Chapter 2
"Hmmm, China ya…" gumam Kyuhyun sambil menyeringai evil, Ryeowook dan Yesung menatap Kyuhyun penuh harap. "Apa ya?"
GUBRAK! Ryeowook dan Yesung terjatuh.
"Kirain kamu tau! Ternyata sama aja!" gerutu Yesung. Tiba-tiba…
CUURR! Sebuah aliran air bervolume kecil keluar dari dalam lubang membuat trio KRY menjadi panik. Bahkan Yesung sampai terpeleset. DUK! Kepalanya terbentur mengenai tembok.
"Aduhh! Temboknya keras amat sih!" protes Yesung sambil memegangi kepalanya yang terbentur tembok.
"Mana ada tembok yang lembut sih!" tegur Kyuhyun kepada Yesung.
"Tembok?" tanya Ryeowook. "China... Tembok…. Tembok China!" seru Ryeowook kegirangan, sementara Kyuhyun masih asyik dengan kegiatannya, yaitu melihat penderitaan hyungnya. Setelah menerawang kembali seluruh ruangan, ia menemukan sebuah bingkai foto dengan lukisan Tembok China di dalamnya. Dengan rasa ragu, dilepasnya foto tersebut dari dinding.
Sret, di dalamnya ia menemukan…. FOTO KANGIN? Foto tersebut tertempel di sebuah seng.
"Kyu! Yesung hyung! Sini deh!" perintah Ryeowook kepada duo YeKyu.
"What's the matter Wookie?" tanya Kyuhyun sok Inggris sambil berjalan ke arah Ryeowook. Ditinggalkannya Yesung yang masih terduduk di lantai.
"Loh, kok ada Kangin hyung di situ? Mana senyum-senyum lagi," kata Kyuhyun.
"Memangnya yang berhubungan sama Kangin hyung apa?" tanya Ryeowook dan hanya mendapat tatapan tidak tahu dari Kyuhyun.
"Tolong! Mati rasa nih!" ucap Yesung, namun tidak ada yang mempedulikannya. Ryeowook dan Kyuhyun malah asyik menyelidiki foto tersebut.
"Hmmm… Apa ya?" gumam Ryeowook yang kemudian membalikkan badannya. Karena kondisi lantai yang sekarang basah, Ryeowook pun bernasib sama seperti hyungnya, Yesung.
"Waaa! Kyu!" teriak Ryeowook. Agar tidak terjatuh, dengan cepat Ryeowook berusaha menarik baju Kyuhyun. Karena tidak bisa membedakan lagi, Ryeowook malah menarik leher Kyuhyun alias mencekeknya.
"Wookie! Aku masih pingin hidup! Belum tamatin gamenya!" jelas Kyuhyun komat-kami. Akhirnya mereka berdua malah terjatuh bersama.
"Akhirnya…" ucap Yesung lega, setelah sekian lama akhirnya ia bisa berdiri. Tapi…
BUK! GDUBRAK! Ryeowook dan Kyuhyun terjatuh mengenai lemari yang berisikan penuh dengan boneka serta sukses menimpa Yesung.
"Aduh! Kyu, berattt!" bentak Ryeowook kepada Kyuhyun yang sekarang menimpanya.
"Sabar, lemarinya berat nih!" jawab Kyuhyun yang sedang berusaha memindahkan lemari tersebut.
"Uhuk! Ohok!" Yesung yang sekarang berada di keadaan paling sulit, alias paling bawah, kini terbatuk-batuk. #Author: Ambulance!#
"Loh? Hyung? Kok ada di situ? Berat Loh!" kata Kyuhyun yang mulai ketularan pabhonya Yesung. #Plak!#
"Buruan Kyu! Yesung hyung!" protes Ryeowook yang khawatir terhadap Yesung.
Setelah beberapa saat suara Yesung sudah tidak terdengar lagi, membuat Ryeowook dan Kyuhyun menjadi panik.
"Kyuuu! Ye-Yesung hyungg!"
"Sabar! 1, 2, 3 Hiaaat!"
5 menit kemudian… #Harus hemat waktu hehe#
"Bangun hyung," ucap Ryeowook sambil menepuk-nepuk pipi Yesung.
"Tidak ada harapan lagi," kata Kyuhyun seperti dokter yang kehilangan nyawa pasiennya. Bletak! Kepala Kyuhyun dipukul ringan oleh Yesung.
"Bodoh! Mana mungkin sih aku mati semudah itu!" marah Yesung.
"Ternyata ada keajaiban!" lanjut Kyuhyun.
"Dasar!" marah Yesung sambil melemparkan sebuah boneka racoon ke arah Kyuhyun.
"Apa sih!" marah Kyuhyun yang hendak mengembalikan boneka tersebut ke arah Yesung.
"STOP!" perintah Ryeowook.
"Apa?" tanya Kyuhyun malas sambil menatap Ryeowook.
"Lihat deh di tanganmu itu apa," perintah Ryeowook, Yesung dan Kyuhyun menengok ke arah boneka yang dipegang Kyuhyun.
"Boneka?" tanya keduanya bingung.
"Bukan, racoon! Boneka racoon!" seru Ryeowook. "Kangin hyung = racoon," lanjutnya yang membuat Yesung dan Kyuhyun menjadi kagum dengan Ryeowook.
"Wookie hebat!" seru keduanya sambil memeluk Ryeowook, Ryeowook hanya cengar-cengir.
"Kok jadi berat ya?" tanya Yesung.
"Loh! Sejak kapan airnya jadi setinggi ini?" tanya Ryeowook kaget. Sekarang air di dalam ruangan sudah setinggi 1 meter.
"Untung aku tinggi, HAHAHAHA!" tawa Kyuhyun norak sekaligus bangga.
"Ngomong-ngomong bonekanya mau diapain nih?" tanya Ryeowook, seketika mereka bertiga mengelilingi boneka tersebut seperti mengelilingi penjahat yang hendak kabur.
"Hmmm… Kalau di film-film sih biasanya dibelek," kata Yesung sambil menyorotkan tatapan 'kalau gak salah'.
"Sekarang belek pakai apa? Kita kan gak bawa benda tajam," tanya Ryeowook.
"Pakai gigi aja!" usul Kyuhyun, usul yang aneh tapi nyata.
"Memangnya buka bungkus snack apa!" marah Ryeowook.
"Waktu tersisa 20 menit lagi" terdengar sebuah suara dari dalam speaker.
"20 MENIT LAGI?" tanya ketiganya kaget secara bersamaan.
"Udah pake gigi aja!" usul Kyuhyun kalang-kabut.
"Gak bakal bisa bodoh!" marah Yesung.
"Ayo bantu cari benda yang tajam!" perintah Ryeowook.
"Nanti rambutku basah…"
"Belagu amat sih!"
!&^(^(^6&)787(7`9)*&_~&*)&*^*6981*(*(!6178^!){|}{*&!Q:":{&*EY&T&&
Akhirnya mereka bertiga pun bertengkar sementara air terus naik, setelah 10 menit mereka bertengkar, air di dalam ruangan sudah setinggi pundak Ryeowook.
"Udah, jangan berantem lagi! Kalian sih enak, tinggi-tinggi! Aku yang duluan kelelep nih!" bentak Ryeowook.
"Udah dibilangin pake gigi gak percaya!" seru Kyuhyun yang masih tetap pada pendiriannya, yaitu membuka dengan gigi.
"Yaudah! Buka aja sana pake gigi! Sampai gigimu copot juga gak bakalan kebelek!" balas Yesung dengan ketus.
"Haaa!" Ryeowook teringat akan sesuatu. "Pake seng tempat ditempel foto Kangin hyung aja, kan tiap ujung sisinya pasti tajam!" lanjutnya. "Tapi…" Ryeowook menghentikan perkataannya.
"Tapi?" tanya Yesung dan Kyuhyun penasaran.
"Aku gak bisa berenang!" tangis Ryeowook seperti anak bayi. #Soal berenang, author gak tau Wookie bisa berenang atau gak hehe. Tapi kayaknya bisa#
"Yaudah! Yesung hyung, sana berenang!" perintah Kyuhyun seenaknya.
"Nanti blazerku rusak," ucap Yesung dengan tatapan memelas.
"Kalian berdua gak bisa diharepin! Udah, aku ajah!" kata Kyuhyun yang kemudian menyelam untuk mencari fato Kangin atau lebih detailnya seng tempat ditempelnya foto Kangin.
"Blub blub blub blub," ucap Kyuhyun tidak jelas, Ryeowook dan Yesung hanya menatap Kyuhyun seperti melihat ikan di kolam. #Translate bahasa gelembung: "Banyak banget sih boneka disini!" #
"20 detik lagi"
"Kyu, cepetan!" teriak Ryeowook.
"Lama banget!" protes Yesung.
Kyuhyun yang telah mendapatkan seng tersebut langsung kembali ke permukaan.
"Fuwaaah! Nih sengnya!" kata Kyuhyun sambil menyodorkan seng tersebut kepada Ryeowook.
"10"
"JURUS PEMOTONG!"
"8"
"HIATTT!"
"7"
Jleb! Boneka tersebut terbelah dan keluarlah sebuah kunci berwarna emas dari dalam boneka tersebut.
"5"
"Ayo buruan buka!"
"4"
"Terbalik! Terbalik!"
"3"
"Bleb bleb"
"2"
Kriet! Pintu tersebut terbuka dan segeralah mereka keluar.
"1"
BOOOOMMMMMMMM! Ruangan tersebut meledak seketika, bahkan itu membuat mereka bertiga membatu.
"Perasaan tadi gak dibilang bakal meledak deh," kata Ryeowook membuka pembicaraan, masih dengan wajah cengo. Kyuhyun dan Yesung hanya mengangguk.
"Kayaknya tuh orang beneran serius," ucap Kyuhyun.
"Cih! Mereka behasil, selanjutnya mereka tidak akan lolos!" gumam seseorang di suatu ruangan.
"Udah yuk pulang!" ajak Kyuhyun kepada ketiganya. Ketika mereka membalikkan badan mereka, terlihat 3 buah pintu dengan warna berbeda. Merah, biru, dan hijau
"Apa lagi sih ini?" protes Yesung.
"Kayaknya perjalanan kita masih jauh deh! Sekarang jam berapa ya? Pada khawatir gak ya?" tanya Ryeowook sambil melihat tangannya seolah-olah ada jam yang melingkari tangannya.
"Terus ini pintu apa ya?" tanya Kyuhyun sambil menunjuk pintu-pintu tersebut.
Pintu manakah yang akan mereka pilih?
TBC-
Akhirnya Chap 2 selesai ^-^
Author sempat bingung sampai uring-uringngan ceritanya mau kayak gimana, akhirnya jadinya seperti ini hehe
Untuk Kyuhyun memanggil Ryeowook dengan nama karena mereka berdua hanya beda 1 tahun umurnya, jadi panggil nama gak apa-apa (menurut author)
Mian kalau masih banyak kekurangan…
Semoga para readers dapat menyukai chap kedua ini :D
Diperkenankan untuk meninggalkan review, OK?
Gomawo~
