EYESHIELD 21: Yang jelas bukan punya saia. Sekaligus para chara-nya :(
fic singkat dan ga jelas. Ide muncul begitu aja O_O. OOC, Garing kayak kacang sukro, Updet bisa kapan aja dan dimana aja(?). Ide dadakan, Oneshot berpindah pada Mr. Don dan OC saia, abang pelayan baru kerja. Khe khe…
Suatu hari Mr. Don datang ke kafe langganannya di salah satu bagian kota New York. Bersama para bodyguard yang tidak-ada-kerjanya, mereka lalu masuk ke kafe itu. Segera Mr. Don mengambil salah satu kursi yang empuk-empuk itu.
"Pelayan." panggil Mr. Don sambil menjentikkan jari.
"Ya, Pak. Ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan itu.
Mr. Don mengangkat salah satu kakinya, "Kau ini. Usia saya masih 18 tahun. Panggil Tuan saja. Dan…kau masih baru disini, ya? Aku belum pernah melihatmu."
"Ah! Kalau begitu maaf, Pa…Tuan! Saya baru berkerja disini, jadi mohon bantuannya. Baik, apa ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan itu sekali lagi sambil meminta maaf pada Mr. Don.
"Aku mau pesan…itu!" kata Mr. Don sambil menunjuk sesuatu. "Dua saja."
Pelayan mengikuti arah tunjukkan Mr. Don dan menatap heran, "Apakah benar Tuan mau memesan itu?" tanya pelayan itu sekali lagi. Untuk memastikan.
"Tentu saja. Itu terpilih olehku." jelas Mr. Don.
"Tunggu sebentar, Tuan…" patuh pelayan itu pada Mr. Don.
Beberapa saat kemudian…
Mr. Don menunggu sambil menonton pertunjukkan akrobat oleh beberapa wanita yang berpakaian minim. Sesekali Mr. Don melirik kesana kemari. Kenapa lama sekali? Aku hanya memesan dua wanita untuk menemaniku tapi kok lama sekali sih? Batin Mr. Don hampir kebosanan.
Mr. Don meletakkan punggungnya di kursi empuk yang ia duduki. Kemudian pelayan itu datang.
"Maaf Tuan. Anda lama menunggu rupanya." kata pelayan itu sambil menghadap Mr. Don.
"Mana pesanannya?" tanya Mr. Don melihat sekeliling pelayan itu. Tidak ada apa-apa.
"Nanti akan segera datang, Tuan. Akan dibawakan oleh teman-teman saya." kata pelayan itu sambil tersenyum.
Mr. Don heran mendengar perkataan pelayan baru itu. Setelah itu beberapa pelayan datang dengan mendorong sebuah meja beroda disertai penutup. Itu membuat Mr. Don tambah heran.
"Tuan…inilah… dua Steak Giga Black Pepper! Dimasak dengan cara dipanggang dan diasapkan! Ini adalah menu master kafe kami. Dan belum pernah ada yang memesan ini."
Mr. Don memperlihatkan muka kesal. Sehingga membuat para pelayan itu ketakutan. "Kenapa kalian mengeluarkan ini! Yang aku pesan adalah dua wanita yang disana!" sahut Mr. Don kesal sambil menunjuk kearah yang ia maksud.
"Lho? Bukankah Anda menunjuk papan menu makanan yang bertuliskan Steak Giga Black Pepper? Tadi Anda…"
"ARGH! Mana atasan kalian? Saya mau komplain!"
"Gya! Jangan Pak! Saya baru saja kerja disini kemarin…"
.
.
.
End(?)
Author : Nya ha ha xD. Pelayanku ini, kok manggilnya Bapak sih~
Ok, sementara saia lagi cari pendapatan mending ripyu~
