Rainbow

Kim Seok Jin x Kim Tae Hyung

1st Drable Fanfic, Do Not Copy, Don't Like Don't Read!

This is YAOI fanfic! Typo..

-Happy Reading-


All Author Pov

" Tae, aku pulang duluan ya. Sampai jumpa besok! " Jung Kook pamit dengan nada riangnya dan melambai pada Taehyung.

Taehyung tersenyum melihat sahabat imutnya itu yang kini tengah menggamit lengan kekasihnya. Namun tak lama setelahnya ia mendesah pelan. Kedua matanya bergulir menuju jendela ruang kelas. Hujan masih turun meskipun tidak selebat tadi pagi.

Lidahnya berdecak pelan. Dia lupa membawa payung karena terlambat bangun. Untungnya hujan lebat turun saat jam pelajaran kedua dimulai. Tapi sekarang ia bingung bagaimana caranya untuk pulang. Kekasihnya sedang sibuk hari ini. Tugas kuliah Seok Jin yang menumpuk membuat mereka jarang bertemu, dan sudah pasti tidak bisa meminta tolong untuk menjemputnya.

Meminta tolong pada ibunya? Tolong ingatkan dirinya jika sang ibu sedang menikmati masa tenangnya bersama teman-teman semasa sekolah menengah dulu. Ayahnya? Yang benar saja. Apa yang akan ada di pikiran para karyawan ayahnya nanti jika melihat sang direktur pergi di jam kerja.

Kakaknya? Heol! Mana mau seorang KIM NAMJOON rela membolos latihan band hanya untuk menjemput adik satu-satunya. Berlari menerobos hujan? Oh tidak! Bisa-bisa dia diacuhkan oleh Seok Jin karena keesokkan harinya dia pasti akan jatuh sakit.

Maka dengan itu Taehyung memutuskan untuk menunggu di depan pintu masuk gedung sekolahnya. Mungkin hujan akan reda sebentar lagi. Semua kelas sudah terlihat kosong saat ia berjalan keluar. Lorong juga sangat sunyi. Hanya terlihat beberapa anak dari tim basket yang akan berlatih.

Taehyung mengulurkan tangannya. Merasakan tetesan-tetesan air hujan yang mengenai telapak tangan kanannya.

" Ah, kapan hujannya reda ya? " ia bertanya sambil menatap telapak tangannya yang mulai basah.

Kepalanya kemudian mendongak. Menerawang menatap langit yang terlihat sedikit gelap.

" Ku harap nanti akan muncul pelangi. Sudah lama sekali aku tidak melihatnya. " gumamnya.

Taehyung mengalihkan tatapannya lurus ke depan. Ke luar gerbang sekolahnya. Seketika itu juga bibirnya mengerucut sebal.

" Ah jinjja. Coba saja Seok Jin hyung menjemputku. Hah.. aku rindu padanya. "

Dari kejauhan, di seberang jalan sekolahnya, seseorang berjalan. Dengan menggunakan payung berwarna biru dongker yang menutupi sebagian wajahnya.

Taehyung menyipitkan kedua matanya. Merasa familiar dengan postur tubuh itu. Tapi sesaat kemudian dia menggeleng. Lalu mengibaskan tangannya yang basah ke depan.

" Eih! Mana mungkin dia datang menjemputku. Dia kan sedang banyak tugas kuliah. Ya, itu tidak mungkin. "

Semakin dekat, Taehyung semakin ragu dengan pemikirannya itu. Postur tubuhnya benar-benar seperti kekasihnya. Seperti Kim Seok Jin. Ia bahkan sampai tidak berkdedip untuk memastikannya.

Dan ya! Setelah lima menit menatapnya, payung yang tadinya menutupi wajah orang itu terangkat. Memperlihatkan wajah tampan kekasihnya. Juga jangan lupakan senyum lembut itu.

Seok Jin melambaikan tangan padanya.

" Jinjja.. Seok Jin hyungie? " bisiknya.

Seok Jin menurunkan payung yang dipakainya setelah berdiri tepat disamping Taehyung.

" Aigo.. hujannya deras juga. Lengan baju hangatku sampai basah, padahal aku sudah memakai payung. " Seok Jin berceloteh. Tanpa melihat Taehyung yang melihat secara intens ke arahnya.

Namun setelahnya ia terkekeh pelan. Wajah Taehyung terlihat lucu sekali.

" Hey, aku tahu kau sedang mengagumi ketampanan kekasihmu ini. Tapi setidaknya berkediplah. Matamu akan memerah jika terus begitu. " ucapnya menyadarkan lamunan Taehyung.

Kekasih mungilnya itu mendengus. " Siapa bilang aku sedang mengagumi ketampananmu tuan percaya diri? Aku hanya bingung, hyung bilang sedang banyak tugas, tapi kenapa bisa menjemputku hari ini? "

" Hyung tidak ada kelas siang ini. Dan tugas juga sedikit lagi akan selesai. Jadi.. apa salahnya menjemputmu di sela-sela tugasku yang menumpuk? Lagipula, anggap saja ini adalah salah satu bentuk refreshing? Ah, nan jeongmal bogoshipda~ " Seok Jin mencubit kedua pipi Taehyung di kedua pipinya.

" Ah hyung appo! "

Kedua pipinya merah saat Seok Jin melepas cubitan gemasnya. Ia mengusap-usapnya pelan dengan bibirnya yang mengerucut sebal.

" Eoh? Taehyung-ah, sepertinya hujan sudah mulai reda. "

" Hm? Wuah.. sepertinya kedatangan hyung berpengaruh ya. Hehe.. "

Namja tampan itu mengacak rambut Taehyung gemas.

" Jibe kajja! " tangan kanan Seok Jin menggenggam tangan kiri kekasihnya dengan lembut.

Taehyung mengangguk. Mereka mulai berjalan beriringan.

" Eoh! Hyung lihat! Pelangi! Wuah.. " senyum itu terlihat di wajah manisnya.

Taehyung menatap senang pelangi itu. Sementara Seok Jin hanya tersenyum melihatnya.

" Yeppeoso. Benar kan hyung? " Taehyung bertanya tanpa mengalihkan pandangannya.

Seok Jin menggeleng. " Anya. Bagiku pelangi itu terihat biasa saja. "

Taehyung berhenti melangkah, yang otomatis membuat Seok Jin juga mengentikan langkahnya.

" Kenapa begitu? Lihat! Apanya yang terlihat biasa saja? Pelangi itu indah hyung. " Taehyung berujar tak terima.

Sebelah tangan Seok Jin menggenggam tangan Taehyung yang lain.

" Karena aku sudah memilikki pelangi yang terlihat sangat dan lebih indah dalam kehidupanku. "

Taehyung mengernyit bingung. " Apa maksudnya? "

" Hyung sudah memilikki pelangi sendiri. Yang lebih indah, yang dapat membuat kehidupan hyung lebih berwarna lebih dari apapun. "

" Jinjja? Eodi? "

Seok Jin menyentil hidung Taehyung pelan. " Yeogi. Di depan hyung saat ini adalah pelangi milik hyung yang paaaaling indah. "

Kedua pipi Taehyung memanas mendengarnya. Ia melepaskan genggaman Seok Jin dan memukul pundak kekasihnya.

" Hyung kau menggombal! "

Dan kembali berjalan mendahului Seok Jin. Seok Jin tertawa melihat tingkah malu kekasihnya itu. Mereka berjalan pulang, dengan rona merah yang menghiasi kedua pipi Taehyung, dengan senyum jahil yang menghiasi wajah tampan Seok Jin, dan ditambah lagi langit yang dihiasi oleh pelangi di atas sana.


End Chapter II

Terima kasih yang sudah me-review di chapter I ^^

Untuk fanfic author yang sebelumnya, dalam masa perbaikkan dulu, hehe..

Doakan supaya cepat di re-publish oke? ^^

RnR?

See you~