CAN'T REMEMBER TO FORGET YOU 2
.
Cast : Kai, Sehun
.
Killa8894
.
RATED T
.
Ini bukan next chapter yang kemaren ya. Ini hanya drabble pendek lagi yang aq tulis berdasarkan fanacc n fantaken yg aq susun jadi sebuah cerita absurd.
.
Killa8894
.
.
HAPPY READING
.
Jongin lagi lagi menghela napas lelah, ia meletakkan handphone ditangannya ke meja rias. Wajahnya yang keruh sedikit banyak menarik perhatian para hyungnya terutama Chanyeol yang segera melangkah mendekat dan kemudian duduk disampingnya.
" Kau membaca komentar mereka lagi? " tanyanya pelan. Ia meletakkan tangannya di pundak Jongin, memberikan sedikit kenyamanan untuk main dancer EXO itu.
Jongin tersenyum tipis dan mengangguk lemah. " Apa aku seburuk itu hyung ? apapun yang aku lakukan mereka selalu mengatakan hal yang buruk tentangku. " Keluhnya lirih.
" Jangan dengarkan apa kata haters, ingatlah kami akan selalu ada disisimu dan mendukungmu. " Suho memeluk Jongin sekilas sebelum kembali duduk di kursi yang tepat berada di samping Jongin, meneruskan acara mari memperbaiki make up- nya. Ya saat ini mereka memang tengah bersiap siap untuk tampil di acara goodbye stage SBS Inkigayo.
" Gomawo, hyung... " Jongin kembali tersenyum tipis, moodnya masih belum bisa balik sepenuhnya. Meski ia tahu para hyung akan selalu mendukungnya, tapi entah kenapa ia merasa ada yang kurang. Mungkin itu disebabkan maknae EXO yang juga kekasihnya itu sejak mereka datang tadi bahkan tidak sedikitpun melirik kepadanya. Sehun hanya sibuk dengan handphonenya.
" Ayo pakai jaketmu, sebentar lagi giliran kita. " Kyungsoo menyodorkan jaket milik Jongin yang segera disambut namja berkulit tan itu. " Jangan tunjukkan wajah murungmu itu di depan fans, mereka akan bertanya tanya kenapa kau terlihat tidak bahagia. " Gumam Kyungsoo lagi.
" Ne, hyung... "
" Kalian semua sudah siap ? sekarang giliran kalian untuk tampil. " Manajer hyung melongokkan kepalanya dari balik pintu.
" Kami akan segera kesana hyung. " Jawab Suho. Ia mengisyaratkan pada para membernya untuk berjalan keluar ruangan.
Jongin tampak malas malasan saat ia memakai jaketnya dan bangkit dari duduknya. Suho hanya bisa menatapnya prihatin, meski ia mengerti apa yang dirasakan Jongin, ia juga tak bisa berbuat banyak untuk membungkam para haters yang terus menyerang Jongin dengan ucapan ucapan kasar itu.
" Ayo... " Lay menepuk punggung Suho pelan, saat ini hanya tersisa dirinya, Suho dan juga kedua maknae.
"Berusahalah untuk tersenyum. " Gumam Suho, saat ia beranjak mengikuti Lay.
Jongin menghela napas lelah. " Akan ku coba hyung. " Ucapnya. Dengan gontai ia mulai melangkahkan kakinya.
" Nini Bear... "
Panggilan lembut itu menghentikan langkah Jongin. Ia menoleh dan mendapati kekasihnya tengah berjalan menghampirinya.
" Waeyo, baby...? "
Sehun tidak menjawab, ia menghentikan langkahnya tepat dihadapan Jongin. Tersenyum lembut melihat wajah murung kekasihnya. Perlahan tangannya terulur kedepan, melingkari leher Jongin.
Cup
Jongin tertegun saat Sehun dengan lembut menempelkan bibir mereka berdua. Ciuman itu hanya sebentar karena Sehun segera menjauhkan wajahnya dan melepaskan rangkulannya.
" Fighting, Nini Bear... " Sehun tersenyum manis sebelum meninggalkan Jongin yang masih tertegun ditempatnya. " hey, sampai kapan kau disitu, semua hyung sudah menunggu. "
Jongin menyentuh bibirnya dengan ujung jarinya dan tersenyum, moodnya membaik seketika. " Gomawo baby... " gumamnya lirih sebelum menyusul Sehun menuju stage.
" Lama sekali, apa yang kau lakukan di dalam? " Baekhyun menyipitkan matanya yang sudah sipit itu saat Jongin berdiri di depannya.
" Tidak ada hyung... " Jongin melirik ke arah Sehun yang kebetulan juga tengah memandangnya, lalu tersenyum yang langsung dibalas senyuman manis dari namja cantik itu.
" Apa terjadi sesuatu? " Chen melangkah mendekat.
" Tidak ada hyung, aku hanya sedikit mengantuk tadi. " Balas Jongin, ia mengedipkan matanya pada Sehun yang langsung menutup mulutnya menahan tawa.
Diam diam namja manis itu menarik napas lega, sepertinya tak salah ia bertanya pada eommanya tentang hal apa yang mungkin bisa membuat kekasihnya terlihat senang. See... tidak sia sia ia menahan malu saat harus mencium Jongin duluan kalau hasilnya ia bisa melihat binar bahagia dimata Jongin.
" Saranghae... "
Sehun bisa menangkap gerakan bibir Jongin saat mereka lagi lagi bertemu pandang saat perform lagu Monster. Namja manis itu hanya tersenyum tipis, karena tak ingin menarik perhatian ratusan fans yang datang.
Hingga tiba saat pengumuman pemenang dihari itu, Sehun bisa menarik napas lega karena kekasihnya tidak mengalami perubahan mood yang buruk. Namja tampan itu terus terusan menebar senyum mautnya, membuat perasaan lega dihati Sehun.
Suho menyentuh lengan Sehun dan memintanya untuk menyampaikan beberapa patah kata saat akhirnya nama grup mereka di umumkan sebagai pemenang. Namja manis itu hampir saja berteriak saat ia merasakan gerakan tangan Jongin dipundaknya saat ia tengah berbicara di depan kamera. Namun seakan terlatih, ia segera memperbaiki ekspresi mukanya menjadi datar lagi, walau sebenarnya ia sudah ingin berteriak bahagia merasakan perhatian kecil dari kekasihnya. Skinship kecil yang mungkin tak berarti di mata orang lain, namun bagi Sehun itu pencapaian yang besar mengingat Jongin yang beberapa waktu ini selalu dalam mood yang kurang baik dan membuat namja tampan itu jarang melakukan skinship dengannya.
.
.
" Apa itu sangat menyakitkan? " Jongin mendudukkan pantatnya disamping Sehun yang tengah memijit sebelah pahanya yang menjadi tumpuan kaki Jongin saat perform tadi.
" Tentu saja, ini menyakitkan... " Sehun mempoutkan bibirnya.
Jongin meringis, merasa bersalah pada kekasihnya. " Maaf... " ucapnya dengan suara lemah, ia menggerakkan tangannya untuk memijit paha Sehun dengan lembut.
" Kenapa minta maaf, ini bukan salahmu. " Jemari Sehun menggenggam tangan Jongin yang masih setia memijit pahanya. " Nini Bear, jangan terus terusan merasa bersalah seperti ini, aku tak nyaman melihatmu terus bersedih. "
Gerakan tangan Jongin berhenti, ia menatap wajah manis Sehun dengan lekat. " Apa aku menyakitimu terlalu dalam? "
" Huh? " Sehun mengerjapkan matanya, tak mengerti maksud ucapan Jongin.
" Disini... " Jongin menyentuh dada Sehun dengan sebelah tangannya. " Aku mungkin telah menorehkan luka yang dalam dan aku tak bisa memaafkan diriku sendiri karena telah membuatmu terluka. " Ucap Jongin dengan lemah.
Sehun tersenyum lembut, dengan gerakan pelan, ia menyandarkan kepalanya di dada Jongin. " Aku baik baik saja Kim Jongin, aku akan selalu baik baik saja kalau kau tetap ada disisiku dan melindungiku. Lagipula apa kau lupa kalau aku ini namja, aku tidak selemah itu untuk dilukai Kim Jongin... "
Jongin terkekeh pelan, ia menunduk sedikit untuk mengecup bibir menggoda milik kekasihnya itu.
" Tolong jangan bermesraan disini. " Baekhyun yang sedari tadi memperhatikan lama lama merasa risih juga melihat kelakukan kedua maknaenya.
Jongin nyengir, ia mencium kening Sehun dengan lembut sebelum mendorong pelan tubuh kekasihnya untuk berdiri. " Kajja, kita pulang... " tangannya dengan jahil menepuk keras pantat berisi milik Sehun membuat kekasihnya itu memekik kesal.
" Kim Jongiiiinnnnn... "
Jongin tertawa sambil berlari keluar dari ruangan disusul oleh Sehun yang mengejarnya.
" Yak, maknae jangan berlari... " pekik Baekhyun heboh, yang tentunya tidak dihiraukan oleh pasangan maknae itu.
" Nini Bear tunggu... " pekik tertahan Sehun, masih sadar diri kalau ia tak bisa sembarangan berteriak saat di depan publik.
Jongin tidak menghiraukannya, ia malah terus berlari memasuki mobil mereka, di belakangnya menyusul Sehun yang segera mencubit pinggangnya dengan gemas. " Aku membencimu Kim Jongin... "
" Ya, dan aku terlalu mencintaimu Kim Sehun. " Jongin terkekeh pelan saat melihat raut tak mengenakkan dari manager hyung saat mendengar ucapannya.
" Eh, yang lain mana? " Jongin yang baru masuk menyadari mobil dalam keadaan kosong. " Apa kita salah masuk mobil? "
" Tidak mungkin, kan Hyun hyung sendiri yang membukakan kita pintu mobil. Aku akan menanyakan pada staff. " Sehun berbalik dan kembali berlari menemui staff.
" Kenapa kembali Hunnie? " Suho yang baru keluar bersama Kyungsoo dan manager mengerutkan keningnya.
" Tidak ada orang dimobil hyung. " Jawab Sehun.
" Yang lain masuk mobil Van yang didepan? " Staff menunjuk ke arah mobil van hitam tepat dibelakang mobil yang dimasuki Jongin tadi.
"Oh... "
" Kembalilah ke mobil di sini panas. "
Tanpa mengucapkan sepatah katapun lagi Sehun segera berbalik dan kembali berlari ke arah mobil diiringi tatapan dari Suho.
" Dasar maknae. " Gumam Kyungsoo, namja itu tersenyum geli melihat Sehun yang berlari bolak balik seperti itu.
" Aku berani bertaruh sebentar lagi dia pasti akan merengek pada Jongin. " Gumam Suho.
Dan apa yang dikatakan Suho memang benar begitu Sehun masuk ke dalam mobil, namja manis itu segera berbaring meringkuk berbantalkan paha Jongin. " Aku lelah... " teriaknya pelan.
Jongin mengusap surai Sehun dengan lembut. " Mau aku pijit? " tawarnya.
Mata Sehun menyipit, " kau tidak akan meminta bayaran kan? " tanyanya curiga.
Jongin tertawa pelan. " Umm, bagaimana ya... mungkin sebuah ciuman? "
Sehun mempoutkan bibirnya. " Curang... " rengeknya.
" Hei, apa salahnya mencium kekasihmu sendiri. " Bela Jongin. " Jadi... ? "
" Hahh... Baiklah... " ucap Sehun pasrah.
Jongin tersenyum lebar. " Aku mencintaimu my baby Bunny. "
.
.
.
Sehun keluar dari mobil van dengan langkah tergesa. Ia sungguh ingin mengutuk kekasihnya yang membuatnya tak sempat makan sore ini, dan ia agak sedikit banyak kelaparan sekarang. Ya, setelah acara mari memijit badan mulus Oh Sehun, namja manis itu langsung tertidur di pelukan kekasihnya dan baru terbangun saat Suho menggedor pintu kamarnya dan mengatakan padanya untuk bersiap siap pergi ke acara fansign. Jadilah ia berada disini sekarang tanpa sempat mengisi perutnya.
" Sehuna cepatlah... " Panggil Suho pada maknaenya itu.
" Ne hyung... "
Sehun memperlebar langkah kakinya, namun saat ia menaiki tangga untuk menyusul para hyung yang sudah berjalan lebih dulu, sebuah notice pesan masuk ke handphonenya, Sehun sedikit menunduk untuk melihat. Pesan dari kekasihnya.
' Baby Bunny, maaf karena aku kau jadi tidak sempat makan. Sebagai gantinya, kau mau makan malam bersamaku malam ini ? kita sudah lama tidak kencan bukan? '
Sehun tersenyum tipis membaca pesan dari kekasihnya itu, jemari lentiknya dengan cepat membalas beberapa kata.
' Tentu saja aku mau Nini Bear '
Setelah mengirim pesan itu Sehun dengan cepat memasuki coex atrium tempat acara fansign di adakan. Raut wajah penuh senyumnya kembali berubah menjadi datar, saatnya ia harus bersikap profesional tanpa memikirkan kekasih tampannya. Atau setidaknya itulah yang ada di pikiran seorang Sehun sebelum acara dimulai dan raut wajahnya sedikit berubah saat seorang fans menyodorkan flower crown dengan hiasan anak ayam kepadanya. Ayam ? itu kesukaan kekasihnya. Duh, sepertinya Sehun tidak bisa fokus dengan acara fansign ini.
" Sehuna bisakah kau menggambar anak ayam untukku? " tanya seorang fans penuh harap.
Sehun yang saat itu memakai sebuah bando yang lagi lagi berhiaskan boneka anak ayam langsung melongo.
" Aku sangat buruk dalam hal menggambar. " Ucapnya, di dalam hatinya ia merutuk, kenapa harus ayam lagi sih ?
" Tidak apa, aku akan menerimanya. " Hibur fans itu.
" Ah, apa seperti ini, aku lupa bentuk anak ayam. " Sehun terlihat bingung saat menggambar, bagaimana ia bisa menggambar saat isi kepalanya penuh dengan gambaran wajah kekasihnya ?
" Eh, mata... kau belum menggambar bagian matanya. " Ucap fans itu lagi.
" Akh, aku tidak bisa.. " Sehun dengan asal membentuk kaki ayam dan kemudian menandatangani dan menyerahkan kertas itu ke tangan fansnya yang terlihat agak shock. Ayamnya tanpa mata, ini ayam alien ?
" Wow, lihat ada fanboy Sehun yang datang. " Ucap Chen saat melirik ke arah Sehun yang tengah mendongak menatap fanboy yang berdiri di depan mejanya.
" Akh, apa kau kesini karena menemani kekasihmu? " tanya Baekhyun, ia menatap iri pada Sehun. " Aku juga ingin punya fanboy. " Ucapnya.
Sehun tersenyum manis pada fanboy itu sesaat setelah ia menandatangi album yang dibawa oleh fanboy itu.
" Gomawo, ternyata aku benar, kau ternyata sangat cantik, apalagi dengan flower crown yang kau pakai, aku tidak salah memilihmu sebagai orang yang aku kagumi. " Ucap fanboy itu.
Wajah Sehun merona kemerahan karena malu. " Terima kasih. " Gumamnya, saat ini ia memang sudah kembali memakai flower crown yang diberikan fansnya yang lain.
" Kalau begitu apa kau mau memakai ini untukku? " fanboy itu menyodorkan sebuah bando dengan hiasan boneka beruang mungil di atasnya.
" Baby bear... " mata Sehun berbinar saat menerimanya. " tentu saja aku akan memakainya. " Ucapnya lagi. Sehun merasakan perasaannya membuncah oleh rasa bahagia, bahkan meski Jonginnya tidak ada disini, akan selalu ada hal yang mengingatkannya pada kekasihnya itu. ' Aku mencintaimu, nini bear... ' bisiknya lirih. Senyuman manis kembali tersemat dibibir tipisnya.
.
.
.
Kelima member exo itu baru kembali ke dorm dan Sehun juga baru saja selesai dari ritual mandinya saat Suho menerima telpon dari salah satu managernya yang meminta semua member untuk segera bersiap siap karena ia akan menjemput mereka sebentar lagi.
" Manager hyung bilang kita akan melakukan rekaman malam ini untuk video dance practice lagu monster. " ucapnya sembari menatap Sehun yang tengah meminum segelas susu cokelat yang dibuatkan Kyungsoo untuknya.
Sehun hampir tersedak minumannya saat ia menatap kearah sang leader. " Sekarang hyung? "
Suho mengangguk. " Ya, dan manager hyung bilang kita harus memakai pakaian berwarna gelap. "
Kyungsoo langsung tersenyum lebar. " Tak masalah. " ucapnya cepat.
Sehun hanya bisa mengerang pelan. Ia bahkan baru meminum segelas susu dan belum sempat makan malam. Duh, sepertinya ia memang harus sedikit lebih bersabar lagi sebelum ia bisa makan nantinya.
" Jongin mana? " tanya Chanyeol saat ia meraih jaketnya yang disodorkan Suho.
" Masih tidur. Kalian berangkatlah, aku akan menyusul nanti dengan Jongin. " ucap Suho.
Semuanya mengangguk dan bergegas keluar dari dorm mereka. Senentara Lay, Sehun, Chen, Kyungsoo dan Xiumin masuk kedalam mobil, Baekhyun justru mengikuti langkah Chanyeol menuju scooter putih kesayangannya.
" Chan, boleh aku ikut denganmu? " tanya Baekhyun.
Chanyeol menoleh dan kemudian mengernyitkan alisnya. " Kenapa? "
" Kau tau, fanservice untuk fans. Kita sudah lama tidak melakukannya. "
Chanyeol mengangguk tanda mengerti. " Baiklah. " ia menyodorkan helm ke tangan Baekhyun sebelum melirik ke arah mobil van yang sudah lebih dulu berangkat pergi. Sepertinya ini akan menjadi malam yang panjang bagi semua member.
Sesaat setelah tiba di SUM Market, semuanya bergegas masuk ke dalam. Dan sama seperti saat fansign tadi, lagi lagi handphone Sehun bergetar pelan, yang membedakan kali ini adalah bahwa ini bukan sebuah pesan melainkan sebuah panggilan dari orang sama.
" Nini Bear...? " Sehun menerima panggilan itu sembari memperlambat jalannya dan membiarkan para hyung melewatinya.
" Kau sudah di dalam? " terdengar suara serak khas milik Jongin.
" Ya, kau sendiri di mana? " tanya Sehun pelan.
" Di parkiran bersama Suho hyung. Kau tunggulah di ruangan bersama hyung yang lain, aku akan menyusulmu. " terdengar deru napas Jongin yang lebih cepat dari tadi.
" Nini Bear... Apa kau sedang berlari? "
" Yep, aku harus cepat menemui kekasihku kan? "
Sehun tersenyum tipis. " Jangan sampai kecapekan, kau tau kita bahkan belum melakukan rekaman. Jangan habiskan tenagamu hanya untuk berlari. "
" Tenagaku akan pulih saat aku bertemu dan melihat wajahmu. "
Wajah Sehun sedikit memerah. " Jangan gombal. "
Terdengar suara tawa pelan di telepon. " Matikan saja telponnya my baby bunny, aku sudah melihat bayanganmu... "
Sehun mematikan telponnya dan sedikit melirik ke belakang dan benar saja ada Jongin di ujung lorong sana. Ia tersenyum sebelum masuk ke dalam ruangan.
" Semua sudah berkumpul? " Suho yang baru masuk bersama Jongin segera menghitung jumlah membernya.
" Bisa kita langsung saja hyung, aku lapar... " rengek Sehun.
" Apa kita harus makan malam dulu sebelum memulai rekaman? " Suho menatap cemas ke arah maknaenya. " Aku khawatir Sehun tidak kuat menahan berat badan Jongin. "
Sehun cemberut. " Aku juga namja hyung, dan aku masih kuat kok. " bantahnya.
" Tapi... "
" Masih ada aku dan Baekkie, kau tak perlu khawatir berlebihan hyung. " ucap Lay.
Suho sekali lagi menatap ke arah Sehun sebelum tersenyum lemah. " Baiklah. " ucapnya.
Jongin menghampiri dan kemudian menggenggam jemari Sehun dengan lembut. " Maaf, aku lagi lagi menyusahkanmu. " bisiknya.
Sehun tersenyum manis. " Tak apa, asal kau mentraktirku makan setelah ini. "
" Tentu saja sayang. Aku masih ingat janjiku. "
" Kalau begitu kajja, kita selesaikan ini dengan cepat. " Sehun menarik tangan Jongin untuk berdiri ditengah ruangan berkumpul dengan yang lain. Ah, ia tidak sabar untuk pergi makan malam dengan kekasih berkulit tannya itu.
.
.
.
Jongin membeli sandwich di sebuah restorant kecil sebelum menarik tangan Sehun memasuki subway. Sehun hanya menurut, walau tidak mengerti kenapa Jongin membawanya memasuki kereta api jalur bawah tanah.
" Nini bear... Ini tempat publik, bagaimana kalau ada yang mengenali kita? " gumam Sehun dengan nada khawatir.
"Abaikan saja baby, anggap saja hanya ada kita disini. Hanya lihat aku dan jangan pandang yang lain, oke. "
Sehun mengangguk. Ia melepaskan pegangan tangan Jongin dan kemudian duduk di salah satu kursi berdampingan dengan kekasihnya itu.
Namja manis itu sedikit meringis. Ia kelaparan sekarang dan Jongin menyadari itu. Namja tampan itu memotong kecil sandwich di tangannya dan menyodorkannya ke depan mulut Sehun.
" Buka mulutmu baby... "
Sehun membuka mulutnya dan membiarkan Jongin menyuapinya. Namja manis itu tertawa saat jemari Jongin mengusap sudut bibirnya yang dikotori oleh remah dari sandwich.
" Sudah tidak terlalu lapar lagi kan? " tanya Jongin setelah selesai menyuapi Sehun.
Sehun mengangguk. " Tapi aku haus... "
Jongin segera mengambil botol minuman, membuka tutupnya dan membantu memegangi botolnya saat Sehun minum.
Jongin menatap ke sekitar dan menyadari ada yang tengah memotret mereka. Ia tersenyum ke arah fans yang merekam kegiatan mereka tadi. " Aku akan sangat berterima kasih kalau kau mau untuk berjanji tidak menyebarkan apa yang kau rekam dengan kameramu tadi. " ucapnya dengan nada tegas.
Fans itu terlihat kaget. " Tentu saja. Aku akan berjanji tidak menyebar foto dan video kalian tadi. Tapi bolehkah aku menyimpannya untukku sendiri? "
Jongin menatap name tag dari fans itu, sedikit heran melihat ia yang masih memakai seragam saat malam begini. Apa dia sasaeng fans ?
" Tentu saja boleh. Kalau aku menemukan video atau foto itu tersebar aku janji kau yang akan pertama kali ku minta pertanggung jawaban. "
" Aku mengerti. " ucap fans itu dengan nada bersungguh sungguh. " Aku juga akan menyimpannya dengan hati hati. " fans itu membungkuk sopan kearah keduanya sesaat sebelum berbalik dan kemudian turun di stasiun berikutnya.
" Kau yakin dia tidak akan menyebarkannya? " tanya Sehun khawatir.
Jongin mengangguk. " Tentu saja. " namja tampan itu memperhatikan raut wajah penuh kekhawatiran kekasihnya. Ia tersenyum, kepalanya menoleh kesana kemari, memperhatikan apakah ada orang lain yang memperhatikan mereka, setelah yakin kalau situasi aman, secepat kilat Jongin menunduk dan mengecup bibir kekasihnya dengan lembut.
" Nini Bear... "
" Sst... Nikmati saja kebersamaan kita saat ini baby, jarang sekali bukan kita bisa kencan di tempat publik, jadi jangan khawatirkan apapun cukup bersenang senang denganku. "
Sehun tersenyum manis, diam diam ia menyelipkan tangannya di lengan Jongin. " Terima kasih untuk kencan manis ini. " bisiknya lembut. Ya, tak ada alasan bagi Sehun untuk tidak menikmati kebersamaan mereka yang berharga ini.
.
.
.
.
.
.
.
.
END
Fiuh, drabble kedua yang aq ambil dari apa yang aku lihat dan aq dengar tentang kaihun. Hehe..
Sebenarnya kalau boleh jujur, killa lagi rada galau ngelihat berita2 yang ga ngenakin tentang Jongin. Semenjak diberitain ada hubungan dengan si ekhem itu killa hampir ga pernah lagi lihat senyuman tulus dari Jongin. Semua serba keliatan kepaksa. So, apa ini yang disebut bahagia setelah mendapat pasangan. Killa dah suka kaihun dari jaman masih teaser mengamati mereka selama 4 tahun lebih membuat killa mengerti tiap ekspresi yang mereka keluarkan. Dan buat kamu yang nginbox killa n bilang Jongin yg sekarang jauh lebih bahagia dibanding dulu. Coba deh zoom muka Jongin typ dia muncul di depan kamera setelah berita itu nyebar, matanya selalu berkaca kaca, dia senyum tapi matanya menyimpan mendung. So, nyepam di inbox killa ga larang loh asal kamu punya bukti yang konkrit. Apa yg kamu sukai n aq sukai itu beda jadi jangan memaksakan dirimu untuk memaksa aq menyukai apa yg kamu sukai.
# Killa8894
