Judul : Im a Loner
Cast : - Lee Hyuk Jae (Eunhyuk)
Lee Donghae
And other
Desclaimer : Mereka semua milik YME dan orang
tua mereka. Saya hanya meminjam nama.
Eunhyuk hanya milik Donghae dan Donghae hanya
milik Eunhyuk... XD
Genre : Romance, fluff, yg pasti ini YAOI
Rated : T+ (untuk jaga-jaga)
Author : FishyMonkey
#FishyMonkey
Setiap orang melihatku, aku hanya bisa menunduk dalam
Memainkan jari, dan tak bisa menatap mereka
Hingga…
Dia datang, dan membuat ku..
Berubah..
#Author POV
Sinar-sinar mentari menari melewati celah kecil dari jendela kamar Hyukjae. Mengelus lembut pipi halusnya. Mencoba membangunkannya dari tidur nyenyaknya. Alisnya berkerut, bibir merhanya sedikit mengerucut. Menandakan tidurnya tengah terusik. Jari-jari kecilnya mulai bergerak menggapai ponsel genggamnya di atas meja kecilnya. Matanya mengecil mencoba melihat lambing jam yang tertera di layar ponselnya.
Jam 05.30
Didudukkan tubuh kecilnya. Menatap lurus ke arah tembok di depannya. Tangannya terangkat ke kepalanya dan merapikan sedikit rambut lurusnya yang terlihat berantakan karena tidurnya semalam.
Setelah merasa nyawanya telah terkumpul kembali, kaki panjangnya menginjaki lantai dan segera berdiri. Dengan malas di arahkan badannya kea rah kamar mandi dan segera mencuci muka dan menyikat gigi-gigi rapihnya. Rutinitas yang selalu dia lakukan sehabis bangun tidur.
Ohh, sarapan. Sama seperti hari-hari biasanya. Dua helai roti yang di berikan selai strawberry kesukaannya selalu menjadi menu andalan di setiap paginya. Tidak lupa segelas susu strawberry yang selalu dia hidangkan dengan keadaan hangat.
Sendiri. Itu yang dia rasakan setiap pagi. Awhh, maksudku setiap hari dan mungkin setiap saat? Kursi makan yang ada di samping maupun depannya selalu kosong. Apartemen sewaan miliknya juga selalu sunyi dan taka da suara. Sekalinya ada suara hanya dering ponsel miliknya, tv miliknya, dan anak derap kaki anak tetangga yang ada di di atas apartemennya. Lalu dengan tetangga yang selantai dengan dirinya? Ohh hyukjae hanya sendiri di lantai pertama ini.
Kadang hyukjae ingin ada yang menemani dirinya di apartmen ini. Tapi semua orang seakan yang tidak akan menjauhinya? Hyukjae hanya bisa tersenyum miris. Apa yang bisa dia lakukan. Bahkan orang tuanya pun rela merogoh kantong untuk menyewa apartemen untuk hyukjae karena.. tidak ingin di repotkan?
Lagi-lagi yang dia lakukan hanya bisa tersenyum miris. Ini nasibnya bukan? Haha..
Setelah sarapan, mandi, dan berdandan serapih mungkin sepeda listrik miliknya pun meluncur di jalan raya yang hampir di lewatinya setiap hari. Sepeda listrik? Lucu bukan? Hyukjae memilih ini karena dia tak ingin menambahkan polusi polusi yang sudah terlalu banyak di atmosfer bumi.
Angina musim dingin yang menabrak badannya pun dia hiraukan agar cepat sampai ke tempat favoritnya, tempat kerjanya. Bagi hyukjae, sebelum memulai suatu pekerjaan dia harus mnyukai pekerjaannya terlebih dahulu. Itu mengapa dia menyukai ohh tapi mencintai tempat kerjanya.
Disinilah dia, di tempat parkis tempat kerjanya. Dirinya segera masuk ke dalam untuk mencari kehangatan. Karena di dalam sangat hangat. Dan hyukjae suka itu. Hyukjae duduk di atas kursi nyamannya yang selalu memeluk tubuhnya setiap hari itu. Dan segera mengambil buku yang ada di laci meja kerjanya. Matanya pun memerhatikan orang-orang yang sibuk memelih buku di hadapannya.
Ya, memilih buku. Karena disinalah Hyukjae berada. Di perpustakaan kota yang penuh akan buku buku yang selalu dia suka. Duduk di meja penyewaan setiap hari dan mencatat buku apa saja yang akan di pinjam dan di kembalikan oleh orang lain.
Selalu nyaman dengan tempat ini. Karena tempat ini sunyi dan damai seperti dirinya. Yang sunyi, dan juga.. kesepian.
"Ohh Hyukjae kau sudah datang rupanya. Mau aku bikinkan minuman kesukaanmu?" ucap Kyuhyun si partner kerjanya sambil tersenyum menghadap ke Hyukjae.
Sedangkan Hyukjae hanya tersenyum dan sedikit membungkukkan badannya pertanda dia mengucapkan terima kasih kepada Kyuhyun
Kyuhyun yang mengetahui apa maksud Hyukjae pun segera pergi melangkah ke dapur yang tersedia untuk membuat susu strawberry kesukaannya. Sudah hamper 3 tahun Hyukjae kerja disini. Para pegawai pun sudah hafal apa saja yang disukai Hyukjae. Dan itu membuat Hyukjae semakin betah tinggal disini.
Kling…
Lonceng yang terpasang di pintu masuk berbunyi, pertanda seorang pelanggan baru saja datang. Hyukjae membungkuk menandakan "Selamat datang" untuk sang pelanggan
Pelanggan tersebut tersenyum dan segera melangkah menuju rak-rak buku yang tersusun rapi. Ekor mata hyukjae mengikuti kemana langkah pelanggan yang berjenis kelamin lak-laki itu. Postur badannya sangat familiar. Rambut hitam kelamnya juga. Tapi otak hyukjae berhenti di kata familiar dan tidak bisa mengingat dia sapa.
Setelah lelaki itu menghilang dari pandangannya, Hyukjae pun segera duduk dan lanjut membaca buku yang telah dia baca sedari kemarin. Matnay terkadang membulat sempurna dan sesekali menyipit. Sepertinya dia sangat asik dalam membacanya hingga tidak sadar bahwa Kyuhyun sedang berdiri di depan mejanya sambil membawa segelas susu strawberry hangat pesanannya.
Tok tok..
Ketukan di meja kerjanya membuat Hyukjae kaget dan sontak mengangkat kepalanya melihat Kyuhyun yang ada di depannya. Dengan gemas Kyuhyun mengacak pelan rambut Hyukjae membuat Hyukjae mengerucutkan bibirnya kesal.
"Asik membaca buku eoh sampe tidak sadar dengan kehadiranku?" ucapan Kyuhyun membuat hyukjae menyengir memperlihatkan gusi-gusi imut miliknya.
"Nah, di minumlah selagi hangat. Aku akan merapikan beberapa buku." Hyukjae mengangguk dan Kyuhyun pun segera meninggalkan Hyukjae yang asik bermesraan dengan lembaran kertas yang di buat menjadi satu itu.
Kembali membaca bukunya dan meresapi apa saja yang tertulis. Namun telinga Hyukjae kini di pasang lebih tajam agar kejadiannya barusan bersama Kyuhyun tidak terulang lagi. Langkah kaki yang terdengar semakin mendekat membuat Hyukjae mengangkat kepalnya dan mnutup bukunya untuk sementara waktu. Ada pelanggan yang ingin meminjam.
Hyukjae segera mengambil buku yang pelanggan itu berikan dan segera mendatanya. Kepalanya terangkat lagi dan memandang wajah lelaki yang di depannya. Sangat familiar.
"Kau?" ucap pelanggan itu yang membuat Hyukjae mengerutkan keningnya kebingungan. Lelaki itu segera paham dan mencoba menjelaskan.
"Ini aku, yang kau tolong pada malam itu." Mulut hyukjae segera membulat sempurna dan membuat lelaki itu terkekeh kecil.
Hyukjae mengambil ponselnya dan mengetik sesuatu pada layar itu. Dengan segera Hyukjae menunjukkan layar ponselnya kepada lelaki itu.
"Ahh.. sekarang aku mengingatmu ^^"
.
.
.
TBC/END ?
.
.
.
Bener-bener butuh respon yang positif biar semangat lanjutin ToT
Jadi gimana sama ff yang satu ini? Di lanjut atau di hentikan sampai disini aja? :'3
