~Akatsuki And Hole~

Disclaimer: Naruto © Masashi Kishimoto

Summary: malay ngetik – di tendang-.

Rate: T

Genre: Humor/General

Warning: Fanfic ini mengandung lebay, typo, gaje, OOC, OC, garing, jayus dan jangan pernah gunakan akal sehat bila tidak mau stress setelah membaca fanfic ini!

Chapter 2

-Crazy Idea Part 1-

Masih dimarkas anggota Akatsuki yang ramai, kere dan kotor…

(AN: ceritanya mereka itu satu ruangan dan lagi ngumpul)

"GYAAA..!!" teriak Itachi histeris sambil berlari dengan kecepatan cahaya.

"Tunggu daku, Itachi sayang!" teriak Sasori sambil mengejar Itachi.

"KYAAA….un!!" teriak Deidara sambil merem-melek, merem-melek.

"What wrong?" tanya Tobi.

"A..Ada a..apa dengan rambutmu un?" tanya Deidara tergagap-gagap, yang kaget melihat rambut Tobi yang sekarang rambutnya mirip kaya rambutnya Lee Min Hoo.

"WAAA….!!" Teriak Kisame gaje pake toa masjid (nyolong).

"ssstt…! jangan berisik, aku mau sholat sunah dulu!" kata Pein dengan dandanan kayak pak haji.

"OMG…!!" Teriak Hidan histeris.

"What up Hidan senpai?" tanya Kakuzu polos sambil main lempar-lemparan uang ama NaruAnna.

'Semakin lama, semakin parah saja!' inner Itachi, Deidara, Hidan dan Kisame

"Woi, kalian kenapa? Kok pada teriak-teriak gaje!" tanya Zetsu yang tiba-tiba muncul dari tanah.

"NGGAK MUNGKIN!!" teriak Zetsu super lebay, setelah melihat pemandangan mustahil itu.

"Aduh jeng, gak usah lebay kale! Eke kan jadi budi nanti." Kata Sasori yang masih asik kejar-kejaran ama Itachi.

"Hn."

"Kakuzu is generous boy!"

"Ya tuhan! Nyebut Zet, nyebut!" kata Pein.

"A..da..Ada apa dengan kalian?" tanya Zetsu merinding.

"Nothing happens." Jawab Tobi datar dengan wajah super cool yang mengalahkan Sasuke Uchiha –Author berlari-lari gaje, coz dikejar Sasuke FG yg pada bawa golok-.

"Gak terjadi apa-apa kok sama eke!" jawab Sasori masih ngejar-ngejar Itachi tapi sekarang udah ada soundtracknya kuce-kuce hotahe.

"Kakuzu is generous boy!" jawab Kakuzu sambil main kertas lipat pakai uang.

"Nggak ada apa-apa, selama kita selalu berdo'a pada tuhan." Jawab Pein yang sekarang sambil bawa Al Qur'an.

"Dei, Dan, Ita, Kiss, Kuzu!" teriak Zetsu memanggil Deidara, Hidan, Itachi, Kisame, dan Kakuzu (karena teriaknya tanpa koma, jadi "Dei Dan Ita Kiss Kuzu!").

Dan dengan sukses menghentikan segala aktifitas gaje anggota Akatsuki.

"Oi kalau manggil nama orang itu pake koma!" bentak Deidara, Hidan, Itachi, Kisame, dan Kakuzu.

"Iya gue uda tau kok. Eh, apa yang terjadi pada mereka?" tanya Zetsu berbisik pada Deidara, Itachi, Kisame, dan Hidan.

"Nggak tau! Tiba-tiba aja jadi kayak gitu setelah makan kue." Jawab Itachi, Kisame, dan Hidan kompak.

"Kue un! Apa kue ini un?" tanya Deidara sambil menunjukkan sebuah bungkus kue.

"Betul, betul,betul!!" jawab Itachi, Kisame, dan Hidan.

"Berarti betul dugaanku un!" kata Deidara.

"Apa !?" tanya Itachi dkk.

"Kalau mereka semua memakan kue percobaan yang gaje ini!" jawab Deidara.

"Terus bagaimana cara menyembuhkannya?" tanya Zetsu.

"Hmm…"

5 menit kemudian…

"Hmm….."

Kriik..kriik…

1 jam kemudian…

"Hmm…."

"Ahaa..un!" teriak Deidara yang sekarang ada lampu diatas kepalanya.

"Apa..!?" tanya Itachi, Kisame, Hidan dan Zetsu.

"Kalau itu disebabkan oleh makanan un! Maka kita harus menyebuhkannya juga menggunakan makanan un!" jawab Deidara.

'Suatu ide gila yang nggak mungkin!' inner Zetsu.

"Ide yang brilliant!" kata Itachi, Kisame dan Hidan.

"Baiklah kalau begitu un, yang memasak adalah Kisame un!" kata Deidara.

"WHAAT…!! Aku !?" tanya Kisame kaget.

"Ya, dan ini panduan yang telah aku buat menggunakan jiwa seniku un!" jawab Deidara sambil menyerahkan sebuah lembaran 'How to create SDCS '.

"Yosh..! Itachi ikut aku!" kata Kisame sambil menarik rambut bagian belakang Itachi, sedangkan Itachinya cuma pasrah keseret di belakang Kisame.

Blam… (bunyi pintu dapur ditutup oleh Kisame)

"Hm.. sementara Kisame masih sibuk berkutat dengan masakannya un, lebih baik kita main ini un!" kata Deidara sambil menunjukkan sekotak kartu poker.

2 jam kemudian…

Krieekk…. (bunyi pintu dapur dibuka)

"Uhuk.. uhuk.. hoek, bau yang amat sangat tak sedap!" kata Itachi yang keluar dari dapur dengan penampilan gosong.

"Yah itukan cuma bau bangkai tikus untuk pelengkap aroma!" kata Kisame sambil membawa keluar sebuah panci besar.

Nah, sedangkan dapur yang mereka tadi pakai masih penuh dengan kepulan asap.

"Nah sud" kata Itachi yang terputus. Di karenakan melihat muka Deidara mirip badut ultah yang penuh dengan bedak dan lipstick dimana-mana, muka Hidan yang mirip kaya mayat karena putih semua kena pemutih, dan muka Zetsu yang mirip kayak set karena gosong terkena ledakan.

"Nya…ha…ha…ha!" Kisame tertawa sambil guling-guling.

Plaaak.. siiing… kriiik… buaak.. pyaar…. Guk… guk..

Dan tampaklah sebuah bakpao di kepala Itachi dan Kisame (Lezat!).

"Aduh! Ampun. Okey, lebih baik biar Tobi yang nyoba duluan!" kata Itachi sambil tersenyum sinis.

"What, me!?" tanya Tobi.

"Iya nih! makan nih un." kata Deidara sambil memberikan semangkok sup menjijaykan buatan Kisame.

"Oh my god, if you love me, please SAVE ME FROM THE POISONOUS SOUP!" teriak Tobi tapi dalam hati sambil memandang mangkok yang ia pegang (Nah, mangkoknya isinya air berwarna meraah cabe, laba-laba, semut, bangkai tikus, kepala ular, jengkol, pete, buntut tikus, mata sapi, katak penyet dan lain-lain. –Author muntah-muntah sendiri, karena tidak tahan membayangkanya-)

"Eh dia ngomong apa un?" tanya Deidara.

"Nggak tau!" jawab Itachi

"Ya udah, dari pada kelamaan nunggu Tobi, lebih baik kita paksa aja dia!" kata Zetsu.

"Good Idea!" kata Kakuzu yang sedang ngelap tanggan pake uang(Emang tissue?).

"EEEH!!" teriak Tobi yg sekarang tangan dan kakinya sudah dipegangi oleh Deidara, Zetsu, Kisame dan Hidan.

"Tenang Tobi sayang, ini tidak akan sakit un." kata Itachi dengan seringai licik.

DEG... DEG...

Bunyi detak jantung Tobi semakin cepat, dikarenakan sebuah sendok yg berisi sup jijay itu mengarah ke mulutnya.

5 cm…

4cm…

3cm…

2cm…

1cm..

Dan akhirnya masuklah sesendok sup jijay itu kedalam mulut Tobi.

DEG... DEG..

Terdengarlah bunyi detak jantung para anggota akatsuki yang lain coz udah nggak sabar nunggu hasilnya.

1 menit kemudian

"…………………"

5 menit kemudian

"…………………"

1 jam kemudian

"HUA.. HA.. HA.. HA.. it so nice you know!" kata Tobi dengan muka semerah tomat sambil memakan sup itu dengan lahap, yang lain cuma cengo dengan mulut selebar 30 cm (Ih waw rekor muri!).

"Kalau begitu… selamat makan!" kata Pein, Kakuzu(in english) dan Sasori.

Glek…

1 menit kemudian

"…………………"

5 menit kemudian

"…………………"

1 jam kemudian

"PUEDAAAS…!!" teriak kata Pein, Kakuzu(in english) dan Sasori.

"Gila mbok! rasanya nggak ketulungan jeng!" teriak Sasori yang guling-guling.

"AGH…! Tuhan berikan aku permintaan satu kali lagi, agar aku bisa minum air!" teriak yang dari mulutnya mengeluarkan api(Hah, sejak kapan Pein bisa Gokakyou no jutsu?).

"W…Wa…ter..!!" kata Pein terpotong karena kepedesan.

"Eh kamu masukin berapa cabenya un?" tanya Deidara.

"10 kg." jawab Kisame.

'Gila! Pantes aja mereka kepedesan!' inner Deidara, Zetsu dan Hidan.

"Nah, itu dia air!" teriak Pein.

Seketika terjadilah lomba lari antara ketiga mahluk gaje bin aneh –Ditendang mental ke Paris (NaruAnna: Waw, menara Eiffel!)- dan alasanya hanya untuk memperebutkan segelas air.

"Yak, sebentar lagi mbok!"

"It can't be so easier!" kata Kakuzu yang menggunakan tali-tali dari tubuhnya untuk menjatuhkan Sasori.

GEDEBUK…

Dan dengan sukses Sasori terjatuh, tapi Sasori tidak menyerah semudah itu dia membalas Kakuzu dengan melemparkan sebuah kulit pisang yang dengan sukses membuat Kakuzu terjatuh.

Terjadilah pertaruangan Gaje bin lebay…

1 menit kemudian…

Akhirnya, pemenang dari pertarungan gaje itu adalah Kakuzu!

"I'm the winner–" teriak Kakuzu yang terpotong karena…

Ternyata Pein sudah berada digaris finish (tempat segelas air itu berada) dan sekarang akan meminum segelas air itu.

(Slow motion MODE: ON)

Sebentar lagi Pein akan meminum segelas air itu dengan soundtrack 'We're the champion' yang tiba-tiba aja muncul.

"NOO..!!" teriak Kakuzu lebay.

5 cm…

4cm…

3cm…

2cm…

1cm…

Dan 'Gleeg' bunyi air segelas diminum oleh Pein.

"NOOOO…!!" teriak Kakuzu super lebay dan langsung fainted.

(Slow motion MODE: OFF)

SROOTT..

Bunyi air yang menyemprot dari mulut Pein.

"Para anggota yg budiman, APA ISI GELAS INI!?" tanya Pein setengah berteriak.

"Air kencing kuda un!" Jawab Deidara.

"Air cuci tangan yang udah dipake!" jawab Itachi.

"Pupuk kandang!" jawab Tobi.

"Dan darah kecoa!" jawab Hidan.

Dan semua jawaban itu membuat Pein muntah-muntah 5 hari 5 malam non-stop. Sedangkan Tobi udah berubah menjadi tong sampah berjalan(karena isi perutnya sup bangkainya Kisame), Sasori udah berubah jadi kepiting banci rebus, Kakuzu malah ngelap keringet karena kepedasan pake uang dan Pein sekarang sedang lagi istigosahan dengan bibir memble tapi kece.

'Mereka semakin parah aja!' inner Deidara, Kisame, Hidan, dan Itachi.

To Be Continue…

Maafkan atas kebodohan Author yang oon, alay, geblek dan sinting ini.

Yah, bila ada yang ngomong chapter 1 dan 2 nggak nyambung, (saya setuju!)

Maafkan saya bila di chapter ini lebih banyak typonya!

NaruAnna: itu semua salah semesterannya! Kenapa harus maju! –dengan semangat 45 sambil bawa golok-

Itachi: Yah itu mah bukan salah semesterannya! itu mah karena otak mu yg dudut!

NaruAnna: Huh dasar chara kurang ajar awas nanti di chapter 3! (Maafkan saya Itachi FG)

Sasori: Oi dasar Author dudut! kau apakan aku hah?

NaruAnna: Eh! Sasori, maafin aye! -sambil sujud-sujud-

Sasori: Dasar fans DURHAKA! Eke do'akan ente jadi monyet!

NaruAnna: Ampun!!! -sambil nangis-nangis gaje-

Ctaar....!!

Bunyi petir yang menyambar NaruAnna, dan tampaklah NaruAnna yang tak berubah sama sekali.

NaruAnna: Hore! gak terjadi apa-apa!

Sasori: Lah kok bisa!? padahal itukan udah di jampi-jampi Ki Jaka Badoh!

Sasuke: Ya iyalah! wong Authornya emang udah mirip monyet kok!

NaruAnna: Rasengan nagashi!!

Sasuke: Odama Chidori!!

Dan terjadilah pertarungan antara chara cakep ama Author geblek.

Naruto: Loh, bukanya itu jurusnya kebalik ya? ya udahlah, saya disini bertugas untuk meminta review seiklasnya!

NaruAnna: Flame diterima di fanfic saya, tapi jangan pedes-pedes karena Author gak suka pedes!

(SDCS itu kepenjangan dari Spicy Deluxe Crazy Soup)