CHAPTER 2

.

.

SELAMAT MEMBACA

.

.

"huaaaaaa" byur tubuh kurus eunhyuk terjatuh kedalam air sungai yang lumayan dalam tersebut, eunhyuk langsung berenang dan menyembulkan kepalanya dari air sungai.

"hah~hah~hah~" deru nafas eunhyuk terdengar, eunhyuk kembali berenang menuju tepi sungai dan membaringkan tubuhnya di rumput hujau, sinar matahri menyinari tubuh eunhyuk seolah ingin membantuya mengringkan pakaian juga tubuhnya yang basah kuyup

srak srak suara daun terinjak membuat eunhyk menundukan tubuhnya dan kaget, srak.. eunhyuk berdiri dan memasang kuda kuda bersiap untuk menyerang srak

"OPPA GWAENCHANA?" t eriak sosok yeoja dari balik tanaman mengagetkan eunhyuk

'HUAAAA" byur eunhyuk kembali terjatuh karna kaget, yeoja tersebut membulatkan matanya kaget dan menarik lengan eunhyuk membawanya kembali ke tanah

"ohok..ohok.. yak tidak bisakah kau tidak mengagetkanku? dan kau ini benar benar kejam kenapa menceburkanku ke dalam sungai" protes eunhyuk dan menepuk nepuk dadanya, yeoja yang tak lain adalam yoona sang dewi takdir hanya tersenyum lebar dan membentuk huruf v dengan jari telunjuk dan jari tengahnya, eunhyuk memperhatikan yoona dari rambut yang di kepang dan panjang sampai pinggang dan juga sebuah hanbok berwarna pink lembut yang di kenakannya, dahi eunhyuk berkerut bingung

"yoona ah, kenapa kau pakai hanbok" tanya eunhyuk bingung, yoona memperhatikan pakaiannya dan tersenyum ke arah eunhyuk

"ohh ini kitakan sedang dalam pmj"

"mwo pmj apa itu" tanya eunhyuk semakin tidak mengerti maksud yoona dengan pmj.

"pmj itu pencarian mencari jodoh, oppa juga pakai hanbok lihat kau terlihat manis dengan hanbok berwarna kuning pisang itu" tunjuk yoon, eunhyuk memperhatikan tubuhnya dan benar saja dia sudah memakai hanbok. yoona berdiri dan membantu eunhyuk

"kajja kita mencari jodohmu itu oppa" ajak yoona dan berjalan memasuki hutan di ikuti eunhyuk di belakangnya yang masih bingung kenapa dia memakai hanbok

"kita ada di jaman kerajaan joseon, jadi oppa tidak perlu heran beitu" terang yoona seolah mengerti dengan kebisuan eunhyuk, mwo joseon? batin eunhyuk tidak percaya, saat akan bertanya tiba tiba saja yoona sudah menghilang membuat eunhyuk bingung

"yang mulia pangeran" teriak sosok namja dari arah depan eunhyuk mengagetkan eunhyuk dan menatap kesekelilingnya memastika kalo bukan dia orang yang di maksud tapi siapa lagi, karna tidak ada siapa siapa di situ selain eunhyuk

namja berpakain seperti petarung dengan pedang di tangan kanannya tersebut langsung merunduk memberi hormat pada eunhyuk

"yang mulia pangeran, saya mohon maaf karna meninggalkan anda, mohon hukum saya"

.

.

eunhyuk pov

.

.apa apaan namja ini dia pasti sudah gila datang datang berteriak dan meminta untuk di hukum dasar gila pikirku, namja tersebut masih menundukan wajahnya membuatku tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas

"hey sebenarnya kau ini kenapa? dan siapa yang kau panggil yang mulai pangeran" tanyaku , namja tersebut mengangkat wajahnya dan omo tampannya batinku.

"apa telah terjadi sesuatu selama saya pergi pangeran? saya kim yesung pengawal pribadi yang mulia" jelasnya aku hanya mengangguk anggukan kepalaku tidak jelas karna fokus menatap wajah tampan namja bernama kim yesung tersebut, tiba tiba saja sosok yoona muncul di belakang yesung membuatku kaget, yoona tersenyum jahil dan menunjuk nunjuk yesung dengan dagunya mebuatku tidak mengerti

"mwo aku tidak mengerti bicara yang benar atau ku jitak kau" bentakku pada yoona

"ne pangeran? ah mianhae kalo pangeran tidak mengerti" hey ada apa dengannya batinku bingung

"oppa dia ini jendral perang kim yesung sekaligus pengawal pribadi dan juga tunanganmu"

"MWO TUNANGAN?" teriaku , yoona mengangguk aku menatap yesung yang tengah merunduk takut

"yak apa kau tunanganku" tanyaku to do poin yesung terdiam sebentar lalu mengangguk membuatku syok, aku meneguk air liurku lalu menatap yoona yang tengah menaik turunkan alisnya aishh dasar yeoja ini batinku, aku kembali melirik ke arah yesung dan membantunya berdiri

"mmmm.. ka..kalo kau tunanganku jangan berlutut seperti itu arraso? dan panggil aku eunhyuk" ucapku panjang lebar, ku lihat yesung sedikit kaget tapi akhirnya mengangguk sebagai jawaban.

.

. eunhyuk pov end

.

.

saat ini eunhyuk dan juga yesung tengah berjalan beriringan, tangan keduanya saling bertauta, eunhyuk tiba tiba saja berhenti dan menatap yesung

"aku lelah kita istirahat dulu ne" pinta eunhyuk dengan lemas, wajahnya pucat membuat yesung khawatir, di tuntunnya eunhyuk menuju bukit kecil di dekat mereka dan menidurkannya di bawah pohon besar, nafas eunhyuk memburu keringant dingin keluar membuat yesung panik, di tempelkannya lengannya di kening eunhyuk dan kaget saat merasakan kening eunhyuk panas.

"pangeran ah maksud saya eunhyuk si, kau sakit? badanmu panas sekali, apa yang harus saya lakukan" gumam yesung, yoona muncul dan menatap eunhyuk kaget

"oppa gwaenchana kenapa wajhmu pucat sekali" tanya yoona khawatir, yesung langsung berdiri dan berlari meninggalkan yoona dan eunhyuk

"ohh YAK OPPA KAU MAU KEMANA? aiss aku rasa kau di angkat menjadi jendral karna kepalamu yang besar itu" gerutu yoona dan kembali menatap eunhyuk khawatir

"aigoo oppa kenapa kau seperti ini" tanya yoona, eunhyuk membuka matanya lemah dan mencoba tersenyum pada yoona

"gwaenchana, sepertinya magh ku kambuh" jawab eunhyuk dengan suara serak dan lemah tidak lama yesung kembali dan membawa makanan juga air di tangannya, di sobeknya bajunya dan membasahinya dengan air untuk mengompres kepala eunhyuk, yesung membaringkan eunhyuk di rumput dan mengompresnya lalu memeriksa denyut nadinya, eunhyuk memperhatika yesung lemah dan tersenyu8m

"panglima kim, tolong nyayikan aku sebuah lagu" pinta eunhyuk lemah, yesung terlihat bingung tapi kemudia bernyanyi membuat eunhyuk terlelap

"aiggooo manisnya, ah mianhae oppa aku sudah menjelekan mu" ucap yoona yang tidak mungkin bisa di dengar oleh yesung, karna hanya eunhyuk yang bisa melihat dan juga mendengar suara yoona.

.

.

eunhyuk terbangun dan mendapati di sekelilingnya sudah gelap, di lihatnya yesung yang tengah membuat api unggun, eunhyuk langsung menurunkan kompresnya dan mendudukan dirinya, yesung menghentikan aktifitasnya dan menatap eunhyuk kaget

"pangeran sudah bangun sukurlah, sepertinya pangeran belum makan karna itu pangeran sakit, ini saya membelinya di pasar, saya minta maaf karna belum membawa pangeran ke istana saya tidak berani membangunkan pangeran" terang yesung dan menyerahkan makanan di tangannya pada eunhyuk yang tersenyum dan mengagguk mengerti

"kenapa kau memanggilku pangeran? bukankah aku sudah menyuruhmu memanggilku eunhyuk?" tanya eunhyuk yang sudah menghabiskan makananya dan tengah duduk bersebelahan dnegan yesung

"mianhae pangeran, saya tidak pantas memenggil nama pangeran sebelum kita resmi menjadi pasangan" blus wajah eunhyuk memerah malu mendengarnya.

'oo..okhh haha ne arraseo" eunhyuk tersenyum canggung dan menatap yesung yang juga menatapnya

.

.

.

.

TBC

.

.otokhe? minhae karna ga bisa bales riview satu satu dan semoga suka

tapi saya mengucapkan banya terima kasih pada yang sudah merivie sekali lag minhae ga bisa bales riview