Apa Yang Tersembunyi?
By Vylenzh
Naruto © Masashi Kishimoto | Riddle milik penulisnya
.-.-.-.-.
A/N: Riddle Story dalam fanfic ini aku kutip dari berbagai sumber yang aku gubah sedemikian rupa tanpa menghilangkan makna dari Riddle itu sendiri. Karakter dalam setiap chapter akan berubah menyesuaikan isi cerita. Dan maaf jika ada suatu pihak yang tersinggung apabila ada karakter di fanfic ini entah kubuat jadi psycho atau meninggal. Mohon maafkan aku.
A/N 2: Aku memutuskan untuk mengubah judul fanfiction ini untuk mengantisipasi beberapa pihak yang mungkin tak berkenan dengan fanfiction saya ini. Saya tidak memiliki ide original dalam pembuatan setiap chapternya. Namun, pembuatan atau pengubahan ide itu menjadi fanfiction dalam setiap chapternya saya buat dengan pemikiran saya sendiri.
Warning! AU, OOC, Death Chara, Typo(s), Plot Twist, etc
Genre: Horror & Mystery
[Jawaban di chapter sebelumnya: Yap, semuanya benar. Sakura membunuh Hinata lalu dibuatnya menjadi 'boneka'.]
.-.-.-.-.
Chapter 02: Jeritan Boneka
(Penulis: Yuuki Raven, Digubah oleh: Vylenzh)
.-.-.-.-.
Bulan depan, usia adikku—Sasuke, akan menginjak umur 6 tahun. Di usianya yang ke-6 itu aku dan Ayah memutuskan untuk memberikan sebuah hadiah yang berbeda dari hadiah ulang tahun Sasuke yang lalu. Hadiah tersebut adalah boneka manusia.
Aku bertanya sekali lagi untuk meyakinkan Ayahku apakah hadiah ini tepat untuk Sasuke.
"Ayah yakin akan memberikan Sasuke boneka?"
Ayah mengangguk lalu menjawabnya, "Ayah yakin. Ayah pikir selama ini Sasuke terlalu pendiam. Kupikir memberikannya boneka akan membuatnya lebih terbuka."
Aku mengangguk mengerti dengan jawaban Ayah. Memang benar selama ini Sasuke tampak menyendiri. Dia susah kalau sudah diajak bicara.
.-.-.-.-.
Tepat sebelum hari H, boneka itu pun jadi. Boneka manusia yang akan diberikan untuk Sasuke dibuat oleh pengrajin boneka yang kebetulan juga teman Ayah, yang sangat piawai sehingga membuatku terkagum-kagum akan kemiripannya dengan adikku, bahkan model rambutnya sama dengan adikku. Meskipun begitu, boneka itu tetap kelihatan mengerikan.
Keesokan harinya, boneka itu pun berpindah tangan ke tangan Sasuke. Adikku yang agak pendiam itu menerima boneka itu dengan senang. Aku cukup terkejut melihat Sasuke menerimanya dengan senang karena kupikir dengan kepribadiannya itu dia tak akan suka menerima boneka.
"Terimakasih Ayah!" ucap Sasuke seraya memeluk boneka tersebut yang tingginya menyamai tinggi badan adikku. Sasuke sampai tidak kelihatan. Aku tertawa melihatnya.
Aku hanya berharap dengan boneka itu Sasuke tak kesepian lagi dan dapat mengubah kepribadiannya yang pendiam itu.
Beberapa hari telah berlalu, aku melihat Sasuke semakin dekat dengan bonekanya itu. Kemana-mana Sasuke membawanya dan mengajaknya mengobrol. Sasuke yang pendiam mulai berubah, dia menjadi lebih banyak tertawa. Aku senang dengan hal tersebut.
Namun, semakin lama tingkah adikku makin menyebalkan. Dia tak pernah lagi membereskan mainannya seusai digunakan. Dia akan membuat barang-barang yang baru kubereskan berantakan lalu bersembunyi dan tak mau mengakui perbuatannya. Hal itu berlangsung terus-menerus membuatku muak.
Aku mengerti Sasuke kesepian tapi tidak seperti ini. Ini sudah kelewatan dan membuatku sebal. Sampai ke siang itu, kala kudengar suara piring pecah dan tawa adikku, aku langsung menghampirinya. Adikku sedang bersama boneka sialannya itu.
Kubentak Sasuke setelahnya yang langsung meringkuk ketakutan sembari memeluk bonekanya. Aku merebut boneka tersebut dan menyeretnya ke halaman belakang. Adikku yang menangis ketakutan memelukku.
"Jangan, Kak. Jangan!" Adikku menjerit tersedu-sedu
Terlambat. Aku sudah memotong kedua tangan dan kakinya. Boneka itu menjerit dan mengeluarkan darah.
-end-
Hai, sesuai janji aku langsung update sehari kemudian. Terimakasih atas semua jawaban yang diberikan para reviewer. Aku menghargai kalian semua. Dan kalian semua hebat, menjawabnya dengan benar. Hehe :)
Thanks for Reviewer: Gray Areader, FuuYuki34, shigatsu-sanjyunichi, Nakamura Hikari, Syalala Lala, 2nd silent reader, Atan48, Uciha Ayya & Kiria-Akai11
Juga buat yang favorite maupun follow. Aku sayang kalian semua.
Review again?
