh.. Ciel.. sejak kapan kamu jadi kayak begitu?

"TAAAADDDDAAA!"

"eee.. mbok pinah..mbok pinah.."

"eee.. bang maman.. bang maman…"

Ayo tebak… siapa yang kagetnya mbok pinah? Siapa yang kagetnya bang maman? Alois lagi mau dipijet sama mbok pinah… jadi dia kagetnya mbok pinah..

Nah! Kalau Ciel.. bang maman itu cinta pertamanya dia #authordibunuhsamasebastian.

"ES SERUUTT! Eh? Nama kamu Es serut kan?" Tanya Ciel "E-S-M-E-R-A-L-D-A! Ingat baik-baik dong Phantom Thief.. eh..salah… sori Ciel.. lagi baca Detective Conan yang ada Kaito Kidnya…" Esmeralda senyum-senyum kayak Undertaker.

" O Segede Jupiter.." kata Ciel sambil membentuk jarinya menjadi lingkaran, Trapesium bisa nggak Ciel?

"O Segede matahari.." kata Esmeralda tak mau kalah dengan Ciel, "Ehemm.. nona.. lebih baik sholat dulu…" kata si maid berambut ungu, Haruru.

"ahhh… kau benar Haruru! Come on!" dengan gerakan yang mencurigakan (bagi Ciel, Alois, Cloude, dan Sebastian) Esmeralda membongkar tasnya dan mengambil sesuatu berwarna hijau. Ayo.. tebak apaan? Nih pemikiran dari mereka berempat:

Ciel: 'wuuiiihh.. apaan tuh? Jangan-jangan kain kafan! Eh? Kok aku bisa tahu kain kafan?'

Alois: 'wwaaahhh… itu benda teknologi canggih pasti! Wah.. wah.. si Esmeralda memakainya!"

Sebastian: 'wah? Kok kayak lemper? Atau lontong? Ijo-ijo kayak gitu!'

Cloude: 'wuiiihh.. aneh.. kayak kepompong dah, eh tapi kok warna hijau…?"

"ehh.. pasti kalian.. mikir yang macem-macem.. deh.. ini namanya M-U-K-E-N-A! mukena!" kata Esmeralda "apa? Mukena? Kamu kena apaan Esmeralda?" kata Alois dengan satu alis terangkat.

"whatever.. udahlah.. aku mau sholat dulu.. sana hushhhh.. keluar dari kamarku.." kata Esmeralda sambil mengayunkan tangannya ke arah mereka berempat.

Setelah Esmeralda sholat, ia pun berlarian di mansion Phantomhive sambil membawa pashmina.

Lalu ia menari-nari gaje sambil nyanyi-nyanyi ala film india.

"Tum paassa aye, Tum paasse aye
Yun Muskurayee, Tum ne na jaane kya
Sapne dekhaye, Ab to mera dil
Jaage na sota hai, Kya karoon hai,
Kuch kuch hota hai, Kuch kuch hota hai…" Esmeralda menggoyangkan kedua tangannya, lalu ia glayutan (apa sih namanya?) di tiang-tiang Mansion Phantomhive.

"Na Jaane kaisa ehsaas hai
Bujhti nahi hai, Kya pyaass hai
Kya nasha iss pyar kya
Mujpe sanam , Chhaane laga
Koi na Jaane, Kyun Chain Khota Hai
Kya Karoon haye, Kuch Kuch Hota Hai" tiba-tiba si Soma muncul, entah dari mana.. bareng Agni tentunya.. dan dia ikut nari-nari ala indehe..

Alois: "eh.. kebetulan! Aku idolanya Khajol (bener nggak tulisannya?) lho… kalian keren lho.."

Alois mengacungkan kedua jempolnya kearah Esmeralda dan Soma, "sudahlah… nanti lama-lama aku jadi ikutan stress lho…" kata Ciel mengingatkan.

Soma: "halo.. Ciel.. aku jauh-jauh datang dari india Cuma pengen banget ketemu kamu lho.."

Sebastian : "maaf.. lebih baik.. anda jangan bertemu dulu dengan tuan muda.."

Soma: "lahh.. kenapa?"

Sebastian: "soalnya.. sekarang tuan muda lagi rada-rada… hari ini.."

Esmeralda: "hari..ini.. pa..da.. buu..lan.. pa..da.. bin..tangg..(benar nggak?)"

Ciel (dengan muka yang biru): "u..daa..hh.. cukup! Suruh Soma dan Agni pulang.."

Soma: "ya.. udah dehh.."

DDUUUAAARRR! DARR! DEERRR! DOORR!

"ehh? Ciel.. sepertinya di luar hujan plus badai deh.. mendingan biarin aja Soma menginap disini.. supaya aku bisa mendengar lagu-lagu india lagi.." Kata Alois "jangan! Udah.. Soma sama Agni ambil payung hitam yang ada di atas lemari, ingat ya! Payung yang warnanya hitam!" Ciel mengarahkan jari telunjuknya kearah atas lemari di pojok ruangan.

"Yang.. hujan turun lagi..

Dibawah payung hitam kau berlindung.." nyanyi Esmeralda, yah.. maklum kerjanya nyanyi aja terus.."kamu! Kerjanya.. nyanyi melulu! Lagi pula buat apa kamu bawa kain kayak gitu sih?" Tanya Ciel.

"aku.. pingin tutorial hijab!" Esmeralda memakaikan pashmina ke kepalanya.

"hah? Batas laut territorial?" Tanya Alois ngasal, "bukan! Tutorial! Jadi.. cara-cara memakai jilbab/hijab! Nih.. aku punya bukunya! Oh! Iya.. kalian pingin aku ajarin?" kata Esmeralda, "wah.. boleh deh.. ajarin ya.." Alois dengan senang hati mengambil buku yang disodorkan Esmeralda.

"Ciel.. mau juga pakai hijab?" Tanya Esmeralda ke Ciel yang lagi pundung di pojokan.

"boleh.. deh.. tapi karena hijab itu mencurigakan aku akan menyuruh Sebastian untuk mencobanya terlebih dahulu!" Kata Ciel.

"ssiiipp.. nggak masalah.. nih Haruru! Tolong ajarkan tutorial hijab terowongan Casablanca ke Alois dan Cloude ya.. aku akan mengajarkan tutorial hijab jembatan merah ke Ciel dan Sebastian.." perintah Esmeralda. Setelah mendengar perintah dari majikannya, Haruru segera mengambil jilbab segi empat yang ia lipat menjadi segi tiga.

"lebih baik.. Cloude aja dulu… abis cloude aku deh.." kata Alois.

.

.

.

.

~TBC~

A/N: Hi.. hahahahaha.. lagi stress.. aduh.. gatel.. pingin nulis Sanctuary Fashion Show chapter 2… tapi.. datanya ada di laptop papaku.. hiks.. hiks.. eh.. untuk Temanku yang ulang tahun! HBD Saniyya Nabila.. kena kau! Eh.. buat grecerose (bener nggak?) nama kamu itu Raeheesa Amara atau Caca? Sorry nge-gantung saya updatenya ngebut, daripada dikroyok teman-teman saya.. ya sudahlah, dan terima kasih untuk TsukiRin senpai, yang sudah menawarkan pinjaman OC-nya.. asal aku nggak ditabokin sama Nitsuki ya..bye.. bye..& jangan lupa tinggalkan kenangan di Review!